Pengertian Produktif dan Produktivitas: Jenis, Manfaat dan Contoh

Baik produktif dan produktivitas selalu merujuk pada proses atau cara menghasilkan, menciptakan atau membentuk sesuatu.

Sesuatu itu harus bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain dalam jangka waktu singkat atau mungkin akan dirasakan manfaatnya di masa mendatang.

Dan untuk menjadi produktif tidak harus bekerja banting tulang dari sore pulang malam, harus keluar keringat atau menghasilkan sesuatu yang kelihatan bentuk fisiknya.

Artinya, dengan berolahraga atau tidur siang pun termasuk kegiatan produktif karena bermanfaat bagi tubuh secara langsung.

Tapi, apa sih pengertian produktif? Apa maksud dari produktivitas? Apa saja jenis-jenisnya? Dan apa manfaat serta contoh dari produktif dan produktivitas?

Jika penasaran jawaban dari semua pertanyaan diatas, simak artikel dibawah ini sampai habis.

Pengertian Produktif dan Produktivitas

Baik produktif dan produktivitas adalah dua istilah yang saling terkait satu dengan yang lain. Hanya saja, tetap perlu dijelaskan pengertiannya secara terpisah, yakni:

1. Pengertian Produktif

Dalam kamus besar bahasa Indonesia [KBBI], produktif punya beberapa pengertian dasar, yakni:

  • Bersifat atau mampu menghasilkan dalam jumlah besar
  • Mendatangkan atau memberi hasil, manfaat dan sebagainya alias menguntungkan
  • Mampu menghasilkan terus dan dipakai secara teratur untuk membentuk unsur-unsur baru

Dalam pandangan awam, kegiatan yang bisa mendatangkan, menghasilkan, membentuk atau menciptakan sesuatu.

Sebagai kata proses, produktif tidak saja berhenti sampai disitu, tetapi dapat juga diartikan sebagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi diri sendiri dan orang lain terus menerus.

Secara umum, ada banyak faktor yang mempengaruhi produktivitas seseorang, diantaranya:

  • Pengetahuan yang dimiliki tapi pengetahuan tidak melulu dikorelasikan dengan pendidikan karena pengetahuan juga bisa didapat dari pengalaman. Dengan pengetahuan, orang bisa cari solusi atas masalah yang dihadapi, yang mungkin saja menghambat produktivitas
  • Keterampilan yang mengacu pada skill yang dimiliki. Dan ini penting karena tanpa keterampilan, anda tidak bisa menghasilkan apa-apa
  • Ketiga berkaitan dengan motivasi. Artinya, sekalipun pengetahuan dan keterampilan bagus, tapi kalau kurang motivasi bisa saja anda dianggap kurang produktif
  • Lalu ada sikap dan perilaku yang punya kaitan juga sama poin tiga diatas. Misalnya, sikap dan perilaku yang sulit menerima perubahan, menerima kritik dan saran juga bisa mempengaruhi produktivitas seseorang
  • Terakhir berkaitan dengan usia. Artinya, orang dengan usia 65 tahun ke atas dianggap tidak lagi produktif dibanding orang yang berusia 21 tahun ke atas.

2. Pengertian produktivitas

Charles Duhigg, dalam bukunya yang berjudul Smarter Faster Better (2016), menjelaskan dengan gamblang apa itu produktivitas, yakni:

Produktivitas adalah membuat pilihan tertentu dengan cara tertentu yang menggerakan seseorang dari hanya sibuk menjadi benar-benar produktif.

Jika dijabarkan lebih jauh, membuat pilihan tertentu dengan cara tertentu atau making certain choices in certain ways mengacu pada fokus saat melakukan sesuatu.

Baca Juga:

Sementara, hanya sibuk sehingga menjadi benar-benar produktif atau merely busy to genuinely productive dapat diartikan sebagai proses mensistematisasikan dan mengelola hidup.

Dengan demikian, dapat dipahami kalau produktivitas adalah metode atau cara untuk terus fokus dan membuat pekerjaan lebih sistematis dan terencana.

Jadi, agar seseorang bisa produktif, ia tidak boleh menunda-nunda satu pekerjaan sehingga ia punya lebih banyak waktu untuk melakukan pekerjaan lain.

Sementara, dalam KBBI, produktivitas yang merupakan bentuk tidak baku dari produktifitas adalah kemampuan untuk menghasilkan sesuatu, daya produktif atau keproduktifan.

Karena itu, saat berbicara produktivitas selalu dan akan selalu berbicara tentang bagaimana mendapatkan hasil yang diinginkan dengan sedikit waktu dan usaha.

Jenis-jenis Produktif

Dalam dunia kerja, produktif terbagi dalam tiga bentuk dasar. Bentuk inilah yang kemudian dikenal sebagai jenis produktif, diantaranya:

1. Drivers

Pengertian Produktif dan Produktivitas
Gambar via onlinegrad.syracuse.edu

Drivers adalah tipe produktif yang termotivasi untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Artinya, saat bekerja, mereka bisa menepis rangsangan dari luar dengan baik.

Hanya saja, mereka biasanya menyelesaikan pekerjaan tanpa memperhatikan aspek kualitatif dari pekerjaan tersebut.

Meski demikian ada sisi positif dari produktif jenis ini. Salah satunya adalah kemampuan untuk mencapai target secara teratur.

Kelemahannya ada pada faktor kualitatif tadi. Dimana, karena terlalu fokus pada satu sisi yakni pencapaian target, akan berdampak pada aspek lain yakni kualitas.

Prinsipnya ada pada target. Yang penting target kerja harian sudah tercapai, tanpa peduli kualitas dan kuantitas, anda sudah merasa cukup.

2. Drifter

Pengertian Produktif dan Produktivitas
Gambar via atlassian.com

Tipe produktif yang kedua adalah drifter yang mengacu pada penyelesaian dari satu tugas ke tugas lain tanpa memperhatikan jadwal atau jenis pekerjaan.

Dengan demikian, ada kemungkinan mereka punya dua jenis pekerjaan untuk kategori berbeda yang harus diselesaikan dalam satu waktu.

Di satu sisi, jenis produktif ini bisa menguntungkan sepanjang dua pekerjaan itu bisa diselesaikan sekaligus. Hanya saja, mayoritas ada satu yang terbengkalai alias tidak selesai.

Kalau pekerjaan sudah selesai, biasanya mereka akan selesaikan beberapa projek baru lagi sekaligus sampai jam kerja selesai.

3. Developer

Pengertian Produktif dan Produktivitas
Gambar via allbusiness.com

Terakhir ada developer yang cenderung terorganisir. Artinya, mereka biasanya secara temporer menyelesaikan pekerjaan demi pekerjaan di waktu yang berbeda.

Dengan demikian, pekerjaan lain akan diselesaikan lebih dulu sebelum ambil pekerjaan yang baru.

Tipe produktif ini pandai memanajemen waktu dan cenderung disiplin. Yang paling menarik dari tipe ini ada dalam penyelesaian masalah.

Artinya, jika ada masalah yang ditemui saat menyelesaikan pekerjaan, mereka dapat dengan cepat mengatasinya.

Selain itu, mereka dapat dengan mudah belajar dari pengalaman yang dilakukan. Sehingga, pengalaman dan wawasan mereka lebih cepat berkembang.

Manfaat Produktif

Ada banyak manfaat menjadi produktif, diantaranya:

  • Bisa menghasilkan sesuatu entah itu barang, jasa, produk digital lain sebagainya
  • Mendapatkan pengetahuan baru setelah melakukan kegiatan-kegiatan produktif
  • Melatih semangat dan motivasi dalam bekerja atau melakukan aktivitas lainnya

Tiga manfaat diatas mungkin terbatas pada manfaat personal. Artinya, konteks manfaat ini akan berbeda jika anda produktif saat kerja.

Dalam dunia kerja, produktif selalu diasosiasikan dengan penyelesaian pekerjaan sesuai target dan bekerja sesuai kemampuan serta jam kerja.

Cara Menjadi Produktif dalam Hidup

Pengertian Produktif dan Produktivitas
Gambar via money.com

Tiap manusia punya waktu yang sama dalam sehari. Dan jika ingin produktif, maka tinggal memanfaatkan waktu tersebut sebaik mungkin.

Salah satu caranya adalah dengan menciptakan kebiasaan yang positif dan membentuk target-target kecil yang harus dicapai.

Artinya, menjadi produktif bukan menyelesaikan satu pekerjaan yang sebenarnya tidak akan pernah selesai tetapi bagaimana membuat suatu pekerjaan jadi lebih mudah.

Dan untuk menjadi produktif, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti:

1. Cari kegiatan apa yang membuat anda produktif

Pertama dan paling penting adalah mencari kegiatan atau aktivitas yang membuat anda semangat bekerja sehingga menjadi produktif.

Mengapa ini penting? Karena jika memang ingin meningkatkan produktivitas, maka pikirkan hal apa yang mendorong anda melakukan pekerjaan tersebut secara langsung.

2. Pelajari cara orang lain menjadi produktif

Pada dasarnya, setiap manusia ingin sukses dengan sedikit usaha. Tapi, apakah sedikit usaha itu punya korelasi yang sama dengan produktivitas?

Tentu. Karena itu, penting untuk mencari dan menemukan model produktivitas apa yang menurut anda efektif.

Jadi, sangat penting untuk mencari contoh orang yang menurut anda produktif dan pelajarilah kebiasaan yang sering dilakukannya.

3. Ubah produktivitas menjadi kebiasaan

Cara terakhir adalah dengan mengubah semua kegiatan yang produktif tersebut menjadi kebiasaan. Dengan demikian, secara tidak sadar, anda akan selalu berusaha menjadi produktif dalam hidup.

Memang sih agak sulit apalagi di tahap-tahap awal. Karena itu, untuk membantu anda tetap produktif, tentukan skala prioritas dari kegiatan yang dilakukan.

Contoh Produktif

Ada banyak contoh produktif tapi tergantung situasi dan lokasinya dimana. Misalnya, jika ingin produktif saat berada di rumah, bisa lakukan beberapa hal dibawah ini, seperti:

1. Memasak untuk diri sendiri

memasak
Gambar via resepkoki.id

Jika selama ini yang memasak di rumah adalah ibu atau istri anda, coba sesekali minta istri atau ibu anda duduk dan memasaklah untuk mereka.

Memasak adalah kegiatan yang menyenangkan sekaligus menantang. Hanya saja, kalau ini pertama kali dilakukan, baiknya cari resep masakan dulu di internet agar hasilnya tidak buruk-buruk amat.

Karena jika rasanya tidak sesuai di lidah alias tidak enak, biasanya akan dibuang. Sayang loh, di luar sana masih banyak orang yang kesusahan cari makan.

Artinya, dengan mencari resep, anda bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan nantinya. Kelebihan garam, gosong, atau mungkin kekurangan rempah-rempah misalnya.

Aktivitas memasak juga bisa mendatangkan ilmu baru. Selain bisa mengetahui nama bumbu-bumbu dapur yang umum digunakan juga bisa melatih insting.

Insting sangat penting karena dengan ini, anda bisa tahu apakah masakan yang dimasak itu sudah matang atau belum.

Mau cara yang lebih menantang? Bisa ajak teman ke rumah lalu masaklah untuk mereka. Jangan ragu minta pendapat mereka, apakah masakan buatan anda enak atau justru sebaliknya.

2. Baca buku

baca buku
Gambar via bungkul.com

Kehadiran gadget telah mengubah kebiasaan sebagian besar orang salah satunya saat belajar atau mencari pengetahuan baru.

Dulunya, dua kegiatan diatas bisa dilakukan dengan membaca buku. Tapi kini tidak lagi berkat hadirnya buku digital.

Dan ya, salah satu cara agar tetap produktif saat berada di rumah adalah dengan baca buku genre apa saja entah itu novel, buku referensi sampai filsafat.

3. Beres-beres rumah

beres-beres rumah
Gambar via tirto.id

Beres-beres rumah pun termasuk kegiatan produktif. Misalnya, menyapu lantai, mengepel, membersihkan debu di sofa, membersihkan kaca, ventilasi, cuci piring dan lain sebagainya.

Tapi tetap alokasikan waktu untuk istirahat. Karena ini penting untuk menyimpan tenaga agar bisa melakukan aktivitas lain yang belum dilakukan.

Misalnya, jika sudah beres-beres bagian dalam rumah, bisa bersihkan juga kamar mandi, beranda rumah sampai halaman belakang.

4. Menanam atau menyiram tanaman

menanam bunga
Gambar via fitrifloristbogor.com

Jika punya taman di rumah, jangan lupa disiram. Mengapa? Selain agar tanaman tersebut tetap hidup juga bisa membuat anda tetap produktif saat berada di rumah.

Atau, jika belum punya taman sendiri, bisa tanam tanaman baru seperti bunga-bunga atau tanaman hias lainnya.

Lebih bagus sih jika di tanam pakai pot karena selain lebih mudah dipindahkan, perawatannya juga jadi lebih cepat.

Perlu diketahui, kehadiran bunga-bunga tersebut bisa mempengaruhi mood dan perasaan sekaligus memberi banyak manfaat.

Pada akhirnya, selain bisa memperindah halaman depan atau belakang rumah, juga bisa membuat anda merasa lebih nyaman di rumah.

5. Tidur siang

tidur siang
Gambar via fimela.com

Tubuh, bagaimanapun, tetap perlu istirahat setelah melakukan berbagai aktivitas di siang hari. Dan ini berlaku saat berada di rumah sekalipun.

Selain memungkinkan anda mendapatkan tambahan tenaga baru, juga bisa membantu anda mengalokasikan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan berikutnya.

Untuk waktu tidur sepenuhnya tergantung anda. Hanya saja, jika tidur siang, usahakan durasinya tak lebih dari 5 jam.

3 jam sebenarnya sudah lebih cukup. Dan waktu tidur siang yang pas bisa dilakukan antara jam 1 sampai dengan jam 3 sore.

6. Olahraga

berolahraga
Gambar via halodoc.com

Aktivitas olahraga bisa dilakukan pagi atau sore hari. Ada banyak kegiatan olahraga yang bisa dilakukan, salah satunya lari santai atau yang lebih dikenal dengan istilah joging.

Lantas, apakah ada manfaat berolahraga? Ada. Banyak malah. Mulai dari menyehatkan tubuh, membakar kalori jahat dan lain sebagainya.

Pada akhirnya, aktivitas tersebut bisa menjaga produktivitas anda sekaligus bisa membuat tubuh tetap bugar saat beraktivitas keesokan harinya.

Penutup

Menjadi produktif tidak terlalu sulit. Yang sulit ada pada bagaimana menjaga produktivitas itu secara langsung, kapan saja dan dimana saja.

Perlu diketahui, untuk menjadi produktif, tidak harus dengan terlihat sibuk. Tidak. Ini merujuk pada bagaimana anda berusaha memaksimalkan waktu yang dimiliki dengan melakukan berbagai kegiatan berkualitas.

Demikian artikel tentang pengertian produktif dan produktivitas termasuk jenis, manfaat dan contoh. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar