4+ Kuadran Analisis SWOT Serta Fungsi dan Contohnya

Ada yang menyebutnya kuadran analisis SWOT sementara yang lainnya menyebut Kuadran SWOT, Matrik SWOT, Matrix SWOT , Diagram analisis SWOT dan istilah terkait lainnya.

Apapun penyebutannya, semua merujuk pada makna kata yang sama. Lantas, apa sih yang dimaksud dengan kuadran SWOT atau matrik swot ini?

Umumnya, matrik swot dibuat dengan tujuan untuk mengatur atau mengklasifikasikan item-item yang akan diidentifikasi dalam dua komponen yakni yang menguntungkan dan tidak menguntungkan.

Bentuknya berupa bujur sangkar yang yang dibagi menjadi empat kuadran, dan setiap kuadran tersebut mewakili elemen tertentu dalam SWOT.

Lalu analisis akan di lanjutkan dengan mengidentifikasi atau membuat daftar kekuatan spesifik pada kuadran pertama, kelemahan pada kuadran berikutnya, diikuti peluang dan ancaman.

Dan untuk anda yang sedang cari pengertian kuadran analisis SWOT, contoh kuadran analisis SWOT sampai matrix analisis SWOT.

Termasuk juga cara menentukan kuadran analisis SWOT, perhitungan analisis SWOT, analisis SWOT kuadran 2, analisis Swot kuadran I, diagram analisis SWOT dan penjelasannya, simak artikel ini sampai habis.

4+ Kuadran Analisis SWOT Serta Fungsinya

Kuadran Analisis SWOT Serta Fungsi dan Contohnya
Gambar via bow-now.com

Dalam buku Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis (2004) yang ditulis oleh Freddy Rangkuti, matrix SWOT dibagi menjadi empat kuadran.

Setiap kuadran mewakili atau mempresentasikan nilai atau objek analisis yang berbeda-beda satu dengan yang lain, berikut penjelasannya:

a. Kuadran I

Kuadran I atau matriks 1 dianggap sebagai apa yang menguntungkan, secara internal, bagi organisasi, individu atau perusahaan yang melakukan analisis jenis ini.

Di dalamnya, ada item-item yang menjadi peluang serta kekuatan. Jadi, tinggal memanfaatkan peluang dan kekuatan tersebut sebaik mungkin.

Baca Juga:

Cara memanfaatkannya bagaimana? Dengan menyatukan dan merampingkan semua item-item yang ada ke dalam satu bagan.

Dan setiap informasi yang ada akan digunakan atau diolah untuk mengambil keputusan strategis atau growth oriented strategy yang mendukung pertumbuhan organisasi lebih baik lagi.

b. Kuadran II

Kuadran II atau Matrix 2 adalah kebalikan dari kuadran I di atas. Dimana, item-itemnya terkait dengan kelemahan dan ancaman dari individu, organisasi atau perusahaan secara langsung.

Hanya saja, sekalipun ada ancamannya, tapi ia tetap memiliki peluang. Atas dasar ini, maka diperlukan strategi untuk mengcover ancaman dan kelemahan tersebut.

Dan strateginya adalah menggunakan kekuatan yang ada untuk untuk menciptakan peluang jangka panjang, yang berorientasi pada diversifikasi produk atau pasar, jika analisis ini dilakukan oleh perusahaan.

c. Kuadran III

Kuadran III atau Metrix 3 mengacu pada peluang. Tapi, peluang ini harus menghadapi dua tantangan sekaligus yakni internal dan eksternal.

Artinya, agar kekuatan-kekuatan bisa dioptimalkan dengan baik, maka fokus utama yang harus diperhatikan adalah menyelesaikan masalah internal tersebut.

Jika analisis ditujukan untuk perusahaan, maka dengan menyelesaikan masalah internal akan mendorong penetrasi yang lebih baik untuk mendapatkan peluang pasar yang lebih luas.

d. Kuadran IV

Kuadran IV atau Metrik 4 mengacu pada situasi yang paling tidak menguntungkan bagi bisnis, baik langsung ataupun tidak langsung.

Disini, perusahaan atau organisasi bisa melihat atau mengetahui ancaman-ancaman apa saja yang akan dihadapi.

Sama seperti kuadran III diatas yang mana, ancaman juga datang dari luar atau eksternal dan dari dalam atau internal.

Matriks Analisis SWOT: Faktor Internal dan Eksternal

Kuadran Analisis SWOT Serta Fungsi dan Contohnya
Gambar via zapier.com

Faktor eksternal dan internal adalah salah satu elemen yang harus dipertimbangkan dalam menyusun rencana strategis untuk organisasi atau perusahaan.

Dan untuk mendapatkan informasi tersebut, maka harus lewati dulu proses analisis SWOT diatas. Dan jika diklasifikasikan lebih lanjut, pada akhirnya akan mengerucut pada dua poin dibawah ini:

  • Informasi kekuatan (Strenght) dan kelemahan (weakness) dari organisasi atau perusahaan tersebut yang kelak disebut faktor internal
  • Informasi soal peluang (opportunity) dan ancaman terhadap peluang tersebut (threat) yang kemudian disebut faktor eksternal

Pada buku Manajemen Teori, Kasus dan Solusi (2014) yang ditulis oleh Irham Fahmi, dalam melakukan analisis SWOT, maka perlu lihat dua faktor di atas.

Artinya, ia tidak boleh dilewatkan atas alasan apapun. Karena ini penting, sebab dari faktor-faktor ini juga bisa jadi salah satu bahan rumusan untuk memutuskan strategi apa yang sesuai.

Lantas, bagaimana cara analisis faktor internal dan eksternal dalam analisis SWOT? Bisa dengan menggunakan dua pendekatan dibawah, yakni:

1. Faktor internal

Faktor internal adalah elemen yang dianggap sebagai pemicu lahirnya Kekuatan (strength) serta kelemahan (weakness) yang kemudian disingkat jadi S dan W.

Internal, dalam konteks ini, mengacu pada apa yang berhubungan dengan perusahaan atau organisasi secara langsung atau dari dalam.

Dan tentu saja, faktor-faktor ini juga mempengaruhi pengambilan keputusan perusahaan atau organisasi secara langsung.

Jika analisis dilakukan oleh perusahaan, maka faktor-faktor internal ini termasuk Sistem Informasi Manajemen dan Budaya perusahaan, SDM, operasi, keuangan, pemasaran sampai dengan penelitian dan pengembangan.

2. Analisis Faktor Eksternal dalam Matriks SWOT

Faktor eksterna adalah item yang secara langsung mempengaruhi peluang (opportunities) dan ancaman (threats) yang kemudian disingkat jadi O dan T.

Untuk item-item yang terjadi dengan O dan T tersebut berhubungan dengan kondisi eksternal perusahaan atau organisasi yang mempengaruhi pengambilan keputusan internal perusahaan secara langsung.

Dan apabila analisis ini dilakukan untuk perusahaan, maka ada beberapa faktor yang mempengaruhi mulai dari sosial-budaya, sosial kemasyarakatan (kependudukan), politik, hukum, teknologi, ekonomi sampai industry environment.

Hanya saja, anda bisa melakukan kombinasi lain untuk mendapatkan informasi lebih jauh, yang juga diperlukan dalam analisis seperti yang terlihat pada tabel dibawah ini:

Matrik SWOTAkronimPenjelasan
Strategi SOStrength-OpportunityMemaksimalkan seluruh kekuatan perusahaan untuk memaksimalkan semua peluang yang ada
Strategi STStrength-ThreatMemaksimalkan setiap kekuatan internal untuk mengantisipasi ancaman-ancaman yang muncul
Strategi WOWeakness-OpportunityDidasarkan pada pemanfaatan kekuatan-kekuatan yang dimiliki perusahaan secara internal untuk meminimalisir atau mungkin menghilangkan kelemahan-kelemahan
Strategi WTWeakness-ThreatDidasarkan pada kegiatan atau pola pelatihan defensif dengan tujuan untuk mengurangi atau meminimalisir kelemahan-kelemahan dan diwaktu bersamaan menghindari ancaman

Penutup

Dari penjelasan diatas bisa disimpulkan kalau Matriks Swot atau Kuadran SWOT dibuat dengan dua tujuan dasar.

Pertama, untuk melihat apa saja peluang dan ancaman dari luar perusahaan lalu doba diantisipasi bermodalkan kekuatan dan kelemahannya.

Idealnya, matriks diatas merupakan pedoman atau arahan yang digunakan untuk memudahkan dalam merumuskan berbagai strategi berdasarkan analisis yang dilakukan.

Dengan demikian, tetap diperlukan alternatif strategi atau Plan A, Plan B sampai Plan C yang harus diambil dibuat untuk memperbaiki segala ancaman.

Demikian artikel tentang 4+ kuadran analisis SWOT beserta fungsi dan contohnya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar