Pengertian Hutan: Ciri-Ciri, Fungsi, Manfaat, Jenis dan Contoh

Hutan adalah ekosistem kompleks yang didalamnya berisikan pohon dan tumbuhan penyangga bumi sehingga tetap mendukung adanya kehidupan.

Keberadaan pohon dan tumbuhan tersebut juga membantu menyerap karbon dioksida udara dan mengubahnya menjadi oksigen.

Disinilah peran dan manfat hutan bagi seluruh mahluk hidup. Tapi, apa sih yang dimaksud dengan hutan?

Apa fungsi hutan yang sebenarnya? Apa saja jenis-jenis hutan? Jika penasaran jawaban dari berbagai pertanyaan dasar diatas, simak artikel ini sampai habis.

Pengertian Hutan

Pengertian Hutan

Dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), hutan punya tiga pengertian dasar yakni:

  • Tanah luas yang ditumbuhi pohon-pohon dan biasanya tidak dipelihara atau dimiliki orang
  • Tumbuhan yang tumbuh di atas tanah yang luar biasanya di wilayah pegunungan
  • Yang tidak dipelihara orang.

Dengan demikian bisa disimpulkan kalau hutan adalah ekosistem alami yang terdiri dari tumbuhan dan hewan yang hidup berdampingan dan saling bergantung satu sama lain.

Jenisnya sendiri ada banyak. Misalnya, jika di klasifikasikan berdasarkan tumbuhan yang hidup didalamnya, hutan terbagi menjadi beberapa bagian mulai dari hutan tropis, hutan temperate hingga hutan boreal.

Sementara, jika dilihat berdasarkan tingkat pertumbuhannya, hutan dibedakan dalam tiga jenis yakni hutan primer, hutan sekunder atau mungkin hutan taman.

Lantas, apa sih fungsi hutan? Fungsinya ada banyak. Paling utama sudah disebutkan diatas yakni sebagai benda hidup yang jadi suplai primer oksigen.

Meski demikian, hutan juga bertindak sebagai penjaga keseimbangan ekosistem, penyerap karbon dioksida dan pelindung tanah dari erosi.

Hutan juga merupakan sumber makanan dan obat-obatan serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Ciri-Ciri Hutan

Pengertian Hutan

Secara umum, hutan memiliki beberapa ciri-ciri, diantaranya:

1. Memiliki pohon yang tinggi

Hutan ditumbuhi oleh pohon-pohon dari berbagai jenis dan ukuran dengan diameter yang berbeda satu sama lain.

Namun mayoritas hutan selalu diisi dengan pohon-pohon tinggi, rindang dan selalu hijau sepanjang tahun.

Lantas, mengapa pohon di hutan tinggi-tinggi? Alasannya karena persaingan alamiah antar pohon agar bisa mendapatkan sinar matahari yang lebih banyak dibanding pohon lain.

2. Punya keanekaragaman hayati yang kompleks

Keanekaragaman hayati hutan merujuk pada keragaman tumbuhan, hewan, jamur, bakteri, dan mikroorganisme yang hidup dalam hutan.

Artinya, pada hutan terdapat banyak sekali hewan yang memungkinkan mereka untuk berinteraksi satu sama lain.

Baca Juga:

Selain menyediakan sumber makanan untuk seluruh ekosistem, hutan juga menyediakan sumber daya alam yang diperlukan oleh manusia.

Mulai dari kayu, makanan hingga obat-obatan. Inilah yang jadi alasan mengapa hutan memainkan peran penting dalam keseimbangan lingkungan.

Selain itu, hutan juga memiliki peran penting dalam pengendalian banjir, erosi, abrasi hingga perubahan iklim dalam skala yang lebih tinggi.

3. Iklim yang stabil

Iklim hutan bisa stabil karena kondisinya yang tidak mengalami fluktuasi signifikan dari waktu ke waktu.

Hal ini dapat dilihat dari curah hujan yang relatif konstan, suhu yang stabil, dan arus udara yang tidak terlalu kuat.

Kondisi iklim yang stabil sangat penting bagi keberlangsungan ekosistem hutan, karena organisme yang hidup di dalamnya dapat beradaptasi dengan baik

Selain itu, iklim yang stabil juga memungkinkan hutan untuk berkembang optimal dan terus menjaga keseimbangan ekosistem didalamnya.

4. Tanah yang lembab

Hutan memiliki tanah yang lembab karena evapotranspirasi yang terus berlangsung dari waktu ke waktu.

Evapotranspirasi sendiri adalah proses penyerapan air oleh tanaman dan pembuangan air melalui pernapasan tanaman.

Pada akhirnya, proses ini menyebabkan udara di dalam hutan jauh lebih lembab dibading udara yang ada luar hutan.

Selain itu, hutan juga dapat mengatur curah hujan dengan menyimpan air di dalam tanah dan mengeluarkannya secara bertahap sehingga menjaga kestabilan air di area tersebut.

5. Ekosistem hutan yang kompleks

Ekosistem hutan adalah kumpulan organisme hidup yang saling berinteraksi satu sama lain dan dengan lingkungan mereka.

Didalam ekosistem ini terdapat berbagai jenis tanaman, hewan, bakteri, jamur, dan mikroorganisme lainnya yang saling terkait dan saling menyokong.

Juga mencakup lingkungan fisik seperti tanah, air, udara, dan cahaya matahari yang mempengaruhi keberlangsungan hidup organisme di dalam hutan.

Sistem interaksi antar organisme dan lingkungan ini sangat kompleks dan penting untuk keseimbangan ekosistem hutan.

6. Penyerapan CO2

Penyerapan CO2 oleh hutan adalah proses yang digunakan oleh tanaman untuk mengubah CO2 menjadi oksigen dan karbohidrat lewat proses fotosintesis.

Proses ini mengambil CO2 dari udara dan mengubahnya menjadi bahan organik yang dapat digunakan oleh tanaman untuk tumbuh dan berkembang.

Selain itu, hutan juga menyimpan karbon dalam bentuk biomassa tanaman dan tanah. Penyerapan CO2 oleh hutan dapat membantu mengurangi konsentrasi CO2 di atmosfer, yang dapat membantu mengurangi efek pemanasan global.

7. Proteksi lingkungan

Hutan memiliki beragam peran dalam melindungi lingkungan. Beberapa peran utama hutan sebagai proteksi lingkungan, yakni:

  • Pengendalian erosi dimana hutan membantu menjaga stabilitas tanah dengan menahan air hujan dan mengurangi erosi
  • Pengendalian curah hujan sebab hutan membantu mengatur curah hujan dengan menyimpan air di dalam tanah dan mengeluarkannya secara bertahap sehingga bisa mengurangi risiko banjir dan kekeringan
  • Pengendalian suhu karena hutan dapat membantu menjaga suhu lingkungan secara khusus dan suhu bumi secara umum tetap stabil dengan menyerap dan mengeluarkan udara yang diperlukan untuk proses fotosintesis
  • Perlindungan biodiversitas sebab hutan memiliki beragam jenis tanaman dan hewan yang saling terkait dalam proses-proses biologi yang menyokong satu sama lain
  • Mitigasi perubahan iklim dikarenakan hutan dapat menyerap dan menyimpan karbon dari atmosfer, yang dapat membantu mengurangi efek pemanasan global
  • Pemeliharaan sumber daya alam sebab hutan menyediakan sumber daya alam penting bagi manusia mulai dari kayu, tanaman obat, buah-buahan dan lain sebagainya
  • Pendidikan dan rekreasi dikarenakan hutan juga dapat digunakan sebagai tempat pendidikan dan rekreasi bagi masyarakat.

8. Sumber daya yang banyak

Sumber daya hutan adalah segala sesuatu yang dapat diambil dari hutan untuk digunakan atau dijual, seperti:

  • Kayu yang diperoleh dari hutan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pembuatan furniture, konstruksi, dan kertas
  • Menyediakan berbagai jenis tanaman obat yang digunakan dalam pengobatan tradisional
  • Hutan mengandung berbagai jenis buah-buahan yang dapat dikonsumsi atau dijual
  • Hutan mengandung berbagai jenis hewan yang dapat diubah menjadi makanan, pakaian, bahan kosmetik dan lain sebagainya
  • Hutan menyediakan air berkualitas yang diperlukan oleh manusia, hewan dan tumbuhan
  • Hutan menyediakan sumber daya dengan nilai ekonomis tinggi seperti tumbuhan atau tanaman hias yang dapat diperdagangkan
  • Hutan dapat digunakan sebagai tempat wisata yang dapat menghasilkan pendapatan bagi masyarakat lokal.

Dengan berbagai sumber daya tersebut menunjukkan bahwa hutan harus terus di tata, dipelihara dan dikelola dengan baik agar tidak merugikan manusia baik jangka panjang atau jangka pendek.

Fungsi dan manfaat hutan

Pengertian Hutan

Hutan memiliki berbagai fungsi dan manfaat bagi seluruh mahkluk hidup yang ada di bumi, diantaranya:

1. Ekologi

Fungsi dan manfaat hutan yang pertama bisa dilihat dari sisi ekologi, yang merujuk pada perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan ini ditunjukkan lewat beberapa cara, diantaranya:

  • Hutan menyediakan berbagai jenis habitat untuk berbagai jenis tanaman dan hewan, yang merupakan tempat tinggal dan sumber makanan
  • Hutan membantu menjaga keseimbangan unsur hara di dalam tanah dengan mengatur siklus air, nitrogen, dan karbon
  • Hutan membantu menjaga suhu lingkungan yang stabil dan mengatur curah hujan, sehingga mengurangi risiko banjir dan kekeringan
  • Hutan membantu menjaga keseimbangan air dengan menyimpan air di dalam tanah dan mengeluarkannya secara bertahap
  • Hutan dapat menyerap dan menyimpan karbon dari atmosfer, yang dapat membantu mengurangi efek pemanasan global.
  • Hutan memiliki beragam jenis tanaman dan hewan yang saling terkait dalam proses-proses biologi yang menyokong hidup di dalam hutan, sehingga menjaga keanekaragaman hayati
  • Hutan merupakan sumber daya alam yang penting bagi masyarakat setempat seperti kayu, tanaman obat, buah-buahan dan lain sebagainya.

2. Sumber makanan dan obat-obatan

Fungsi dan manfaat hutan berikutnya adalah sebagai sumber makanan bagi manusia dan hewan serta obat-obatan.

Keduanya sangat diperlukan oleh manusia dan ini terus di tunjukan lewat beberapa poin dibawah ini, seperti:

  • Hutan menyediakan berbagai jenis buah-buahan, biji-bijian, dan daun-daunan yang dapat digunakan sebagai makanan. Beberapa contoh makanan yang diperoleh dari hutan adalah durian, coklat, dan kacang-kacangan.
  • Hutan mengandung berbagai jenis tanaman obat yang digunakan dalam pengobatan tradisional. Beberapa contoh obat-obatan yang diperoleh dari hutan adalah gingseng, kunyit, dan daun sirih.
  • Hutan juga menyediakan berbagai jenis hewan yang dijadikan sumber pangan, seperti daging, ikan, telur, dll.
  • Hutan juga dapat digunakan sebagai sumber kayu yang digunakan untuk membuat peralatan makan.
  • Hutan juga dapat digunakan sebagai sumber tanaman hias yang digunakan untuk mempercantik rumah atau taman.

Perlu diingat bahwa pemanfaatan sumber daya hutan harus dilakukan dengan cara yang bijak dan berkelanjutan agar tidak merusak ekosistem hutan dan dapat digunakan untuk jangka panjang.

3. Biodiversitas

Biodiversitas atau keanekaragaman merujuk pada kemampuan dan kapasitas hutan dalam menjaga dan meningkatkan keanekaragaman hayati, seperti:

  • Hutan menyediakan berbagai jenis habitat yang diperlukan oleh berbagai jenis tanaman dan hewan, yang merupakan tempat tinggal dan sumber makanan.
  • Hutan memiliki beragam jenis tanaman dan hewan yang saling terkait dalam proses-proses biologi yang menyokong hidup di dalam hutan.
  • Hutan juga merupakan sumber genetik yang penting bagi berbagai jenis tanaman dan hewan yang dapat digunakan untuk pemuliaan tanaman dan pengembangan produk.
  • Hutan membantu menjaga keseimbangan ekosistem dengan membantu menjaga keseimbangan air, nitrogen, dan karbon.
  • Hutan dapat digunakan sebagai tempat pendidikan dan penelitian untuk mempelajari berbagai jenis tanaman dan hewan.
  • Hutan dapat digunakan sebagai tempat wisata untuk menikmati keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya.
  • Hutan dapat digunakan sebagai tempat pemeliharaan bagi berbagai jenis tanaman dan hewan yang terancam punah.

4. Regulasi iklim

Fungsi dan manfat hutan berikutnya bisa dilihat dari sisi regulasi yang merujuk pada peran untuk mengatur suhu dan pengendalian curah hujan.

Dan ada beberapa manfaat hutan dari segi regulasi iklim mulai dari:

  • Membantu menjaga suhu lingkungan yang stabil dengan menyerap dan mengeluarkan udara yang diperlukan untuk proses fotosintesis
  • Membantu mengatur curah hujan dengan menyimpan air di dalam tanah dan mengeluarkannya secara bertahap, sehingga mengurangi risiko banjir dan kekeringan
  • Menyerap dan menyimpan karbon dari atmosfer, yang dapat membantu mengurangi efek pemanasan global
  • Membantu menjaga stabilitas tanah dengan menahan air hujan dan mengurangi erosi.
  • Membantu menjaga keseimbangan air dengan menyimpan air di dalam tanah dan mengeluarkannya secara bertahap
  • Menyaring udara dan mengurangi polusi udara
  • Membantu menjaga keseimbangan hara di dalam tanah dengan mengatur siklus air, nitrogen, dan karbon.

6. Ekonomi

Selanjutnya fungsi dan manfaat hutan dari segi ekonomi yang merujuk pada pemanfaatan hutan itu sendiri untuk memenuhi kebutuhan manusia semata.

Lantas, apa saja fungsi dan manfaat hutan dari segi ekonomi? Ada beberapa, diantaranya:

  • Hutan menyediakan berbagai jenis sumber daya, seperti kayu, tanaman obat, buah-buahan, dan hewan yang dapat digunakan atau dijual
  • Hutan dapat digunakan sebagai tempat wisata yang dapat menghasilkan pendapatan bagi masyarakat setempat
  • Hutan dapat digunakan sebagai lahan pertanian yang dapat menghasilkan pendapatan bagi masyarakat setempat
  • Hutan dapat digunakan sebagai sumber bahan baku untuk industri perdagangan, seperti industri kayu, pertanian, dan perkebunan
  • Hutan dapat digunakan sebagai investasi yang dapat menghasilkan pendapatan bagi masyarakat setempat
  • Hutan dapat digunakan sebagai tempat pendidikan dan penelitian untuk mempelajari berbagai jenis tanaman dan hewan yang dapat digunakan untuk pemuliaan tanaman dan pengembangan produk
  • Hutan merupakan sumber daya alam yang penting bagi masyarakat setempat, seperti kayu, tanaman obat, buah-buahan, dll.

7. Sosial

Hutan merupakan tempat bersejarah dan budaya bagi masyarakat setempat, serta tempat rekreasi dan pariwisata.

Karena itu, dari segi sosial, hutan memiliki beberapa fungsi dan manfaat, diantaranya:

  • Tempat tinggal bagi berbagai masyarakat adat dan suku yang tinggal di dalam hutan dan bergantung pada hutan untuk sumber mata pencaharian dan kebutuhan hidup sehari-hari
  • Tempat untuk berkemah, berjalan-jalan, berolahraga, dan rekreasi bagi masyarakat luas
  • Sumber bahan baku untuk industri dan perdagangan, seperti kayu, bahan makanan, obat-obatan, dan bahan kosmetik
  • Tempat perlindungan dan habitat bagi berbagai jenis satwa liar dan tumbuhan
  • Sumber air yang penting bagi komunitas di sekitar hutan dan masyarakat yang mengandalkan air dari hutan untuk irigasi dan pemenuhan kebutuhan air lainnya.

8. Konservasi

Hutan digunakan dalam program konservasi untuk melindungi spesies yang terancam punah dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Dan dari sudut pandang konservasi, hutan memiliki beberapa fungsi dan manfaat, yakni:

  • Menjaga keseimbangan ekologi dan lingkungan dimana hutan menjaga habitat berbagai berbagai jenis satwa dan tumbuhan yang memainkan peran penting dalam keseimbangan ekosistem
  • Mempertahankan biodiversitas sebab hutan memiliki banyak jenis tumbuhan dan satwa yang beragam, sehingga menjadi tempat yang penting untuk memelihara keanekaragaman hayati.
  • Menjaga kualitas air dan udara dikarenakan hutan menyaring udara dan air yang mengalir ke dalamnya, sehingga membantu menjaga kualitas air dan udara di sekitarnya
  • Mencegah erosi karena hutan melindungi tanah dari erosi dengan menahan air hujan dan memperlambat aliran air
  • Membantu dalam pengendalian perubahan iklim sebab hutan menyimpan sejumlah besar karbon yang membantu dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengurangi dampak perubahan iklim.

Jenis-Jenis Hutan

Pengertian Hutan

Sebenarnya hutan ada banyak jenisnya namun secara umum hanya dibagi dalam beberapa bagian, diantaranya:

1. Hutan hujan tropis

Hutan hujan tropis adalah jenis hutan yang terdapat di daerah yang memiliki curah hujan tinggi dengan suhu yang stabil sepanjang tahun.

Di KBBI, hutan jenis diartikan sebagai hutan dengan keadaan iklim selalu basah, tanah kering di daratan yang selalu hijau.

Karena itu, hutan hujan tropis punya biodiversitas yang sangat kaya dan merupakan tempat tinggal bagi berbagai jenis tumbuhan dan hewan.

Juga memiliki peran penting dalam mengatur iklim global dan menyediakan sumber daya alam yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia.

2. Hutan hujan subtropis

Hutan hujan subtropis adalah jenis hutan di daerah dengan curah hujan rendah dibandingkan hutan hujan tropis tetapi suhunya tetap stabil sepanjang tahun.

Biasanya, hutan jenis ini ada di dataran tinggi dengan karakteristik tumbuhan yang berbeda dari hutan hujan tropis dan merupakan habitat bagi berbagai jenis hewan unik.

Juga memiliki peran penting dalam mengatur iklim dan menyediakan sumber daya alam yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia.

3. Hutan hujan temperata

Hutan hujan temperata adalah jenis hutan yang terdapat di daerah yang memiliki musim panas dan musim dingin yang jelas dengan curah hujan yang cukup tinggi sepanjang tahun.

Biasanya, hutan jenis ini muncul di kawasan kutub selatan dan utara dari garis khatulistiwa yang memiliki tumbuhan berbeda dari hutan hujan tropis dan subtropis.

Karena itu, habitat dan ekosistem yang ada di hutan ini berbeda dan menjadi tempat tinggal beberapa jenis hewan yang unik.

Perannya juga penting dalam mengatur iklim dan menyediakan sumber daya alam yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya.

4. Hutan hujan boreal

Hutan hujan boreal yang kadang juga disebut hutan taiga, adalah jenis hutan yang terdapat di daerah yang memiliki musim dingin yang panjang dan dingin serta curah hujan yang rendah.

Di KBBI, hutan jenis ini diartikan sebagai kawasan hutan yang bersebelahan dengan padang lumut (tundra) sepanjang garis pepohonan kutub utara.

Hutan jenis ini dapat ditemukan di kawasan yang berada di kutub utara dari garis khatulistiwa, seperti Siberia, Kanada, dan Skandinavia.

Fitur didalamnya juga unik dimana banyak terdapat pohon-pohon konifer seperti cemara, pinus, dan spruce serta menjadi habitat bagi berbagai jenis hewan seperti beruang dan rusa.

5. Hutan gugur

Hutan gugur adalah jenis hutan yang dikenal berkat musim gugurnya yang indah, ketika warna-warna daun pohon berubah dari hijau menjadi merah, kuning, dan oranye.

Hutan jenis ini hanya muncul di beberapa daerah dengan musim gugur jelas dan punya curah hujan cukup tinggi sepanjang tahun seperti di Eropa, Asia dan Amerika Utara.

Tumbuhan yang terdapat di hutan ini berbeda dengan hutan jenis lain seperti hutan hujan tropis, subtropis dan temperate.

Juga memiliki peran penting dalam mengatur iklim dan menyediakan sumber daya alam yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia.

6. Hutan evergreen

Hutan evergreen adalah jenis hutan yang dikenal karena pohon-pohon di dalamnya selalu hijau sepanjang tahun, tidak seperti hutan deciduous yang daunnya akan gugur pada musim tertentu.

Hutan jenis ini dapat ditemukan di daerah yang memiliki iklim yang stabil dan curah hujan yang cukup tinggi sepanjang tahun dan muncul di berbagai belahan dunia yang berbeda.

Tumbuhan yang terdapat di hutan ini pun berbeda dari hutan deciduous dan juga merupakan habitat bagi berbagai jenis hewan yang unik.

Perannya juga penting dalam mengatur iklim global serta mampu menyediakan sumber daya alam yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia.

7. Hutan rawa

Hutan rawa adalah jenis hutan yang terdapat di daerah yang memiliki kondisi tanah yang lembab atau basah sepanjang tahun.

Biasanya, hutan jenis ini dapat dengan mudah ditemukan di daerah dengan curah hujan tinggi dan air yang berlimpah seperti di daerah pantai, delta sungai atau daerah yang lokasinya ada di kaki gunung.

Tumbuhan yang ada di hutan ini pun berbeda dengan hutan lainnya tetapi tetap merupakan habitat bagi beberapa jenis hewan yang unik.

Juga memiliki peran penting dalam mengatur iklim dan menyediakan sumber daya alam yang penting bagi keberlangsungan hidup manusia seperti penyangga lingkungan, penyedia air, dan sumber makanan bagi manusia dan hewan.

8. Hutan sabana

Hutan sabana adalah jenis hutan yang dikenal dengan kondisi tanah yang kering dan curah hujan yang rendah yang dapat ditemukan di daerah yang berada di khatulistiwa dan di daerah yang memiliki musim kering yang panjang.

Tapi ada yang spesial dari hutan jenis ini yakni pohonnya yang cenderung tinggi dibanding hutan lainnya dengan rumput yang lebat.

Juga merupakan habitat dari berbagai jenis hewan unik seperti gazelle, zebra, bison, singa dan lain sebagainya.

Perannya juga penting dalam mengatur iklim global dan di saat bersamaan, menyediakan sumber daya alam yang penting bagi manusia.

9. Hutan mangrove

Hutan mangrove adalah jenis hutan yang terdapat di daerah pantai yang lembab dan memiliki air yang berlimpah seperti estuari, delta sungai atau pantai yang terletak di kaki gunung.

Lantas, apakah hutan mangrove ini sama seperti hutan bakau? Secara teknis tidak karena mangrove merujuk pada semua pohon yang ada di kawasan tersebut, termasuk bakau.

Yang menarik dari hutan jenis ini adalah sistem radang tumbuhan yang kuat sehingga memungkinkan mereka tumbuh di daerah yang lembab dan berair.

Selain itu, hutan ini juga merupakan habitat bagi berbagai jenis hewan yang unik, seperti ikan, kerang, udang dan juga burung.

10. Hutan produksi

Hutan produksi adalah jenis hutan yang dikelola dengan tujuan utama untuk memproduksi kayu atau bahan lainnya seperti resin, bahan bakar, atau tanaman obat.

Biasanya, hutan ini dikelola dengan cara yang sistematis dan teratur, dengan penebangan pohon yang dilakukan secara berkala dan dikembangkan kembali setelah penebangan.

Karena nilai ekonominya yang tinggi maka hutan jenis ini dapat dengan mudah ditemukan di berbagai belahan dunia.

Beberapa diantaranya bahkan dijadikan sebagai objek vital karena perannya yang penting dalam memenuhi kebutuhan manusia.

Dengan demikian, hutan produksi tidak saja merujuk pada hutan yang dipersiapkan untuk komoditas tertentu seperti bahan bakar tetapi juga untuk makanan dan perumahan.

11. Hutan lindung

Hutan lindung adalah jenis hutan yang dikelola dengan tujuan utama untuk melindungi lingkungan, menjaga keseimbangan ekosistem, dan melestarikan keanekaragaman hayati.

Biasanya, hutan ini dikelola dengan cara yang sederhana tanpa melakukan penebangan pohon atau pembukaan lahan baru.

Untuk saat ini, terdapat dua jenis hutan lindung yakni hutan lindung alami yang tidak dikelola sama sekali dan hutan lindung yang telah terkelola.

Pengelolaan hutan lindung dilakukan dengan tujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan melestarikan keanekaragaman hayati yang ada di situ.

12. Hutan heterogen

Hutan heterogen adalah jenis hutan yang ditumbuhi oleh berbagai jenis dan struktur pohon mulai dari tinggi, diameter, umur serta ciri-ciri biologis lainnya.

Jenisnya juga ada banyak mulai dari alami, hutan rawa, hutan mangrove, hutan hujan dan lain sebagainya dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi.

Dengan demikian, peran hutan ini sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan melestarikan hewan-hewan yang tinggal didalamnya.

Dalam beberapa kasus, hutan ini juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat sebagai sumber sumber makanan, perumahan dan lain sebagainya.

13. Hutan homogen

Mirip dengan hutan heterogen di atas yang mana hutan homogen pun ditumbuhi oleh pohon dengan jenis dan struktur yang sama mulai dari tinggi, diameter, umur, dan ciri-ciri biologis lainnya.

Perbedaannya hanya pada klasifikasinya dimana hutan homogen hanya dibedakan dalam dua jenis yakni hutan monokultur dan hutan polikultur.

Hutan monokultur adalah hutan yang ditumbuhi oleh satu jenis pohon saja sementara hutan polikultur adalah hutan yang ditumbuhi oleh beberapa jenis pohon yang berbeda.

Yang menarik, apabila hutan ini dikelola dengan baik dan sistematis maka bisa mendatangkan keuntungan ekonomi yang tinggi terlebih jika ditumbuhi oleh pohon yang bisa memproduksi resin, tanaman obat atau yang lainnya.

Selain daftar di atas, hutan juga terbagi dalam beberapa jenis dalam istilah yang lebih spesifik atau general seperti yang terlihat lewat tabel dibawah ini:

JenisPengertian
Hutan adatHutan adat adalah hutan negara yang berada dalam wilayah masyarakat hukum adat
Hutan alamHutan alam adalah hutan yang terjadi secara alami tanpa campur tangan manusia, memiliki berbagai jenis pohon campuran dan dari segala umur
Hutan asliHutan asli adalah hutan yang belum pernah dijamah manusia, hutan perawat atau biasa disebut rimba perawan
Hutan bakauHutan bakau adalah hutan di daerah dekat pantai yang dipengaruhi oleh air payau, biasanya ditumbuhi jenis bakau Rhizophora, api-api Avicennia dan pedada Sohne Tatia
Hutan basah tropisHutan basah tropis adalah hutan daerah dataran rendah tropis yang beriklim basah (banyak hujan), kaya akan tumbuhan yang ditumbuhi liana dan epifit, dan selalu hijau sepanjang tahun
Hutan batu kapurHutan batu kapur adalah hutan yang memiliki habitat dan flora di tempat-tempat tertentu yang khas dan langka
Hutan belantaraHutan belantara atau bisa juga disebut sebagai hutan rimba atau hutan lepas
Hutan belukarHutan belukar adalah hutan yang ditumbuhi kayu-kayuan yang ukurannya kecil-kecil
Hutan berdaun jarumHutan berdaun jarum adalah hutan yang pohonnya dahannya tegak lurus, relatif pendek dan kecil, serta berdaun seperti jarum
Hutan besarHutan besar adalah hutan yang luas dan lebat
Hutan betonHutan beton adalah areal yang dipenuhi oleh gedung-gedung pencakar langit
Hutan buatanHutan buatan adalah hutan yang terjadi melalui penanaman buatan, berjenis pohon murni dan seumur, umumnya untuk keperluan bahan mentah industri kehutanan, seperti hutan tusam dan hutan jati
Hutan campuranHutan campuran atau hutan heterogen adalah hutan yang ditumbuhi bermacam-macam jenis tumbuhan
Hutan dataran rendahHutan dataran rendah adalh hutan yang berada di daerah dataran rendah hingga ketinggian 1.200 m di atas permukaan laut dan memiliki keanekaragaman hayati
Hutan gambutHutan gambut adalah hutan yang tumbuh di rawa-rawa air tawar dengan lapis serasah tebal
Hutan hakHutan hak adalah hutan yang berada di wilayah yang dibebani hak atas tanah atau bisa juga disebut sebagai hutan rakyat
Hutan homogenHutan homogen adalah hutan yang aeralnya lebih dari 75% ditutupi oleh satu jenis tumbuh-tumbuhan seperti hutan jati, hutan bambu dan hutan pinus
Hutan hujan industriHutan hujan industri adalah hutan yang kayunya diambil untuk diperjualbelikan
Hutan karetHutan karet adalah hutan yang ditanami atau di tumbuhi pohon karet
Hutan kerangasHutan kerangas adalah tipe hutan hujan tropis yang umumnya terdapat di kalimantan, yang setelah di tebang atau di bakar tidak dapat ditanami padi karena mempunyai tanah podsol dengan pH 3-4 dan kandungan haranya rendah
Hutan klimaksHutan klimaks adalah tegakan yang sudah tidak dapat tumbuh lagi, tetapi dapat digantikan oleh spesies baru yang sama
Hutan komersialHutan komersial adalah hutan industri
Hutan komunalHutan komunal adalah hutan yang pemilikan serta pengelolaannya dilakukan secara bersama-sama
Hutan konservasiHutan konservasi adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok untuk melestarikan keanekaragaman tumbuhan, satwa beserta ekosistemnya
Hutan koridorHutan koridor adalah kawasan hutan yang menghubungkan dua blok hutan hutan yang satu dengan yang lainnya
Hutan kotaHutan kota adalah sebidang lahan dalam kota, baik tanah milik negara maupun tanah hak milik yang ditumbuhi pepohonan yang rapat menyerupai hutan, yang membentuk iklim mikro dan memiliki satu atau beberapa fungsi
Hutan laranganHutan larangaan adalah hutan yang pohonnya tidak boleh di tebang
Hutan lindungHutan lindung adalah hutan yang mempunyai keadaan alam sedemikian rupa sehingga pengaruhnya yang baik terhadap tanah, alam sekelilingnya dan tata air perlu diperhatikan dan dilindungi
Hutan monsunHutan monsun yang kadang juga disebut hutan musim adalah hutan yang berada pada ketinggian 0-800 meter diatas permukaan laut, bercurah hujan cukup tinggi, tetapi mempunyai musim kemarau yang panjang, tumbuhannya menggugurkan daunnya pada musim kemarau, biasanya mempunya tumbuhan sejenis seperti hutan jati, hutan bambu dan hutan kapuk
Hutan mudaHutan muda adalah hutan yang ditumbuhi pohon baru, hutan yang belum pernah diolah atau dimanfaatkan produk-produknya
Hutan murniHutan murni adalah hutan yang sebagian besar dihuni oleh satu jenis pohon
Hutan musimHutan musim atau bisa disebut hutan monsun adalah hutan yang dipengaruhi musim kemarau sehingga air merupakan faktor pembatas bagi pertumbuhannya
Hutan negaraHutan negara adalah hutan yang berada pada tanah yang tidak dibebani hak atas tanah
Hutan normalHutan normal adalah hutan yang memiliki pertumbuhan yang sesuai untuk pertumbuhan berkelanjutan
Hutan pantaiHutan pantai adalah hutan yang terbentuk di pantai berpasir dan berbatu atau bisa juga disebut sebagai vegetasi pantai
Hutan pegununganHutan pegunungan atas adalah hutan yang terdapat di daerah dengan ketinggian di atas 3.500 meter di atas permukaan laut, berfungsi sebagai cagar alam atau taman wisata alam
Hutan pegunungan rendahHutan pegunungan rendah adalah hutan yang berada di daerah dengan ketinggian 1.300-2.500 meter di atas permukaan laut sebagai daerah resapan air
Hutan pegunungan tinggiHutan pegunungan tinggi adalah hutan yang berada di pegunungan yang sangat tinggi, dengan vegetasi berdaun jarum atau pohon-pohon pendek, suhu yang sangat rendah, berkabut, seperti hutan jaya wijaya dan bukit barisan
Hutan perawanHutan perawan adalah hutan asli yang belum pernah di tebang pohonnya
Hutan primerHutan primer adalah hutan yang stabil yang belum di eksploitasi oleh manusia
Hutan produksiHutan produksi adalah kawasan hutan guna produksi hasil hutan untuk memenuhi keperluan masyarakat pada umumnya, untuk pembangunan, industri dan ekspor pada khususnya
Hutan rakyatHutan rakyat adalah hutan yang tumbuh pada lahan milik masyarakat dan dikelola oleh rakyat, biasanya untuk penanaman palawija
Hutan rantauHutan rantau adalah hutan milik suku atau hutan tanah
Hutan rawaHutan rawa adalah hutan yang tumbuh dan berkembang biak pada kawasan yang selalu tergenang air tawar baik musiman atau sepanjang tahun, biasanya ditumbuhi tanaman kayu sejenis nipah
Hutan rimbaHutan rimba adalah hutan lebat dengan pohon yang sudah berumur tua
Hutan rontokHutan rontok adalah hutan yang terdiri atas pohon dengan daun lebar yang tumbuh kembali setiap tahun
Hutan sabanaHutan sabana adalah hutan yang terdapat di daerah tandus dengan jumlah pohon yang sedikit, kebanyakan rumput dan ilalang
Hutan sekunderHutan sekunder adalh hutan alam atau buatan yang tumbuh setelah hutan primer
Hutan semak belukarHutan semak belukar adalah hutan yang ditumbuhi pohon-pohon rendah, berdaun kecil-kecil dan berbatang keras
Hutan suaka alamHutan suaka alam adalah kawasan hutan yang karena sifatnya yang khas di peruntukkan secara khusus untuk perlindungan alam hayati dan manfaat lainnya
Hutan subalpinHutan subalpin adalah hutan yang berada pada ketinggian 2.400 sampai 3.600 meter di atas permukaan laut, berbelukar rapat, pohonnya tinggi jarang dan berlumut
Hutan subtropisHutan subtropis adalah hutan yang berada di atas garis lintang 23,5 derajat sampai 66 derajat atau dalam wilayah yang mempunyai empat musim
Hutan tanahHutan tanah atau hutan rantau
Hutan tropisHutan tropis adalah hutan yang berada di wilayah garis khatulistiwa
Hutan tuaHutan tua adalah hutan yang terdapat pada daerah yang beriklim tropis, ditumbuhi pohon berukuran tinggi, tumbuhan di bawahnya sering lebat
Hutan wisataHutan wisata adalah kawasan hutan yang dibina dan dipelihara secara khusus guna kepentingan pariwisata atau wisata buru

Penutup

Seperti yang sudah disebutkan diatas yang mana hutan memiliki peran penting dalam kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Karena itu, sudah sepantasnya semua manusia terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan yang ditandai dengan pelestarian hutan.

Demikian artikel tentang pengertian hutan termasuk fungsi, jenis, manfaat dan contoh. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar