Pengertian & Perbedaan Pasar Uang dan pasar Modal

Pasar ada banyak jenisnya, dua diantaranya adalah pasar uang dan pasar modal yang merupakan bagian dari pasar keuangan.

Pasar keuangan sendiri adalah pasar abstrak tempat terjadinya transaksi antar lembaga, antar pemerintah dan lembaga keuangan lain.

Tidak seperti pasar konvensional dimana ada barang fisik atau jasa yang ditawarkan atau dibeli dari pasar semacam ini.

Meski demikian, dua jenis pasar diatas punya pengaruh terhadap ekonomi Negara, kas keuangan suatu lembaga dan lain sebagainya.

Sebelum masuk ke pembahasan inti, baiknya saya bahas dulu pengertian pasar uang dan pasar modal. Berikut artikelnya untuk anda.

Apa itu Pasar Uang?

Di KBBI, Pasar uang adalah pasar abstrak yang mempertemukan permintaan dan penawaran dana jangka pendek antara 1-360 hari dari calon penanam atau pencari modal.

Karena itu, konsep perdagangan dan aliran uang tunai di pasar uang sifatnya konstan.

Transaksinya sendiri dilakukan antar pemerintah sah suatu negara, perusahaan, bank dan lembaga keuangan legal lainnya.

Didalamnya ada kegiatan pinjam meminjam yang pengembaliannya dilakukan dalam jangka waktu sesingkat mungkin, bisa semalam tapi tak lebih dari setahun.

Pengembaliannya sederhana dengan risiko rendah. Instrumen yang digunakan di pasar uang termasuk deposito, pinjaman dengan jaminan, akseptasi dan wesel.

Ada beberapa lembaga yang beroperasi di bidang ini termasuk Federal Reserve [the Fed] atau bank sentralnya Amerika, Bank Indonesia [BI], Bank Komersial dan lembaga akseptasi lain.

Saat pemerintah atau perusahaan mengeluarkan hutang jangka pendek, biasanya digunakan untuk menutupi biaya operasional rutin atau untuk menyediakan modal kerja dan bukan untuk peningkatan kas Negara atau untuk pembiayaan proyek skala besar.

Apa itu pasar modal?

Di KBBI, Pasar modal punya tiga pengertian dasar, yakni:

  • Seluruh kegiatan yang mempertemukan permintaan dan penawaran dana jangka panjang
  • Pusat keuangan, bank dan firma yang meminjamkan uang dalam skala besar
  • Pasar atau bursa modal yang memperjualbelikan surat berharga yang berjangka waktu lebih dari setahun

Selain pasar modal, ada juga istilah pasar modal global yang intinya, saling berkaitan dan bergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia lewat kegiatan permintaan dan penawaran dana  jangka panjang dalam perdagangan atau investasi.

Pasar modal memperdagangkan saham dan obligasi. Jadi, ini adalah aset jangka panjang yang dibeli oleh lembaga keuangan, pialang saham professional dan investor individu.

Baca Juga: Pengertian & Perbedaan Komik, Kartun, Anime dan Manga

Tujuan utama dari pasar modal adalah untuk mengumpulkan uang jangka panjang, yang bermuara pada perluasan bisnis dan peningkatan pendapatan.

Kegiatan ini dilakukan dengan cara menerbitkan saham atau dengan menjual obligasi perusahaan.

Umumnya, pasar modal itu dibagi jadi dua bagian, yakni pasar modal primer dan sekunder. Berikut penjelasannya:

  • Pasar modal primer adalah keadan dimana perusahaan yang menerbitkan saham atau obligasi baru [sekuritas] untuk ditempatkan di pasar perdana untuk dijual kepada investor atau institusi [publik]
  • Pasar modal sekunder adalah tempat sekuritas diterbitkan dan diperdagangkan antar investor saja

Oh iya, penerbit asli saham dan obligasi tersebut tidak secara langsung mendapatkan untung dari penjualan sekuritas.

Sebagai gantinya, perusahaan harus berusaha semaksimal mungkin menaikkan harga saham mereka dari waktu ke waktu.

Perbedaan pasar uang dan pasar modal

Lantas, apa sih perbedaan pasar uang dan pasar modal? Pasti penasaran, kan? Lihat tabel dibawah ini:

PerbandinganPasar uangPasar modal
DefinisiMerupakan bagian dari pasar keuangan tempat dimana lembaga seperti Negara bisa melakukan kegiatan pinjam meminjam yang pengembaliannya dilakukan dalam jangka waktu pendekBagian dari pasar keuangan tempat pinjam meminjam berlangsung dalam jangka waktu menengah atau jangka panjang
Jenis instrumenInstrumen dipasar uang umumnya berkaitan dengan wesel, kertas komersial, t-bills, call money dan lain sebagainyaInstrumen di pasar modal berkaitan dengan saham ekuitas, surat hutang, obligasi, saham preferen dan lain sebagainya
Institusi yang terlibat atau jenis investorBank sentral, bank komersial, perusahan keuangan, dana chit dan lembaga keuangan lainPialang saham reksa dana, penjamin emisi efek, investor individu, bank komersial, bursa saham sampai perusahaan asuransi
Sifat pasarPasar uang sifatnya lebih informalPasar modal sifatnya lebih formal
Likuiditas pasarPasar uang bersifat likuidPasar modal relatif kurang likuid
Masa jatuh tempoJatuh tempo instrumen di pasar uang maksimal 1 tahunJatuh tempo instrumen di pasar modal lebih lama dan tidak memiliki kerangka waktu yang ditentukan
Faktor risikoKarena sifat pasarnya likuid dan tanggal jatuh temponya kurang dari setahun, risikonya rendahKarena sifatnya kurang likuid dan jatuh temponya lama, risikonya relatif tinggi
TujuanTujuan diadakannya pasar modal adalah untuk memenuhi kebutuhan kredit jangka pendek untuk satu kegiatan atau untuk biaya operasionalUntuk memenuhi kredit jangka panjang
Manfaat fungsionalPasar uang meningkatkan likuiditas dana dalam perekonomianPasar modal menstabilkan ekonomi karena sifat tabungannya jangka panjang
Pengembalian investasiPengembalian di pasar uang biasanya rendahPengembalian di pasar modal tinggi karena durasi yang lebih panjang

Agar lebih paham, berikut saya sajikan poin-poin kunci yang membedakan pasar uang dan pasar modal, diantaranya:

  • Yang diperdagangkan di pasar uang, sekuritasnya jangka pendek. Sebaliknya, di pasar modal, sekuritasnya jangka panjang
  • Organisasi pasar modal lebih baik dibanding pasar uang
  • Transaksi di pasar uang dilakukan oleh Bank sentral seperti BI, bank komersial hingga lembaga non-bank. Sementara, di pasar modal, lembaga-lembaga yang terlibat seperti Bursa efek indonsia [BEI], bank komersial hingga lembaga non-bank lain
  • Potensi keuntungan di instrumen pasar modal lebih tinggi dibanding instrumen di pasar uang. Dengan kata lain, jika anda berinvestasi di pasar modal, potensi untungnya besar sebaliknya, di pasar uang, potensi untungnya rendah.

4 Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Pasar Modal dan Pasar Uang

Selain pengertian dan perbedaan yang sudah saya jelaskan diatas, ada juga empat hal penting yang harus anda ketahui tentang topik ini, diantaranya:

1. Baik pasar uang dan pasar modal adalah bagian dari pasar keuangan dalam pengertian yang lebih luas

Tujuan utama dari pasar keuangan adalah untuk menyalurkan dana dari satu lembaga ke lembaga lain dan untuk dapat untung dari kegiatan tersebut.

Dengan demikian, pasar keuangan berfungsi menstabilkan jumlah uang yang beredar dengan mekanisme pinjaman yaitu dana surplus disediakan oleh pemberi pinjaman kepada peminjam.

2. Berdampak pada kemajuan ekonomi

Keduanya dibutuhkan untuk memajukan ekonomi karena bisa memenuhi kebutuhan modal jangka pendek dan jangka panjang suaut perusahaan atau lembaga.

Disisi lain, pasar ini mendorong individu atau lembaga untuk menginvestasikan uang mereka agar dapat untung

3. Investor dapat memanfaatkan masing-masing pasar tergantung kebutuhan mereka

Ini sesuai dengan sifat pasar itu sendiri. Pasar modal misalnya, yang dianggap kurang likuid dengan pengembalian lama tapi risikonya lebih tinggi.

Sementara, pasar uang sangat likuid dengan pengembalian yang lebih rendah. Dengand emikian, pasar uang bisa dianggap sebagai aset yang aman.

4. Adanya inefisiensi atau penyimpangan

Namun, karena adanya anomali pasar atau inefisiensi sehingga beberapa poin diatas mungkin tidak berlaku.

Alasannya apa? Karena investor akan berusaha mencari peluang arbitrase lain agar bisa dapat return yang lebih tinggi.

Penutup

Dari penjelasan diatas dapat diambil kesimpulan kalau pasar modal lebih beresiko dibanding pasar uang. Risiko dalam hal ini bisa berarti untung besar termasuk ruginya.

Sementara Pasar uang tidak terlalu berisko dibanding pasar modal meski dalam hal potensi keuntungan, pasar modal lebih menjanjikan.

Artinya, investor harus mempelajari pro dan kontra masing-masing instrumen keuangan dan kondisi pasar yang ada sebelum meletakan uangnya untuk jangka pendek atau jangka panjang.

Jika punya masukkan, tanggapan atau ada hal lain yang mau disampaikan terkait postingan ini, silahkan tinggalkan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang perbedaan pasar uang dan pasar modal. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar