Pengertian Ekonomi Adalah: Objek Studi, Jenis dan Prinsip

Sederhananya, ekonomi adalah ilmu sosial yang secara khusus mempelajari cara mengelola rumah tangga manusia.

Dalam perkembangannya kemudian, ilmu ekonomi diperluas maknanya. Tidak sebatas dalam pengelolaan rumah tangga tapi lebih jauh lagi.

Mulai dari cara suatu perusahaan mengelola sumber daya alam, cara barang di produksi, manajemen sumber daya manusia dan lain sebagainya.

Dengan demikian, memahami ilmu ekonomi secara langsung akan membantu manusia untuk mengambil keputusan yang tepat untuk bisnis.

Itulah yang kemudian jadi alasan mengapa artikel ini dibuat. Karena itu, untuk anda yang pengen tahu definisi ekonomi, objek yang dipelajari sampai Prinsip ekonomi, simak artikel ini sampai habis.

Apa itu ekonomi?

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI], Ekonomi punya empat pengertian dasar, yakni:

  • Ilmu tentang asas-asas produksi, distribusi dan pemakaian barang-barang serta kekayaan seperti hal keuangan, perindustrian dan perdagangan
  • Pemanfaatan uang, tenaga, waktu dan sebagainya yang berharga
  • Tata kehidupan perekonomian suatu negara
  • Urusan keuangan rumah rtangga, termasuk organisasi dan negara

Pengertian diatas kemudian melahirkan beberapa istilah penting ekonomi, seperti:

  • Ekonomi bentuk perusahaan adalah perdagangan secara modern dalam bentuk perusahaan yang dilakukan secara besar-besaran dengan ciri seperti harga barang tetap ditentukan menurut perhitungan besarnya midal dan segala pembiayaan untuk produksi, standarisasi barang, peniadaan tindakan tawar menawar harga, dan penggunaan iklan kepada khayalak
  • Ekonomi bermatra tunggal adalah perekonomian suatu bangsa atau kawasan yang sangat bergantung hanya pada suatu kegiatan sehingga sangat peka terhadap perubahan yang mempengaruhi produksi dan pemasaran komoditasnya, misalnya negara-negara OPEC yang bergantung pada minyak
  • Ekonomi kata yang merujuk pada penggunaan kat ayang lebih hemat dan lebih jelas dalam suatu gaya berita
  • Ekonomi kedai adalah cara berdagang tradisional dalam masyarakat negara berkembang yang berupa usaha kecil-kecilan oleh rakyat dengan ciri seperti harga barang tidak pasti, adanya tawar-menawar, adanya utang piutang yang kompleks antara pedagang, barang dagang sedikit, risiko rugi kecil dan keuntungan juga kecil
  • Ekonomi kerakyatan adalah ekonomi yang mengacu pada peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat
  • Ekonomi lemah adalah usaha dagang dengan modal kecil atau berpenghasilan rendah
  • Ekonomi pasar adalah sistem ekonomi yang sepenuhnya dikendalikan oleh pasar
  • Ekonomi pedesaan adalah ekonomi yang berdasarkan hasil produksi dari daerah pedesaan, biasanya bersifat tradisional
  • Ekonomi pertanian adalah ekonomi yang berdasarkan produksi hasil aktivitas bercocok tanam
  • Ekonomi terpimpin adalah ekonomi yang dibawah rencana, pimpinan dan pengawasan pemerintah masyarakat yang bersangkutan

Secara etimologis, Ekonomi berasal dari bahasa Yunani, Oikonomikos yang berarti tata kelola rumah tangga.

Oikonomikos sendiri berasal dari dua kata yakni οἶκος [Oikos] yang berarti rumah tangga atau keluarga dan νόμος atau Nomos yang berarti aturan atau pengaturan.

Mula-mula, istilah itu diserap ke dalam bahasa Latin, oeconomicus yang diartikan sebagai ekonomi domestik atau ekonomi kecil dan diserap ke dalam bahasa Prancis menjadi économique.

Ekonomi sendiri mulai diartikan demikian berdasarkan risalah Xenophon yang tentang tugas-tugas kehidupan rumah tangga, dari istilah Oikonomia.

Intinya, ekonomi adalah ilmu sosial yang secara langsung mempelajari produksi, distribusi dan konsumsi sumber daya oleh individu, entitas bisnsi dan masyarakat.

Karena itu, bicara ekonomi juga berbicara tentang segala hal yang berkaitan didalamnya termasuk uang, tanah sampai bahan bakar.

Karena sumber daya selalu terbatas, masyarakat harus mengembangkan sistem untuk memproduksi, mendistirbusikan dan mengkonsumsi sumber daya tersebut.

Ekonomi juga mengalisis cara masyarakat menggunakan segala sesuatu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan interaksi dengan sumber daya yang ada.

Jenis-jenis ilmu ekonomi

Ilmu ekonomi dapat dibagi dalam empat kategori utama seperti ekonomi makro dan mikro, ekonomi postif dan normatif, ekonomi rasional dan perilaku serta ekonomi arus utama dan heterodoks.

Sebagian besar metode klasifikasi ekonomi menggunakan dua pendekatan yang berbeda yakni bidang yang bertolak belakang satu dengan yang lain.

Agar jelas, berikut disajikan jenis-jenis ilmu ekonomi, yakni:

1. Ekonomi mikro dan ekonomi makro

Ekonomi mikro, yang kadang juga disebut mikroekonomi, adalah ilmu ekonomi yang secara khusus mempelajari cara produsen dan konsumen berinteraksi dalam pasar ekonomi individual.

Dengan fokus seperti ini, maka keputusan individu tersebut tidak akan mempengaruhi pasar lain untuk bidang yang sama atau berbeda.

Disisi lain, ekonomi makro menggunakan pendekatan yang jauh lebih luas dengan mengalaisis komponen ekonomi secara keseluruhan.

Baca Juga:

Artinya, analisisnya bisa secara nasional atau internasional termasuk isu-isu apa yang mempengaruhinya, pengangguran, inflasi atau mungkin kebijakan fiskal.

Meski demikian, tetap melibatkan interaksi pasar dan efek satu pasar dengan yang lain. Salah satu bidang ilmuj dari ekonomi makro adalah ekonomi internasional.

Hanya saja, ekonomi inernasional adalah bidang ilmu yang fokus pada aktivitas ekspor dan impor yang mempengaruhi nilai tukar mata uang dan elemen lain dalam ekonomi global.

Dengan demikian, ekonomi mikro dan ekonomi makro adalah klasifikasi utama dalam ilmu ekonomi.

Sementara, bidang yang lain seperti ekonomi pembangunan, fokus pada faktor-faktor ekonomi yang berdampak pada negara-negara berpenghasilan rendah.

Kemiskinan, perubahan struktural, pertumbuhan ekonomi masuk dalam ekonomi makro atau mikro, bergantung pada ruang lingkup studinya.

2. Ekonomi positif dan ekonomi normatif

Ekonomi positif adalah ilmu ekonomi yang mempelajari ekonomi sebagaimana adanya sementara, ekonomi normatif menggunakan pendekatan yang spekulatif, yang mempelajari struktur ekonomi yang ideal dan adil.

3. Ekonomi rasional dan ekonomi perilaku

Ekonomi rasional, yang kadang juga disebut ekonomi konvensional, berfokus pada gagasan bahwa konsumen individu dan bisnis akan membuat keputusan rasional berdasarkan informasi konkret mengenai bagaimana mereka membelanjakan atau menggunakan sumber daya yang ada.

Disisi lain, ekonomi perilaku berpendapat bahwa ide tersebut tidak selalu terjadi, seabliknya, individu dan bisnis sering membuat keputusan emosional tentang bagaimana mereka menghabiskan dan mengkonsumsi sumber daya tersebut.

4. Ekonomi arus utama dan ekonomi heterodoks

Ekonomi arus utama, kadang juga disebut ekonomi ortodoks, mirip dengan ekonomi rasional karena percaya bahwa konsumen individu dan bisnis membuat keputusan pembelian dan konumsi yang rasional.

Meski demikian, ada perbedaan teknis antar keduanya karena perhatian dimana yang satu tidak mempertimbangkan sementara yang rasional mempertimbangkan peran pemerintah dan peraturan mereka dalam pengambilan keputusan.

Sementara, ekonomi heterodoks adalah bidang ilmu ekonomi yang tidak percaya bahwa pemerintah dan rasionalitas merupakan faktor penting alam sebagian besar keputusan ekonomi.

Objek studi Ekonomi

Objek studi, dalam konteks ini, bisa diartikan sebagai indikator ekonomi atau cakupan ekonomi yang mengacu pada kinerja pasar.

Dengan analisis terhadap setiap objek studi yang ada dan hasilnya dari waktu ke waktu bisa membantu ekonom untuk menentukan apakah pasar kuat atau lemah.

Lantas, apa saja cakupan ekonomi atau objek studinya? Ada 5 bagian, yakni:

  • Produk domestik bruto [PDB] atau Gross domestic product [GDP] yang mempelajari nilai total barang dan jasa yang diproduksi pada pasar dalam jangak waktu tertentu, biasanya setahun
  • Retail sales atau penjual eceran yang mencau pada nilai total semua barang yang dibeli dari toko eceran dalam pasar ekonomi pada periode tertentu, biasnaya satu bulan
  • Produksi industri [Industrial production] yang megnacu pada total produksi barang dari pabrik, tambang, penyedia utilitas dalam pasar ekonomi untuk jangka waktu tertentu, biasanya sebulan
  • Data pekerjaan [Employment data] yang mengacu pada jumlah total orang dewasa yang punya pekerjaan dalam pasar ekonomi untuk jangka waktu tertentu, biasanya satu bulan
  • Dan Indeks harga konsumen [Consumer price index] yang merujuk pada jumlah perubahan harga eceran dalam pasar untuk jangka waktu tertenut, biasanya satu bulan atau satu tahun. Indeks ini pada akhirnya menunjukan tingkat inflasi dalam pasar

Prinsip ekonomi

prinsip ekonomi adalah keseimbangan antar elemen atau komponen dalam asas-asas produksi sebagiamana yang dijelaskan diatas.

Bicara asas-asas produksi, maka akan melibatkan produsen atau orang yang memproduksi barang, distibutor atau orang yang menyebarkan barang dan konsumen atau orang yang mengkonsumi barang.

Agar jelas, berikut disajikan 3 prinsip ekonomi, diantaranya:

1. Prinsip ekonomi Produsen

Produsen adalah adalah orang yang bisa menciptakan barang, atau dalam konteks yang lebih luas, diartikan sebagai pemilik alat-alat produksi.

Artinya, produsen inilah yang memproduski barang atau orang yang mempunyai kemampuan untuk menghasilkan barang termasuk jasa.

2. Prinsip ekonomi Distributor

Lalu ada prinsip ekonomi distributor yang mengacu pada individu, sekelompok orang atau organisasi bisnis yang punya kemampuan untuk menyalurkan barang dan jasa dari produsen.

Distributor ini bisa siapa saja entah itu pedagang individu, UMKM sampai pihak lain yang bertindak sebagai penyalur.

Artinya, distirbutor ini mempunyai tugas mendistribusikan barang ke berbagai tempat, ke berbagai agen, sampai barang itu ada ditangan konsumen.

3. Prinsip ekonomi Konsumen

Terakhir adalah konsumen yang akan menggunakan barang atau jasa tersebut. Artinya, tanpa konsumen, barang atau jasa tersebut tidak akan berguna.

Dengan begitu, siapapun yang membeli barang atau menggunakan suatu jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya atau untuk mendapatkan kepuasan tertentu, ia disebut konsumen.

Manfaat mempelajari Ekonomi

Poin penting terkahir yang wajib dibahas adalah manfaat mempelajari ilmu ekonomi. Dimana, pertanyaannya selalu dimulai dari mengapa ilmu ekonomi itu penting?

Tidak harus kuliah di bidang ekonomi untuk mempelajari bidang ini. Karena, ilmu ekonomi pada dasarnya adalah bidang ilmu yang mempelajari setiap urusan rumah tangga.

Artinya, mempelajari ekonomi bisa meningkatkan pemahaman anda tetnang dunia sekitar. Dan ada beberapa alasan mengapa ilmu ini harus dipelajari, seperti:

1. Meningkatkan pemahaman tentang masa lalu dan masa kini

Manfaat pertama berkaitan dengan kerangka kerja atau pemahaman masyarakat di masa lalu dan masa kini serta usaha-usahanya untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.

Artinya, memahami masa lalu membantu masyarakat untuk mengidentifikasi keberhasilan dan kegagalan lalu belajar darinya.

Ini juga membantu orang memahami cara masayarakat dan ekonominya berkembang, yang memperdalam pemahaman mereka akan satu objek.

Disisi lain, pemahaman masa depan adalah usaha-usaha yang bisa dilakukan untuk menjaga stablikitas ekonomi dengan berkaca pada kondisi ekonomi sekarang dan di masa lampau.

2. Mengetahui koneksi antar setiap bidang ilmu

Teori ekonomi secara tidak langsung akan membentuk pemahanan tentang berbagai sektor termasuk real estate, keuangan, perawatan kesehatan sampai pemerintahan.

Ini juga membantu seseorang untuk memahami berbagai bidang sosial yang mempengaruhi kehidupan seseorang termasuk kejahatan, pendidikan, agama, sains dan lingkungan.

3. Prediksi akan masa depan

Analisis masa lalu dan masa kini ekonomi adalah cara paling efektif untuk menilai tren historis untuk memprediksi apa yang akan terjadi di masa mendatang.

Membuat prediksi yang tepat bisa membantu ekono mengambil langkah-langkah proaktif untuk merespon setiap perubahan ekonomi sebelum terjadi.

Ini penting bagi entitas komersial yang bertujuan untuk menghasilkan keuntungan, alokasi sumber daya sampai pemanfaatannya.

4. Meningkatkan profitabilitas bisnis

Pemahaman yang baik tentang ekonomi memabntu anda mengambil keputusan yang tepat dalkam bisnis .

Artinya, memahami iklim ekonomi bisa membantu bisnis mengantisipasi apakah konsumen cenderung membeli barnag dan jasa mereka dan jenis mana yang lebih menarik.

Juga bisa mengantisipasi apakah harga utilitas, persediaan dan biaya lainnya naik atau turun. Pada akhirnya, pemahaman macam ini bisa membantu perusahaan mengambil keputusan yang tepat.

Mulai dari strategi peluncurna produk, ekspansi ke pasar baru, strategi pemasaran, pemasaran dan lain sebagainya.

5. Meningkatkan taraf hidup masyarakat

Pada akhirnya, pemahaman ilmu ekonomi yang baik secara tidak langsung akan meningkatkan taraf dan kualitas hidup seseorang.

Mengapa? Karena sebagian besar masalah sosial berkaitan dengan unsur ekonomi. Karena itu, menerapkan kebijakan ekonomi yang tepat sangat diperlukan.

Misalnya, dalam skala besar, kebijakan ekonomi yang sehat bisa mengurangi tingkat pengangguran dan mengurangi inflasi.

Mereka juga dapat membantu mengurangi ketidaksetaran dalam masyarakat dan memastikan lebih banyak orang punya akses ke berangai layanan seperti kesehatan dan pendidikan.


FAQ

Beberapa pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan terkait postingan ini akan saya ulas dalam QnA dibawah, seperti:

1. Apa sih perbedaan ekonomi dan ekonom?

Ekonom, secara sederhana, merujuk pada ilmu ekonomi atau ilmu yang secara khusus mempelajari pengelolaan rumah tangga.

Sementara, ekonom adalah orang yang bekerja di bidang ekonomi secara profesional seperti dosen, guru, peneliti atau yang lainnya.

Termasuk staff khusus bidang ekonomi, departemen pemerintah bagian ekonomi sampai karyawan yang membantu perusahaan mengambil keputusan strategis.

Dengan demikian, tugas yang dilakukan para ekonom bergantung sama pemberi kerja dan instansi tempatnya bekerja, dan biasanya mencakup:

  • Melakukan penelitian dan analisis data ekonomi menggunakan statistik dan model matematika
  • Melakukan survei independen dan pengumpulan data tentang isu-isu ekonomi
  • Menerjemahkan hasil penelitian ke dalam bagan dan tabel
  • Membuat dan menggunakan teknik pemodelan keuangan untuk memprediksi aktivitas ekonomi
  • Menulis laporan penelitian tentang tren dan perkiraan ekonomi untuk penggunaan bisnis internal, jurnal akademik, dan publikasi lainnya
  • Memberi nasihat kepada para pemimpin bisnis dan pemerintah tentang tindakan ekonomi yang tepat

Semua tugas dan tanggungjawab itu diberikan kepada pemerintah, di siarkan kepada publik atau digunakan secara eksklusif untuk berbagai kebutuhan.

2. Apakah ekonomi dan ilmu ekonomi itu sama?

Ekonomi adalah bidang ilmu yang mencakup cabang ekonomi seperti manajemen, akuntansi, ekonomi industri dan lain sebagainya.

Sebaliknya, ilmu ekonomi adalah bidang ilmu dari ekonomi itu sendiri yang secara khusus mempelajari teori-teori ekonomi dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

3. Apa yang dimaksud dengan sumber daya ekonomi?

Sumber daya ekonomi atau economic resources adalah suatu istilah yang menggambarkan dua sumber daya yang bisa dimanfaatkan yakni SDA dan SDM.

SDA berfukus pada eksplorasi sumber daya ekonomi untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia sementara SDM fokus pada manusia yang mengeksplorasi sumber daya alam tersebut.

4. Apa yang dimaksud dengan masalah ekonomi?

Pengertiannya sederhana dimana masalah ekonomi adalah kesulitan atau problem yang dihadapi dalam setiap manajemen rumah tangga.

Faktor pemicu untuk setiap masalah pada ekonomi cukup variatif. Misalnya, krisis moneter karena merosotnya nilai uang, kebijakan ekonomi yang salah dan lain sebagainya.

5. Apa yang dimaksud dengan kegiatan ekonomi?

Secara umum, kegiatan ekonomi hanya terbagi dalam tiga bentuk yakni produksi, distribusi dan konsumsi.

Hanya saja, jika di lihat dalam konteks yang lebih luas, kegiatan ekonomi juga mencakup transaksi, akvitivas beli dan jual barang, aktivitas pabrik dan lain sebagainya.

6. Apa yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi?

Pertumbuhan ekonomi adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan nilai unit produksi untuk barnag yang jasa yang dihitung dalam skala lokal, nasional ataupun internasional.

Ada banyak indikator yang digunakan untuk menghitung naiknya pendapatan nasional suatu negara, termasuk didalamnya pendapatan per kapita, jumlah tenaga kerja dan lain sebagainya.

Penutup

Ekonomi bukanlah ilmu pasti melainkan ilmu fleksibel karena mempelajari perilaku manusia yang tidak bisa diprediski.

Perilaku-perilaku inilah yang mempengaruhi pasar secara langsung, yang mempengaruhi kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi masyarakat.

Demikian artikel tentang definisi ekonomi adalah: pengertian, jenis, objek studi, prinsip dan manfaat. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar