Pengertian Tumbuhan: Ciri-Ciri, Fungsi, Manfaat, Jenis dan Contoh

Istilah tumbuhan merujuk pada berbagai macam organisme hidup, baik yang ada di darat atau di laut, yang termasuk dalam kerajaan plantae.

Sama seperti tanaman yang telah dibudidayakan manusia dimana tumbuhan juga bisa membuat makanannya sendiri.

Sehingga, mereka sangat berbeda dengan makhluk hidup lain yang harus berburu untuk mencari makanannya.

Diperkirakan, sampai hari ini, ada lebih dari 300.000 spesies tumbuhan dari berbagai kategori mulai dari rumput, pohon dan semak.

Dan semuanya memiliki peran sentral dalam ekosistem karena bisa menghasilkan oksigen yang sangat diperlukan oleh semua makhluk hidup.

Tapi apa sih yang dimaksud dengan tumbuhan? Apa fungsinya? Apa saja jenis-jenis tumbuhan? Apa saja ciri-cirinya? Jika penasaran, simak artikel ini sampai habis.

Pengertian Tumbuhan

Pengertian Tumbuhan

Dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), tumbuhan punya tiga pengertian dasar yakni (1) sesuatu yang hidup, (2) tumbuh-tumbuhan dan (3) makhluk hidup yang berinti sel dan mengandung klorofil.

Lantas, apa sih arti tumbuhan yang sebenarnya? Secara umum diartikan sebagai organisme yang memiliki klorofil, yang digunakan untuk mengubah energi matahari menjadi makanan melalui proses fotosintesis.

Tumbuhan memiliki daun, batang, akar, dan bunga yang digunakan untuk menyerap nutrisi dan mendukung pertumbuhan.

Baca Juga:

Beberapa tumbuhan juga memiliki sistem reproduksi yang memungkinkan mereka untuk berkembang biak.

Dalam biologi, tumbuhan adalah salah satu eukariota atau organisme yang punya inti asli, dalam kerajaan plantae.

Karena itu, ia kadang juga disebut sebagai embriofita yang didalamnya termasuk tumbuhan vaskuler, lumut dan lain sebagainya.

Intinya, tumbuhan adalah sesuatu yang posisinya sangat penting dalam ekosistem karena bisa menunjang adanya kehidupan.

Ciri-Ciri tumbuhan

Pengertian Tumbuhan

Ada beberapa ciri utama dari tumbuhan sehingga dapat dibedakan dengan makhluk hidup lainnya, yakni:

1. Mampu Memproduksi makanan sendiri

Fotosintesis adalah pemanfaatan energi cahaya matahari atau cahaya buatan oleh tumbuhan atau bakteri untuk mengubah karbondioksida dan air menjadi karbohidrat.

Ciri inilah yang membuat tumbuhan disebut sebagai autotrof karena mereka bisa memproduksi makannya sendiri lewat proses fotosintesis tersebut.

Proses ini sendiri terjadi karena tanaman mampu menangkap energi lewat pigmen hijau atau klorofil yang ada didalam kloroplas dan menggunakan karbondioksida serta air untuk menghasilkan gula sebagai makan dan oksigen sebagai produk sampingannya.

Dan sebagai autotrof, maka tumbuhan sering ditempatkan pada rantai makanan yang pertama karena mereka adalah produsen yang menghasilkan makanan bagi organisme lain, termasuk hewan dan manusia.

2. Memiliki nukleus

Tumbuhan adalah eukariota yang mirip dengan hewan karena mereka memiliki nukleus yang terikat pada membran di dalam sel.

Nukleus sendiri adalah organel yang mengandung kromosom dan gen yang tersuspensi dalam sitoplasma sel.

2. Memiliki batang

Tumbuhan memiliki beberapa batang yang digunakan untuk menopang bagian atas tumbuhan seperti ranting, daun dan dalam beberapa kasus, buah.

Pada umumnya, ada dua sistem batang pada tumbuhan yakni sistem pucuk dan sistem akar yang bisa diidentifikasi dengan mudah.

3. Memiliki daun

Daun adalah bagian tanaman yang tumbuh berhelai-helai pada ranting dan biasanya berwarna hijau dan digunakan sebagai alat bernapas atau alat mengolah zat makanan.

Dengan demikian, pada tumbuhan, selain berfungsi untuk menangkap cahaya matahari juga bertindak untuk mengolah makanannya.

4. Memiliki akar

Akar tumbuhan adalah salah satu bagian penting yang menunjang agar tumbuhan tetap hidup dan bisa menopang bagian atas.

Selain sebagai penopang, akar jugalah yang jadi sumber bagi tumbuhan untuk mendapatkan air yang digunakan untuk memproduksi makannya sendiri.

Jenis-jenis tumbuhan

Pengertian Tanaman

Jika dilihat dari bentuknya, tumbuhan bisa dibedakan berdasarkan beberapa jenis, diantaranya:

1. Tumbuhan berbunga

Tumbuhan berbunga atau angiospermae adalah kelas dari tumbuhan berbunga yang memiliki sistem reproduksi yang unik.

Mereka memiliki bunga yang terdiri dari bagian-bagian seperti kelopak, mahkota, dan stamen yang berfungsi untuk menghasilkan biji.

Angiospermae merupakan kelas tumbuhan yang paling umum ditemukan di dunia, termasuk pohon, semak, tanaman herba, dan tanaman buah-buahan.

Mereka dibedakan dari kelas lain dari tumbuhan berbunga yaitu Gnetophyta, Cycadophyta, dan Ginkgophyta.

2. Tumbuhan gymnospermae

Gymnospermae adalah kelas dari tumbuhan yang termasuk dalam keluarga tumbuhan berbunga tanpa buah atau naked seed plants.

Gymnospermae memiliki sistem reproduksi yang unik, yaitu dengan menghasilkan biji yang tidak tertutup oleh buah atau kapsul.

Biji ini biasanya dikelilingi oleh daun yang disebut sarang biji atau konifer. Karena itu, dalam beberapa kasus, tumbuhan jenis ini disebut sebagai tumbuhan tak berbunga.

Atau bisa juga disebut sebagai tumbuhan yang berbunga tanpa buah karena tidak memiliki bunga yang sama seperti Angiospermae.

Untuk contohnya sendiri ada banyak mulai dari pohon pinus, cemara, ginkgo, gnetum dan lain sebagainya.

3. Tumbuhan pteridophyta

Tumbuhan Pteridophyta adalah kelas dari tumbuhan yang dikenal sebagai tumbuhan paku-pakuan atau tumbuhan berpembuluh.

Tumbuhan ini merupakan tumbuhan berpembuluh darat yang pertama yang muncul di bumi, sebelum munculnya tumbuhan berbunga dan tumbuhan berbiji.

Menariknya, tumbuhan satu ini punya pembuluh xilem dan floem yang berfungsi untuk menyalurkan air dan nutrisi.

Selain itu, pteridophyta tidak memiliki bunga atau biji sehingga reproduksi dilakukan melalui spora yang dikeluarkan oleh struktur reproduktif yang disebut sporangia.

Untuk contoh dari tumbuhan jenis ini ada banyak mulai dari fern, equisetum, lycopodium dan lain sebagainya.

4. Tumbuhan bryophyta

Bryophyta adalah kelas dari tumbuhan yang termasuk dalam golongan tumbuhan pembuluh darat yang pertama yang muncul di bumi seperti lumut, musk dan liverwort.

Tumbuhan satu ini punya sistem reproduksi yang unik dan berbeda dari tumbuhan paku-pakuan dan tumbuhan berbunga.

Mereka tidak memiliki batang atau daun yang berfungsi untuk menopang bagian atas tumbuhan, dan tidak memiliki pembuluh xilem dan floem yang berfungsi untuk menyalurkan air dan nutrisi.

Reproduksi pada tumbuhan bryophyta dilakukan melalui spora yang dikeluarkan oleh struktur reproduktif yang disebut sporangia.

5. Tumbuhan spermatophyta

Tumbuhan Spermatophyta adalah kelas dari tumbuhan yang dikenal sebagai tumbuhan berbiji yang termasuk dalam keluarga dengan sistem reproduksi melalui biji.

Hingga hari ini, para ahli membagi tumbuhan ini dalam dua kelas utama yakni Gymnospermae dan Angiospermae sebagaimana yang sudah dijelaskan diatas.

Tumbuhan Gymnospermae adalah tumbuhan yang menghasilkan biji yang tidak tertutup oleh buah atau kapsul sementara Angiospermae adalah tumbuhan yang menghasilkan biji yang tertutup oleh buah atau kapsul.

Beberapa contoh dari tumbuhan spermatophyta termasuk pohon pinus, cemara, ginkgo, gnetum, pohon, semak, tanaman herba, dan tanaman buah-buahan.

6. Tumbuhan paku-pakuan

Tumbuhan paku-pakuan adalah jenis tumbuhan memiliki daun yang berkembang dan sistem reproduksi unik yang disebut sporangium.

Dalam biologi, tumbuhan jenis ini sering disebut sebagai tumbuhan berpembuluh darat yang muncul sebelum tumbuhan berbunga dan tumbuhan berbiji.

Sama seperti bryophyta dimana tumbuhan paku-pakuan berpembuluh xilem dan floem yang berfungsi untuk menyalurkan air dan nutrisi.

Untuk contohnya sendiri ada banyak mulai dari fern, equisetum, lycopodium dan lain sebagainya.

7. Tumbuhan lumut

Tumbuhan lumut adalah tumbuhan yang tidak memiliki batang atau akar tetapi memiliki daun yang berkembang dengan sistem reproduksi unik yang disebut gemmae.

Ciri utama dari tumbuhan ini ada pada daun yang halus dan lembut, tidak memiliki batang yang kokoh dan tumbuh pada lingkungan lembab dan berair.

Karena itulah, tumbuhan lumut sering ditemukan di hutan hujan tropis, pegunungan atau daerah dengan curah hujan tinggi.

8. Tumbuhan hijau

Tumbuhan hijau adalah tumbuhan yang memiliki daun hijau dan dapat mengubah energi matahari menjadi energi kimia melalui proses fotosintesis.

Tumbuhan hijau memiliki pigmen chlorophyll yang menangkap cahaya matahari dan mengubahnya menjadi energi kimia yang digunakan untuk membuat makanan melalui proses fotosintesis.

Tumbuhan hijau dapat ditemukan di hampir semua ekosistem di dunia, mulai dari hutan hujan tropis hingga padang rumput dan taman-taman.

Mereka merupakan sumber makanan utama bagi banyak hewan dan merupakan komponen penting dalam ekosistem.

Selain daftar di atas, ada jenis lain dari tumbuhan dengan klasifikasi yang lebih umum seperti yang terlihat lewat tabel dibawah ini:

Jenis tumbuhanArti
Tumbuhan airTumbuhan air yang merupakan tumbuhan yang hidup di air atau yang siklus hidupnya berada di dalam air
Tumbuhan anualTumbuhan anual yang merupakan tumbuhan yang hidup hanya selama satu tahun atau satu musim
Tumbuhan apungTumbuhan apung yang adalah tumbuhan hidup mengapung di permukaan air
Tumbuhan apung bebasTumbuhan apung bebas yang merupakan tumbuhan air yang bebas mengapung
Tumbuhan berbiji terbukaTumbuhan berbiji terbuka yang merupakan kelompok tumbuhan berbiji yang bijinya tidak terlindungi di dalam bakal buah (gymnospermae)
Tumbuhan berpembuluhTumbuhan berpembuluh yang merupakan tumbuhan hijau yang memiliki sistem pembuluh yang jelas dan khas untuk menyalurkan zat makanan ke seluruh bagian tajuk dan metabolisme dari daun ke bagian lainnya
Tumbuhan berumah duaTumbuhan berumah dua yang merupakan tumbuhan yang bunganya hanya mempunyai benang sari atau putik
Tumbuhan berumah satuTumbuhan berumah satu yang merupakan tumbuhan yang bunganya mempunyai benang sari dan putik pada tumbuhan yang sama
Tumbuhan endemikTumbuhan endemik yang merupakan tumbuhan yang hanya tumbuh di suatu wilayah geografis tertentu
Tumbuhan endemisTumbuhan endemis yang merupakan tumbuhan yang terdapat pada wilayah tertentu saja
Tumbuhan hari panjangTumbuhan hari panjang yang adalah tumbuhan yang waktu berbunganya baru akan terjadi apabila mendapat penyinaran matahari lebih dari 12 jam
Tumbuhan hari pendekTumbuhan hari pendek yang adalah tumbuhan yang waktu mulai berbunganya dipercepat oleh penyinaran matahari kurang dari 12 jam
Tumbuhan inangTumbuhan inang yang adalah tanaman yang menjadi tempat hidup dan berkembangnya tumbuhan atau hewan lain sebagai parasit, misalnya pohon mangga sebagai inang tumbuhan picisan
Tumbuhan indikatorTumbuhan indikator yang adalah tumbuhan yang dapat menunjukan karakteristik khusus kondisi tanah atau daerah
Tumbuhan koniferTumbuhan konifer yang merupakan tumbuhan menyerupai runjung berdaun seperti jarum atau skala, biasanya berwarna hijau, dan merupakan penghasil utama resin dan terpentin
Tumbuhan layangTumbuhan layang yang adalah tumbuhan air yang bagian-bagian vegetatifnya secara permanen melayang dalam air
Tumbuhan pakanTumbuhan pakan yang merupakan tumbuhan yang dapat dijadikan pakan seperti rumput dan legum
Tumbuhan penggangguTumbuhan pengganggu adalah tumbuhan yang sifatnya pengganggu seperti yang terdapat pada gulma
Tumbuhan perenialTumbuhan perenial yang adalah tumbuhan yang dapat hidup beberapa tahun secara terus menerus
Tumbuhan polongTumbuhan polong yang merupakan tipe tumbuhan dari suku leguminosae, buahnya menyerupai cangkang kerang dan berisi biji seperti kacang Kapri [pisum sativum]
Tumbuhan semusimTumbuhan semusim yang adalah tumbuhan yang mempunyai daur hidup yang lengkap selama kurang dari setahun seperti tanaman jagung dan lain sebagainya
Tumbuhan tahunanTumbuhan tahunan yang adalah tumbuhan yang mempunyai daur hidup yang lengkap dalam waktu lebih dari dua tahun
Tumbuhan tebingTumbuhan tebing yang adalah tumbuhan yang berakar dalam tanah tebing
Tumbuhan voluntirTumbuhan voluntir yang adalah tumbuhan yang dihasilkan dari reproduksi alami dan bukan dari hasil perbanyakan atau yang ditanam manusia

Manfaat tumbuhan bagi manusia

Pengertian Tanaman

Tumbuhan memiliki berbagai manfaat bagi manusia, diantaranya:

1. Sumber makanan

Beberapa jenis tumbuhan dapat dikonsumsi oleh manusia. Bahkan beberapa diantaranya sudah dibudidayakan lebih lanjut untuk dijadikan alternatif pangan.

Istilah bisa di makan ini tidak saja merujuk pada makanan pokok tetapi juga makanan pelengkap seperti buah, sayur dan biji-bijian.

2. Obat-obatan

Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa adalah lebih dari 300.000 ribu jenis tumbuhan dimuka bumi dan sebagian bisa dimanfaatkan sebagai obat-obatan alami.

Misalnya, daun teh yang bisa dipakai untuk meredakan sakit kepala atau daun mint atau Peppermint yang bisa dipakai untuk meredakan mual termasuk akar ginseng yang bisa dipakai untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

3. Sumber oksigen

Tumbuhan bisa menghasilkan oksigen lewat proses fotosintesis yang perannya sangat sentral bagi makhluk hidup termasuk manusia.

Tanpa oksigen, kita tidak akan bisa hidup. Lebih menariknya lagi, jumlah oksigen yang dihasilkan tumbuh-tumbuhan sangat cocok untuk menunjang adanya kehidupan.

5. Penghijauan

Tumbuhan menambah warna dan keindahan lingkungan, serta membantu menjaga keseimbangan ekosistem secara langsung.

Coba bayangkan, seandainya bumi tanpa tumbuh-tumbuhan? Selain gersang, tentu tidak cocok ditinggali oleh manusia.

Selain itu, tumbuhan juga bisa menjaga suhu atau temperatur bumi sehingga lebih adem dan nyaman bagi makhluk hidup.

Selain daftar di atas, tumbuhan juga memiliki fungsi tambahan lain yang tak kalah pentingnya, seperti:

  • Bisa mengurangi polusi udara karena tumbuhan bisa mengubah karbon monoksida menjadi oksigen atau karbon dioksida
  • Mencegah perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia seperti industri, transportasi, limbah dan lain sebagainya
  • Menjaga kesehatan mental manusia karena memberikan kesejahteraan secara langsung serta bisa mengurangi stres dan kecemasan
  • Menjaga siklus air sebab air yang telah diserap akan dilepas ke atmosfer tapi dalam takaran yang cukup
  • Mampu menjaga kualitas tanah sebab akar pada tumbuhan dapat mencegah erosi atau kerusakanan pada tanah baik yang terjadi secara alamiah atau akibat aktivitas manusia.

Penutup

Peran tumbuhan terlampau besar bagi manusia karena itu, penting untuk menjaga, memelihara dan melakukan reboisasi.

Sebab tanpa tumbuh-tumbuhan, mungkin manusia tidak akan hidup sebab mereka adalah penyuplai primer dari nafas yang kita hembuskan setiap detik.

Demikian artikel tentang pengertian tumbuhan termasuk ciri-ciri, fungsi, manfaat, jenis dan contoh. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar