Pengertian & Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif, Sudah Tahu Belum?

Untuk anda yang belum tahu perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif, baca artikel ini sampai habis.

Penelitian merupakan instrumen yang banyak digunakan untuk menambah dan memoles pengetahuan tentang sesuatu atau seseorang.

Dan ada dua pendekatan yang digunakan saat melakukan penelitian yakni kualitatif dan kuantitatif.

Penelitian kualititatif berkaitan dengan kata atau makna sementara penelitian kuantitatif berkaitan dengan angka dan statistik.

Pada penelitian kualitatif, beberapa kasus non-representatif akan dijadikan sampel untuk membangun pemahaman awal.

Berbeda dengan kuantitatif dimana beberapa kasus representatif digunakan untuk merekomendasikan tindakan akhir.

Dengan demikian, penelitian kuantitatif diekspresikan dalam bentuk angka dan grafik untuk menguji atau mengkonfirmasi suatu teori dan asumsi.

Bicara soal penelitian, di KBBI definisinya terbagi dalam dua bentuk, yakni:

  • Pemeriksaan yang teliti atau penyelidikan
  • Kegiatan pengumpulkan, pengelolaan, analisis dan penyajian data yang dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum

Hanya saja, banyak mahasiswa termasuk masyarakat awam belum tahu perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Itulah yang memotivasi saya untuk buat artikel ini.

Apa itu Penelitian Kualitatif?

Penelitian kualitatif adalah salah satu solusi yang mampu memberikan wawasan dan pemahaman tentang suatu masalah.

Di KBBI, penelitian kualitatif punya definisi yang sangat sederhana yakni berdasarkan mutu.

Jadi, sifat penelitiannya eksploratif. Yang dibuat dengan tujuan untuk mempelajari fenomena kompleks dan tidak bisa dilakukan saat pakai metode kuantitatif.

Meskipun penelitian ini akan menghasilkan ide atau hipotesis selanjutnya sebagai dasar penelitian kuantitatif berikutnya.


Baca juga:


Penelitian kualitatif dilakukan untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang perilaku, pengalaman, sikap, niat dan motivasi seseorang dengan observasi dan interpretasi termasuk untuk mengetahui cara berpikir manusia.

Artinya, penelitian kualitatif adalah suatu bentuk penelitian dimana peneliti memberikan bobot lebih pada partisipan atau sampel yang diteliti.

Dengan begitu, penelitian kualitatif sifatnya subjektif. Alasannya apa? Karena peneliti berinteraksi secara langsung sama objek yang diteliti.

Bahasa yang digunakan sifatnya informal alias pakai kata-kata personal. Dasar pemikirannya induktif sehingga desain penelitian dinamis atau bisa berkembang.

Apa itu Penelitian Kuantitatif?

Penelitian kuantitatif merupakan salah satu bentuk penelitian yang bertumpu pada metode ilmu alam, yang menghasilkan data numerik dan fakta nyata.

Di KBBI, kuantitatif punya dua pengertian dasar yakni:

  • Berdasarkan jumlah atau banyaknya
  • Berdasarkan bagian dari energi yang tidak dapat bagi lagi

Dengan demikian, penelitian kualitatif bertujuan untuk menemukan hubungan sebab akibat antara dua variabel atau lebih menggunakan pendekatan matematis, komputasi dan statistik.

Penelitian ini disebut juga penelitian empiris karena hasilnya dapat diukur secara akurat dan tepat.

Data yang dikumpulkan oleh peneliti dibagi dalam beberapa kategori atau dirangking, dapat juga diukur dalam satuan ukuran.

Dengan demikian, penelitian kuantitatif itu sangat objektif karena peneliti bisa dengan bebas menentukan apa yang ditelitinya.

Bisa dengan menggunakan bahasa-bahasa formal dari teori-teori yang digunakan untuk mendukung penelitian. Cara berpikirnya deduktif sehingga desain penelitiannya cenderung statis.

Perbedaan Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

Agar jelas, lihat grafik atau tabel perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif dibawah ini:

Dasar perbandinganPenelitian KualitatifPenelitian Kuantitatif
DefinisiPenelitian kualitatif adalah metode inkuiri yang fokus untuk menggali ide untuk merumuskan teori dan hipotesisPenelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang fokus pada uji teori dan hipotesis
SifatHolistikPartikularistik
Cara berpikirInduktifDeduktif
Teknik analisis dataDilakukan saat proses penelitian sedang berlangsung [Eksploratif]Dianalisis setelah sampel dikumpulkan [Konklusif]
Subjek penelitianNarasumberResponden
Fakta penelitianKebenaran tergantung peneliti saat menginterpretasikan dataKebenaran berdasarkan data alias netral dan tidak berat sebelah
Metode pengumpulan dataFunomenologi, studi kasus, wawancara, entnografi dan tinjauan pustakaEksperimen, Survey, Korelasi, Regresi, Ex post facto, pengamatan dan lain sebagainya
TujuanPemahanan mendalamHubungan antar variabel
Analisis dataTematik dan wacanaSkor rata-rata, korelasi atau sebab akibat antara dua variabel atau lebih, relibialitas dan validitas data
Jenis dataDeskriptifNumerik atau angka

Agar jelas, berikut saya jabarkan grafik perbandingan diatas, dimana:

  • Penelitian kualitatif berkaitan dengan kata-kata atau makna sebalikya, penelitian kuantitatif berkaitan dengan angka dan statistik
  • Penelitian kualitatif bersifat holistik sementara penelititan kuantitatif bersifat partikularistik
  • Pendekatan penelitian kualitatif subjektif karena peneliti terlibat aktif makanya cara berpikirnya induktif sementara pendekatan kuantitatif bersifat objektif, karena peneliti tidak terlibat aktif dan berusaha untuk melakukan observasi dan analisis yang tepat pada subjek atau objek yang diteliti karena itu, cara berpikirnya deduktif
  • Penelitian kualitatif bersifat eksploratif. Dan ini berbeda dengan penelitian kuantitatif yang sifatnya konklusif
  • Penelitian kualitatif didasarkan pada purpose sampling, dimana ukuran sampel yang kecil dipilih dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran rata-rata sasaran. Disisi lain, penelitian kuantitatif samplingnya acak, dimana sampel yang besar dipilih untuk mengekstrapolasi hasil ke seluruh populasi
  • Data verbal yang dikumpulkan dalam penelitian kualitatif. Sementara, dalam kuantitatif, data terukurlah yang dikumpulkan
  • Penelitian kualitatif cenderung interpretatif sementara penelitian kuantitatif bersifat konkrit
  • Olahdata pada penelitian kualitatif berorientasi pada proses yang tidak mungkin dilakukan dalam penelitian kuantitatif
  • Penelitian kualitatif dilakukan dengan tujuan untuk menggali dan menemukan ide-ide sementara penelitian kuantitatif bertujuan untuk menguji hubungan sebab akibat antar variabel
  • Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kualitatif adalah wawancara, focus group discussion [FGD] dan lain sebagainya. Sedangkan, proses pengumpulan data pada penelitian kuantitatif adalah wawancara terstruktur atau observasi
  • Penelitian kualitatif cenderung atau bisa jadi lebih mahal atau memakan banyak waktu dibanding kuanitatif karena proses pengambilan datanya yang berulang. Dengan demikian, penelitian kuantitatif cenderung lebih hemat waktu atau cepat terlebih jika datanya sudah ada. Hanya saja, kuantitatif lebih banyak pakai alat bantu analisis macam SPSS, STATA, R dan lain sebagainya

Selain punya perbedaan, baik penelitian kualitatif dan kuantitatif punya persamaan, diantaranya:

  • Bisa memilih satu dari dua meode diatas untuk menjawab pertanyaan yang diajukan dalam proposal penelitian. Karena biasanya, proses penelitian dimulai dari pertanyaan bukan metodenya
  • Dua-duanya butuh sampel penelitian dari populasi sesuai objek penelitian. Dan tentunya, tidak semua populasi harus diambil sampelnya
  • Dua-duanya punya etika penelitian sendiri yang harus dipatuhi setiap peneliti baik itu dosen, mahassiwa atau masayrakat umum

Cara menentukan metode penelitian yang sesuai

Lantas, bagaimana cara menentukan metode penelitian apa yang akan saya digunakan? Ada beberapa cara, diantaranya:

  • Jika tujuan penelitian anda untuk menggali ide, pemikiran dan makna, gunakan kualitatif. Sebaliknya, jika tujuannya untuk mengukur sesuatu atau untuk menguji hipotesis silahkan pakai yang kuantitatif
  • Untuk menganalisis banyak data, gunakan data sekunder [kualitatif]. Sebaliknya, jika pengen data spesifik yang mudah diolah, pakai data primer [kuantitatif]
  • Jika ingin bangun hubungan sebab akibat antar variabel gunakan metode eksperimental [kuantitatif]. Sementara, jika ingin memahami karakteristik subjek yang diteliti pakai metode deskriptif [kuantitatif]

Penutup

Penelitian yang ideal adalah penelitian yang dilakukan dengan mempertimbangkan satu dari dua metode diatas.

Atau mungkin, dalam beberapa kasus, pendekatannya campuran. Artinya, digunakan metode analisis data kuantitatif dan kualitatif agar bisa dapat jawaban yang pas.

Jika punya tambahan, masukkan atau ada hal lain yang mau disampaikan terkait postingan ini, silahkan tinggalkan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar