7 Posisi Penempatan Iklan AdSense Yang Paling Berpotensi di Klik Pengguna

4 min read

cara penempatan iklan adsense

Ada beberapa posisi penempatan iklan adsense yang paling berpotensi di klik oleh pengguna. Posisi-posisi tersebut akan saya ulas di artikel kali ini. 

Menempatkan iklan AdSense di blog secara langsung akan membuat sang blogger bisa memperoleh penghasilan dari iklan yang tampil.

Tapi apakah penghasilan dari iklan tersebut bisa di optimalkan? Soal ini sebenarnya tidak pengaruhi oleh faktor tunggal saja misalnya ukuran iklan.

Faktor dengan berpengaruh besar terhadap pendapatan blog lewat iklan adalah trafik yang diperoleh baik trafik organik, direct trafik hingga trafik dari media sosial.

Jika tidak dipengaruhi oleh faktor tunggal, mengapa saya membuat artikel dengan judul seperti diatas? Jawabannya sederhana.

Karena setiap faktor berpotensi meningkatkan jumlah klik iklan. Dengan kata lain, apabila ada satu faktor yang dioptimalkan dengan baik ada kemungkinan penghasilan akan meningkat.

Jadi, anggap saja penghasilan di blog anda selama ini tidaklah optimal. Sehingga perlu untuk mengoptimalkannya supaya pendapatan bertambah.

Karena itulah saya sengaja membuat artikel ini. Dan artikel ini lebih mengarah pada pengoptimalan posisi iklan, yang secara langsung berkontribusi pada penghasilan.

Sebagai contoh, jika anda pasang iklan AdSense, tentu anda harus tahu dimana posisi iklan yang paling berpotensi di klik pengguna.

Pengaturan posisi penempatan iklan ini sebenarnya akan lebih mudah jika anda menggunakan WordPress.org.

Sementara, jika anda menggunakan blogger atau mungkin platform lain yang sudah di host sendiri, pengaturannya tidak sefleksibel yang ada di WordPress.

Disisi lain, meskipun posisi iklan sudah sesuai dengan yang saya sarankan, saya tidak menjamin bahwa penghasilan anda akan meningkat.

Karena kembali lagi faktor tunggal tadi. Sehingga anda perlu bijak-bijak melakukan optimasi karena artikel ini hanyalah rekomendasi saja.

7 posisi penempatan iklan adsense yang paling berpotensi di klik pengguna

Lantas posisi iklan dimana saja yang paling berpotensi di klik pengguna? Ada beberapa posisi yang mungkin berpotensi meningkatkan jumlah klik. Antara lain:

1. Dibagian atas Header

paling berpotensi di klik pengguna

Posisi iklan ini akan menjadi interaksi pertama antara blog anda dengan pengunjung. Coba perhatikan blog-blog besar seperti Detikcom, liputan6, mereka menempatkan iklan dibagian atas header.

Maksudnya adalah dibagian atas <style>. Anda juga bisa menempatkan iklan di posisi ini baik iklan gambar atau iklan teks.

Usahakan agar iklan yang ditempatkan pada posisi ini adalah iklan responsif supaya bisa menyesuaikan dengan ukuran perangkat yang digunakan pengguna.

Sayangnya, penempatan iklan ini membuat loading Website atau blog akan menjadi lambat sehingga saya tidak terlalu merekomendasikannya.

Catatan, jika anda menempatkan iklan di posisi ini tidak meningkatkan jumlah klik namun bisa menaikkan nilai CTR dan CPA iklan.

2. Dibagian bawah Header

paling berpotensi di klik pengguna

Selanjutnya adalah dibagian bawah header. Atau anda bisa memilih menempatkan iklan di atas dan bawah header secara bersamaan tapi dengan risiko mengganggu pengguna.

Tidak apa-apa sih menempatkan jenis iklan di dua tempat ini, yang penting loading blog tidak terganggu.

Disisi lain, pasang iklan dengan ukuran yang responsif agar bisa menyesuaikan dengan ukuran perangkat yang digunakan oleh pengunjung.

Catatan, rasio klik di bawah header juga kurang. Hanya saja dapat meningkatkan CTR dan CPA seperti pada poin pertama.

3. Di bagian atas post

Sebenarnya anda juga bisa menempatkan jenis iklan dibagian atas postingan blog. Ini belum masuk ke bagian dalam konten, karena potensinya kliknya berbeda.

Baca Juga : Jenis-Jenis Format Gambar Yang Umum Digunakan

Jika blog anda mendukung penempatan iklan pada posisi ini, saya sarankan anda menggunakan jenis iklan gambar dengan ukuran yang juga responsif.

Bagaimana soal rasio kliknya? Apakah tinggi? Menurut saya pribadi biasa saja. Hanya saja dapat meningkatkan CPM [cost per miles] atau bayaran per 1k tayangan iklan.

4. Didalam artikel [in artikel] *Sangat direkomendasikan

Ada tiga jenis iklan untuk penempatan jenis iklan ini, antara lain:

a. Dibagian atas artikel, tergantung penempatannya

Ada template blog yang diatur untuk menempatkan iklan sebelum atau sesudah gambar referensi postingan blog.

Anggap saja gambar tersebut ada dibagian atas artikel. Disisi lain, ada juga template yang mendukung penempatan iklan setelah gambar.

Fungsi keduanya sama. Sementara, untuk jenis iklan sebaiknya pilih jenis iklan teks dan gambar. Agar bisa disesuikan dengan konten anda.

b. Di bagian tengah artikel

Menurut saya, penempatan iklan dibagian tengah artikel adalah salah satu penempatan iklan yang paling banyak mengundang klik.

Hal ini disebabkan karena iklan ini sangat strategis sehingga anda wajib menempatkan 1 unit iklan di tengah-tengah artikel.

Baca Juga : Cara Mudah Diterima MGID

Bagaimana dengan jenis iklannya? Saya sarankan agar anda menempatkan jenis iklan berupa teks dan gambar.

Alasannya sangat sederhana, meskipun Biaya Per Kliknya (BPK) rendah tetapi CTR atau biaya per tampilan cukup tinggi.

c. Bagian akhir artikel

Yang terakhir ada di bagian akhir artikel atau postingan di blog anda. Jadi, setiap kali pengguna selesai membaca artikel anda, mereka juga akan disuguhkan iklan.

Bagaimana dengan potensi kliknya? Bagi saya juga cukup tinggi. Hanya saja, rasio kliknya lebih rendah dibanding iklan yang tampil ditengah artikel.

Catatan, rasio klik iklan untuk tiga jenis iklan in article yakni atas, tengah dan bawah sangat tinggi. Bahkan mewakili 70-80% jumlah klik yang dilakukan pengguna.

Disisi lain, tiga iklan ini berkontribusi besar terhadap potensi pendapatan iklan berbasis CPM, CPA hingga CTR blog. Sehingga wajib untuk menempatkan iklan di posisi ini.

5. Di siderbar blog [tidak direkomendasikan]

Mengapa saya tidak menyarankan penempatan iklan di sidebar blog? Karena berdasarkan pengalaman saya sendiri, jumlah klik iklan di sidebar blog amat kecil bahkan jarang sekali ada pengunjung yang mau klik iklan sidebar.

Biasanya, di smartphone iklan sidebar ini akan tampil di bagian bawah blog. Agar lebih efektif untuk di klik pengguna, anda bisa menempatkan jenis iklan seperti konten yang sesuai.

Atau, anda juga bisa menempatkan jenis iklan in feed lain seperti Mgid, Taboola, Advernative dan lain sebagainya.

6. Di Related Post

Jika anda sudah bisa menempatkan jenis iklan ini di akun AdSense anda, maka sebaiknya anda ganti saja dengan related post default yang anda gunakan.

Alasannya sangat sederhana, sebab disitu juga ditempatkan iklan adsense, yang berpotensi di klik orang. Sebab iklan yang tampil disitu akan menyatu dengan iklan-iklan yang lain.

Mungkin anda melihat beberapa nomor yang ditulis tidak direkomendasikan dan tidak disarankan. Mengapa saya menulis demikian? Ada beberapa alasannya:

  • Iklan dibagian atas header memperlambat loading blog bahkan sampai 5 detik
  • Potensi klik iklan di sidebar blog sangat kecil dibandingkan tempat lain

Perlu anda ketahui, jangan terlalu banyak menempatkan jenis iklan. Sah-sah saja kalau anda menempatkan jaringan periklanan lain di blog anda.

Tetapi tetap fokus saja pada kecepatan dan pengalaman pengguna. Ingat juga, hindari menggunakan iklan Pop-Up sebab rawan Banned. Dan yang terakhir,

7. Selalu pasang iklan AdSense otomatis

Saat pertama kali mendaftar AdSense, kode iklan otomatis akan diberikan oleh pihak mereka untuk di pasang di bawah <head> atau sebelum </head>.

Apabila pengajuan yang anda lakukan di approve oleh pihak AdSense, maka iklan AdSense otomatislah yang pertama kali tampil.

Iklan ini bisa muncul di posisi mana saja. Baik ditengah-tengah related post, iklan adsense yang melayang dan lain sebagainya.

Saran saya, jika anda memasang iklan AdSense, sebaiknya hapus unit iklan di atas dan bahwa header, termasuk juga dibagian atas postingan.

Tujuannya agar iklan AdSense otomatis bisa menempatkan ruang-ruang yang kosong itu untuk menyuguhkan iklan lain kepada pengguna yang mungkin saja akan meningkatkan jumlah klik..

QnA

Disisi lain, ada beberapa pertanyaan yang sering diajukan oleh pengguna terhadap penempatan iklan AdSense yang paling optimal. Antara lain:

Q : Apakah perlu memasang iklan adsense di semua posisi seperti yang disebutkan diatas?

A : Gak perlu. Saya sendiri beberapa kali melakukan eksperimen penempatan iklan diatas, hanya saja hasil yang paling optimal ada di posisi iklan didalam artikel.

Yakni dibawah gambar unggulan postingan, tengah postingan dan akhir postingan. Saya juga menempatkan iklan konten yang sesuai di sidebar.

Q : Bagaimana dengan eksperimen ad-balance? Apakah bisa meningkatkan pendapatan blog?

A : Saya pernah melakukan eksperimen ad-balance. Dan ternyata ini lebih cocok untuk pengguna blogger.

Karena tidak ada peningkatan penghasilan yang signifikan setelah mensetting ad-balance tersebut. Jika anda pengguna Blogger, anda bisa setting ad balance sebesar 70-80% dan tak boleh dibawah 50%.

Q : Bagaimana penempatan iklan di Blog ini?

A : Sebenarnya ini rahasia, tapi gak apa-apalah sekedar berbagai. Blog ini hanya menggunakan satu unit iklan setelah gambar di dalam postingan.

Sisanya, hanya menggunakan iklan AdSense otomatis. Jadi terkadang pengguna akan melihat posisi iklan yang berbeda-beda setiap kali membuka laman blog ini.

Penutup

Meningkatkan penghasilan AdSense adalah salah satu hal yang wajib dilakukan oleh Blogger agar pendapatan yang ia peroleh bisa meningkat.

Dengan kata lain, segala cara perlu dilakukan yang mungkin bisa membuat pendapatan blog anda bertambah sehingga anda bisa gajian tiap bulan dari AdSense.

Demikian artikel tentang tips penempatan iklan adsense yang dapat meningkatkan jumlah klik iklan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *