Perbedaan Saving Bond Ritel [SBR], Obligasi Ritel Indonesia [ORI], Sukuk Ritel [SR] dan Sukuk Tabungan [ST]

Untuk anda yang sampai hari ini masih belum tahu perbedaan Saving Bond Ritel [SBR], Obligasi Negara [ORI], Sukuk Ritel [ST] dan Sukuk Tabungan [ST], simak artikel ini sampai habis.

Empat produk Investasi diatas adalah bagian dari SBN atau Surat Berharga Negara yang diterbitkan pemerintah.

Pemerintah juga menjamin 100% produk investasi tersebut sehingga bisa dijadikan alternatif investasi yang aman, terjangkau dan menguntungkan.

Selain itu, lewat pembelian SBN diatas, masyarakat secara langsung berpartisipasi dalam pembangunan dan pembiayaan negara.

Hanya saja, masih banyak masyarakat yang belum tahu apa sih perbedaan empat istilah diatas. Apakah semuanya sama atau justru ada perbedaannya.

Itulah yang kemudian mendorong saya untuk buat satu artikel khusus yang membahas perbedaan SBR, ORI, SR dan ST.

Sebelum lanjut ke perbedaan Saving Bond Ritel [SBR], Obligasi Ritel Indonesia [ORI], Sukuk Ritel [SR] dan Sukuk Tabungan [ST], baiknya saya bahas dulu pengertiannya satu per satu.

1. Apa itu Saving Bond Ritel [SBR]?

Ada yang menyebutnya saving bond retail, saving bond ritel, surat hutang negara atau juga SBR yang pada dasarnya sama saja.

Prinsip dan cara kerja produk investasi satu ini kurang lebih sama seperti saat menabung di bank dalam bentuk deposito atau obligasi.

Namun, SBR ini dijamin pemerintah 100%. Dan ada beberapa karakteristik utama yang membedakan antara SBR dengan surat hutang lain, ORI misalnya, seperti:

  • Produknya hanya boleh dibeli Warga Negara Indonesia [WNI] karena SBR ini diterbitkan pemerintah Indonesia untuk mendapatkan pembiayaan dari masyarakat
  • Bisa beli seharga Rp1 juta dan semuanya bisa dipesan secara daring lewat mitra distribusi yang ditunjuk lembaga berwenang, dalam hal ini Kementrian Keuangan
  • Jatuh temponya singkat, hanya 2 tahun saja. Apabila tanggal jatuh temponya sudah lewat, dana bisa dicairkan
  • Tidak boleh diperdangankan ke pihak lain termasuk ke pasar sekunder sekalipun
  • Tingkat bunga dalam SBR bersifat mengembang. Oh iya, SBR ini juga punya kupon mininal yang disesuaikan sama suku bunga Bank Indonesia 7DRRR [Days remove repo rate]
  • Tersedia fasilitas Early redemption yang memungkinkan investor mengambil sebagian pokok pelunasan dengan nilai maksimal hingga 50%
  • Paling terakhir, dengan membeli produk SBR ini, secara tidak langsung masyarakat Indonesia telah membantu pemerintah Indonesia dalam pembiayaan kegiatan produktif yang dilakukan pemerintah

Bagi saya, salah satu keuntungan beli Saving Bond Ritel adalah produknya yang nyaris bebas risiko.

Sayangnya, keuntungan yang didapat minimal karena akan ada penyesuaian nantinya.

Selain itu, untuk bisa beli produk investasi dari pemerintah ini harus punya punya KTP dan NPWP dulu.

Belinya dimana? Ada banyak sekuritas atau aplikasi investasi yang memungkinkan anda dapatkan produk satu ini.

Bisa pakai Bareksa, IPOT, BNI Sekuritas, BRI Sekuritas atau perusahaan lain yang telah ditunjuk Kementrian Keuangan.

2. Apa itu Obligasi Ritel Indonesia [ORI]?

ORI adalah akronim dari Obligasi Ritel Indonesia atau yang kadang juga disebut Obligasi Negara Ritel.

Pada dasarnya, ORI ini adalah SBN yang ditawarkan kepada Individu atau masyarakat Indonesia lewat mitra distribusi di pasar perdana.

Untuk saat ini, ada satu produk ORI yang bisa dibeli masyarakat yakni ORI019 yang adalah seri ORI ke-19.

Agar lebih mudah memahami ORI, bisa lihat karakteristiknya dibawah ini, seperti:

  • Bentuknya tanpa warkat [scripless] dan bisa diperdangkan antar investor domestik
  • Kupon bersifat tetap atau fixed rate
  • Ada potensi capital gain [untung] atau loss [rugi]

Jadi pada prinsipnya jika beli produk ORI, anda bisa dapat untung atau malah rugi. Namun modal tetap akan kembali dan pemerintah menjamin itu 100%.

3. Apa itu Sukuk Ritel [SR]?

Salah satu SBN berbasis syariah yang dikeluarkan pemerintah adalah SR dan bisa dibeli individu sepanjang memenuhi syarat.

Syaratnya sih gak terlalu sulit. Pertama, pastikan anda punya modal untuk lakukan pembelian produk SR ini.

Kedua, pastikan anda sudah punya KTP dan NPWP. Dan untuk lebih memahami apa itu sukuk ritel, bisa lihat karakteristiknya dibawah ini:

  • Pengelolaan investasi menggunakan prinsip-prinsip syariah alias merupakan satu jenis investasi syariah
  • Tenor atau jatuh tempo adalah 3 tahun
  • Bisa diperdagangkan juga dipasar sekunder antar investor domestik

Karena pengelolaannya menggunakan prinsip-prinsip syariah maka SR ini sudah dapat persetujuan dari DSN-MUI [Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia]

4. Apa itu Sukuk Tabungan [ST]?

Sukuk tabungan [ST] adalah bagian dari surat berharga negara [SBN] khusus ritel yang semuanya dikelola berdasarkan prinsip syariah.

Makanya itu, ada juga yang menyebut kalau ST ini adalah Surat Berharga Syariah Negara [SBSN].

Sama seperti namanya, dimana sifatnya seperti tabungan atau deposito bank. Namun, uang tersebut digunakan untuk membiayai proyek-proyek negara.

Tenor ST ini biasanya 2 tahun. Hanya saja, potensi capital gain atau keuntunggnya nyaris tidak ada tapi dijamin pemerintah 100% kalau dana akan dikembalikan setelah jatuh tempo.

Untuk memahami Sukuk tabungan ini dan membedakannya dengan jenis SBN yang lain, bisa lihat karakteristiknya dibawah ini:

  • ST diperuntukan untuk warga negara Indonesia [WNI]
  • Pengelolaan investasi menggunakan pendekatan investasi Syariah
  • Biayanya pembelian ST dimulai dari Rp1 juta
  • Tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder atau dipindahtangankan

Penjelasan lebih detail tentang Sukuk Tabungan bisa download versi PDFnya pada dua tautan dibawah ini:

Perbedaan Saving Bond Ritel [SBR], Obligasi Ritel Indonesia [ORI], Sukuk Ritel [SR] dan Sukuk Tabungan [ST]

Lantas, apa sih yang membedakan antara Saving Bond Ritel [SBR], Obligasi Ritel Indonesia [ORI], Sukuk Ritel [SR] dan Sukuk Tabungan [ST]?

Secara general, perbedaan empat produk diatas cukup signifikan dari berbagai aspek entah itu sifat instrumen, tenor, kopon atau bunga sampai jaminan.

Agar jelas, bisa lihat tabel perbedaan SBR, ORI, RR dan ST dibawah ini:

PerbedaaanSBRORISRST
Sifat instrumenPernyataan SUN [Surat Utang Negara]Pernyataan SUN [Surat Utang Negara]Pernyataan SUN [Surat Utang Negara]Pernyataan SUN [Surat Utang Negara]
Tenor2 Tahun3 Tahun3 Tahun2 Tahun
Kupon atau bungaFloating with floor per bulanTetap per bulanTetap per bulanFloating with floor per bulan
Perdagangan di pasar sekunderEarly redemptionBisaBisaEarly redemption
Potensi capital gain [Untung]Tidak adaAdaAdaTidak ada
Jaminan pemerintah100%100%100%100%
Harga1 Juta per orang1 juta – 3 miliar1 juta1 juta
Sumber: bareksa infografis

Dari tabel diatas, anda sudah bisa lihat perbedaannya dimana. Sebagai contoh nih, jika mau invest di SBR, tenornya hanya 2 tahun.

Namun bunga atau kpon flat dan potensi capital gain atau keuntungannya nyaris tidak ada. Sebalinya jika investasi di Obligasi Ritel Indonesia, ada potensi untung.

Persamaan empat produk investasi diatas ada pada jaminan dimana semuanya dijamin pemerintah Indonesia 100%.

Alias, dana awal investasi akan dikembalikan oleh pemerintah setelah jatuh tempo, dengan return jika ada.


FAQ

Untuk beberapa pertanyaan yang sering diajukan berkaitan dengan topik diatas dan jawabannya akan saya ulas dalam QnA dibawah, seperti:

1. Apa sih untungnya investasi di Saving Bond Retail [SBR]?

Selain bisa membantu negara dalam membiayai pembangunan, ada juga keuntungan lain yang didapat jika beli produk investasi satu ini.

Pertama, produk investasinya sudah dijamin negara, kuponnya mengambang, dan terkahir ada fasilitas early redemption.

2. Apa sih untungnya investasi di Obligasi Ritel Indonesia [ORI]?

Ada beberapa keuntungan. Misalnya, kupon dan pokok dijamin negara, dalam hal ini undang-undang.

Keuntungan kedua, produk ORI bisa diperdagangkan di pasar sekunder atau antar investor domestik.

Selain itu, ORI juga bisa diperdagangkan di Organized OTC lewat Electronic Trading platform [ETC].

Paling terakhir, dengan membeli produk ini, masyarakat secara tidak langsung turut terlibat dalam pembangunan negara.

3. Apa sih untungnya investasi di Sukuk Ritel [SR]?

Untuk keuntungannya ada banyak. Pertama, pokok dan imbalan yang didapat sudah dijamin negara.

Imbalannya tetap dan dibayar tiap bulan. Selain itu, produk ini bisa diperdagangkan antar investor serta terlibat dalam pembiayaan pembangunan.

4. Apa sih untungnya investasi di Sukuk Tabungan [ST]

Ada banyak keuntungan. Paling pertama, pokok dan imbalan dijamin negara, kecuali jika negara gagal bayar.

Kedua berkaitan dengan imbalan yang kompetitif, lebih tinggi dibanding bunga deposito bank BUMN, imbalannya akan dibayar per bula dan terakhir akan berpartipsasi dalam pembangunan negara.

Penutup

Mengetahui perbedaan empat jenis investasi diatas bisa membantu anda mengambill keputusan investasi yang tepat.

Sayangnya, produk investasi ada banyak dan tidak terbatas pada SBR, ORI, SR atau ST saja.

Jika ada tambahan, masukkan atau mungkin pertanyaan terkait dengan postingan diatas, bisa tinggalkan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang perbedaan Saving Bond Ritel [SBR], Obligasi Ritel Indonesia [ORI], Sukuk Ritel [SR] dan Sukuk Tabungan [ST]. Semoga bermanfaat! ***

Tinggalkan komentar