6+ Letusan Gunung Berapi Terbesar Yang Pernah Terjadi di Indonesia

Dalam sejarah, ada 6 letusan gunung berapi terbesar yang pernah terjadi di wilayah Indonesia.

Penyebutan nama Indonesia ini merujuk pada wilayah-wilayah yang sekarang menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia [NKRI].

Letusan gunung berapi ini semacam ini sebenarnya tidak terlalu mengherankan, mengingat Indonesia termasuk salah satu wilayah dengan gunung berapi aktif terbanyak di dunia.

Hingga saat ini, berdasarkan data dari BMKG, Indonesia punya 127 gunung berapi aktif.

Disamping itu, Indonesia juga masuk dalam kategori wilayah dengan aktif cincin api (Ring of Fire) selain Jepang.

Bahkan ada beberapa letusan gunung Api di wilayah Indonesia dianggap memicu kiamat sementara di muka bumi.

Penilaian semacam ini timbul akibat dampak dari letusan tersebut. Bahkan, ada beberapa letusan yang mencapai wilayah-wilayah yang letak geografis cukup jauh seperti India, Afrika Selatan, Asia, Eropa, Amerika hingga Rusia.

Dampaknya bukan saja secara geologis, tetapi juga tatanan sosial. Yang paling terdampak adalah pertanian, habitat alam di darat dan laut, iklim, musim dan paling terakhir adalah manusia.

Ledakan yang terjadi juga menyebabkan gempa bumi yang sangat dahsyat. Biasanya, gempa bumi terjadi karena dua blok bumi tiba-tiba bergerak dan melewati satu sama lain.

Permukaan tempat dua blok itu bergerak disebut patahan. Lokasi di bawah permukaan bumi tempat gempa terjadi disebut hiposenter dan lokasi tepat diatas tanah tempat gempa bumi terjadi disebut episentrum.

Gempa bumi terbesar disebut sebagai mainshock atau goncangan utama. Dan biasanya setelah mainshock terjadi, akan ada gempa susulan.

6 Letusan Gunung Berapi Terbesar Yang Pernah Terjadi di Indonesia

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan 6 letusan gunung api terhebat yang pernah terjadi di Indonesia.

Letusan gunung apa saja itu? Pasti penasaran kan? Berikut disajikan artikelnya untuk anda.

1. Letusan gunung Toba

letusan gunung toba
Gambar ilustrasi via liputan6.com

Gunung Toba diperkirakan telah meletus 75.000 tahun silam dan memuntahkan 2.800 kilometer kubik magma ke angkasa.

Akibat letusan ini, para ilmuwan percaya bahwa abu vulkanik gunung Toba menutupi laut Cina selatan hingga laut Arab.

Abu vulkanik ini juga menyebabkan dunia mengalami musim dingin vulkanik yang ekstrim selama beberapa bulan.

Dalam jurnal scientific report disebutkan bahwa penyebab gunung Toba meletus adalah karena tingkat kepadatan gunung yang tinggi.

Akibatnya, tekanan di bawah gunung semakin besar. Puncaknya, saat letusan gunung Toba terjadi dan membentuk danau toba seperti sekarang.

Dengan demikian, letusan ini menjadi salah satu cara bagi planet bumi untuk melepas panas yang berlebih didalam perutnya.

Tahun letusan [Perkiraan]Ada tiga letusan yang terjadi. Pertama, pada 80.000, 74.000 dan 500 tahun silam
LetakSumatra Utara saat ini
KategoriSupervulkan [Gunung api raksasa atau gunung api super]
Dampak letusanMusim dingin vulkanik selama 10 tahun

2. Letusan gunung Papandayan

letusan gunung papandayan
via pegguci.com

Gunung yang terletak di Garut, Jawa Barat ini pernah meletus pada 12 Agustus 1772 dan menyebabkan 2.972 orang tewas.

Letusan ini juga menyebabkan 40 desa di sekitar gunung tersebut rusak berat. Sementara, di titik letusan terbentuk kawah baru.


Baca Juga:


Gunung Papandayan hingga kini masih termasuk gunung stratovulkano. Bekas letusan yang terjadi ratusan tahun silam itu pun dapat disaksikan sampai hari ini.

Setelah itu, gunung ini tercatat beberapa kali meletus seperti pada 11 maret 1923, 25 januari 1924 dan terakhir pada tahun 2002 lalu.

TahunTerjadi beberapa kali letusan. Pertama, pada 1772, 1923, 1924, 1942, terakhir pada 11 November 2002
LetakGarut, Jawa Barat
KategoriGubung api Strato
Dampak letusanVariatif. Dataran tinggi luluh lantak, ribuan nyawa tewas dan kerugian material yang tak sedikit

3. Letusan gunung Galunggung

letusan gunung galunggung
Gambar ilustrasi via tirto.id

Gunung Galunggung pertama kali meletus pada tahun 1822 lalu dan menelan ribuan korban jiwa. Tercatat, ada sekitar 4.011 orang yang tewas.

Awalnya, letusan didahului dengan suara gemuruh lalu air mendidih dimuntahkan dari titik letusan diikuti dengan lumpur dan lahar panas.

Letusan ini juga memuntahkan material seperti abu panas, abu halus, awan panas serta lahar ke angkasa.

Selanjutnya, gunung ini beberapa kali tercatat pernah meletus seperti pada 20 oktober 1884, 1918 dan terakhir pada tahun 1982.

Pada tahun 2012 misalnya, gunung ini sempat membuat heboh masyarakat sekitar akibat peningkatan statusnya. 

Hal ini semakin diperkuat dengan siklus letusan gunung, yang biasanya terjadi tiap 30 tahun sekali.

Meski status siaga sudah diturunkan, gunung ini masih menjadi salah satu sumber ketakutan terbesar masyarakat yang tinggal disekitar kaki gunung.

Termasuk juga beberapa pemukiman masyarakat yang letaknya tak jauh dari gunung Galunggung.

TahunTerjadi selama 9 bulan dimulai pada 5 April 1982 sampai 8 Januari 1983
LetakKecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat
KategoriStratovolcano
Dampak letusanVariatif

4. Letusan gunung Krakatau

Letusan gunung krakatau
Gambar ilustrasi via tribunnews.com

Pada 27 Agustus 1983 [Ada beberapa sumber yang mengatakan letusan terjadi pada 26 Agustus] gunung Krakatau dilaporkan meletus.

Hari itu juga, sepertiga bagian dari gunung tersebut runtuh akibat letusan berantai yang terjadi. Akibatnya, 36.417 orang dilaporkan tewas.

Letusan gunung berapi ini juga menciptakan gelombang tsunami setinggi 30 meter yang disertai dengan abu vulkanik.

Arsip majalah online The Atlantic edisi 1884 menyebutkan bahwa cahaya matahari tertutup selama beberapa hari akibat letusan Krakatau.

Di beberapa wilayah di dunia, pada hari yang sama, dilaporkan terjadi abnormalitas atmosfer.

Juga menyebabkan jarum kompas bergerak sendiri, termasuk juga barometer yang naik turun selama beberapa menit.

Tahun26 Agustus 1983, pukul 12:53
LetakSelat Sunda
KategoriKaldera vulkanik
Dampak letusanMerupakan salah satu letusan gubung terkuat dalam sejarah alias berada level 6 Volcanic Explosivity Index (VEI) yang menyebabkan awan Neraka dan tsunami. Tercatat ada 36 ribu lebih koran jiwa tewas dari kejadian ini

5. Letusan gunung Kelud

letusan gunung kelud
Gambar ilusrasi via Fimela.com

Usai meletus tahun 1901, gunung Kelud juga dilaporkan meletus pada 20 mei 1919 atau 20 tahun setelahnya. Letusan ini sendiri menyebabkan 5.160 orang tewas.

Pada waktu itu, Pemerintah kolonial tidak memperhatikan saran Vulkanolog yang menggali terowongan di sekitar dinding danau kawah dengan tujuan agar kawah tetap kosong dari air.

Letusan juga menyebabkan hujan batu yang lebat dan mengakibatkan ratusan atap rumah hancur berat. Bahkan hujan Abu dilaporkan mencapai Bali.

Begitu juga dengan dentumannya yang sampai ke pulau Kalimantan. Disisi lain, Blitar menjadi satu-satunya wilayah yang paling hancur akibat bencana ini.

Gunung Kelud juga pernah beberapa kali meletus yakni pada 1951, 1966, 1990 dan terakhir pada tahun 2007 lalu.

TahunTercatat beberapa kali meletus pada 1901, 1919, 1951, 1966, 1990, 2007 dan terkahir pada 13 Februari 2014
LetakAntara Kediri-Blitar-Malang, Jawa Timur
KategoriStratovolcano dan Gunung api Tipe A
Dampak letusanVariatif

6. Letusan gunung Tambora

Gunung tambora
Gunung tambora via boombastis.com

Gunung yang terletak di Nusa Tengara Barat ini pernah meletus pada 10 April 1815 dan menyebabkan 92.000 orang tewas.

Saking kuatnya letusan gunung Tambora, para ahli mengklasifikasikannya sebagai peristiwa VEI-7, yang merupakan klasifikasi maksimal suatu letusan.

Didahului dengan ledakan piroklastik, gunung Tambora kemudian meletus. Setelah letusan terjadi, muncul kaldera besar berukuran 6 km.

Letusan ini juga menyebabkan suhu bumi berkurang selama beberapa tahun akibat abu yang menutupi matahari sehingga iklim bumi menjadi dingin.

Tahun1815 
LetakSumbawa, Nusa Tenggara Barat
KategoriGunung berapi kerucut trakibasalt-trakiandesit
Dampak letusanBerkurangnya suhu bumi. Tahun berikutnya, yakni 1816 terjadi tahun tanpa musim panas yang menyebabkan gagal panen di beberapa wilayah termasuk di Eropa Utara, Amerika timur laut dan Kanada

FAQ

Untuk beberapa pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan terkait postingan ini akan saya ulas dalam QnA dibawah, berikut daftarnya:

1. Apakah ada salah satu letusan Gunung terbesar dalam sejarah modern terjadi di Indonesia?

Jawabannya bisa lihat postingan diatas. Kalau ditanya mana yang terbesar setelah indonesia terbentuk, jawabannya adalah Gunung Papandayan.

2. Apa saja gunung berapi di Indonesia yang pernah Meletus?

Jawabannya ada banyak. Untuk daftar singkatnya bisa lihat postingan yang sudah saya ulas diatas.

3. Apa letusan Gunung purba terdahsyat di dunia?

Ada dua letusan gunung purba Indonesia yang dampaknya sangat terasa bagi bumi yakni Gunung Toba dan gunung Tambora.

Penutup

Perlu diketahui, catatan mengenai korban gempa mungkin tidak terlalu akurat karena sistem perhitungan data penduduk yang belum ada saat itu.

Begitu juga dengan kekuatan yang dilepaskan karena beberapa letusan terjadi sebelum alat pendeteksi gempa ditemukan.

Jadi ga ada yang benar-benar tahu kekuatan letusan yang sebenarnya seperti apa. Yang jelas, amat sangat dasyat.

Artinya, beberapa letusan gunung berapi diatas merupakan salah satu letusan gunung berapi terbesar dan terhebat yang pernah terjadi di indonesia, bahkan dunia.

Demikian artikel tentang 6 letusan gunung berapi terhebat yang pernah terjadi di Indonesia. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar