Kesehatan: Pengertian, Jenis-Jenis dan Cara Menjaga

7 Likes Comment
kesehatan

Menurut World Heath Oganization (WHO), pengertian kesehatan adalah suatu kondisi fisik lengkap, mental dan kesejahteraan sosial dan bukan hanya keadaan dimana tidak adanya penyakit atau kelemahan pada tubuh.

Secara ilmiah, kesehatan adalah kondisi dinamis yang dihasilkan dari konstanta tubuh lewat penyesuaian dan adaptasi dari respon terhadap tekanan dan perubahan dalam lingkungan untuk menjaga tubuh agar seimbang. Keadaan ini kemudian disebut dengan homeostatis.

Sebenarnya kata kesehatan mengacu pada keadaan emosional dan fisik. Sementara, layanan kesehatan seperti Puskesmas atau Rumah Sakit ada untuk membantu orang agar bisa mempertahankan kondisi tubuh secara optimal.

Beberapa fakta mengenai kesehatan

Berikut beberapa poin kunci kunci mengenai kesehatan untuk membantu anda memahami tentang pembahasan ini, antara lain:

  1. Kesehatan dapat didefinisikan sebagai kesejahteraan fisik, mental dan sosial yang berfungsi sebagai sumber daya utama guna menjalani kehidupan secara utuh
  2. Kesehatan tidak hanya mengacu pada tidak adanya penyakit pada tubuh tetapi kemampuan untuk pulih dan bangkit kembali dari penyakit atau masalah kesehatan lainnya
  3. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesehatan mulai dari genetika, lingkungan dan juga pendidikan
  4. Diet sehat dengan berolahraga atau skrining dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta mengatasi berbagai penyakit yang secara simultan membantu meningkatkan rasio kesehatan seseorang.

Pengertian kesehatan

Pada tahun 1984, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan kesehatan untuk kali pertama secara resmi dan definisi ini masih digunakan hingga kini.

Menurut WHO, kesehatan adalah kondisi kesehatan fisik, mental dan sosial yang lengkap dan bukan hanya tidak adanya penyakit atau yang berkaitan dengan daya tahan tubuh.

Selain itu, pada tahun tersebut, WHO juga menjelaskan lebih lanjut tentang pengertian kesehatan. Menurut mereka, ada berbagai sumber daya yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari dan itu sebenarnya bukan tujuan hidup.

Yang berarti, Kesehatan adalah konsep positif yang melibatkan sumber daya pribadi, sosial dan kemampuan fisik seseorang.

Baca Juga : Ternyata Ini Fungsi SWDKLLJ, Asuransi Bagi Korban Kecelakaan

Secara luas, pengertian ini bisa diartikan sebagai sumber daya yang mendukung fungsi individu dalam kehidupan bermasyarakat secara utuh.

Baru-baru ini, para peneliti dan ilmuwan berusaha mendefinisikan kembali arti kesehatan. Menurut mereka, kesehatan adalah kemampuan tubuh untuk beradaptasi dari ancaman medis yang ada pada lingkungan sekitar.

Gagasan ini banyak dipengaruhi oleh pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan terutama di sektor medis dan kedokteran. Juga dipengaruhi oleh upaya memahami tentang penyakit, cara kerjanya dan bagaimana mengobatinya.

Sementara, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI] kesehatan diartikan sebagai suatu keadaan sehat atau kebaikan keadaan badan atau tubuh seseorang.

Jenis-jenis kesehatan

Kesehatan mental dan fisik adalah dua jenis kesehatan yang sering diperbincangkan. Hal ini disebabkan karena dua jenis kesehatan ini adalah penjabaran dari pengertian WHO.

Namun, sebenarnya, jenis-jenis kesehatan ada banyak. Mulai dari kesehatan rohati, kesehatan emosional dan juga kesehatan keuangan.

Tiga hal ini disebut berkolerasi dengan tingkat stress yang dialami seseorang, entah itu rendah ataupun sebaliknya.

Sementara, dalam KBBI, kesehatan kemudian diartikan menjadi tiga bagian utama, yakni:

1. Kesehatan jasmani

Kesehatan jasmani kadang juga disebut sebagai kesehatan fisik adalah suatu keadaan yang menunjukan fungsi tubuh seseorang bekerja dengan baik pada kinerja puncak.

Pengertian ini tidak saja menunjukan bukan tidak adanya penyakit pada tubuh tetapi melalui kebiasaan dan gaya hidup yang ia terapkan. Termasuk juga didalamnya asupan gizi yang seimbang dan istirahat yang cukup.

Bahkan, lebih jauh lagi, agar kesehatan fisik atau jasmani lebih kuat, mereka akan melakukan konsultasi secara periodik, untuk menerima perawatan intensif agar tubuh tetap sehat.

Baca Juga : Tips Utama Menjaga Kesehatan Mata

Disisi lain, mempertahankan agar tubuh tetap bugar, misalnya, agar bisa meningkatkan daya tahan pernafasan dan fungsi jantung seseorang, kekuatan otot, fleksibilitas juga komposisi tubuh dibutuhkan gaya hidup yang sehat untuk mengurangi risiko penyakit.

Kesehatan fisik atau jasmani sering dikaitkan dengan tingkat kesejahteraan seseorang yang dapat membantu seseorang mengurangi risiko cedera atau mengalami masalah kesehatan lainnya.

Akibatnya, seseorang dapat meminimalkan bahaya ditempat kerja, meningkatkan kualitas seks bersama pasangan secara aman, bisa menerapkan pola hidup yang bersih, menjauhi alkohol dan rokok serta obat-obatan terlarang.

Meminimalkan bahaya ditempat kerja kadang juga disebut sebagai kesehatan okupasi, yang merupakan salah satu cabang dalam dunia kesehatan yang berkaitan dengan kesehatan pekerja ditempat kerja.

2. Kesehatan jiwa atau mental

Kesehatan mental mengacu pada kesejahteraan emosional, sosial dan psikologis seseorang. Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik dan juga dipengaruhi oleh banyak hal.

Sebenarnya, lebih sulit untuk mendefinisikan pengertian kesehatan jiwa atau mental dibanding kesehatan fisik.

Karena, dalam banyak kasus, diagnosis sering bergantung pada persepsi individu dari pengalaman mereka sehari-hari.

Baca Juga : Masalah Sanitasi Perkotaan Indonesia

Namun, dalam berbagai pengujian genetik atau tes CT-Scan, ada beberapa tanda yang dapat menunjukan bahwa seseorang itu mengalami masalah kesehatan fisik atau jiwa.

Kesehatan mental bukan hanya depresi, masalah kecemasan atau gangguan lain tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan seseorang dalam:

  • Menikmati hidup
  • Bangkit kembali setelah mengalami pengalaman yang pahit
  • Memperoleh keseimbangan pikiran
  • Merasa aman dan nyaman
  • Mencapai potensi diri

Yang perlu anda ketahui disini, meskipun punya pengertian yang berbeda-beda, pada dasarnya kesehatan fisik dan mental saling terkait satu dengan yang lain.

Jika seseorang menderita penyakit kronis tertentu, secara tidak langsung akan mempengaruhi kemampuannya dalam menyelesaikan tugas-tugas rutin.

Ini secara tidak langsung akan meningkatkan depresi dan stress yang berkepanjangan. Salah satu contoh paling sederhana adalah uang.

Penyakit mental seperti depresi atau anorexia nervosa juga bisa mempengaruhi berat badan seseorang serta fungsinya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan

Umumnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesehatan seseorang. Misalnya, seseorang anak yang mewarisi gen tertentu terkadang lebih sehat ketimbang anak lain dengan gen yang berbeda.

Faktor lingkungan juga memainkan peranan yang sangat penting disini. Terkadang juga, lingkungan saja sudah cukup kuat mempengaruhi kesehatan.

Di lain pihak, lingkungan juga bisa menjadi sumber penyakit utama pada seseorang, yang rentan secara genetik.

Akses ke layanan kesehatan juga punya peranan penting. WHO sendiri merumuskan beberapa hal yang mungkin berdampak pada kesehatan seseorang, antara lain:

  • Dimana ia tinggal
  • Keadaan lingkungan sekitarnya
  • Faktor genetik
  • Pendapatan
  • Tingkat pendidikan
  • Hubungan dengan teman dan keluarga
Poin-poin diatas dapat dijelaskan sebagai berikut:
  • Lingkungan sosial dan budaya: termasuk seberapa kaya satu keluarga atau komunitas tersebut.
  • Lingkungan fisik: termasuk parasit yang tumbuh dan berkembang pada suatu wilayah serta kualitas udaranya
  • Karakteristik dan perilaku seseorang: termasuk gen yang diwariskan padanya dan juga gaya hidupnya.

Menurut WHO, semakin tinggi status sosio-ekonomi seseorang (ESE) semakin besar pula ia akan memperoleh kesehatan yang lebih baik, pendidikan yang cukup, pekerjaan dengan upah yang sepadan , akses perawatan kesehatan yang terjangkau serta tidak mudah terserang penyakit.

Baca Juga : Apakah Kawasan Kota Lingkungannya Sehat?

Orang dengan status sosio-ekonomi rendah lebih rentan mengalami tekanan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari seperti faktor keuangan, gangguan pernikahan dan pengangguran serta faktor sosial lain seperti marjinalisasi dan diskriminasi. Semua faktor ini menambah risiko kesehatan menjadi lebih buruk lagi.

Status sosio-ekonomi yang rendah bahkan berkolerasi dengan akses perawatan kesehatan yang kurang. Warga negara di Negara maju dengan layanan kesehatan yang memadai punya tingkat harapan hidup lebih tinggi ketimbang di negara-negara berkembang atau negara miskin.

Masalah budaya juga ikut berpartisipasi pada masalah kesehatan seseorang. Misalnya, tradisi dan adat istiadat masyarakat atau respon keluarga saat seorang anak jatuh sakit.

Misalnya, di sekitar Mediterania, orang-orang lebih cenderung mengkonsumsi buah, sayuran, zaitun dengan takaran tingkat yang lebih tinggi dan ketimbang makan makanan seperti Nasi yang dilakukan oleh sebagian masyarakat di Asia.

Begitu juga dengan dengan budaya konsumsi makanan cepat saji yang cenderung tinggi entah di negara berkembang ataupun negara maju.

Begitu juga dengan gaya hidup seseorang. Misalnya, seseorang yang merokok, mengkonsumsi minuman keras hingga obat-obatan terlarang cenderung punya masalah kesehatan yang lebih tinggi ketimbang yang tidak pernah menyentuhnya. Ini juga selaras dengan tingkat stress dan depresi yang dialami oleh seseorang.

Disisi lain juga, pria dan wanita rentan terhadap kondisi fisik yang cenderung berbeda. Misalnya, pada masyarakat dimana perempuan memiliki penghasilan dan pendidikan yang lebih rendah ketimbang laki-laki, risiko kesehatan yang diderita lebih tinggi.

Cara menjaga kesehatan

Cara terbaik dalam menjaga kesehatan adalah dengan menjaga tubuh agar tetap sehat. Caranyanya sangat mudah, yakni dengan menerapkan pola hidup sehat.

Ibarat pepatah lama, lebih baik mencegah daripada mengobati. Yang berarti, jangan menunggu sampai sakit dulu baru berusaha menjaga kesehatan.

Keadaan untuk menjaga kesehatan ini kadang disebut dengan istilah kebugaran. Kebugaran dapat diperoleh dengan cara berolahraga dan mengkonsumsi makanan yang sehat.

The McKinley Health Center dari University of Illionois IL mendefinisikan kebugaran sebagai: “Keadaan kesejahteraan optimal yang berorientasi pada memaksimalkan potensi individu. Ini adalah suatu proses seumur hidup untuk meningkatkan kesejahteraan fisik, intelektual, emosional, sosial, spiritual, dan lingkungan sekitarnya.”

Baca Juga : Cara Menurunkan Berat Badan

Wellness, yang sudah mempromosikan kesadaran aktif dan partisipatif bagi setiap individu dalam masyarakat menyebutkan bahwa kebugaran adalah komitmen seumur hidup yang harus dilakukan tiap hari.

Oleh karena itu, ia mengusulkan beberapa langkah yang dapat ditempuh untuk memaksimalkan kesehatan tubuh, antara lain:

  • Diet seimbang, bergizi dan bersumber dari alam
  • Olahraga dengan teratur
  • Mengetahui penyakit yang mungkin dialami akibat gaya hidup
  • Belajar mengelola stress
  • Terlibat dalam kegiatan yang mempunyai tujuan untuk pola hidup sehat
  • Mempertahankan pandangan positif dan menghargai apa yang dimiliki saat ini
  • Mendefinisikan sistem nilai dan menerapkannya dalam masyarakat

Penutup

Terkadang, definisi kesehatan berbeda antar satu orang dengan orang lain begitu juga dengan cara mereka untuk menjaga kesehatan tubuh.

Menjaga kesehatan sejak dini adalah hal yang wajib dilakukan setiap orang. Tujuannya bukan saja agar tubuh bisa fit dan sehati melainkan agar bisa memperpanjang umur.

Nah demikian artikel tentang pengertian kesehatan dan jenis-jenisnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. Jangan lupa share ya~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *