Silvanna Samaliwu Best investment on life is skill, trust, experiences, knowledge, passion, study case. You can success if you have been wide it [Investasi terbaik dalam hidup adalah keahlian atau kemampuan, pengetahuan, passion dan pengalaman dalam mempelajari akibat. Anda bisa sukses jika mengembangkan hal tersebut]

Perbedaan antara Sitemap.xml dan Sitemap.html, Sudah Tahu Belum?

4 min read

perbedaan antara sitemap.xml dan sitemap.html

Saya yakin, kalau anda punya blog, anda pasti pernah mendengar kata sitemap ini. Tapi tahukah anda kalau sitemap itu terbagi menjadi dua bagian? Yakni sitemap.xml dan sitemap.html?

Setiap blog atau situs web nampaknya wajib punya sitemap. Ini berfungsi untuk menyajikan daftar artikel dalam berbagai kategori dan tanggal postingan kepada pengguna dan kepada search engine.

Lantas, apakah ada dari anda yang tahu alasan mengapa situs perlu memiliki sitemap? Dan mengapa ini sepertinya wajib?

Seperti juga namanya, site dan map, yang menjadi peta konten di blog atau situs. Pemetaannya juga bukan dalam artian konvensional melainkan dalam bentuk list atau daftar.

Jika anda masih bingung perbedaan antara sitemap.xml dan sitemap.html, baca artikel ini sampai habis.

Sebab di artikel ini akan saya ulas tentang dua jenis sitemap di situs atau blog termasuk juga cara membuatnya.

Apa itu sitemap?

Sitemap punya banyak model. Namun setiap model ini ini memiliki fungsi yang sama. Umumnya, fungsi tersebut mengacu pada visualisasi konten blog dalam bentuk daftar.

Model visualisasi ini berisikan link arahan, yang dapat diklik oleh pengguna atau mengantar bot Google pada konten yang ditulis di dalam blog.

Dengan demikian, sitemap adalah jenis file yang berisikan daftar artikel yang ada pada sebuah blog atau situs yang dapat mengarahkan pengguna dan boot mesin telusur seperti Google.

Bagi boot mesin telusur, sitemap ini membantu mempercepat proses pengindeksan konten sehingga artikel lebih cepat terindeks di Search engine results page [SERPs].

Baca Juga : Situs Penyedia Gambar Gratis di Internet

Google sendiri mengartikan peta situs sebagai file dimana anda bisa memperoleh daftar halaman web dari situs atau blog sekaligus memberi tahu Google dan mesin pencari lainnya tentang organisasi konten di situs web anda.

Dengan kata lain, perayap mesin telusur seperti Googlebot bisa membaca file ini untuk mempermudah proses perayapan.

Jadi, peta situs ini perannya sangat penting bagi blog karena bisa memberi tahu Google mengenai daftar organisasi konten yang dimiliki.

Sitemap sendiri pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 sejak kemunculan situs web pertama di dunia.

Pada waktu itu, sitemap wajib ada pada sebuah website, karena berisikan halaman arahan yang mampu menavigasi pengunjung dengan mudah.

Seiring berjalannya waktu, sitemap kemudian dipecah menjadi dua jenis. Sementara, halaman arahan ini diubah menjadi kategori yang lebih fleksibel.

Meski demikian, sitemap ini tetap dibutuhkan oleh situs-situs sekarang ini, terlebih untuk situs publik atau pemerintah.

Sampai disini sudah paham, kan? Jika sudah paham mari lanjut pada dua jenis sitemap yang ada di blog, baik sitemap.xml dan sitemap.html serta perbedaannya.

Perbedaan antara Sitemap.xml dan Sitemap.html

Lantas, apa sih perbedaan antara sitemap.xml dan sitemap.html? Pasti penasaran kan? Berikut disajikan artikelnya untuk anda.

1. Sitemap.xml

Sebagaimana pengertian diatas, bahwa sitemap adalah daftar jenis konten didalam blog, diikuti ekstensinya.

Sitemap.xml adalah sitemap yang ada di dalam halaman blog anda dan berisikan kode-kode khusus yang mempermudah proses crawling yang dilakukan bot mesin pencari seperti Googlebot.

Jenis sitemap ini akan menyajikan semua detail konten yang ada didalam halaman blog, mulai dari tanggal postingan, kapan di publikasikan, kapan terakhir di modifikasi, siapa pembuatnya, apakah ini valid, apakah ini berbahaya, apakah ini menerapkan SEO yang baik dan lain sebagainya.

Baca Juga : Cara Daftarkan Blog WIX Di Google Search Console

Semua data-data itu akan diindeks oleh Google sebagai data-data awal sebelum memasukannya ke dalam basis data atau server mereka.

Setelah dimasukkan ke basis data, server Google kemudian menampilkannya di hasil pencarian apabila ada pengguna yang mengetikan kata kunci/kueri yang identik dengan daftar yang ada didalam sitemap.xml buatan anda.

Untuk itu, usahakan agar anda menerapkan strategi SEO yang baik sebelum mempublikasikan konten anda.

Mengapa? Sebab, URL adalah teks pertama yang akan dijadikan Google atau mesin perayap lain sebagai dasar penargetan keyword.

Maksudnya apa ya? Maksudnya adalah, bahwa URL yang anda masukan itu, wajib sekali untuk menyertakan keyword yang anda targetkan.

Dengan kata lain, sitemap ini bisa meningkatkan nilai SEO blog anda. Dan dari sinilah parameter keyword akan diukur sebelum masuk ke bagian dalam konten.

Di bagian dalam konten inilah akan terdapat teks, panjang konten, pengoptimalan konten, gambar, artikel terkait, halaman, kecepatan loading situs dan lain sebagainya.

Termasuk juga property lain seperti robots.txt, ads.txt, deskripsi blog, tag tajuk robot khusus dan lain sebagainya.

a. Cara membuat sitemap xml untuk blogger

Oh iya, perlu di ingat, sitemap.xml ini enggak bakalan di tampilkan kepada pengguna alias tersembunyi. Sebelum membuat sitemap pastikan dulu feed blog anda sudah diatur ke mode penuh.

Mode ini memungkinkan Googleboot memiliki akses untuk mengindeks semua laman yang ada di dalam blog anda.

Lantas bagaimana cara membuat sitemap.xml untuk blogger? Berikut langkah-langkahnya:

  • Silahkan masuk ke dashboard search console
  • Setelah itu pilih peta situs dan masukkan peta situs pada kolom kosong yang tersedia disebelah URL

Agar peta situs yang anda masukkan itu valid, anda bisa memilih beberapa kategori peta situs, antara lain:

  • sitemap.xml
  • atom.rss
b. Cara membuat sitemap xml di WordPress

Untuk anda yang menggunakan platform WordPress, anda bisa membuat peta situs dengan bantuan plugin semacam SEO by Yoast.

Soal ini sudah saya ulas pada salah satu artikel saya yang berjudul cara memasukkan peta situs di WordPress.

2. Sitemap.html

Berbeda dengan sitemap.xml, sitemap.html biasanya hanya berisikan daftar artikel didalam blog dan tidak termasuk data-data lain.

Sitemap ini hanyalah halaman arahan biasa, yang membantu pengunjung blog menuju artikel atau laman lain di blog dengan mudah dan praktis.

Dengan kata lain, sitemap.html diperuntukan sebagai navigasi yang membantu mengarahkan pengunjung ke daftar artikel.

Untuk versi HTMLnya bisa diatur sedemikian rupa sehingga terlihat menarik. Biasanya juga, pengaturannya berdasarkan kategori, tag, tanggal atau unsur-unsur lain.

Disamping itu, ada juga yang mengatakan kalau sitemap.html ini juga bisa meningaktkan visibilitas agar lebih ramah di mesin pencari.

Entahlah, apakah pernyataan ini benar atau tidak, yang jelas, sitemap ini berfungsi sebagai daftar rujukan saja, enggak lebih.

a. Cara buat sitemap.html di blogger

Untuk anda yang ingin buat sitemap HTML di blogger, silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini:

  • Silahkan buka dashboard blogger> lalu klik halaman> buat halaman baru
  • Pada halaman baru silahkan masukkan judul laman> lalu ganti dari Compose ke HTML
  • Setelah itu tempelkan kode sitemap.html milik anda

Jika bingung bagaimana cara membuat sitemap.html ini, anda bisa cari kode sitemap.html di Google atau klik saja tautan ini.

b. Cara membuat sitemap xml di WordPress

Jika anda menggunakan WordPress, anda bisa buat sitemap dengan bantuan Plugin. Ada beberapa plugin sitemap.xml yang saya rekomendasikan untuk anda pengguna WordPress, salah satunya adalah Google sitemap.xml

Jika plugin sudah di instal, anda tinggal ikuti langkah-langkah selanjutnya agar sitemap itu valid di blog WordPress anda.

Apakah blog butuh sitemap,xml dan sitemap.html?

Berdasarkan penjelasan diatas, bagi saya pribadi, setiap situs butuh sitemap ini. Dan sitemap yang wajib ada di blog adalah sitemap.xml karena sitemap ini secara khusus diperuntukan untuk mesin pencari.

Sementara, sitemap.html memiliki sedikit keluewasan. Dimana pengguna dapat memilih menempatkan sitemap jenis ini di blog atau tidak.

Penutup

Mungkin ada beberapa dari anda yang berpandangan bahwa sitemap ini enggak terlalu penting sekarang ini.

Lagian, alat navigasi ini sudah digantikan dengan kategori, yang terkesan lebih adaptif dan simple ketimbang halaman sitemap biasa yang kaku.

Bagi saya pribadi, pandangan ini agak keliru. Dari sudut pandang SEO, sitemap sangat diperlukan, baik itu sitemap.xml ataupun sitemap.html.

Demikian artikel tentang perbedaan antara sitemap.xml dan sitemap.hml. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

Silvanna Samaliwu Best investment on life is skill, trust, experiences, knowledge, passion, study case. You can success if you have been wide it [Investasi terbaik dalam hidup adalah keahlian atau kemampuan, pengetahuan, passion dan pengalaman dalam mempelajari akibat. Anda bisa sukses jika mengembangkan hal tersebut]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *