Seminari Adalah: Pengertian, Jenis, Istilah dan Contoh

Sederhananya, seminari adalah lembaga pendidikan teologi untuk para calon imam di lingkungan gereja Katolik.

Tapi, apa sih yang dimaksud dengan seminar? Apakah lembaga pendidikan ini hanya digunakan dalam lingkungan gereja katolik?

Apa saja jenis-jenisnya? Berapa biayanya? Dan pertanyaan lain serupa. Penasaran? Simak artikel ini sampai habis.

Apa itu Seminari?

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI], seminari adalah lembaga pendidikan bagi para calon pendeta, atau bisa disebut Padri dan Pastor, Katolik Roma.

Meski demikian, istilah yang sama juga digunakan pada gereja Protestan yang merujuk pada lembaga pendidikan teologi.

Jadi, istilah ini punya kaitan erat dengan lembaga pendidikan kekristenan termasuk sekolah pendidikan teologi Yahudi.

Sementara, para siswa yang masuk seminari di sebut Seminaris. Jadi, seminaris adalah siswa pada seminari yang jadi calon Pastor, Romo dan lain sebagainya.

Baca Juga:

Secara etimologis, kata Seminari berasal dari Bahasa Latin, Seminarium yang berarti pembibitan tanaman atau petak benih.

Jika diartikan dalam kiasan, kata tersebut berarti tempat berkembang biak, dari kata Seminarius, biji yang diambil dari istilah Semen, secara genetif disebut Seminis yang berarti benih.

Dalam konteks pendidikan calon iman, seminari berarti sekolah untuk melatih para imam. Istilah ini sendiri mula-mula digunakan pada 1580-an.

Intinya, seminari berarti sebuah tempat sekolah, tempat belajar dan tempat tinggal, mirip asrama, dimana para calon iman dilatih dan diajar.

Proses pembelajarannya berbeda dengan sekolah pada umumnya. Lebih tepat disebut sekolah Asrama karena didalam seminari terdapat berbagai fasilitas.

Mulai dari kamar tidur, ruang belajar, tempat olahraga, tempat doa, sekolah, gereja atau kapela dan fasilitas pendukung lainnya.

Jenis-jenis Seminari

Seminari adalah
via bbc.com

Di Indonesia, lebih khusus dalam lingkungan gereja Katolik, seminari terbagi dalam beberapa tingkatan pendidikan, yang bisa disebut jenis, diantaranya:

1. Seminari Menengah SMP

Seminari Menenga SMP, yang dibeberapa daerah disebut seminari Kecil, adalah lembaga pendidikan calon imam Katolik untuk mereka yang baru lulus Sekolah Dasar.

Jenjang pendidikanya sama seperti satuan pendidikan lainnya yakni 3 tahun dengan mengikuti kurikulum pendidikan seperti sekolah lainnya.

Hanya saja, ada beberapa penambahan mata pelajaran khas. Ada beberapa contoh seminari Mengah SMP yang ada di Indonesia, seperti:

  • Seminari Menengah Roh Kudus, Tuka, Keuskupan Denpasar
  • Seminari Pius XII Kisol, Keuskupan Ruteng
  • Seminari St. Yoh Maria Vianney Saumlaki, Keuskupan amboina
  • Seminari Petrus van Diepen Aimas, Keuskupan Sorong

2. Seminari Menengah SMU

Seminari Menengah SMU adalah salah satu jenis seminari paling banyak di Indonesia. Jadi, yang diterima di seminari ini hanyalah mereka yang sudah tamat di satuan pendidikan SMP.

Jenjang pendidikannya sama seperti sekolah SMU atau SMA pada umumnya yakni 3 tahun yang juga menerima mata pelajaran yang sama ditambah pelajaran khusus seminari.

Hanya saja, ada tambahan 1 tahun yang disebut Kelas Persiapan Bawah [KPB] yang bisa ditambahkan sebelum atau sesudah menempuh jenjang pendidikan formal 3 tahun.

Ada banyak contoh seminari menengah SMU seperti Seminari Fransiskus Xaverius Kakaskasen, Keuskupan Manado.

3. Seminari Menengah Kelas Persiapan Atas [KPA]

Seminari Kelas Perisapan Atas [KPA] adalah seminari yang dikhususkan untuk mereka yang sudah menyelesaikan jenjang pendidikan SMA.

Artinya, para seminaris ini tidak belajar di seminari menengah SMU diatas termasuk untuk mereka yang sudah kuliah atau bekerja yang merasa terpanggil untuk menjadi imam.

Mereka tidak lagi mengikuti jenjang pendidikan formal tetapi akan mengikuti pendidikan khas Seminari selama 1 tahun atau lebih, bergantung kebutuhan.

Salah satu contoh dari seminari Menengah Kelas Persiapan Atas atau KPA adalah Seminari Agustinianum di Tomohon.

4. Seminari TOR

Setelah melalui kelas persiapan atas, para seminari akan menempuh jenjang pendidikan lebih tinggi lagi untuk jadi calon iman.

Jenjang tersebut dikenal dengan nama Tahun Orientasi Rohani atau TOR. Seminaris yang melalui TOR sudah harus menyelesaikan KPA di dua jenjang pendidikan sebelumnya.

Disini, para seminaris dakan dibina secara khusus terkait dengan kepribadian dan kerohanian mereka sekaligus untuk memahami panggilan diosesan.

5. Seminari tinggi

Jenjang pembinaan terakhir untuk para calon imam atau pastor yang akan ditempuh para seminaris ada di Seminari Tinggi.

Para calon imam yang masuk ke seminari tinggi harus sudah menyelesaikan tahun Orientasi Rohani atau TOR.

Jenjang pendidikan di seminari tinggi cukup lama antara 6 tahun atau lebih. Ditambah 1 tahun untuk mengikuti program pastoral.

Jika dianggap layak, mereka akan di tahbiskan oleh Uskup untuk menjadi Pastor atau Imam sesuai panggilan hidup yang dipilih.

67+ Istilah di Seminari

Jika punya rencana masuk seminari, daftar istilah dibawah ini penting untuk dipelajari. Lantas, apa saja istilah yang digunakan para seminaris? Lihat tabel dibawah ini.

NoIstilahArti
1AmbulasiBerasal dari bahasa latin ambulatio yang berarti jalan-jalan. Seminaris diperbolehkan untuk keluar dan jalan-jalan dari kompleks seminari pada hari Rabu dan hari lain dengan ijin dari kepamongan. Setiap akan ambulasi, seminaris wajib menulis buku kepergian di depan kamar sub-pamong tiap medan. Ambulasi biasanya dilakukan berkelompok, minimal dua orang dengan radius maksimal 10 km dari Seminari. Kesempatan ambulasi tidak boleh dipakai untuk bertemu dengan dan atau mengunjungi orangtua/wali dan saudara yang mempunyai hubungan darah.
2AquilaMajalah terbitan seminari dan biasanya terbit sekali tiap semester
3BakarBakar merupakan singkatan atau akronim dari Basis Karya yang adalah pengelompokan beberapa seminaris di bawah koordinator kebidelan tertentu. Bakar biasanya berdiskusi mengenai masalah kebidelan dan kemajuan program kerjanya.
4Bangsal KacaBangsal kaca atau BAKA adalah nama salah satu ruangan di seminari. Ruangan ini terdiri dari beberapa kaca yang mengelilingi ruangan, oleh karena itu disebut bangsal kaca. Selain sebagai tempat pertemuan, Bangka digunakan juga sebagai tempat olah raga badminton atau jenis olahraga lain seperti basket.
5BawilBawil adalah Singkatan dari Basis Wilayah. Bawil merupakan kelompok dari beberapa orang yang dikelompokkan berdasarkan daerah asal, kedekatan dan keputusan obyektif dewan inti medan dan kepamongan.
6BidelBahasa latin yang berarti tukang. Bidel secara harafiah diterjemahkan sebagai seseorang yang bertanggungjawab terhadap sesuatu pekerjaan. Contohnya bidel bel bertanggung jawab pada bel, pekerjaannya menyalakan bel seminari.
7Bidum OSISSingkatan dari bidel umum bisa disamakan dengan Ketua OSIS [Organisasi siswa intra sekolah] pada sekolah umumnya.
BruderBruder adalah seorang yang memilih jalan selibat dan bersumpah setia melayani Gereja katolik
8CantusCantus berasal dari bahasa latin yang berarti musik. Cantus ini merupakan salah satu mata pelajaran di seminari.
9CompletoriumIbadat penutup hari/ibadat malam. Biasanya dilakukan pada hari Rabu dan Minggu di Kapel Besar.
10Correctio Fraterna (CF)Merupakan kegiatan saling mengkoreksi antar seminaris. Kegiatan CF ini dilakukan agar para seminaris menyadari kekurangan diri yang dilihat oleh seminaris lain.
11De MoreKata ini biasanya ditulis di papan pengumuman medan. Merupakan bahasa latin yang secara harafiah menerangkan bahwa kegiatan hari ini sama dengan kegiatan biasanya.
12Dewan intiMerupakan beberapa seminaris yang memiliki tanggung jawab penting di medan. Contoh dewan inti: bidel umum, bidel sekretaris medan dan bidel bendahara medan.
13DKMSingkatan dari Dewan Koordinasi Majalah. Merupakan organisasi di bawah OSIS yang bergerak di bidang permajalahan. DKM diisi oleh anggota Aquila dan Jendela.
14Dormit atau DormitoriumMerupakan ruangan tidur bagi seminaris. Di dalam dormit biasanya terdiri dari puluhan kasur bagi satu angkatan. Kasur di dormit merupakan kasur tingkat. Dormit hanya dipergunakan untuk beristirahat (tidur) dan bukan tempat untuk belajar, membaca, bermain, mengobrol, dan menulis refleksi. Seminaris yang membutuhkan istirahat di dormit di luar waktu yang ditentukan harus meminta izin kepada staf kepamongan.
15Domus PatrumDomus Patrum atau DP adalah wilayah tempat tinggal para Romo dan Bruder. Lokasi wilayah ini ada di dekat Kapel Besar. Disini, tinggal beberapa Romo seperti : Romo rektor seminari, Romo yang sudah lanjut usia dan bruder minister. Di lokasi ini juga terdapat ruang makan, kamar mandi dan juga kapel untuk para Romo dan Bruder.
16EscapeIstilah untuk seminaris yang keluar dari kompleks seminari tanpa ijin.
17FraterBahasa latin yang berarti saudara laki-laki. Frater merupakan seminaris yang jadi calon iman atau pastor.
18HomiliKhotbah Romo/Pastor pada saat perayaan Ekaristi.
19HOTHOT adalah singkatan dari Hari Orang Tua yang merujuk pada acara tahunan setiap angkatan di seminari. Acara ini diadakan untuk mengundang para orang tua/wali seminaris ke Seminari dan mengetahui kegiatan seminaris dengan mengikuti acara selama beberapa jam. Acara ini biasanya berisi dialog antara guru/wali kelas dan Pamong/sub pamong seminaris dengan orang tua murid. Orang tua boleh bertanya segala hal mengenai kegiatan putranya selama di seminari. Di acara ini, para seminaris akan mempersembahkan tampilan bagi para orang tua.
20In Finem OmniaIn finem omnia atau IFO merupakan ekstrakurikuler olahraga. Contoh IFO di seminari adalah IFO basket, IFO badminton, IFO sepak bola, IFO voli, dan berbagai klub olahraga lainnya.
21IFO BesarAnggota resmi ekstrakurikuler olahraga.
22IFO KecilAdalah calon IFO besar. Pada umumnya mereka terdiri dari kelas 0 atau MP.
23JeblingAdalah salah satu istilah di seminari untuk menyebut seminaris yang keluar atau mengundurkan diri dari seminari.
24JendelaMerupakan satu-satunya koran terbitan seminari Mertoyudan. Berbeda dengan Aquila, Jendela sebagai koran terbit lebih rutin.
25KabesSingkatan dari Kapel Besar.
26KamarSingkatan dari Kapel Maria.
27KapalSingkatan dari Kapel Paulus.
28KapelRuangan bagi umat katolik untuk merayakan perayaan Ekaristi. Kapel biasanya berukuran lebih kecil daripada Gereja.
29KarawitanEkstrakurikuler untuk gamelan.
30KeuanganErat kaitannya dengan bruder minister. Seminaris wajib membuat laporan keuangan pribadi dan mengumpulkannya kepada kepamongan setiap tanggal 3 dalam bulan berjalan. Besarnya uang yang dibawa seminaris ditentukan oleh staf kepamongan, sisanya dititipkan kepada ekonomat (Bruder Minister). Seminaris dilarang memiliki rekening pribadi di bank dan ATM, kecuali ada izin khusus dari Rektor.
31KhayanganRuangan bagi seminaris untuk tidur. Khayangan hanya terdapat di MU. Di dalam khayangan terdapat bilik kecil yang masing-masing berisi kasur dan lemari bagi seminaris.
32KKSSingkatan dari Kelompok Kitab Suci. Merupakan kegiatan yang diisi dengan pembacaan kitab suci dan mengambil hikmah dari bacaan kitab suci.
33KPASingkatan dari Kelas Persiapan Atas. Mereka terdiri dari para seminaris yang merupakan lulusan SMA. Mereka tinggal di MU. Di seminari, mereka hanya menghabiskan waktu selama 1 tahun.
34KPPSingkatan dari Kelas Persiapan Pertama. Juga biasa disebut dengan kelas nol. Merupakan seminaris yang tinggal di MP.
35LaudesIbadat Pagi. Biasanya dilakukan pada hari Minggu atau jika tidak ada misa pada pagi hari.
36Legio MariaeMerupakan kelompok rohani yang berdevosi kepada Bunda Maria.
37LHB atau DiosesanSingkatan dari Lembaga Hidup Bakti. Merupakan lembaga atau diosesan yang harus diikuti seminaris agar dapat menjadi imam. Contoh LHB adalah diosesan adalah Serikat Jesuit dan Projo Semarang.
38MbabenKandang Babi. Terletak di dekat Medan Madya. *
39MisaMerupakan kegiatan ibadah yang diikuti oleh umat Katolik dan biasanya dilakukan di Gereja atau kapel serta dipimpin oleh Pastor atau Romo.
40Medan MadyaMedan Madya atau MM adalah medan atau wilayah yang dihuni oleh beberapa seminaris kelas XI.
41ModirSingkatan dari Romo Direktur MP (Medan Pratama) : Medan/wilayah yang dihuni oleh beberapa seminaris lulusan SMP, yang merupakan seminaris angkatan baru.
42Medan TamtamaMedan tamtama atau MT adalah Medan atau wilayah yang dihuni oleh beberapa seminaris kelas X.
43Medan UtamaMedan utama atau MU adalah medan atau wilayah yang dihuni oleh beberapa seminaris kelas XII dan KPA [Kelas persiapan atas].
44OfficialesRuangan komputer untuk bekerja dan mengetik.
45OperaOpera berasal dari bahasa latin yang artinya kerja atau bekerja. Di seminari, opera diartikan sebagai kerja bakti. Opera biasanya dilakukan setiap pagi sebelum mandi dan misa serta sore setelah jam siesta.
46Opera MagnaOpera biasanya hanya akan berlangsung selama 30 menit tetapi opera magna berlangsung selama 60 menit. Untuk opera magna, ruangan yang dikerjakan lebih besar dengan pekerjaan yang lebih kompleks.
47OrklasOlah raga kelas. Olah raga yang diikuti oleh masing-masing kelas.
48OrmedOlah raga medan. Olah raga yang diikuti oleh tiap medan.
49PagodhaMerupakan bangunan kecil yang berbentuk pondok. Biasanya sebagai tempat berdiskusi dan mengobrol.
50Pamong MedanDi seminari, istilah ini ditujukan pada seorang Romo yang bertanggung jawab pada satu medan.
51Pamong UmumMerupakan Romo yang bertanggungjawab pada seluruh medan di seminari.
52PastorLihat Romo
53Perayaan EkaristiLihat Misa
54PodestikaSingkatan dari podium dan estetika. Merupakan ekstrakurikuler bagi seminaris yang menyukai dan memiliki minat di bidang dekorasi untuk podium dan ruangan.
55Potus (et cibus)Minum dan makan. Potus biasanya disalahartikan sebagai saat untuk makan snack/makanan ringan. Namun arti sesungguhnya adalah minum. Potus diberikan setelah jam opera siang. “Ada potus nih..” salah diartikan sebagai “Ada makanan nih..”. Seminaris wajib makan minum bersama pada waktu yang ditentukan. Sarapan pagi pukul 06.00-06.30, makan siang pukul 12.30, makan malam pukul 19.00. Seminaris wajib makan minum di refter dan tidak diizinkan makan minum di gang, kelas, dormit, ruang doa, dan offisiales. Seminaris yang tidak makan di refter pada waktu yang ditentukan wajib minta izin pamong bersangkutan dan memberitahukan kepada bidel refter. Seminaris hanya diizinkan menyimpan makanan dan minuman di loker bawil saja.
56Refleksi atau Buku RefleksiRefleksi merupakan kegiatan wajib seminaris yang ditulis pada buku yang kemudian disebut buku refleksi. Refleksi sama seperti kegiatan menulis buku harian. Perbedaannya terletak pada isi refleksi yang lebih mendalam dan memaknai penyertaan Tuhan dalam kegiatan sehari-hari. Lewat refleksi, pamong dan sub-pamong medan dapat mengetahui perkembangan seminaris.
57RefterRuangan tempat makan para seminaris. Refter untuk seminaris terdiri dari 2 buah, yaitu refter besar untuk MU, MM, dan MT dan Refter kecil digunakan khusus untuk MP.
58RomoPastor. Pemimpin agama umat Katolik.
59Sidang Akademi (SA)Forum latihan keterampilan berkomunikasi di depan umum dan pengembangan pengetahuan. SA dilaksanakan di bawah bimbingan seorang moderator dan wajib diikuti oleh semua seminaris. Peserta SA wajib memakai pakaian resmi.
60SiestaBahasa latin yang berarti tidur siang. Jam ini diberlakukan setelah makan siang dan sebelum opera siang.
61SilentiumKeadaan hening/diam. Silentium merupakan peraturan yang diterapkan di beberapa tempat seperti dormit, kapel, dan refter. Seminaris wajib menjaga silentium pada waktu dan kegiatan rohani secara pribadi dan bersama, yaitu saat siesta (istirahat siang), studi, dan sarapan pagi. Seminaris wajib menjaga silentium di kelas, kapel, dormit/khayangan, perpustakaan, kamar mandi dan WC.
62Silentium magnumBerlaku setiap hari pada pukul 22.00 sampai ekaristi pagi selesai, kecuali Sabtu malam pada pukul 23.30 sampai ekaristi pagi selesai. Setiap Jumat seminaris wajib silentium magnum pukul 18.00 sabtu pagi setelah sarapan pagi usai.
63StudiKegiatan belajar. Seminaris wajib studi pribadi di kelas masing-masing selama studi ke-1 dalam suasana hening. Seminaris wajib studi pada jam studi ke-2 baik secara pribadi maupun kelompok dalam suasana hening. Studi ke-2 dapat dilakukan di dalam maupun di luar kelas, yaitu di Aula, ruang rekreasi, gang-gang dan lainnya. Waktu studi ke-2 tidak boleh digunakan untuk kegiatan membaca seperti novel, tugas kebidelan serta pekerjaan lain tanpa seijin kepamongan.
64Sub-PamongFrater yang membantu Romo pamong di setiap medan.
65THS (Tunggal Hati Seminari)Merupakan ekstrakurikuler bela diri di seminari.
66TL (Tempus Liberum)Waktu luang. TL dipergunakan untuk kegiatan pengembangan pribadi, tugas-tugas pribadi, dan bukan untuk olahraga.
67ValetMerupakan ruangan kesehatan bagi seminaris. Seminaris yang sakit segera menghubungi suster pengelola valet. Seminaris akan dirawat oleh bidel valet setelah sebelumnya diperiksa oleh suster valet. Seminaris yang istirahat di valet atau meninggalkan valet seizin suster dan sepengetahuan staf kepamongan medan.

Catatan: Daftar istilah ini dibuat oleh @doniepriza, jeblinger Seminari Mertoyudan dan didapat dari postingan @KatolikG [Katolik Garis Lucu] di Twitter. Siapapun yang ingin menambahkan, dan mengedit, dipersilakan. Jika istilah tersebut sangat khas dengan seminari tertentu, mohon dituliskan nama Seminarinya.

Penutup

Mengetahui definisi seminari, termasuk jenis dan contoh seminari adalah hal penting terlebih untuk yang punya keinginan jadi pastor.

Hanya saja, jenjang pendidikan yang ditempuh cukup lama. Sebab hanya mereka yang terpanggilah yang akan menjadi imam.

Jika ada tambahan, masukkan atau mungkin koreksi terkait postingan ini boleh sampaikan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang Seminari Adalah: Pengertian, Jenis, Istilah dan Contoh. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar