Perbedaan Gramatikal dan Leksikal Serta Contohnya

Dalam linguistik, ada dua jenis makna kata yang umum ditemui gramatikal dan leksikal. Dan keduanya kadang membingungkan banyak orang.

Bahkan, dalam beberapa kasus, keduanya diartikan sebagai sesuatu yang mirip. Padahal perbedaan keduanya cukup kontras.

Leksikal merujuk pada makna sebenarnya dari suatu kata yang bisa dilihat di kamus. Misalnya, ibu, makan dan minum.

Sementara, gramatikal lebih merujuk pada tata bahasa dari suatu kata. Contohnya rumah duka, perumahan, pemukiman dan lain sebagainya.

Dengan demikian, gramatikal merujuk pada makna dasar kata, yang dapat mengalami perubahan menjadi makna yang baru.

Tapi, apa sih perbedaan kalimat gramatikal dan leksikal? Apakah ada persamaannya? Bagaimana mengetahui suatu kalimat itu leksikal atau gramatikal? Simak artikel ini sampai habis.

1. Apa itu Gramatikal?

Urutan Penomoran Karya Tulis Ilmiah, Skripsi, Tesis, Artikel, Monograf dan Contohnya
Gambar via science.org

Secara linguistik, Gramatikal dalam KBBI adalah sesuai dengan tata bahasa atau menurut dengan tata bahasa.

Istilah tersebut berasal dari kata Gramatika yang berarti tata bahasa. Yang kemudian terbagi dalam beberapa jenis, seperti:

  • Gramatika diakronis adalah tata bahasa yang meliputi berbagai zaman dalam perkembangan suatu bahasa
  • Gramatika sejarah adalah tata bahasa yang bercorak diakronis dan komparatif yang menunjukkan bagaimana perkembangan sistemnya dari mula hingga zaman tertentu
  • Gramatika sinkronis adalah tata bahasa yang hanya meliputi satu zaman tertentu dari satu bahasa
  • Gramatika stilistika adalah tata bahasa yang meliputi kebiasaan atau ungkapan dalam pemakaian bahasa yang mempunyai efek kepada pembacanya atau menyelidiki pemakaian bahasa dalam hubungannya dengan gaya bahasa
  • Gramatika tradisional adalah tata bahasa yang didasarkan tata bahasa Latin dan atau Yunani

Dari penjelasan diatas, secara teknis kalimat gramatikal adalah kalimat yang disampaikan berdasarkan urutan kata dan isyarat gramatikal lainnya.

Karena itu, dalam beberapa kasus, ia disebut juga kalimat struktural. Dan tentu saja, atas alasan ini, ia dibedakan dengan kalimat leksikal, yang disebut denotasi, yang diartikan secara individual.

Baca Juga:

Artinya, kata-kata yang dikelompokan secara acak memiliki makna sendiri kecuali jika kata-katanya terjadi secara tidak sengaja.

Misalnya, masing-masing kata memiliki makna leksikal pada tingkat kata, seperti yang ada pada kamus, tetapi tidak menyampaikan makna tata bahasa sebagai sebuah kelompok.

Gramatikal mewakili bagian dari tata bahasa yang secara langsung dikontraskan dengan leksikal. Dan ini sudah dibuktikan dalam berbagai studi mulai dari aphasiological, linguistik dan psikolinguistik.

2. Apa itu Leksikal?

Urutan Penomoran Karya Tulis Ilmiah, Skripsi, Tesis, Artikel, Monograf dan Contohnya
Gambar via wired.com

Di KBBI, leksikal punya tiga pengertian dasar. Pertama, berkaitan dengan kata, kedua berkaitan dengan leksem dan ketiga berkaitan dengan kosakata.

Dari pendapatan diatas, maka ada tiga unsur dalam leksikal yakni kata, leksem dan kosakata dengan penjelasan sebagai berikut:

  • Kata adalah unsur bahasa yang diucapkan atau dituliskan yang merupakan perwujudan dari kesatuan perasan dan pikiran yang dapat digunakan dalam bahasa; ujar atau bicara; morfem atau kombinasi morfem yang oleh bahasawan dianggap sebagai satuan terkecil yang dapat diujarkan sebagai bentuk yang bebas; atau satuan bahasa yang dapat berdiri sendiri, terjadi dari morfem tunggal, misalnya batu, rumah dan datang atau mungkin gabungan beberapa morfem misalnya pejuang, pancasila, mahakuasa dan lain sebagainya
  • Leksem adalah satuan leksikal dasar yang abstrak yang mendasari pelbagai bentuk kata; atau satuan terkecil dalam leksikon atau lema
  • Kosakata adalah perbendaharaan kata. Misalnya, kosakata subteknis yang adalah kata atau frasa dari kosakata dasar yang digunakan dalam konteks teknis dengan makna khusus atau kosakata teknis yang adalah kata atau frasa yang digunakan sebagai istilah dalam bidang tertentu

Dari penjelasan diatas bisa diketahui kalau kalimat leksikal adalah arti atau makna dari sebuah kata atau leksem seperti yang muncul dalam kamus.

Atas alasan itu, dalam penggunaannya secara formal, ia sering disebut sebagai makna semantik, makna denotatif serta makna sentral.

Dan dengan demikian, leksikal berbeda dengan kalimat gramatikal diatas atau yang disebut makna struktural.

Dalam ilmu tata bahasa, ada satu cabang ilmu linguistik yang secara khusus mempelajari makna leksikal yang disebut semantik leksikal.

Dalam buku Foundations of Cognitive Grammar: Theoretical prerequisites (1987) yang ditulis oleh Ronald Langacker, semantik diartikan sebagai yang bersifat ensiklopedis.

Perbedaan Kalimat Gramatikal dan Leksikal Serta Contohnya

Lantas, apa sih perbedaan kalimat gramatikal dan leksikal? Apa saja contohnya? Jika penasaran, simak tabel dibawah ini:

Dasar perbedaanGramatikalLeksikal
PengertianGramatikal adalah kalimat yang sesuai dengan tata bahasa, yang bisa mengalami perubahan maknaLeksikal adalah kata yang artinya sesuai dengan apa yang ada di kamus
ProsesBerubah-ubah sesuai konteksArti yang sesungguhnya
SifatDinamisTetap
StatusMengalami proses gramatikalBerdiri sendiri
Contoh KalimatRumah dinas, rumah jabatan, rumah-rumah dan lain sebagainyaRumah: Bangunan tempat tinggal

Dari tabel diatas bisa diketahui kalau dua istilah di atas yakni gramatikal dan leksikal punya perbedaan yang signifikan satu dengan yang lain.

Misalnya, dari pengertiannya, gramatikal berarti kata yang sering berubah-ubah semenetara leksikal merujuk pada kata yang mempunyai arti sesuai kamus atau sebagaimana adanya.

Sifat kalimatnya juga tetap tapi tidak dengan gramatikal yang cenderung dinamis. Lantas, apakah kalimat leksikal dan kalimat gramatikal itu sama?

Jika gramatika merujuk pada tata bahasa, makna gramatikal adalah merujuk penggunaan tata bahasa itu sendiri.

Yang membingungkan mungkin ada pada contoh. Soal ini akan diulas secara terpisah lewat QnA dibawah dengan menggunakan tabel diatas.


FAQ

Beberapa pertanyaan yang mungkin akan diajukan terkait postingan ini bakal diulas dalam bentuk QnA di bawah, seperti:

1. Apa saja contoh kalimat gramatikal?

Kalimat gramatikal artinya sama seperti gramatikal. Hanya saja, dengan penambahan kata kalimat disitu, yang merujuk pada satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri.

Dengan demikian, kalimat gramatikal merupakan kalimat yang makna katanya bisa berubah-ubah seiring dengan proses pengimbuhan, pengulangan atau pemajemukan kata itu sendiri.

Namun dengan tetap menyesuaikan sama tata bahasa serta tetap terikat langsung dengan konteks pemakaian kata tersebut.

Dengan demikian, apabila merujuk pada pendapat tersebut, maka ada banyak sekali contoh kalimat gramatikal, seperti yang terlihat pada tabel dibawah ini:

Makna gramatikalContoh kalimat gramatikal
Peminum, minuman dan minum-minum1. Bea Cukai menyita beberapa peti minuman keras Ilegal
2. Tiap sore, kerjanya cuma minum-minum saja
3. Seluruh warga di kompleks ini tahu kalau ia peminum
Perumahan, merumahkan, rumah dinas, rumah duka1. Sejak terpilih jadi anggota DPR RI, ia kini tinggal di rumah dinas
2. Setiap jam, rumah duka itu tak pernah sepi dari pelayat
3. Sejak pandemi, banyak perusahaan sudah merumahkan karyawannya
3. Pemerintah tengah mendorong pembangunan kawasan perumahan murah

Intinya, kalimat gramatikal adalah kalimat yang didalamnya ada proses gramatikal yang terdiri dari pengimbuhan atau afiksasi, reduplikasi atau pengulangan kata serta pemajemukan kata.

2. Apa saja contoh kalimat leksikal?

Kalimat leksikal adalah kalimat yang mengandung makna dan arti yang sebenarnya, sebagaimana adanya, atau seperti yang ada dalam kamus.

Artinya, kalimat leksikal adalah kalimat yang bisa berdiri sendiri, tanpa harus melihat konteks keseluruhan dari kalimat tersebut.

Dan ada banyak sekali contoh kalimat leksikal, seperti yang terlihat pada tabel dibawah ini:

Makna LeksikalContoh kalimat Leksikal
MakanTono makan di samping Maman yang sedang main game
MinumTini makan di samping Tono yang sedang menangis
IbuIbu Norin sedang berjalan menuju ke warung untuk beli cemilan
PagiSetelah bangun pagi, ia selalu minum air putih

3. Apa saja ciri-ciri kalimat gramatikal dan kalimat leksikal?

Sebenarnya, dari pengertian masing-masing istilah di atas, sudah diketahui ciri-crii kalimat gramatikal dan leksikal itu seperti apa.

Agar jelas, berikut disajikan ciri-ciri kalimat gramatikal dan kalimat leksikal pada tabel dibawah ini:

Kalimat GramatikalKalimat leksikal
Makna katanya bisa berubah-ubahMengandung arti yang sebenarnya
Ada proses pengimbuhan, pengulangan atau pemajemukan kataSesuai dengan yang ada di kamus
Tetap menyesuaikan dengan tata bahasaBisa berdiri sendiri

Khusus untuk kalimat gramatikal, ciri-cirinya sendiri cukup umum yang bergnatung sama jenis gramatikal itu sendiri.

Misalnya, gramatikal morfologi, yang harus sesuai dengan kaidah morfologis atau berkaitan dengan bentuk kata.

Penutup

Jika sedang mempelajari terminologi linguistik, pasti salah satu materi yang akan didapat adalah term tentang makna kata.

Dan makna kata terbagi dalam dua jenis yakni makna gramatikal dan makna leksikal, sebagaimana yang sudah dijelaskan diatas.

Demikian artikel tentang perbedaan gramatikal dan leksikal serta contohnya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar