Perbedaan Balada, Romansa, Ode, Elegi, Satire, Himne dan Epigram

Balada, romansa, ode, elegi, satire, himne dan epigram adalah jenis puisi baru jika dilihat dari proses pembuatan puisi.

Sementara, istilah puisi baru juga merujuk pada puisi modern. Lantas, apakah kedua istilah diatas adalah sama? Atau justru berbeda.

Pada dasarnya, puisi baru dan puisi lama adalah sama. Perbedaannya hanya ada pada periodisasi pembuatan puisi itu sendiri.

Yang mana, di Indonesia, periode puisi baru ini terdiri dari beberapa angkatan yang dimulai sejak tahun 1933 sampai 1970-an.

Mulai dari Pujangga Baru, angkatan 45, angkatan 53 sampai dengan angkatan 66. Sehingga, memunculkan jenis puisi baru berdasarkan proses pembuatannya seperti yang akan diulas di postingan ini.

Oleh karena itu, untuk anda yang sedang cari perbedaan Balada, Romansa, Ode, elegi, Satire dan Himne, simak artikel ini sampai habis.

1. Apa itu Balada?

Perbedaan Pantun, Gurindam, Syair, Mantra, Peribahasa dan Bidal
Gambar via wallpaperaccess.com

Balada, dalam KBBI, adalah sajak sederhana yang mengisahkan cerita rakyat yang mengharukan, kadang-kadang berupa nyanyian atau dinyanyikan, kadang juga berupa dialog.

Sebagai salah satu jenis puisi baru atau puisi modern, balada terdiri dari banyak baris, yang setiap baitnya terdiri dari empat baris.

Umumnya, baris pertama dan kedua memiliki rima dan tidak sebaliknya untuk baris setelahnya yakni tiga dan empat.

Baca Juga:

Pola puisinya sendiri cukup acak tapi mayoritas menggunakan pola A-A-B-C serta A-B-C-B. Hanya saja, balada yang ada sekarang ini mempunyai rima yang lebih bebas.

Karakter utama dari balada ada banyak chorusnya dengan akhir yang klimaks. Biasanya, chorus tersebut diletakan pada baris terakhir atau mungkin baris ketiganya.

Selain itu, chorus juga diulang beberapa kali di bait yang berbeda. Dan lewat penjelasan diatas, bisa diketahui beberapa ciri utama dari balada.

Pertama, soal alur cerita di dalam balada, kedua ada tokohnya dengan tiga bait dan di setiap baik memiliki 8 larik.

Untuk larik terakhir dari bait pertama dipakai sebagai refren, yang juga ditemui pada bait-bait selanjutnya dalam puisi.

2. Apa itu Puisi Romansa?

ungkapan kasih sayang
Gambar via demilked.com

Puisi romansa, yang kadang juga disebut puisi romance, adalah jenis puisi yang berciri khas tentang tindakan kepahlawanan, kehebatan serta keromantisan dengan latar historis dan imajiner.

Secara spesifik, ia bisa diartikan sebagai puisi yang isinya bercerita tentang kisah percintaan atau sesuatu yang bersifat romantis.

Ciri utama dari puisi romansa ada pada bahasa-bahasa romantis yang digunakan, yang diselingi dengan pertengkaran, perkelahian sampai dengan petualangan mencari cinta.

Atas alasan itulah, puisi romansa diartikan sama dengan puisi roman atau puisi yang berisikan cerita roman picisan. Dan mayoritas ceritanya hanya tentang kisah cinta. Artinya, tema utama dalam puisi adalah cinta.

Penulis biasanya mengungkapkan rasa kagum atau rasa sayang kepada seseorang. Dan seseorang yang dicintai tersebut adalah inspirasi utamanya.

Karena merupakan jenis puisi modern atau puisi baru, maka puisi romansa tidak terikat dengan aturan-aturan tradisional dalam penulisan puisi mulai dari rima, bait sampai larik.

3. Apa itu Ode?

Perbedaan Pantun, Gurindam, Syair, Mantra, Peribahasa dan Bidal
Gambar via publishingperspectives.com

Ode, dalam KBBI, adalah sajak lirik untuk menyatakan pujian terhadap seseorang, benda, peristiwa yang dimuliakan dan lain sebagainya.

Secara etimologis, kata ode berasal dari bahasa Yunani, yang berarti nyanyian. Disebut demikian karena umumnya disampaikan dalam bentuk nyanyian.

Dulunya, dilakukan dengan kelompok suara yang terdiri dari beberapa orang, dan dilengkapi dengan tarian dan komedi ala bangsawan Yunani Kuno.

Irama dalam puisi ode sangat panjang, tapi umumnya ditulis atau dibuat dalam bahasa-bahasa yang sopan, inspiratif, tulis dan imajinatif oleh sastrawan.

4. Apa itu Elegi?

Macam-Macam Jenis Puisi dan Contohnya: Puisi Lama, Baru dan Modern
Gambar via newyorker.com

Elegi, dalam KBBI adalah syair atau nyanyian yang mengandung ratapan dan ungkapan dukacita khususnya tentang ratapan soal peristiwa kematian.

Hanya saja, elegi juga dipraktekkan untuk beberapa situasi lain misalnya, pengalam-pengalaman pahit, peristiwa tragis, kemalangan dan keadaan lain yang dialami di masa lalu.

Meski demikian, secara umum, ia dipahami sebagai puisi yang menggambarkan atau menunjukkan perasaan kehilangan dari seseorang.

Dalam sejarahnya, puisi jenis ini sudah ada di Yunani Kuno dan Romawi. Pada saat itu, bentuk elegi lebih kompleks.

Dimana ia berisikan tentang cinta, peperangan, dan juga kematian. Pada abad ke-16, Elegi umum digunakan sebagai ratapan atas kematian seseorang dan praktik ini terus dipertahankan sampai sekarang.

Intinya, elegi adalah salah satu jenis puisi modern atau puisi baru yang isinya menggambarkan tentang kehilangan, kesedihan atau tangis.

5. Apa itu Satire?

Perbedaan Novel, Novelet, Novella, Cerpen, Cerbung dan Roman
Gambar via creativebloq.com

Satire, yang kadang juga disebut satir, merujuk pada gaya bahasa yang dipakai dalam kesustraan untuk menyatakan sindiran terhadap suatu keadaan atau seseorang.

Karena isinya demikian, maka satire ini juga kadang disebut dengan istilah lain yang lebih awam seperti sindiran atau ejekan.

Secara etimologis, satire berarti Kritikan atau kecaman tajam yang ditujukan kepada seseorang atau kejadian tertentu, dari istilah Satura dalam bahasa Latin.

Jika dibuat dalam bentuk puisi, umumnya berisikan tentang kecaman atau ketidakpuasan penyair dengan keadaan sosial, politik atau ekonomi.

Dengan demikian, satire bisa dianggap sebagai majas yang dibuat untuk tujuan menyindir, baik halus maupun secara langsung.

6. Apa itu Himne?

Perbedaan Novel, Novelet, Novella, Cerpen, Cerbung dan Roman
Gambar via Pinterest

Himne, yang kadang juga disebut gita puji dalam KBBI berarti nyanyian pujaan kepada Tuhan dan lain sebagainya.

Hanya saja, dalam praktiknya, puisi baru jenis ini juga bisa dibuat untuk ditujukan kepada individu yang jadi inspirasi, tokoh utama, pahlawan atau sesuatu yang dianggap mulia dan dihormati.

Atas alasan itu, himne banyak dipakai sebagai salah satu nyanyian formal dalam organisasi, almamater, kelompok atau institusi tertentu.

Dengan demikian, lirik dalam himen mengandung doa, harapan, perjuangan, pengingat, rasa syukur, kesan-kesan sakral dan agung.

Ciri utama dari himne adalah liriknya yang umumnya dinyanyikan tapi temponya sangat lambat, dengan nada yang umum dan mudah dipahami.

7. Apa itu Epigram?

Perbedaan Pantun, Gurindam, Syair, Mantra, Peribahasa dan Bidal
Gambar via designyourway.net

Epigram, dalam KBBI, memiliki dua pengertian dasar, yakni:

  • Syair atau ungkapan pendek yang mengandung gagasan atau peristiwa yang diakhiri dengan pernyataan menarik dan biasanya merupakan sindiran
  • Peribahasa yang padat dan penuh kearifan, sering mengandung paradoks

Dari pengertian diatas bisa disimpulkan kalau epigram adalah jenis puisi baru yang umumnya berkaitan dengan pedoman hidup.

Istilah epigram sendiri diambil dari bahasa Yunani, Epigrama dengan arti yang sama yakni panduan, hikmah, petunjuk atau cerminan tingkah laku yang benar.

Dengan demikian, ciri utama dari puisi ini ada pada isinya yang bersifat pedoman sehingga bisa dijadikan petunjuk utama bagi orang yang mendengarnya.

Perbedaan Balada, Roman, Ode, Elegi, Satire, Himne dan Epigram

Lantas, apa sih perbedaan Balada, Romansa, Ode, Elegi, Satire, Himne dan epigram? Pasti penasaran, kan? Jika iya, simak tabel dibawah ini sampai habis.

PerbedaanBaladaRomansaOdeElegiSatireHimneEpigram
PengertianBalada adalah sajak sederhana yang berasal dari cerita rakyat yang mengharukanRomansa adalah puisi atau karya prosa lain yang menceritakan perasaan dan romantismeOde adalah sajak lirik yang isinya berupa pujian atau sanjungan kepada benda atau peristiwaElegi adalah syair atau nyanyian ratapan atau ungkapan duka citaSatire adalah sajak sindiran atau ejekan terhadap keadaan atau seseorangHimne adalah puisi yang umumnya dinyanyikan sebagai pujian atau penghormatan kepada tuhan, negara, pahlawan dan organisasiEpigram adalah ungkapan pendek yang berisikan gagasan yang diakhiri dengan simpulan menarik
Ciri-CiriMemiliki tokoh dan alur cerita serta bagian akhir larik bait pertama merupakan refren yang akan diulang pada bait berikutnyaKalimat puitis romantis, bertemakan tentang percintaan, berkaitan dengan ungkapan cita dan digambarkan secara tersiratMemiliki nada yang lembut, merupakan gaya puisi formal, dan isi puisi bersifat pujian atau sanjunganMayoritas isinya berkaitan dengan perasaan kehilangan, menggunakan lirik ratapan, strukturnya bebas formal dan seremonialTiap baris memiliki sintaksis yang sama, berisikan sindiran dan rapi simetrisBerisikan penghormatan dan dinyanyikanIsi puisi berisikan amanat, petunjuk dan pedoman hidup
JenisBalada masa kini dan Balada masa laluRomansa klasik dan romansa modern,Pindaric, horatian dan irregulerElegi pastoral, impersonal dan personalSatire Personal, Impersonal dan PastoralHimne organisasi, hymne gerejawi, hymne lembaga dan lain sebagainyaEpigram amanat, epigram petunjuk, epigram norma dan lain sebagainya

Perbedaan paling signifikan dari balada, romansa, ode, elegi, satire, himne dan epigram bisa dilihat dari ciri-cirinya.

Epigram misalnya, yang isi puisinya tentang manat, petunjuk atau norma kehidupan, yang kontras dengan elegi yang isinya tentang ratapan duka cita.

Disisi lain, dari segi jenis, ada banyak perbedaan diantara keduanya. Misalnya, Elegi dan satire yang terbagi dalam tiga jenis yakni personal, impersonal dan pastoral.

Sekalipun punya perbedaan semua jenis puisi diatas punya satu persamaan yakni merupakan bagian atau jenis dari puisi baru.

Penutup

Karena merupakan jenis atau bagian dari puisi baru, maka jenis-jenis puisi diatas tidak lagi terikat pada aturan-aturan tradisional dalam pembuatan puisi.

Mulai dari panjang rima, panjang kata, jumlah bait, larik sampai irama. Atas alasan itulah, dalam beberapa kasus, ia disebut sebagai puisi modern.

Demikian artikel tentang perbedaan Balada, Romansa, Ode, Elegi, Satire, Himne dan Epigram. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar