6 Letusan Gunung Api Terhebat di Indonesia

3 min read

letusan gunung api terhebat

Sepanjang sejarah terdapat 6 letusan gunung berapi terhebat yang pernah terjadi di Indonesia.

Penyebutan nama Indonesia ini merujuk pada wilayah-wilayah yang sekarang menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Letusan gunung berapi ini semacam ini sebenarnya tidak terlalu mengherankan, mengingat Indonesia termasuk salah satu wilayah dengan gunung berapi aktif terbanyak di dunia.

Hingga saat ini, berdasarkan data dari BMKG, Indonesia punya 127 gunung berapi aktif.

Disamping itu, Indonesia juga masuk dalam kategori wilayah dengan aktif cincin api (Ring of Fire) selain Jepang.

Bahkan ada beberapa letusan gunung Api di wilayah Indonesia dianggap memicu kiamat sementara di muka bumi.

Penilaian semacam ini timbul akibat dampak dari letusan tersebut. Bahkan, ada beberapa letusan yang mencapai wilayah-wilayah yang letak geografis cukup jauh seperti India, Afrika Selatan, Asia, Eropa, Amerika hingga Rusia.

Dampaknya bukan saja secara geologis, tetapi juga tatanan sosial. Yang paling terdampak adalah pertanian, habitat alam di darat dan laut, iklim, musim dan paling terakhir adalah manusia.

Ledakan yang terjadi juga menyebabkan gempa bumi yang sangat dahsyat. Biasanya, gempa bumi terjadi karena dua blok bumi tiba-tiba bergerak dan melewati satu sama lain.

Permukaan tempat dua blok itu bergerak disebut patahan. Lokasi di bawah permukaan bumi tempat gempa terjadi disebut hiposenter dan lokasi tepat diatas tanah tempat gempa bumi terjadi disebut episentrum.

Gempa bumi terbesar disebut sebagai mainshock atau goncangan utama. Dan biasanya setelah mainshock terjadi, akan ada gempa susulan.

6 letusan gunung api terhebat yang pernah terjadi di Indonesia

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan 6 letusan gunung api terhebat yang pernah terjadi di Indonesia.

Letusan gunung apa saja itu? Pasti penasaran kan? Berikut disajikan artikelnya untuk anda.

1. Letusan gunung Toba

letusan gunung toba
Gambar ilustrasi via liputan6.com

Gunung Toba diperkirakan meletus pada 75.000 tahun yang lalu dan memuntahkan 2.800 kilometer kubik magma ke angkasa.

Akibat letusan ini, para ilmuwan percaya bahwa abu vulkanik gunung Toba menutupi laut Cina selatan hingga laut Arab.

Abu vulkanik ini juga menyebabkan dunia mengalami musim dingin vulkanik yang ekstrim selama beberapa bulan.

Baca Juga : Sejarah Lengkap Perintis dan Penemu Kamera

Dalam jurnal scientific report disebutkan bahwa penyebab gunung Toba meletus adalah karena tingkat kepadatan gunung yang tinggi.

Akibatnya, tekanan di bawah gunung semakin besar. Puncaknya, saat letusan gunung Toba terjadi.

Dengan demikian, letusan ini menjadi salah satu cara bagi planet bumi untuk melepas panas yang berlebih didalam perutnya.

2. Letusan gunung Papandayan

letusan gunung papandayan
via pegguci.com

Gunung yang terletak di Garut, Jawa barat ini dilaporkan meletus pada 12 Agustus 1772 dan menyebabkan 2.972 orang tewas.

Letusan ini juga menyebabkan 40 desa di sekitar gunung tersebut rusak berat. Sementara, di titik letusan terbentuk kawah baru.

Gunung Papandayan hingga kini masih termasuk gunung stratovulkano. Bekas letusan yang terjadi ratusan tahun silam itu pun dapat disaksikan hingga kini.

Gunung ini juga pernah meleutus beberapa kali seperti pada 11 maret 1923, 25 januari 1924 dan terakhir pada tahun 2002 lalu.

3. Letusan gunung Galunggung

letusan gunung galunggung
Gambar ilustrasi via tirto.id

Gunung Galunggung pertama kali meletus pada tahun 1822 lalu dan menelan ribuan korban jiwa.  Tercatat, ada sekitar 4.011 orang yang tewas.

Awalnya, letusan didahului dengan suara gemuruh lalu air mendidih dimuntahkan dari titik letusan diikuti dengan lumpur dan lahar panas.

Letusan ini juga memuntahkan abu panas, halus, awan panas serta lahar ke angkasa. Selain itu, gunung ini juga pernah tercatat meletus pada tahun-tahun setelahnya. Yakni pada 20 oktober 1884, 1918 dan terakhir pada tahun 1982.

Pada tahun 2012 lalu, gunung ini sempat menghebohkan masyarakat sekitar akibat peningkatan status gunung. Hal ini semakin diperkuat dengan siklus letusan gunung, yang biasanya terjadi setiap 30 tahun sekali.

Meski status siaga sudah diturunkan, gunung ini masih menjadi salah satu ketakutan terbesar bagi masyarakat yang tinggal disekitar gunung, termasuk juga pemukiman yang letaknya tak jauh dari gunung Galunggung.

4. Letusan gunung Krakatau

Letusan gunung krakatau
Gambar ilustrasi via tribunnews.com

Pada 27 Agustus 1983 [Ada beberapa sumber yang mengatakan letusan terjadi pada 26 Agustus] gunung Krakatau dilaporkan meletus.

Hari itu juga, sepertiga bagian dari gunung tersebut runtuh akibat letusan berantai yang terjadi. Akibatnya, 36.417 orang dilaporkan tewas.

Letusan gunung berapi ini juga menciptakan gelombang tsunami setinggi 30 meter yang disertai dengan abu vulkanik.

Arsip majalah online The Atlantic edisi 1884 menyebutkan bahwa cahaya matahari tertutup selama beberapa hari akibat letusan Krakatau.

Di beberapa wilayah di dunia, pada hari yang sama, dilaporkan terjadi abnormalitas atmosfer. Juga menyebabkan jarum kompas bergerak sendiri, termasuk juga barometer yang naik turun selama beberapa menit.

5. Letusan gunung Kelud

letusan gunung kelud
Gambar ilusrasi via Fimela.com

Usai meletus tahun 1901, gunung Kelud juga dilaporkan meletus pada 20 mei 1919 atau 20 tahun setelahnya. Letusan ini sendiri menyebabkan 5.160 orang tewas.

Pada waktu itu, Pemerintah kolonial tidak memperhatikan saran Vulkanolog yang menggali terowongan di sekitar dinding danau kawah dengan tujuan agar kawah tetap kosong dari air.

Letusan juga menyebabkan hujan batu yang lebat dan mengakibatkan ratusan atap rumah hancur berat. Bahkan hujan Abu dilaporkan mencapai Bali.

Begitu juga dengan dentumannya yang sampai ke pulau Kalimantan. Disisi lain, Blitar menjadi satu-satunya wilayah yang paling hancur akibat bencana ini.

Gunung Kelud juga pernah beberapa kali meletus yakni pada 1951, 1966, 1990 dan terakhir pada tahun 2007 lalu.

6. Letusan gunung Tambora

Gunung tambora
Gunung tambora via boombastis.com

Gunung yang terletak di Nusa Tengara Barat ini pernah meletus pada 10 April 1815 dan menyebabkan 92.000 orang tewas.

Saking kuatnya letusan gunung Tambora, para ahli mengklasifikasikannya sebagai peristiwa VEI-7, yang merupakan klasifikasi maksimal suatu letusan.

Didahului dengan ledakan piroklastik, gunung Tambora kemudian meletus. Setelah letusan terjadi, muncul kaldera besar berukuran 6 km.

Letusan ini juga menyebabkan suhu bumi berkurang selama beberapa tahun akibat abu yang menutupi matahari sehingga iklim bumi menjadi dingin.

Penutup

Perlu diketahui, catatan mengenai korban gempa mungkin tidak terlalu akurat karena sistem perhitungan data penduduk yang belum ada saat itu.

Begitu juga dengan kekuatan gempa. Meski tidak menggunakan alat pendeteksi gempa untuk mengukur besarannya, namun dapat dipastikan kalau letusan-letusan diatas adalah letusan gunung berapi paling hebat yang pernah terjadi di indonesia, bahkan dunia.

Nah demikian artikel tentang 6 letusan gunung berapi terhebat yang pernah terjadi di Indonesia. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *