Perbedaan Bust, Length, Dress Length, Waist, Hips, Shoulder dan Sleeves

Ukuran baju wanita lebih kompleks dari pria sehingga munculah istilah seperti Bust, Length, Dress Length, Waist, Hips, Shoulder sampai Sleeves.

Lantas, apa sih arti setiap istilah diatas? Apa perbedaannya? Dan mengapa istilah-istilah di atas berbeda satu dengan yang lain?

Ada banyak alasan. Misalnya, dalam pengukuran torso vertikal atau horizontal, ada berbagai item yang dipertimbangkan mulai dari lingkar dada hingga pinggul.

Karena itu, sebelum beli pakaian, sebaiknya anda perhatikan ukurannya dengan tepat. Sebab bisa saja pakaian itu tidak cocok untuk anda.

Oleh karena itu, untuk anda yang sedang cari arti bust, length, dress length, waist, hips, shoulder dan sleeves serta artinya, simak artikel ini sampai habis.

Arti Bust, Length, Dress Length, Waist, Hips, Shoulder dan Sleeves

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan arti bust, length, dress, waist, hips, shoulder dan sleeves pada pakaian wanita beserta ukurannya, diantaranya:

1. Apa itu Bust?

Bust adalah istilah dalam bahasa Inggris yang berarti lingkar dada untuk wanita dan model pengukurannya dilakukan dari bawah lengan kiri, lalu melingkar dan bertemu titik awal.

Dan ukurannya harus memenuhi ukuran dari dada yang sebenarnya. Biasanya, tukang jahit akan melakukan pengukuran dari tulang belikat di bawah ketiak dan dada.

Hasilnya dikonversi dalam satuan inci dan sentimeter. Dan untuk mengetahui ukuran pastinya, bisa dengan menggunakan pita atau meteran jahit dengan tetap mengenakan bra.

Setelah digunakan, nantinya ia akan menentukan ukuran yang cocok untuk atas, termasuk untuk gaun dan juga mantel.

Agar jelas, berikut disajikan beberapa ukuran untuk buat dimaksud, yakni:

  • Ukuran bust biasanya digunakan untuk ukuran pakaian yang dikenakan saat berbelanja, bagian bawah digunakan untuk bra atau pakaian dalam. Bisa ukur dari bawah, dengan memegang selotip sejajar dengan lantai lalu tarik. Dan ukuran tersebut bisa digunakan saat belanja bra. Hanya saja, untuk alasan tertentu, sebaiknya tetap beli satu atau dua inci atau sentimeter dari ukuran awal ini.
  • Untuk mengukur atasan overbust dilakukan di bagian atas bust, lalu ke bawah lengan, Ukuran jenis ini umumnya dipakai untuk jahit daripada untuk belanja. Dimana, penjahit bisa memilih ukuran pola berdasarkan pengukuran ini, allu menyesuaikannya.
  • Ukuran bust bisa merujuk pada tiga ukuran yakni underbust, overbust dan ukuran umum. Jika merujuk pada ukuran cup, maka biasanya terdiri dari konversi angka dan huruf. Untuk angka, mengacu pada ukuran pita, sementara huruf mengacu pada ukuran cup. Untuk asalan ini, angka atau huruf biasanya sedikit lebih tinggi dari ukuran awalnya

Hanya saja, umumnya, ukuran bust atau dada jika dikonversi dalam size code untuk pakaian pada umumnya, akan terlihat seperti tabel dibawah ini:

UkuranXSSMLXL
Bust atau lingkar dada74-7980-8586-9192-9798-104

2. Apa itu Length?

Jika bust mengacu pada lingkar dada, maka lenght ini merujuk pada ukuran panjang baju. Dan karena postur wanita itu beda-beda, maka diperlukan satu standar.

Umumnya, untuk mengetahui panjang baju yang dikenakan maka akan diukur dari pundak sampai ke bagian paling bawah dari baju tersebut.  

Baca Juga:

Istilah length juga kadang digunakan secara bergantian dengan dress length. Lantas, apakah length dan dress lenght merupakan istilah yang sama?

Secara umum ya tapi secara teknis tidak. Mengapa demikian? Karena panjang bisa mengacu pada pakaian biasa sementara dress length mengacu pada dress.

Dan dress sendiri adalah jenis pakaian wanita yang panjangnya secara umum dari lutut sampai ke bawah, bisa sampai ke kaki.

3. Apa itu Waist?

Waist secara harfiah diartikan sebagai pinggang. Dan jika merujuk pada ukuran pakaian wanita, maka waist diartikan sebagai lingkar pinggang.

Untuk mendapatkan ukuran lingkar pinggang yang tepat, maka harus diukur secara akurat di bagian atas pusar secara langsung.

Hanya saja secara umum, ukuran lingkar pinggang akan terlihat seperti tabel dibawah ini:

UkuranXSSMLXL
Waist atau lingkar pinggang60-6465-7071-7576-8081-85

4. Hips 

Hips secara harfiah diartikan sebagai panggul atau pangkal paha. Apabila istilah ini merujuk pada pakaian untuk wanita, maka hips mengacu pada ukuran pinggul.

Artinya, ini adalah ukuran secara menyeluruh untuk pinggul. Lantas, bagaimana cara mengukurnya? Dengan cara mengambil ukuran dari panggul paling lebar.

Lokasi panggul ini biasanya ada dalam jarak 7-8 inci dari pinggang. Jadi, silahkan ukurn sendiri untuk mengetahui berapa ukurannya.

Hanya saja, secara umum, ukuran pinggul rata-rata orang Indonesia terlihat seperti tabel dibawah ini:

UkuranXSSMLXL
Waist atau lingkar pinggang84-8788-9293-9899-105106-110

Selain empat istilah diatas, kadang juga ukuran baju wanita juga bisa dihitung berdasarkan beberapa cara lain, seperti:

  • Shoulder yang mengacu pada ukuran baju berdasarkan lebar bahu. Jadi, bisa hitung panjang bahu kiri sampai ke kanan berapa, nantinya akan dikonversi dalam angka
  • Sleeves yang merujuk pada ukuran baju dari bahu sampai ke lengan. Ini juga penting untuk mendapatkan ukuran yang pas

Shoulder adalah ukuran dari lebar bahu kamu. Ukuran bahu mulai dari bahu kiri sampai bahu kanan.

5. Sleeves

Sleeves secara eksplisit berarti lengan. Artinya, istilah ini merujuk pada ukuran pakaian dari bahu sampai ke lengan.

Mode pengukuran ini umum digunakan pada beberapa pakaian seperti gown, blus, jaket, sweater dan lain sebagainya.

Artinya, sepanjang pakaian tersebut menutupi lengan, maka harus diketahui ukuran lengannya. Lantas, mengapa ukuran slaves perlu diketahui?

Ada beberapa alasan. Pertama, panjang lengan manusia cukup variatif. Artinya, ada yang cenderung pendek, sedang sampai panjang.

Ini dipengaruhi oleh postur tubuh. Selain itu, lengan bisa sangat besar dan kecil, bergantung pada gaya lengannya. Sleeves sendiri punya banyak jenis, diantaranya:

  • Set-in sleeve yang adalah ukuran lengan yang tidak menyatu dengan kain korset alias ada lubang lengannya
  • Bell sleeves adalah jenis lengan yang dipasang di bahu dan lengan atas sehingga cenderung melebar ke bagian pergelangan tangan dan ketika dilihat bentuknya, sama seperti lonceng
  • Cap sleeves atau lengan topi adalah lengan yang cenderung pendek dan tidak terlalu panjang dari bahu dan ketiak
  • Kimono sleeves atau lengan komono adalah lengan baju yang, menyatu dengan korset pakaian dan tidak dijahit terpisah. Selain itu, umumnya lengan baju jenis ini cenderung lebar dengan lingkar yang seragam. Menariknya, lengan jenis ini umum ditemui pada jubah Cina dan bukan kimono Jepang, lepas dari namanya. Mengapa demikian? Karena kimono jepang biasnaya dijahit terpisah
  • Raglan sleeves adalah lengan baju yang memanjang dari garis leher pakaian dan bukan dari bahu. Sehingga, dari segi fleksibilitas, cenderung lebih baik. Karena itu, biasanya digunakan pada kaos bisbol
  • Bishop sleeves atau lengan uskup adalah lengan baju yang cenderung lebar dari bahu, sehingga memberikan ruang sampai ke manset
  • Butterfly sleeves yang mirip seperti lengan lonceng diatas tapi dengan bentuk menyerupai kupu-kupu. Ini terlihat dari bentuknya yang melebar dari bahu tapi tidak menutup lengan secara full
  • Flutter sleeves adalah lengan yang mirip dengan lengan kupu-kupu di atas tapi cenderung lebih pendek, lebar dan longgar
  • Dolman sleeves adalah lengan lebar dengan lubang yang menyempit sampai ke pergelangan tangan. Dalam beberapa kasus, lengan pakaian jenis ini disebut sleeves batwing karena tampilannya yang mirip dengan sayap
  • Puffed sleeves adalah lengan pakaian dengan jahitan di bahu dan cenderung terlihat bengkak di bagian tengah-tengahnya
  • Cape sleeves adalah lengan pakaian yang terlihat seperti jubah dimana kain menumpuk di bahu lalu melebar
  • Lantern sleeves adalah panjang yang terlihat mengembang di antara pergelangan tangan dan siku lalu bertemu lagi di sekitar pergelangan tangan
  • Balloon sleeves adalah jenis lengan pakaian yang terkumpul di bahu lalu mengembang dan berkumpul lagi di pergelangan tangan
  • Leg-of-mutton sleeves adalah lengan yang memiliki belahan di bagian tengah yang biasanya memperlihatkan bagian lengan
  • T-shirt sleeve adalah lengan yang cenderung lebih pendek dari set-in diatas dan panjangnya biasanya hanya dari bahu lalu ke tangan lengan atas

Sekalipun jenisnya ada banyak, tujuan umumnya dari sleves adalah untuk menutupi atau melindungi lengan dan bahu.

Artinya, keberadaan potongan pakain tersebut bisa menjauhkan dari sinar matahari sekaligus memberi kehangatan bagi pemakaiannya.

Diluar dari fungsi praktis di atas, gaya lengan yang berbeda bisa menambah siluet dan gaya pakaian yang pada akhirnya membantu menciptakan gerakan dan struktur yang lebih baik.

Penutup

Bagi wanita, terlebih yang suka fashion, mengenal berbagai istilah di atas sangat penting. Tujuannya adalah untuk mendapatkan jenis pakaian yang cocok sesuai kebutuhan.

Disisi lain, bagi perancang busana, pengetahuan-pengetahuan dasar diatas bisa membantu menciptakan diversifikasi desain pakaian yang akan dibuat.

Demikian artikel tentang perbedaan Bust, Length, Dress Length, Waist, Hips, Shoulder dan Sleeves. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

5 pemikiran pada “Perbedaan Bust, Length, Dress Length, Waist, Hips, Shoulder dan Sleeves”

  1. Saya sangat memahami kekesalan anda. Saya sendiri punya website resep yang saya bangun dari nol sampai berkembang dan butuh waktu 10 tahun. Ketika saya ketik di google search, banyak konten dan foto website saya dicopy habis2an dan dimanipulasi, di edit, dicrop, di mirrored, diubah warna dll. Yang bikin saya semakin geram para plagiator itu masih tidak tahu malu memonetisasi konten hasil curian bahkan pelakunya salah satu website yg cukup populer di Indonesia. Setelah 9 tahun saya diam akhirnya tahun ini saya ambil legal action melalui DMCA copyright claims. 2 Channel YouTube sudah di taken down dan puluhan URL sudah dihapus atas claim saya. Anehnya masih ada yg berani menghubungi saya dan meminta saya cabut klaim dengan alasan tidak tahu dan tidak bermaksud. Sudah jelas mengambil hasil karya orang dan direkayasa sedemikian rupa dgn photoshop tentunya sadar dan tahu apa yang dia lakukan untuk menutupi kemiripan sekaligus menghindari dideteksi pemilik original. Menghadapi orang-orang opportunist dan manipulativ seperti mereka memang kita harus tegas. Terima Kasih sudah berbagi pengalaman. Semoga makin banyak kreator yang sadar dan berani menuntut haknya. Dan sukses untuk blog anda.

    Balas
  2. Terima kasih admin, penjelasannya sangat membantu saya yang lagi mengalami hal ini. Ingin menghubungi blog yang mengkopas, tapi tidak ada kontak sama sekali di blognya. Langkah awal menjadi sulit untuk komunikasi baik baik dengan pemilik blog yang copas artikel. Akhirnya saya coba melaporkannya sesuai petunjuk di blog ini. Semoga saja bisa disetujui.

    Balas

Tinggalkan komentar