Pembagian Ilmu Ekonomi dan Cabangnya

Ada dua hal yang akan dibahas di artikel ini yakni pembagian ilmu ekonomi dan cabang ilmu ekonomi.

Ekonomi sendiri merupakan bagian atau canang dari ilmu sosial dan humaniora. Dengan demikian, ia termasuk ilmu yang fleksibel sesuai perkembangan jaman.

Namun, objek yang dipelajari selalu sama yakni mempelajari setiap usaha dan tindakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.

Inilah yang kemudian jadi cikal bakal lahirnya pembagian dalam ilmu ekonomi termasuk cabang-cabang dalam ekonomi.

Oleh karena itu, untuk anda yang sedang cari cabang-cabang ilmu ekonomi, pembagian ilmu ekonomi dan contohnya serta contoh ilmu ekonomi.

Termasuk juga pengertian ilmu ekonomi deskriptif, cabang ilmu ekonomi terapan dan pengertian ilmu ekonomi terapan, simak artikel ini sampai habis.

Pembagian Ilmu Ekonomi dan Cabangnya

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan pembagian ilmu ekonomi dan cabang ilmu ekonomi. Berikut artikelnya untuk anda.

1. Pembagian ilmu ekonomi

Bicara soal pembagian ekonomi, secara tidak langsung akan berbicara soal ekonomi dekskriptif, teori ekonomi dan ekonomi terapan.

Ketiga pembagian ilmu ekonomi tersebut berdasarkan pemikiran Alfred W. Stonier. Berikut penjelasannya:

a. Ilmu ekonomi deksriptif

Ekonomi deskriptif adalah aliran dalam ilmu ekonomi yang menggambarkan keadaan ekonomi masyarakat apa adanya.

Dalam penggambaran ini, ilmu ekonomi akan mengumpulkan berbagai fakta nyata dan keterangan yang relevan terkait dengan masalah ekonomi yang dihadapi.

Fakta nyata dan keterangan tersebut tentu harus kredibel alias bisa dipercaya. Artinya, harus ada data berupa angka dan statistik.

b. Teori ekonomi

Teori ekonomi adalah seperangkat ide dan prinsip yang menguraikan berbagai fungsi ekonomi yang berbeda dalam konteks keilmuan.

Tergantung peran ekonom yang buat teori tersebut. Hanya saja, ia dapat menggunakant satu teori untuk tujuan berbeda.

Misalnya, beberapa teori bertujuan untuk menggambarkan fenonema ekonomi tertentu seperti inflasi, penawaran dan permintaan serta mengapa hal itu bisa terjadi.

Disisi lain, teori ekonomi lainnya bisa memberikan kerangka pemikiran yang memungkinkan ekonom menganalisis, menafsirkan dan memprediksi perilaku pasar.

Baca Juga:

Termasuk didalamnya uang yang beredar, industri yang mempengaruhi ekonomi sampai peran pemerintah didalamnya.

Meski demikian, seirngkali para ekonom menerapkan teori pada masalah atau kejadian yang mereka amati untuk dijadikan sebagai dasar pemikiran yang berguna.

Selain itu, ekonom tersebut akan memberikan penjelasan terhadap fenomena tersebut untuk kemudian menghasilkan solusi yang potensial atas masalah tersebut.

Dalam konteks yang lebih sederhana, teori ekonomi adalah cabang dari ilmu ekonomi yang dijadikan sebagai dasar analisis ekonomi atau sistem ekonomi.

Pada akhirnya, teori-teori tersebut berperan penting dalam pengambilan keputusan strategis terkait perekonomian atau dalam proses pengamatan suatu fenonam ekonomi.

Hal inilah yang kemudian melahirkan dua jenis ruang lingkup ekonomi, dengan teori-teorinya sendiri, seperti yang terlihat pada tabel dibawah ini:

Ekonomi MakroMempelajari gejala ekonomi secara komprehensif dan luas
Ekonomi MikroMempelajari perilaku dan gejala ekonomi dalam skala kecil bisa individu, keluarga atau kelompok masyarakat
Ekonomi terapanMempelajari dan mengaplikasikan ilmu ekonomi dalam kehidupan nyata atau bagian dari ekonomi yang sudah ada dalam kehidupan

Hanya saja, dalam perkembanganya kemudian, baik mikro dan makro punya mengalami perluasan makna, dimana:

  • Ekonomi Mikro melakukan analisis harga suatu barang atau jasa tertentu saja, analisis perilaku ekonomi tertentu seperti konsumsen atau produsen saja serta memahami bagaimana mengalokasikan faktor produksi agar bisa dicapai kombinasi yang tepat
  • Ekonomi makro melakukan analisis harga barang atau jasa secara keseluruhan, melakukan analisis terhadap permasalahan ekonomi secara keseluruhan seperti produksi nasional, pertumbuhan ekonomi dan pengangguran serta analisi pengaruh kegiatan ekonomi terhadap kinerja perekonomian secara nasional

Pada akhirnya, pembagian ilmu ekonomi itu juga melahirkan berbagai cabang ekonomi yang akan diulas di poin berikutnya.

2. Cabang ilmu ekonomi

Cabang ilmu ekonomi adalah bagian dari keilmuan yang telah diakui dan dipelajari oleh ilmuwan dan masyarakat luas. ‘

Perhatikan, cabang ilmu ekonomi ini berbeda dengan mashab atau aliran ilmu ekonomi. Soal ini akan dibahas pada poin berikutnya.

Agar jelas, berikut disajikan daftar cabang ilmu ekonomi dari ekonomi publik sampai syariah.

a. Ilmu ekonomi publik

Ilmu ekonomi publik adalah bidang ilmu ekonomi yang secara khusus mempelajari keputusan pemerintah atau keputusan politik dan pengaruhnya terhadap ekonomi masyarakat.

Kadang juga, ekonomi publik disebut sebagai ilmu keuangan negara karena hubungannya yang erat dengan keuangan atau uang.

b. ilmu ekonomi moneter

Ilmu ekonomi moneter adalah cabang ilmu ekonomi yang secara khusus mempelajari keuangan atau uang yang berebdar dengan masyarakat.

Bidang ilmu ini juga secara khusus mempelajari lembaga keuangan non bank, bank sampai bank sentral.

c. Ilmu ekonomi Industri

Ilmu ekonomi industrik adalah bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari kegiatan mengolab barang dengan berbagai peralatan.

Selain itu, bidang ilmu ini juga mempelajari tentang interaksi perusahaan, arus barang, distribusi barang sampai manfaat barang.

d. Ilmu ekonomi Internasional

Ilmu ekonomi internasional adalah bidang ilmu ekonomi yang mempelajari hubungan perekoniman antar negara.

Termasuk didalamnya soal kegiatan ekspor impor dan pengaruh ekonomi terhadap perdagangan supranasional.

e. Ilmu ekonomi SDA

Ilmu ekonomi Sumber Daya Alam [SDA] adalah bidang ilmu ekonomi yang mempelajari pemanfaatkan SDA untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Dalam praktiknya, bidang ilmu ini juga mempelajari soal masalah pengelolaan SDA, alokasi sumber daya alam sampa pemanfaatannya.

f. Ilmu ekonomi regional

Ilmu ekonomi regional adalah bidang ilmu ekonomi yang mempelajari pertumbuhan ekonomi suatu wilayah secara langsung.

Pembelajarannya juga termasuk interaksi ekonomi yang terjadi antar wilayah dan pengaruh interaksinya tehradap pembangunan wilayah tersebut.

g. Ilmu ekonomi SDM

Ilmu ekonomi SDM adalah bidang ilmu yang mempelajari faktor-faktor produksi dan tenaga kerja atau sumber daya manusia.

Termasuk didalamnya angkatan kerja, peningkatan mutu kerja, produktivitas tenanga kerja dan lain sebagainya.

h. Ilmu ekonomi Syariah

Ilmu ekonomi syariah adalah bidang ilmu ekonomi yang secara khusus mempelajari prinsip-prinsip syariah dan penerapannya dalam perekonomian masyarakat.

Dalam perkembangannya kemudian, cabang ilmu ekonomi diatas bisa berkembang atau melahirkan subcanang yang baru.

Beberapa contoh cabang ilmu ekonomi bisa dilihat dalam berbagai program studi di satu universitas, seperti:

  • Ekonomi manajemen
  • manajemen perusahaan
  • Akuntansi publik dan perpajakan
  • Ilmu keuangan perusahaan
  • Ekonomi neraca
  • Ekonomi pembangunan
  • Ekonomi bisnis digital
  • Kewirausahaan
  • Dan lain sebagainya

Penutup

Karena mempelajari perilaku manusia, maka ilmu ekonomi cukup akrab dengan kehidupan sehari-hari manusia.

Dan jika ingin mempelajari lebih lanjut bidang ini, salah satu ilmu dasar yang harus diketahui adalah pembagian kemudian diikuti dengan cabang dalam ilmu ekonomi.

Pada akhirnya, konsep ekonomi yang sudah dibicarakan diatas tidak lepas dari pengertian ekonomi yang sebenarnya termasuk didalamnya prinsip dan motif.

Jika ada tambahan, masukkan atau mungkin koreksi terkait postingan ini boleh sampaikan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang pembagian ilmu ekonomi dan cabangnya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar