Pengertian Herbivora, Karnivora dan Omnivora serta Contohnya

Herbivora, karnivora dan omnivora adalah salah satu jenis pengelompokan hewan berdasarkan makannya apakah itu tumbuh-tumbuhan, daging-dagingan hingga kacang-kacangan.

Lantas, mengapa setiap hewan punya makanan yang berbeda? Ada banyak alasan salah satunya berkaitan dengan kebutuhan energi dan nutrisi dari hewan tersebut.

Dalam konteks ini, hewan yang bobot badannya besar atau yang sering beraktivitas tentu membutuhkan energi yang lebih banyak.

Istilah hewan, dalam konteks ini juga termasuk manusia yang disebut sebagai Homo sapiens, yang merupakan nama taksonomi Biologi untuk manusia.

Tapi tidak termasuk tumbuhan karena mereka bisa membuat makanannya sendiri. Sementara, jika merujuk pada hewan, mereka tidak bisa buat makanan sendiri.

Artinya, mereka bergantung pada tumbuhan dan hewan lain sebagai makanan dan sumber energi mereka secara langsung.

Dan menurut makanan yang dikonsumsi, dapat diklasifikasi sebagai tiga kelompok yakni herbivora, karnivora dan omnivora.

Oleh karena itu, untuk anda yang sedang cari pengertian karnivora, herbivora dan omnivora atau mungkin perbedaan karnivora, herbivora dan omnivora, simak artikel ini sampai habis.

1. Apa itu Herbivora?

Pengertian Hewan Herbivora, Karnivora dan Omnivora serta Contohnya
© worldatlas.com

Herbora, yang merupakan bentuk tidak baku dari Herbivor, di KBBI berarti hewan pemakan tumbuh-tumbuhan.

Dengan demikian, dapat disebut kalau herbivora adalah hewan yang menjadikan tumbuh-tumbuhan sebagai sumber makanan utamanya.

Karena sumber energi utamanya dari makanan, ada beberapa ciri-ciri spesifik dari herbivora sehingga bisa dibedakan dengan omnivora atau herbivora.

Mulai dari gigi yang cenderung datar, lebar dan tumpul serta memiliki gigi taring yang pendek. Disisi lain, untuk gigi geraham terlihat menonjol tapi datar.

Baca Juga:

Karena palatabilitas bahan tanaman yang rendah, herbivora memiliki kapasitas makanan yang cukup kompleks. Dan untuk tujuan ini, biasanya rahang terletak di bagian atas gigi.

Herbivora juga memiliki enzim pencernaan karbohidrat yang ada di dalam air liur, yang kontras dengan karnivora dan omnivora, kecuali manusia.

Lambung hewan ini terdiri dari beberapa ruang, yang memungkinkan pencernaan makanan yang jauh lebih cepat.

Panjang usus halus hewan herbivora 10 sampai 12 kali dari panjang tubuhnya, yang membantu meningkatkan penyerapan nutrisi.

2. Apa itu Karnivora?

Pengertian Hewan Herbivora, Karnivora dan Omnivora serta Contohnya
© education.nationalgeographic.org

Karnivora, yang juga disebut sebagai karnivor, dalam KBBI berarti hewan pemakan daging seperti anjing, kucing, singa dan lain sebagainya.

Dengan demikian, dapat disebutkan kalau karnivora adalah hewan yang mengandalkan daging dari hewan lain sebagai sumber makanannya.

Ciri paling khas dari hewan jenis ini terlihat dari keberadaan taring besar yang tajam yang memungkinkan mereka menusuk dan merobek mangsanya.

Selain itu, gigi geraham mereka punya tepi bergerigi dengan gigi seri yang menonjol runcing tapi pendek untuk membantu mencabik daging.

Mirip dengan omnivora, karnivora tidak mempunya enzim pencernaan dalam air liurnya dengan panjang usus halus berkisar dari 3-6 kali dari panjang tubuhnya.

Menariknya, hati hewan karnivora punya kemampuan untuk mendetoksifikasi Vitamin A, yang tidak dimiliki oleh herbivora.

Selain itu, kuku hewan jenis ini biasanya memiliki cakar yang tajam, yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan berburu dan mencari mangsa.

3. Apa itu Omnivora?

Pengertian Hewan Herbivora, Karnivora dan Omnivora serta Contohnya
© yourdictionary.com

Omnivora, atau omnivor dalam KBBI berarti makhluk pemakan tumbuhan dan juga pemakan daging atau bahan nabati dan hewan.

Sehingga, bisa disebut kalau omnivora adalah makhluk pemakan segalanya. Ciri utama dari mahluk jenis ini ada pada variasi pola makanannya yang tinggi.

Inilah yang membedakan dengan karnivora dan herbivora. Selain itu, omnivora juga memiliki ciri gigi yang ada pada karnivora dan omnivora.

Dimana terdapat gigi seri runcing yang pendek, gigi taring melengkung yang tajam dan panjang serta gigi geraham yang datar tapi tajam.

Panjang usus halus berkisar antara 4-6 kali panjang tubuh. Fitur lain ada pada kapasitas dan jenis perut seperti saliva, usus besar, hati dan kuku yang mirip dengan karnivora.

Perbedaan Herbivora, Karnivora dan Omnivora serta Contohnya

Lantas, apa sih perbedaan herbivora, karnivora dan omnivora? Pasti penasaran, kan? Jika iya, simak tabel dibawah ini:

PerbedaanHerbivoraKarnivoraOmnivora
PengertianHerbivora adalah hewan pemakan tumbuh-tumbuhanKarnivora adalah hewan pemakan herbivora atau daging-daginganOmnivora adalah hewan pemakan tumbuhan dan herbivora (daging-dagingan)
Tingkatan dalam rangkai makananTingkat pertamaTingkat keduaOrganisme tingkat tersier
KemampuanKelenjar ludah yang ada pada herbivora berkembang dengan baik dan membantu pencernaan buah dan biji-bijianDalam kasus karnivora, kelenjar ludah tidak berkembang dengan baik dan pasokannya kecilPada omnivora, kelenjar ludah juga berkembang dengan baik yang membantu dalam pra-pencernaan makanan dan daging-dagingan sekaligus
GigiGigi herbivora tidak tajam tetapi memiliki gigi depan yang runcingGigi karnivora cukup tajam untuk mengunyah daging serta memiliki gigi runcingGigi omnivora tidak tajam dan tidak terlihat gigi depan yang runcing
Kemampuan gigiGigi herbivora secara alamiah digunakan untuk menghancurkan dan menggiling tanamanGigi karnivora secara spesifik berfungsi untuk merobek daging dari mangsanyaGigi omnivora cocok untuk makan tumbuhan dan juga daging
Jarak mulut ke kepalaRasio mulut ke kepala kecilRasio mulut ke kepala cukup besar.Rasio mulut ke kepala besar
Kemampuan mengunyah makananTinggiTidak mengunyahTidak sering mengunyah tapi mungkin diperlukan untuk menghancurkan makanan
Klasifikasi makananVegetarianNon-vegetarianNon-Vegetarian
ContohRusa, kambing, sapi, zebra dan lain sebagainyaSinga, harimau, anjing dan lain sebagainyaManusia, beruang, ayam, itik, gagak dan lain sebagainya

Perbedaan paling mencolok ada pada gigi. Dimana, karnivora cenderung memiliki gigi yang kecil, tapi gigi taringnya besar.

Selain itu ada pada air liur atau lebih tepatnya enzim didalam mulut yang dihasilkan cukup variatif antara satu hewan dan hewan lain.

Selain perbedaan diatas, herbivora, karnivora dan omnivora punya satu kesamaan yakni sama-sama hewan heterotrof atau yang bergantung pada hewan lain.

Selain itu, rata-rata hewan di atas punya kesamaan sistem gastrointestinal. Misalnya, sapi dan harimau yang sama-sama memiliki mulut, kerongkongan dan perut serta set usus kecil dan besar.

Berbicara soal tingkat rantai makanan maka secara tidak langsung akan berbicara tentang pemilihan makanan pada organisasi yang terjadi secara berantai.

Misalnya, manusia yang bergantung pada tumbuh-tumbuhan seperti singkong, padi, kentang dan lain sebagainya sebagai makanan pokok.

Sementara, untuk lauk-pauknya bergantung pada hewan lain seperti ikan, unggas dan lain sebagainya. Atau mungkin Singa yang membutuhkan hewan lain seperti Zebra atau rusa sebagai makanan utama.

Karena ketergantungan itulah, secara alamiah, hewan karnivora cenderung dianggap sebagai hewan buas karena mereka berburu mangsa setiap saat untuk bertahan hidup.

Mangsa, dalam konteks ini, berarti hewan lain. Berbeda dengan herbivora dan omnivora yang cenderung bisa didomestikasi, dipelihara atau di tanam, tapi tidak termasuk manusia ya.

Karena istilah domestikasi atau ditanam merupakan kata proses. Artinya, harus ada yang melakukan kegiatan tersebut. Dalam hal ini tentu saja manusia.


FAQ

Beberapa pertanyaan yang mungkin akan diajukan terkait postingan ini bakal diulas dalam bentuk QnA dibawah, berikut daftarnya:

1. Apa yang terjadi jika herbivora memakan daging?

Pada dasarnya, istilah herbivora, karnivora dan omnivora adalah klasifikasi yang menggambarkan adaptasi makanan dari satu jenis hewan dan bukan dalam kelompok taksonomi yang sama.

Misalnya, hewan A punya kecenderungan makan daging sepanjang hidup. Daging, dalam konteks ini, diartikan sebagai makanan paling sering dimakan.

Artinya, herbivora bukan berarti tidak pernah makan daging tetapi mereka memiliki adaptasi khusus karena kebiasaan memakan tumbuh-tumbuhan.

Jadi, baik herbivora bisa memakan daging dan karnivora bisa memakan tumbuh-tumbuhan. Terlebih hewan tertentu yang harus beradaptasi pada iklim selama musim tertentu, seperti musim dingin.

Pada kondisi tersebut, mereka terpaksa harus memakan apa yang ada termasuk itu daging. Kasus ini juga berlaku untuk hewan herbivora yang sedang menyusui.

Jadi, bukan hal yang aneh apabila hewan herbivora seperti sapi, domba atau rusa memakan telur, burung, sarang kelinci dan lain sebagainya.

Tapi, daging yang dikonsumsi itu tidak bisa dicerna dengan baik. Alasannya apa? Karena usus mereka yang lebih panjang dan didalamnya terdapat lebih banyak bakteri.

Bakteri-bakteri tersebut akan memecah selulosa pada tanaman yang dimakan menjadi energi. Bagaimana jika terpaksa memakan daging? Maka daging tersebut akan dibuang tanpa dicerna.

Jika memakan daging terlalu sering, maka hewan pemakan tumbuh-tumbuhan tersebut tidak akan mendapatkan pasokan energi yang sesuai dan pada akhirnya mati.

2. Apa yang terjadi jika Karnivora menjadikan tumbuh-tumbuhan sebagai makanannya?

Kasus ini sama seperti pertanyaan sebelumnya diatas dimana, bukan sepanjang hidup hewan karnivora hanya memakan daging saja.

Artinya, dalam beberapa kondisi, mereka juga akan mengkonsumsi tumbuh-tumbuhan, baik sengaja atau tidak disengaja.

Atau dalam kondisi tertentu, misalnya hewan yang telah dimangsa, biasanya dari kalangan Herbivora, telah memakan tumbuh-tumbuhan yang terdapat di isi perut.

Bahkan, dalam beberapa kasus, karnivora sejati seperti kucing harus dipaksa makan sayur-sayuran. Jika kondisi ini terjadi secara terus menerus, akan terjadi defisiensi yang bisa membuat kucing mati.

Panda juga sebenarnya adalah Karnivora, tapi telah menyesuaikan diri selama proses evolusi. Karena itulah, mereka hanya memakan bambu jenis tertentu saja.

Hewan-hewan domestikasi lain seperti anjing juga terpaksa harus memakan tumbuh-tumbuhan apalagi yang dipelihara oleh vegetarian.

Bergantung pada hewan karnivora tersebut. Beberapa hewan karnivora, Beruang misalnya, masih bisa bertahan lebih lama sekalipun tidak mengkonsumsi daging.

Dan jika terlalu sering, mereka akan mati. Hal ini karena karnivora tidak bisa mencerna bahan makanan dari tumbuh-tumbuhan sehingga tidak mendapatkan asupan nutrisi yang tepat.

Penutup

Hewan terbagi dalam berbagai jenis mulai dari kelas, tempat hidup, sumber makanan, tampilan kulit, cara bergerak, cara bernafas hingga cara berkembang biak.

Dan tiga istilah di atas masuk pada kategori hewan berdasarkan sumber makanan atau asal makanannya. Soal jenis-jenis hewan tersebut akan dibahas di artikel berikutnya.

Demikian artikel tentang Pengertian Herbivora, Karnivora dan Omnivora serta Contohnya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar