4 Tips Saat Terjadi Gempa Bumi [Termasuk Perlengkapan Mitigasi Bencana]

3 min read

tips saat terjadi gempa bumi

Tips Saat Terjadi Gempa Bumi – Gempa bumi bisa disebabkan oleh banyak hal seperti adanya pergeseran lempeng bumi, aktivitas sesar dalam perut bumi, gerakan geomorfologi lokal seperti reruntuhan tanah, gunung meletus dan juga ledakan nuklir.

Hal tersebut mengakibatkan rembetan getaran diatas tanah, dalam jangkauan yang cukup besar. Dalam beberapa kasus menimbulkan efek kerusakan yang besar dan mengakibatkan korban jiwa.

Selain itu, gempa juga menjadi pemicu terjadinya tanah longsor, tsunami dan juga runtuhnya bebatuan di kawasan tertentu. Untuk itu, berikut disajikan beberapa tips saat menghadapi gempa. Apa saja itu? Simak selengkapnya.

Tapi sebelum itu, ada baiknya anda memahami terlebih dahulu apa penyebab gempa bumi paling umum.

Mengapa gempa bumi terjadi?

Gempa bumi biasanya disebabkan karena batu yang berada di bawah tanah tiba-tiba pecah di sepanjang jalur patahan. Pelepasan energi yang tiba-tiba ini menyebabkan gelombang seismik yang membuat tanah bergetar.

Ketika dua batu atau dua lempengan saling bergesekan juga menyebabkan gempa bumi. Setelah semua terkumpul, batu-batu tetap saling mendorong, namun tidak bergerak. Sampai akhirnya pecah karena tekanan telah terkumpul.

Baca Juga : 5 Struktur Bangunan Paling Tahan Gempa Di Dunia

Saat bebatuan pecah, gempa terjadi. Selama gempa bumi dan sesudahnya, lempengan atau balok batu mulai bergerak, dan mereka terus bergerak sampai benar-benar terhenti.

Tempat dimana batu tersebut pecah kemudian disebut sebagai fokus gempa atau titik gempa. Dibagian atas fokus gempa, disebut fokus gempa.

Gelombang seismik seperti gempa bumi juga bisa disebabkan karena ledakan didalam tanah. Ledakan-ledakan ini dapat memicu pecahnya batu saat membuat terowongan jalan, rel kereta api, kereta bawah tanah dan tambang.

Tetapi biasanya gelombang ini tidak menyebabkan gelombang seismik yang sangat kuat. Bahkan, anda mungkin tidak akan merasakan gelombang tersebut.

Terkadang, gelombang seismik terjadi ketika atau atau dinding tambang runtuh. Dan ini bisa dirasakan oleh orang-orang yang berada di sekitar tambang.

Ledakan bahwa tanah terbesar, dari uji hulu ledak nuklir [bom], yang dampaknya akan menciptakan gelombang seismik seperti gempa besar.

Fakta ini juga membuat organisasi dunia seperti PBB melarang percobaan terhadap tanah yang telah di eksploitasi sebagai sarana untuk uji coba nuklir global.

Karena memang, tidak ada hulu ledak nuklir yang bisa di ledakan di bumi tanpa menghasilkan gelombang seismik seperti gempa bumi.

Tips Saat Terjadi Gempa Bumi

Lalu apa yang harus dilakukan saat gempa bumi terjadi? Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan. Antara lain:

1. Ketika Berada Dalam Rumah

gempa bumi

Jika gempa terjadi dan anda sedang berada didalam rumah, carilah meja dan bersembunyi dibawah kolong. Lindungi kepala dengan tangan, ataupun tas dan buku.

Usahakan agar tetap tenang dan tidak panik. Jika gempa berangsur berhenti, atau telah berhenti, segeralah cari pintu keluar lalu menjauh dari rumah atau bangunan tinggi lain disekitar rumah.

2. Ketika Berada Di Luar Rumah

gempa bumi

Jika saat gempa terjadi anda sedang berada diluar rumah, atau sementara jalan kaki, lindungi kepala dan menjauh dari gedung yang tinggi agar anda terhindar dari reruntuhan yang terjadi serta pecahan kaca akibat gempa bumi.

3. Saat Berada Di Sekolah, Kantor Dan Tempat Lain

gempa bumi

Ketika anda berada di sekolah, kantor ataupun tempat lain, berlindunglah dibawah meja sekolah atau meja kantor anda. Sama seperti anda sedang berada didalam rumah. Jangan panik, tetap tenang dan lindungi kepala.

4. Didalam Kendaraan Pribadi Seperti Mobil (Tidak Berlaku untuk Motor)

gempa bumi

Jika anda berada didalam mobil ketika terjadi gempa, mobil akan bergoyang. Jika kendaraan sementara berjalan, hentikana kendaraan, keluar dari kendaraan untuk mencari tempat aman.

Untuk mengantisipasi gempa susulan, carilah berita melalui siaran radio dan media lain. Hal ini bertujuan agar anda bisa mewaspadai gempa-gempa selanjutnya, dan tidak terprovokasi oleh berita-berita hoax atau kabar burung yang terjadi dalam masyarakat.

Selain itu, sebagai upaya untuk mengantisipasi bencana seperti gempa bumi ada baiknya anda menyiapkan perlengkapan-perlengkapan siaga bencana.

Perlengkapan siaga bencana gempa bumi

perlengkapan siaga bencana

Ada baiknya anda menyiapkan beberapa perlengkapan penting sebagai bagian dari siaga bencana. Ada beberapa perlengkapan penting yang harus disiapkan, antara lain:

  • Makanan yang dapat bertahan lama seperti Mie Instan dan juga air minum
  • Pakaian cadangan, selimut dan kebutuhan lain
  • Peralatan kesehatan seperti P3K dan obat-obatan lain
  • Radio kecil [jika ada] dan juga perlengkapan lain seperti senter dan baterai cadangan
  • Dokumen-dokumen penting jika sempat anda mengambilnya
  • Dll [sesuaikan dengan kebutuhan]

Mengapa harus butuh perlengkapan-perlengkapan seperti demikian? Jawabannya sebagai bentuk antisipasi kemungkinan terjadinya gempa. Selain itu, gempa bumi tidak dapat diprediksi dan terjadi kapan saja dan dimana saja.

Jangan lupa juga, sebagai bagian dari mitigasi bencana agar anda mencatat nomor telepon darurat. Jika memungkinkan, anda bisa mencatat nomor-nomor telepon darurat tersebut di ponsel pribadi anda. Ada beberapa nomor telepon darurat yang wajib anda catat antara lain:

  • Polisi
  • Ambulance
  • Pemadam kebakaran
  • Tim Search and Rescue [SAR] setempat
  • PLN
  • Telkom
  • KOGAMI
  • LINMAS [Desa]
  • Satgas [Kecamatan]
  • Satlak [Kota]
  • Satkorlak [Provinsi]
  • PMI
  • BMKG
  • Rumah Sakit
  • Klinik
  • Puskesmas
  • Kantor Desa

Catat juga beberapa nomor telepon penting seperti keluarga dan orang-orang terdekat anda. Selain itu, ajar juga orang-orang terdekat anda untuk mencatat dan menyiapkan berbagai perlengkapan yang mungkin dibutuhkan sebagai antisipasi gempa bumi.

Penutup

Sebagai negara yang masuk dalam lintasan Ring of Fire, masyarakat Indonesia perlu melakukan antisipasi dan persiapan bencana.

Sebab bencana seperti gempa bumi tidak dapat diprediksi dengan akurat dengan alat yang dirancang secanggih apapun.

Selain itu, dalam sejarah bencana alam yang terjadi di Indonesia namun upaya mitigasi bencana belum maksimal diterapkan mulai dari pendidikan sadar bencana, persiapan, hingga bangunan yang digunakan untuk tinggal.

Oleh karena itu, sudah saatnya bangsa indonesia membuat perencanaan yang matang dalam upaya menghadapi bencana alam.

Caranya sederhana, yakni dengan mengetahui apa yang harus dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan saat gempa.

Demikian artikel mengenai tips saat terjadi gempa bumi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *