Penulisan Alamat Surat dan Paket Yang Benar Sesuai Kaidah Serta Contohnya

Penulisan alamat surat atau paket mungkin jadi tantangan tersendiri bagi beberapa orang meski tidak ada kaidah baku soal ini.

Artinya, contoh penulisan alamat surat atau contoh penulisan alamat paket dibawah ini hanya merujuk pada cara penulisan yang paling umum digunakan.

Tapi bukan berarti penulisannya tidak sesuai dengan tata bahasa. Lantas, bagaimana cara menulis alamat surat yang benar?

Atau bagaimana cara menulis alamat pengiriman paket atau ekspedisi yang benar? Jika penasaran jawaban dari berbagai pertanyaan diatas, simak artikel ini sampai habis.

Penulisan Alamat Surat dan Paket Yang Benar Sesuai Kaidah Serta Contohnya

Lantas, bagaimana penulisan alamat surat dan paket yang benar sesuai kaidah? Apakah ada contohnya? Berikut artikelnya untuk anda.

A. Penulisan alamat surat yang baik dan benar sesuai kaidah

Contoh Surat Permohonan Pindah Kuliah
Gambar via theatlantic.com

Surat menyurat tetap jadi sarana komunikasi yang masih populer sekalipun surat elektronik seperti email atau aplikasi pesan instan sudah mulai menjamur.

Artinya, penulisan surat sudah seharusnya jadi pengetahuan umum. Hanya saja, saat menulis surat, banyak orang yang masih bingung soal penulisan alamatnya seperti apa.

Untuk diketahui, pada surat, terlebih surat resmi atau formal yang dikirim antar instansi, alamat ini ditempatkan di luar atau amplop dan didalam atau pembuka.

Dalam beberapa kasus, apabila alamat sudah ditulis di awal secara lengkap, maka pada isi tidak perlu ditulis lengkap, karena sudah diwakili dengan kata di Tempat.

Lantas, bagaimana cara menulis alamat surat yang benar sesuai kaidah bahasa? Ikuti langkah-langkah dibawah ini:

1. Menulis alamat pada surat yang benar

Dalam penulisan alamat surat, sering dijumpai isinya seperti ini: Kepada Yth. Jika diperhatikan, tersebut kurang tepat. Mengapa demikian? Apa alasannya?

Pertama, penggunaan huruf kapital kata pertama dan kata kedua. Selain itu, ada juga tambahan titik (.) diakhir frasa tersebut.

Baca Juga:

Selain itu, informasi soal Yth secara tidak langsung sudah memberitahukan kepada karena istilah kepada dalam surat atau penggunaan lain menunjukkan kata depan untuk menandai tujuan orang.

Dan Yth. sudah mewakili hal tersebut. Lantas, bagaimana cara penulisan kepada dan Yth yang benar dalam penulisan alamat surat? Bisa lihat dibawah:

Kepada Yth. Susi Susanti
Jln Kasih sayang Nomor 33
RT 003 RW 3
Kampung Kesenangan

Tinggal ditulis dengan informasi sebagai berikut:

Yth. Susi Susanti
Jln Kasih Sayang Nomor 33
RT 003 RW 3
Kampung Kesenangan

Dan untuk menulis alamat tersebut, ada beberapa item yang harus diperhatikan, yakni:

  • Diakhir tulisan Yth dilengkapi dengan titik (titik)
  • Huruf besar digunakan diawal frasa sehingga menjadi Yth.
  • Tidak boleh menggunakan huruf besar semua alias YTH untuk singkatan Yang terhormat

2. Cara menulis gelar dan sapaan untuk orang didalam surat

Dalam beberapa kasus, apalagi itu surat formal, maka harus ditulis dengan gelar atau sapaannya yang umum ditulis untuk menentukan pangkat, jabatan atau penghargaan.

Hanya saja, apabila sudah menulis pangkat atau gelar, tidak perlu menulis sapaan seperti ibu, bapak dan seterusnya.

Mengapa demikian? Karena gelar sudah menunjukkan jabatan atau pangkat serta gelar akademiknya secara langsung, begitu juga sebaliknya.

Lantas, bagaimana cara menulis gelar sapaan untuk orang yang benar? Bisa lihat dibawah:

Yth. Ibu Susi Susanti, M.Pd.
Jln Kasih sayang Nomor 33
RT 003 RW 3
Kampung Kesenangan

Tinggal tulis menjadi seperti ini:

Yth. Ibu Susi Susanti
Jln Kasih sayang Nomor 33
RT 003 RW 3
Kampung Kesenangan

Atau, bisa juga dengan menggunakan surat formal, seperti ini:

Yth, Susi Susanti, M.Pd
Jln Kasih sayang Nomor 33
RT 003 RW 3
Kampung Kesenangan

Hanya saja, untuk contoh yang terakhir ini jarang digunakan kecuali untuk aktivitas surat-menyurat dalam lingkungan akademis atau sekolah.

Dengan melihat contoh penulisan gelar dan sapaan dalam alamat surat, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menulis informasi ini, diantaranya:

  • Informasi soal gelar atau jabatan bisa digantikan dengan informasi soal sapaan seperti Ibu atau Bapak
  • Penulisan gelar mengikuti pedoman pada umumnya dimana huruf pertama menggunakan huruf besar dan dipisah dengan tanda titik lalu diikuti dengan informasi soal jenis gelar yang diperoleh
  • Apabila nama dari orang yang akan menerima surat tidak memiliki gelar, penambahan sapaan diperbolehkan

3. Penggunaan huruf kapital

Setiap unsur nama dan informasi lainnya dalam penulisan alamat surat wajib menggunakan huruf kapital.

Artinya, huruf kapital ini digunakan untuk awal unsur kata dna tidak dibenarkan menulis huruf kapital semua atau sebaliknya.

Untuk contoh, berikut beberapa cara penggunaan huruf yang keliru dalam alamat surat:

YTH. IBU SUSI SUSANTI
JLN KASIH SAYANG NOMOR 33
RT 003 RW 1
KAMPUNG KESENANGAN

Atau, dalam beberapa kasus, terlihat seperti ini:

yth. ibu susi susanti
jln kasih sayang nomor 33
rt 003 rw 1
kampung kesenangan

Dengan demikian, dalam hal penggunaan huruf kapital, maka penulisan alamat surat yang benar akan terlihat seperti ini:

Yth. Ibu Susi Susanti
Jln Kasih Sayang Nomor 33
RT 003 dan RW 1
Kampung Kesenangan

Dengan demikian, agar tidak salah dalam penulisannya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan huruf besar di dalam alamat surat, diantaranya:

  • Setiap unsur kata dalam frasa tersebut diawali dengan huruf besar
  • tidak diperkenankan menggunakan huruf besar atau huruf kecil dalam penulisannya
  • Khusus untuk penulisan informasi alamat diperbolehkan pakai huruf besar untuk penelanan seperti RT atau rukun tetangga dan RW atau rukun warga, termasuk juga RT atau Rukun Kampung

4. Penggunaan huruf kapital

Setiap unsur nama dan informasi lainnya dalam penulisan alamat surat wajib menggunakan huruf kapital. Artinya, huruf kapital ini digunakan untuk awal unsur kata dna tidak dibenarkan menulis huruf kapital semua atau sebaliknya.

Untuk contoh, berikut beberapa cara penggunaan huruf yang keliru dalam alamat surat:

YTH. IBU SUSI SUSANTI
JLN KASIH SAYANG NOMOR 33
RT 003 RW 1
KAMPUNG KESENANGAN

Atau, dalam beberapa kasus, terlihat seperti ini:

yth. ibu susi susanti
jln kasih sayang nomor 33
rt 003 rw 1
kampung kesenangan

Dengan demikian, dalam hal penggunaan huruf kapital, maka penulisan alamat surat yang benar akan terlihat seperti ini:

Yth. Ibu Susi Susanti
Jln Kasih Sayang Nomor 33
RT 003 dan RW 1
Kampung Kesenangan

Dengan demikian, agar tidak salah dalam penulisannya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan huruf besar di dalam alamat surat, diantaranya:

  • Setiap unsur kata dalam frasa tersebut diawali dengan huruf besar
  • tidak diperkenankan menggunakan huruf besar atau huruf kecil dalam penulisannya
  • Khusus untuk penulisan informasi alamat diperbolehkan pakai huruf besar untuk penelanan seperti RT atau rukun tetangga dan RW atau rukun warga, termasuk juga RT atau Rukun Kampung

5. Posisi penulisan alamat

Pada umumnya, alamat ditulis didalam dan diluar amplop. Misalnya, di dalam surat, biasanya ada di awal surat. Untuk kasus ini, tinggal tulis dengan mengikuti pedoman yang ada diatas.

Agar jelas, berikut pedoman penulisan alamat didalam dan diluar amplop:

  • Saat menulis alamat di dalam amplop atau surat, diperbolehkan untuk menulis alamat secara singkat saja. Karena itu, ada informasi ditempat diakhir alamat
  • Untuk penulisan alamat lengkap ada di luar amplop. Jadi, ikuti saja format yang ada pada umumnya

6. Penggunaan tanda baca dalam alamat surat

Secara tidak langsung, dari berbagai contoh yang ada diatas sudah menunjukkan kalau alamat surat ini bukanlah kalimat sehingga tidak perlu menggunakan koma untuk memisahkan setiap unsurnya dalam perincian.

Jadi, dalam hal tanda baca, tidak diperlukan menggunakan tanda koma di akhir setiap alamat surat, yang terlihat seperti ini:

Yth. Ibu Susi Susanti.
Jln Kasih Sayang Nomor 33,
RT 003 dan RW 1,
Kampung Kesenangan.

B. Penulisan alamat paket yang baik dan benar serta contohnya

Penulisan Alamat Surat dan Paket Yang Benar Sesuai Kaidah Serta Contohnya
Gambar via goshippo.com

Pada dasarnya, menulis alamat surat itu sama dengan paket. Hanya saja, dalam praktiknya, penulisan alamat pada paket atau ekspedisi harus lengkap dan detail.

Hal ini disebabkan oleh banyak faktor. Misalnya, pembangunan di wilayah itu, lokasi kompleks yang terlalu luas atau mungkin orang dengan nama yang sama dan tinggal di lingkungan tersebut.

Awalnya, penulisan alamat surat juga sama seperti paket terlebih saat surat masih jadi alat komunikasi antar orang.

Tapi karena saat ini surat menyurat hanya ditujukan dari instansi ke instansi atau individu ke lembaga, maka biasanya tidak perlu ditulis.

Karena instansi atau lembaga punya kantor tetap. Selain itu, surat tersebut bisa diberikan kepada pegawai atau petugas yang ada di depan.

Oleh karena itu, untuk anda yang sedang cari cara penulisan alamat paket atau cara penulisan alamat ekspedisi yang benar, simak artikel ini sampai habis.

1. Menulis alamat penerima paket

Dalam penulisan alamat penerima paket, maka harus menulis detail alamat dengan jelas seperti saat menulis untuk alamat surat di atas.

Agar jelas, berikut disajikan beberapa poin-poin untuk penulisan alamat penerima paket yang benar, diantaranya:

  • Nama harus ditulis sejelas-jelasnya. Jika diperlukan, boleh menggunakan sapaan akrab untuk orang tersebut. Misalnya, apabila namanya adalah Susi Susanti, maka boleh pakai sapaan seperti Ibu Non atau sapaan lain
  • Alamat harus ditulis dengan detail mulai dengan format khusus ke umum. Jadi, haus tulis dulu dari nama jalan, tempat, nomor rumah, RT, RW (RT), nama dusun, desa atau kelurahan, kecamatan, kota atau kabupaten dan nama provinsi
  • Dalam penulisan alamat paket, wajib menggunakan kode pos yang digunakan untuk pemilahan alamat sekaligus mempermudah kurir untuk memisahkan paket berdasarkan kodenya
  • Disertai dengan nomor telepon orang yang menerima paket. Nomor telepon ini bisa termasuk nomor WA, yang dalam beberapa kasus, sangat berguna bagi kurir karena mereka bisa mendapatkan lokasi real time apabila sulit menemukan alamat yang sesuai

Dengan melihat poin-poin diatas, maka penulisan alamat paket yang benar seharusnya terlihat seperti ini:

Penerima: Supadi Sulistyo (Cak Abli)
Jln. Petilasan No 33, RT 002, RW 033, Desa Anjungan, Kecamatan Sanjungan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Kodepos 65167
Nomor Telp: 0812 xxxx xxxx

Dalam beberapa kasus, untuk informasi jalan, tidak perlu dipisah pakai tanda koma. Sebab ada informasi sebelum angka seperti RT RW.

2. Menulis alamat pengirim paket

Sebenarnya, saat menulis alamat untuk mengirim paket, caranya sama seperti saat menulis alamat paket yang sudah dijelaskan diatas.

Dengan demikian, item yang sudah disebutkan diatas wajib disertai. Hanya saja, khusus untuk informasi ini, maka ada tambahan dua dua item, yakni:

  • Toko pengirim atau nama lengkap pengirim. Dalam beberapa kasus, mungkin harus disertai dengan informasi soal barang dan invoice
  • Informasi pengirim seperti nomor telepon pengirim. Ini sangat berguna bagi kurir yang bisa digunakan oleh mereka untuk menginformasikan apabila alamat yang tertera di paket tidak ditemukan

Dengan demikian, apabila mengikuti panduan yang ada diatas, saat menulis alamat paket dari sisi orang yang mengirim paket, seharusnya terlihat seperti ini:

Pengirim: Mafia Store
Jl. Rajawali No 33, RT 003, RW 004, Desa Anjungan, Kecamatan Sanjungan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Kode Pos 17540
Nomor Telp: 0813 xxxx xxxx

Hanya saja, jika pembelian dilakukan menggunakan marketplace maka penjual bisa cetak alamat paket dan fitur ini sudah disediakan langsung oleh toko online tersebut.

Misalnya, pada tokopedia, setelah dapat notifikasi penjualan atau checkout, tinggal buka aplikasinya, klik pada notifikasi, lalu klik opsi menu Siap Dikirim.

Nantinya, setelah menu siap dikirim terbuka, klik tiga titik yang ada di pojok kanan atas, lalu pilih cetak label.

Cetak label ini berisikan berbagai informasi salah satunya soal alamat penerima paket. Dengan demikian seller tidak perlu tulisa alamat tersebut secara manual.

3. Posisi penulisan alamat untuk packing dokumen dan surat

Untuk posisi penulisan alamat packaging atau packing dokumen termasuk surat boleh menggunakan format seperti yang ada pada gambar dibawah ini:

Penulisan alamat paket yang baik dan benar serta contohnya
Gambar via pluginongkoskirim.com

Disisi lain, apabila yang dikirim bukanlah surat sehingga tidak memungkinkan untuk menggunakan dua posisi diatas, maka tetap pakai format yang sama pada kardus atau box sehingga terlihat seperti gambar dibawah:

Penulisan alamat paket yang baik dan benar serta contohnya
Gambar via pluginongkoskirim.com

Dengan demikian, pojok kanan atas pada kardus atau packing diisi dengan alamat sementara pada pojok kiri bawah adalah informasi soal pengirim paket tersebut.

Penutup

Menulis alamat surat menyurat dan alamat paket sebenarnya cukup mudah. Apalagi jika alamat tersebut adalah gedung atau perkantoran yang memang posisinya diketahui dengan pasti.

Yang menyulitkan apabila alamat tersebut ditujukan kepada orang pribadi yang tinggal di kawasan padat penduduk.

Karena itu, agar memudahkan kurir dalam proses pengiriman, sebaiknya disertai dengan informasi soal sapaan atau panggilan akrab dan nomor telepon.

Demikian artikel tentang penulisan alamat surat dan paket yang benar sesuai kaidah serta contohnya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

5 pemikiran pada “Penulisan Alamat Surat dan Paket Yang Benar Sesuai Kaidah Serta Contohnya”

Tinggalkan komentar