Sehat Adalah: Pengertian, Jenis dan Cara Menjaga Kesehatan

5 min read

sehat adalah

Menurut WHO, sehat adalah suatu kondisi fisik lengkap termasuk mental, sosial dan bukan hanya keadaan dimana tidak adanya penyakit atau kelemahan pada tubuh.

Secara medis, kesehatan merupakan suatu kondisi dinamis yang dihasilkan dari konstanta tubuh lewat penyesuaian dan adaptasi dari respon terhadap tekanan atau perubahan lingkungan untuk menjaga tubuh agar seimbang yang kadang disebut homeostatis.

Dari dua pengertian diatas diketahui bahwa agar seseorang bisa disebut sehat bukan berarti ia tidak sakit-sakitan.

Artinya, penggunaan kata sehat ini sangat luas dan mencakup segala hal yang berkaitan dengan tubuh individu baik langsung ataupun tidak langsung.

Kata kunci artikel

  • Sehat bisa didefinisikan sebagai kesehatan fisik, mental dan sosial yang berfungsi sebagai sumber daya utama guna menjalani kehidupan secara utuh
  • Kesehatan tidak hanya mengacu pada tidak adanya penyakit pada tubuh tetapi kemampuan untuk pulih dan bangkit kembali dari penyakit atau masalah kesehatan lainnya
  • Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesehatan mulai dari genetika, lingkungan dan juga pendidikan
  • Diet sehat dengan berolahraga atau skrining dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta mengatasi berbagai penyakit yang secara simultan membantu meningkatkan rasio kesehatan seseorang

Lantas, apa sih definisi kesehatan? mengapa sehat itu perlu? Apa saja jenis-jenis kesehatan? Dan pertanyaan lain serupa.

Untuk anda yang penasaran jawaban dari semua pertanyaan diatas, baca artikel ini sampai habis.

Pengertian sehat adalah

Pada tahun 1984, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menjelaskan apa itu kesehatan dan apa itu sehat.

Pengertian sehat menurut WHO adalah suatu kondisi kesehatan fisik, mental dan sosial yang lengkap dan bukan hanya tidak adanya penyakit atau masalah dengan daya tahan tubuh.

Sementara, kesehatan merujuk pada suatu konsep positif yang melibatkan berbagai sumber daya yang ada entah itu pribadi, sosial dan kemampuan fisik individu untuk bisa sehat.

Untuk memperjelas definisi ini, para peneliti dan ilmuwan juga sudah berusaha mendefinisikan kembali pengertian kesehatan.

Menurut mereka, sehat adalah kemampuan tubuh untuk beradaptasi dari ancaman medis yang datang dari lingkungan sekitar.

Gagasan ini banyak dipengaruhi oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan terutama di sektor medis dan kedokteran.

Sementara, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI] sehat punya 7 pengertian dasar, yakni:

  • Baik seluruh badan serta bagian-bagiannya bebas dari sakit
  • Yang mendatangkan kebaikan pada badan
  • Sembuh dari sakit
  • Baik dan normal [tentang pikiran]
  • Boleh dipercaya atau masuk akal [tentang pendapat, usul, alasan dan lain sebagainya]
  • Berjalan dengan baik atau sebagaimana mestinya [tentang keadaan keuangan, ekonomi dan lain sebagainya]
  • Dijalankan dengan hati-hati dan baik-baik, tentang politik biasanya

Masih dari sumber yang sama yakni KBBI, kata sehat punya satu kata turunan yang paling populer dimasyarakat yakni kesehatan.

Kesehatan sering digambarkan sebagai sehat itu sendiri. Karena itu, kesehatan didefinisikan sebagai suatu keadaan [hal] sehat, kebaikan, keadaan badan dan lain sebagainya.

Dan secara teknis, kesehatan terdiri dari berbagai bentuk atau jenis, diantaranya:

  • Kesehatan jasmani yang berarti suatu keadaan sehat badan atau tubuh
  • Kesehatan jiwa yang merupakan suatu kondisi sehat jiwa
  • Kesehatan masyarakat yang merupakan suatu bentuk kesehatan jasmani masyarakat atau juga suatu singkatan dari layanan medis berbasis Pustu [pusat kesehatan masyarakat [puskesmas] terpadu]
  • Kesehatan Okupasi yang adalah cabang ilmu kesehatan yang berkaitan dengan kesehatan para pekerja di tempat kerja atau dengan pekerjaan para pekerja

Jenis-jenis kesehatan

Jika diamati dengan seksama, kesehatan fisik dan mental adalah dua jenis kesehatan yang sering ditekankan baik oleh WHO atau lembaga kesehatan lain.

Dua jenis kesehatan diatas dipengaruhi oleh banyak faktor seperti kesehatan rohani, kesehatan emosional, kesehatan keuangan dan lain sebagainya.

Nah berikut disajikan jenis-jenis kesehatan yang populer di masyarakat, yakni:

1. Kesehatan jasmani

Kesehatan jasmani yang kadang disebut kesehatan fisik adalah suatu keadaan yang menunjukan fungsi tubuh seseorang bekerja dengan baik.

Pengertian ini tidak saja menunjukan tidak adanya penyakit pada tubuh seseorang tetapi juga kebiasaan dan gaya hidup yang ia terapkan.

Lebih jauh lagi, agar kesehatan fisik atau jasmani lebih kuat, dibutuhkan konsultasi secara periodik kepada Dokter pribadi untuk mendapatkan saran medis yang cocok.

Ada beberapa cara yang paling umum untuk mencapai kesehatan fisik, diantaranya:

  • Berolahraga dengan tujuan untuk menjaga tubuh agar tetap bugar
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menjaga daya tahan pernafasan dan fungsi jantung
  • Meningkatkan kekuatan otot
  • Meningkatkan fleksibilitas dan juga komposisi tubuh
  • Menerapkan gaya hidup sehat
  • Mengurangi risiko penyakit

Oh iya, kesehatan fisik dan jasmani sering dikaitkan dengan tingkat kesejahteraannya ekonomi seseorang.

Dalam konteks kesejahteraan ekonomi ini mencakup pendapatan yang cukup, makanan yang sehat, istri yang cantik, tekanan psikologis yang normal dan lain sebagainya.

Dan ada banyak manfaat yang didapatkan apabila menerapkan pola hidup sehat dengan tujuan untuk mencapai kesehatan fisik, diantaranya:

  • Meminimalkan bahaya ditempat kerja
  • Meningkatkan kualitas skidipapap bersama pasangan secara aman
  • Bisa menerapkan pola hidup yang bersih
  • Menjauhi alkohol dan rokok serta obat-obatan terlarang
  • Meminimalkan bahaya ditempat kerja yang kadang disebut sehat okupasi
  • Dan lain sebagainya
2. Kesehatan jiwa atau mental

Kesehatan mental mengacu pada kesejahteraan emosional, sosial dan psikologis seseorang. Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik dan juga dipengaruhi oleh banyak hal.

Sebenarnya, lebih sulit untuk mendefinisikan pengertian kesehatan jiwa atau mental dibanding kesehatan fisik.

Karena, dalam banyak kasus, diagnosis sering bergantung pada persepsi individu dari pengalaman mereka sehari-hari.

Namun dalam berbagai pengujian genetik atau tes CT-Scan, ada beberapa tanda yang dapat menunjukan bahwa seseorang itu mengalami masalah kesehatan mental dan jiwa.

Kesehatan mental bukan hanya depresi, masalah kecemasan atau gangguan lain tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan seseorang dalam:

  • Menikmati hidup
  • Bangkit kembali setelah mengalami pengalaman yang pahit
  • Memperoleh keseimbangan pikiran
  • Merasa aman dan nyaman
  • Mencapai potensi diri

Disisi lain, sekalipun definisi kesehatan fisik dan mental itu berbeda-beda tapi pada dasarnya dua hal ini saling terkait satu dengan yang lain.

Jika seseorang menderita penyakit kronis tertentu, secara tidak langsung akan mempengaruhi kemampuannya dalam menyelesaikan tugas-tugas rutin.

Yang pada akhirnya akan meningkatkan depresi dan stress yang berkepanjangan. Salah satu contoh paling sederhana adalah uang.

Penyakit mental seperti depresi atau anorexia nervosa juga bisa mempengaruhi berat badan dan fungsi organ tubuh seseorang.

3. Kesehatan Rohani

Kesehatan rohani berhubungan erat dengan ketaatan seseorang dalam menjalankan iman yang dipercayainya, langsung ataupun tidak langsung.

Pengaplikasian kesehatan rohani dalam konteks ini memiliki hubungan dengan dua jenis kesehatan yang sudah dijelaskan diatas.

Artinya, ada korelasi yang kuat antara kesehatan rohani, jasmani dan mental sebab berpengaruh pada kualitas hidup seseorang.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan

Kalau ditelaah lebih jauh ada banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan seseorang. Contoh sederhana, seseorang anak yang mewarisi gen tertentu terkadang lebih sehat ketimbang anak lain dengan gen yang berbeda.

Faktor lingkungan juga memainkan peranan yang sangat penting disini. Dengan demikian, lingkungan memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap kualitas kesehatan seseorang.

Karena lingkungan menjadi sumber penyakit, virus dan bakteri sehingga orang tertentu kadang lebih rentan secara genetik.

Akses terhadap layanan kesehatan juga berperanan penting disini. Karena itu, WHO sendiri beberapa hal yang mungkin berdampak pada kesehatan seseorang, antara lain:

  • Dimana ia tinggal
  • Keadaan lingkungan sekitarnya
  • Faktor genetik
  • Pendapatan
  • Tingkat pendidikan
  • Hubungan dengan teman dan keluarga

Poin-poin diatas dapat dijelaskan sebagai berikut:

  • Lingkungan sosial dan budaya: termasuk seberapa kaya satu keluarga atau komunitas tersebut.
  • Lingkungan fisik: termasuk parasit yang tumbuh dan berkembang pada suatu wilayah serta kualitas udaranya
  • Karakteristik dan perilaku seseorang: termasuk gen yang diwariskan padanya dan juga gaya hidupnya.

Menurut WHO, semakin tinggi status sosio-ekonomi seseorang (ESE) semakin besar pula ia akan memperoleh kesehatan yang lebih baik, pendidikan yang cukup, pekerjaan dengan upah yang sepadan, akses perawatan kesehatan yang terjangkau serta tidak mudah terserang penyakit.

Orang dengan status sosio-ekonomi rendah lebih rentan mengalami tekanan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari seperti faktor keuangan, gangguan pernikahan dan pengangguran serta faktor sosial lain seperti marjinalisasi dan diskriminasi. Semua faktor ini menambah risiko kesehatan menjadi lebih buruk lagi.

Status sosio-ekonomi yang rendah bahkan berkolerasi dengan akses perawatan kesehatan yang kurang. Warga negara di Negara maju dengan layanan kesehatan yang memadai punya tingkat harapan hidup lebih tinggi ketimbang di negara-negara berkembang atau negara miskin.

Masalah budaya juga ikut memainkan peranan penting didalamnya. Misalnya, tradisi dan adat istiadat masyarakat atau respon keluarga saat seorang anak jatuh sakit.

Di sekitar Mediterania, orang-orang lebih cenderung mengkonsumsi buah, sayuran, zaitun dengan takaran yang lebih tinggi sementara masyarakat di Asia lebih cenderung mengkonsumsi Nasi.

Begitu juga dengan dengan budaya konsumsi makanan cepat saji yang cenderung tinggi entah di negara berkembang ataupun negara maju.

Gaya hidup juga berperan penting didalamnya. Misalnya, apabila seseorang merokok, mengkonsumsi minuman keras hingga obat-obatan terlarang cenderung punya masalah kesehatan yang lebih tinggi ketimbang orang yang tidak pernah menyentuhnya.

Ini juga selaras dengan tingkat stress dan depresi yang dialami oleh seseorang. Disisi lain juga, pria dan wanita punya kondisi fisik yang cenderung berbeda yang mungkin lebih rentan terhadap suatu penyakit.

Misalnya, pada masyarakat dimana perempuan memiliki penghasilan dan pendidikan yang lebih rendah ketimbang laki-laki, risiko kesehatan yang ia derita lebih tinggi.

Cara menjaga kesehatan

Cara terbaik untuk menjaga kesehatan adalah dengan menjaga tubuh agar tetap sehat. Caranya sangat mudah, yakni dengan menerapkan pola hidup sehat.

Ibarat pepatah lama, lebih baik mencegah daripada mengobati. Yang berarti, jangan menunggu sampai sakit dulu baru berusaha menjaga kesehatan.

Keadaan untuk menjaga kesehatan ini kadang disebut dengan istilah kebugaran. Kebugaran dapat diperoleh dengan cara berolahraga dan mengkonsumsi makanan yang sehat.

Dan ada beberapa cara sederhana untuk menjaga kesehatan fisik dan mental yang bisa dilakukan setiap hari, diantaranya:

  • Diet seimbang, bergizi dan bersumber dari alam
  • Selalu berolahraga dengan teratur
  • Mengetahui penyakit yang mungkin dialami akibat gaya hidup yang diterapkan
  • Belajar mengelola stress
  • Terlibat dalam kegiatan yang memungkinkan anda menjaga daya tahan tubuh dan pola hidup
  • Mempertahankan pandangan positif dan menghargai apa yang dimiliki saat ini
  • Mendefinisikan sistem nilai dan menerapkannya ditengah masyarakat

Penutup

Terkadang, definisi kesehatan bisa berbeda antar satu orang dengan orang lain begitu juga dengan cara mereka menjaga kesehatan tubuh.

Menjaga kesehatan sejak dini adalah hal yang wajib dilakukan setiap orang. Tujuannya bukan saja agar tubuh bisa fit dan sehat tetapi juga untuk mengajak lingkungannya agar menerapkan pola hidup sehat yang sama

Demikian artikel tentang sehat adalah: pengertian, jenis dan cara menjaga kesehatan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *