Pengertian Uang Kartal Adalah: Jenis, Ciri-Ciri, Fungsi dan Contoh

4 min read

uang kartal adalah

Uang koin dan uang kertas adalah nama lain dari uang kartal. Dengan demikian, uang kartal adalah uang yang biasa anda gunakan untuk membeli barang atau jasa yang dibutuhkan.

Meski uang kartal sering dipakai namun masih banyak orang yang bingung saat ditanya apa itu uang kartal? Apa fungsinya? Dan pertanyaan lain serupa.

Hal ini tidak terlalu mengherankan mengingat istilah ini cukup teknis dan kata uang sendiri sudah cukup mewakili definisi kartal.

Untuk anda yang belum tahu apa itu uang kartal termasuk jenis, ciri-ciri, fungsi dan contoh, baca artikel ini sampai habis.

Pengertian uang kartal adalah

Dalam kamus besar bahasa Indonesia [KBBI], common money atau uang kartal adalah uang yang berupa logam atau kertas sebagaimana yang digunakan dalam kegiatan jual beli sehari-hari.

Dengan demikian, uang kartal adalah uang kertas dan uang logam itu sendiri termasuk juga uang commemorative lain yang dikeluarkan oleh Bank Sentral.

Dan uang ini adalah alat pembayaran yang sah dan diterima pada suatu wilayah sehingga dianggap sebagai real money atau uang asli.

Dalam konteks wilayah, keberlakukan uang ini tentu mengikat pada batas-batas wilayah teritorial suatu negara.

Dengan demikian, anda tidak bisa menggunakan uang Rupiah di Papua Nugini, Timur Leste atau mungkin di India.

Sebaliknya juga begitu. Dimana, anda tidak bisa menggunakan Gina yang merupakan mata uang Papua Nugini dan Ruppe di Indonesia.

Baca Juga : 32 Cara Menghasilkan Uang Dari Internet Tanpa Modal

Disisi lain, proses pencetakan uang kartal enggak boleh sembarangan alias hanya dicetak oleh lembaga keuangan pemerintah.

Dalam konteks lembaga keuangan pemerintah bisa berarti bank resmi negara tersebut. Di Indonesia, kewenangan mencetak uang diberikan kepada Bank Sentral Indonesia yang lebih dikenal dengan nama Bank Indonesia.

Ukuran, nilai dan jumlah uang yang dicetak pun ada aturannya yang bertujuan untuk menjaga stabilitas nilai uang saat beredar.

Jenis uang kartal

Jenis uang kartal mengacu pada fungsi uang itu sendiri. Dan secara umum, ada dua jenis uang kartal yang berlaku di Indonesia, yakni :

1. Uang kartal jenis khusus

Uang kartal jenis khusus ini terbagi dalam dua bentuk, diantaranya:

a. Uang Negara

Uang kartal adalah uang Negara yang dipergunakan dalam satu lingkup wilayah sebagai alat pembayaran yang sah saat melakukan transaksi keuangan.

Berikut beberapa hal yang membuat uang kartal dianggap sebagai uang Negara, diantaranya:

  • Uang kartal diterbitkan oleh pemerintah yang berwenang
  • Keberadaannya dijamin undang-undang
  • Disahkan dan ditandatangi pejabat berwenang
  • Ada nama Negara dan bank penerbit. Sebagai contoh, uang Rupiah dalam nominal apa saja yang anda pegang saat ini terdapat nama Bank Sentral Indonesia dalam hal ini Bank Indonesia, Negara yang menerbitkannya yakni Indonesia termasuk logo bank sentral dan lambang negara Indonesia
b. Uang bank

Selain sebagai uang Negara, uang kartal juga termasuk uang bank karena uang ini dikeluarkan Bank Pemerintah.

Di setiap negara, bank Pemerintah hanya ada satu dengan segala kewenangan yang melekat didalamnya.

Disebut sebagai uang bank karena uang kartal memiliki ciri-ciri sebagai berikut, yakni:

  • Diterbitkan oleh bank sentral suatu Negara dalam hal ini Bank Indonesia
  • Dijamin dan disimpan dengan emas atau valas
  • Ada nama bank Indonesia sebagai penerbit
  • Terdapat tanda tangan gubernur dan Deputi Bank Indonesia
2. Jenis umum

Selain jenis khusus yang sudah saya jelaskan diatas, terdapat juga jenis umum uang kartal yang beredar dan diterbitkan oleh bank sentral, diantaranya:

a. Uang kertas

Uang kertas adalah uang yang terbuat dari kertas khusus. Didalam uang kertas terdapat denominasi dan ciri-ciri lain yang melekat didalamnya termasuk bank penerbit dan Negara penerbit.

Ada 7 nominal uang kertas yang beredar di Indonesia, yakni:

  • Uang kertas 1.000 Rupiah yang merupakan uang kertas dengan nominal terendah
  • Uang kertas 2.000 Rupiah
  • Uang kertas 5.000 Rupiah
  • Uang kertas 10.000 Rupiah
  • Uang kertas 20.000 Rupiah
  • Uang kertas 50.000 Rupiah
  • Uang kertas 100.000 Rupiah yang merupakan uang kertas tertinggi yang diterbitkan
b. Uang logam

Uang logam adalah uang yang dibuat dari logam atau materi lain yang dapat dipergunakan dalam transaksi keuangan dengan fungsi yang sama seperti uang kertas.

Hanya saja, uang logam ini punya nilai yang lebih rendah ketimbang kertas. Nominal ini untuk menjaga efektivitas penggunaan uang tersebut.

Berikut beberapa contoh uang logam yang ada di Indonesia, diantaranya:

  • Uang logam 50 Rupiah
  • Uang logam 100 Rupiah
  • Uang logam 200 Rupiah
  • Uang logam 500 Rupiah
  • Uang logam 1000 Rupiah

Ciri-ciri uang kartal

Agar uang kartal diakui sebagai alat transaksi yang sah pada suatu negara, ia harus memiliki beberapa ciri-ciri dibawah ini, yakni:

1. Hanya bisa diterbitkan oleh bank sentral

Artinya, uang tersebut tidak sembarangan dicetak oleh bank atau lembaga keuangan lain. Sebagian besar negara memberi kewenangan pada bank Sentral untuk mencetak uang.

Di Indonesia, bank sentralnya adalah Bank Indonesia. Dengan demikian, Bank Indonesia adalah satu-satunya bank yang bisa mencetak uang kartal Rupiah.

2. Terdiri dari dua bentuk

Bentuk uang kartal, dalam konteks ini, adalah uang kartal yang dicetak oleh bank Sentral. Dan Bank sentral hanya mencetak uang logam dan uang kertas seperti yang sudah saya jelaskan diatas.

3. Dijamin undang-undang

Penerbitan uang harus berdasarkan undang-undang. Artinya, uang tersebut merupakan uang yang sah dan wajib digunakan saat melakukan transaksi keuangan.

4. Wajib digunakan sebagai alat pembayaran

Karena sudah dijamin oleh Undang-undang maka masyarakat wajib menggunakan uang tersebut sebagai alat pembayaran.

Alat pembayaran ini mencakup kegiatan apa saja entah itu pembelian barang dan jasa, pembayaran hutang, sewa barang atau jasa dan lain sebagainya.

Fungsi uang kartal

Lantas, apa sih fungsi uang kartal? Secara umum, uang kartal memiliki beberapa fungsi diantaranya:

1. Sebagai alat tukar

Fungsi yang pertama tentu saja berkaitan dengan fungsi uang secara umum. Artinya, uang kartal berfungsi sebagai alat tukar barang dan jasa.

2. Sebagai alat transaksi pembayaran

Anda juga bisa menggunakan uang tersebut untuk membayar sesuatu entah itu barang atau jasa yang digunakan.

Transaksi ini juga mencakup segala hal yang berkaitan dengannya termasuk pengiriman uang domestik antar bank, pembayaran hutang dan lain sebagainya.

3. Sebagai satuan nilai

Selanjutnya adalah sebagai satuan nilai. Dalam konteks ini, uang memiliki nilai yang setara dengan barang atau jasa yang dibeli.

4. Sebagai standar pembayaran

Standar pembayaran yang dimaksud disini mencakup segala pembayaran yang dilakukan dalam transaksi. Misalnya, anda membeli ponsel iPhone merek terbaru di Jakarta.

Maka saat transaksi, standar yang digunakan adalah menggunakan uang rupiah dalam bentuk tunai dan mungkin juga cashless.

5. Sebagai penyimpan nilai

Anda juga bisa menyimpan nilai uang dan nilai ini terus ada sampai kapanpun. Kalaupun nilainya berubah itu disebabkan oleh penurunan harga barang dan devaluasi.

6. Sebagai alat untuk mengukur kekayaan

Selain fungsi diatas, uang juga dapat digunakan sebagai alat untuk mengukur kekayaan seseorang baik langsung ataupun tidak langsung.

Maksudnya adalah, anda dapat menyimpan uang yang dimiliki untuk menambah kekayaan baik dalam bentuk cash atau aset.

Dengan demikian, semakin banyak uang yang disimpan atau dimiliki maka semakin kayalah anda.

Contoh uang kartal

Agar pembahasan tentang uang kartal jauh lebih jelas, berikut saya sajikan beberapa contoh uang kartal, diantaranya:

1. Uang kartal kertas

contoh uang kartal

Berikut beberapa contoh uang kertal kertas yang ada di Indonesia:

  • Uang kartal kertas 1.000
  • Uang kartal kertas 2.000
  • Uang kartal kertas 5.000
  • Uang kartal kertas 10.000
  • Uang kartal kertas 20.000
  • Uang kartal kertas 50.000
  • Uang kartal kertas 100.000
  • Uang logam
2. Uang logam

contoh uang kartal logam

Berikut contoh uang kartal logam yang beredar di Indonesia:

  • Uang kartal logam 50
  • Uang kartal logam 100
  • Uang kartal logam 200
  • Uang kartal logam 500
  • Uang kartal logam 1.000
  • Contoh uang kartal dari Negara lain
3. Uang kartal negara lain

Berikut beberapa contoh uang kartal Negara lain:

  • Uang kartal Amerika Serikat [USD]contoh uang kartal amerika serikat
  • Uang kartal Yen yang berlaku di Jepangcontoh uang kartal Jepang
  • Uang kartal Euro yang berlaku di Eropauang kartal Euro
  • Uang kartal Yuan yang berlaku di Cinacontoh uang kartal Cina

Penutup

Setiap negara punya uang kartal masing-masing yang berfungsi sebagai alat tukar atau alat transaksi keuangan.

Jika anda tinggal di Indonesia, anda bisa menggunakan uang kartal diatas yang berlaku di Indonesia untuk membeli barang dan jasa yang dibutuhkan.

Demikian artikel tentang definisi uang kartal adalah: jenis, ciri-ciri, fungsi dan contoh. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *