Kebakaran Hutan Adalah: Pengertian, Penyebab Dan Efek

3 min read

kebakaran hutan

Kebakaran hutan adalah suatu kejadian atau peristiwa terbakarnya lokasi atau wilayah yang luas di alam yang kemudian di sebut hutan.

Hampir setiap negara di dunia pernah mengalami yang namanya kebakaran hutan. Kasus terbakarnya hutan paling baru terjadi di Australia.

Peristiwa itu disebut dengan musim terbakarnya hutan Australia [Australian bushfire season] yang terjadi di akhir tahun 2019 hingga awal tahun 2020.

Meski terjadi di hutan, bukan berarti peristiwa tersebut tidak punya dampak. Diperkirakan ada 6.500 lebih bangunan hancur.

34 orang dilaporkan tewas pada januari 2020, dengan total korban mencapai 89 orang serta 78 korban cedera tidak fatal.

Peristiwa tersebut hendak mengatakan bahwa kebakaran hutan termasuk bencana alam yang tidak boleh dianggap remeh.

Begitu juga dengan dampak yang akan dirasakan baik oleh manusia, habitat hewan di alam termasuk organisme hidup lain seperti tumbuhan.

Di artikel kali ini saya hendak mengulas pengertian kebakaran hutan, penyebab dan efek dari kebakaran tersebut.

Kebakaran hutan adalah

Hutan adalah paru-paru dunia yang perannya sangat sentral bagi kelangsungan semua makhluk hidup termasuk juga manusia.

Disamping itu, hutan juga dianggap sebagai ibu karena menyediakan makanan, rumah dan tempat tinggal bagi jutaan spesies.

Meski perannya sangat penting, bukan berarti hutan baik-baik saja dan dijaga dengan baik. Tidak! Karena yang terjadi justru sebaliknya.

Ada banyak kasus kebakaran hutan baik yang disebabkan oleh manusia dan atau karena gajala alam.

Dalam pengertian yang lebih luas kebakaran hutan adalah suatu kondisi dimana api tidak bisa dikendalikan lagi yang dipicu oleh berbagai hal seperti:

  • Kekeringan
  • Cuaca
  • Kondisi angin
  • Semak-semak yang kering
  • Situasi lain yang membuat api cepat menjalar lalu membesar

Di perkirakan, lebih dari 10+ juta kilometer tanah dan lahan telah habis terbakar dan tersebar di seluruh wilayah di dunia.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI], kebakaran hutan tidak punya pengertian dasar tapi dapat dilihat arti kata per katanya.

  • Kebakaran adalah suatu peristiwa terbakarnya sesuatu entah itu rumah, hutan dan lain sebagainya
  • Hutan adalah tanah luas yang ditumbui pohon-pohon yang tidak dipelihara orang dan tumbuh di atas tanah yang luas

Dari dua pengertian diatas dapat disimpulkan kalau kebakaran hutan adalah perisitwa terbakarnya suatu tanah yang luas, yang ditumbui pohon-pohon tanpa pemilik.

Menurut WeatherWizKids kebakaran hutan adalah api liar yang dikenal sebagai kebakaran hutan liar. Pengertian ini kemudian diperluas lagi menjadi beberapa bentuk kebakaran, yakni:

  • Kebakaran vegetasi
  • Kebakaran rumput
  • Kebakaran gambut
  • Musim kebakaran hutan (di Australia)
  • Kebakaran bukit yang sering terjadi di hutan belantara yang berakibat pada rumah dan lahan pertanian
  • Dan lain sebagainya

Definisi kebakaran hutan sebenarnya jauh lebih kompleks dan bisa ditelusuri dari penyebab, objek yang terbakar dan dampaknya.

Selain kebakaran hutan, efek pemanasan global juga ikut meningkatkan emisi gas rumah kaca yang diperkirakan terus meningkat setiap tahun dan menetapkan hutan dalam resiko paling parah.

Penyebab Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan disebabkan oleh banyak hal tetapi dipicu oleh dua faktor atau penyebab utama, yakni

1. Manusia

Manusia adalah penyebab utama dari sebagian besar kebakaran hutan yang terjadi di berbagai belahan bumi.

Presentasenya adalah 98%. Dengan kata lain, hanya 2% kebakaran hutan saja yang disebabkan oleh faktor lain yakni dari alam.

Lantas, mengapa manusia jadi pemicu utama kebakaran tersebut? Hal ini disebabkan karena kebiasaan atau karena kebutuhan.

Berikut beberapa hal yang bisa memicu terbakarnya hutan, seperti:

  • Puntung rokok [Seperti kasus kebakaran di Malimbu, Sukabumi dan lain sebagainya]
  • Api unggun dengan bara yang dibiarkan begitu saja tanpa pengawasan
  • Pembakaran yang disengaja seperti untuk lahan yang ditanami
  • Bom atau senjata
  • Dan lain sebagainya
2. Alam

Alam juga termasuk salah satu penyebab dan pemicu terbakarnya hutan. Dalam konteks ini, maka bisa disebabkan oleh:

  • Sambaran petir terutama petir jenis hot lighting yang terjadi dalam kurun waktu lama yang bisa menimbulkan percikan api dan mengakibatkan kebakaran
  • Letusan gunung berapi
  • Lahar panas yang dimuntahkan oleh gunung erupsi
  • Dan lain sebagainya

Efek kebakaran hutan

Dalam konteks kebakaran hutan, tentu ada efek yang akan dirasakan. Efek ini dapat diartikan sebagai resiko yang akan didapat.

Dan secara umum, ada dua efek dari kebakaran hutan, dimulai dari:

1. Efek langsung

Efek langsung berarti adalah efek yang akan dirasakan saat peristiwa kebakaran tersebut akan atau sedang terjadi.

Pada poin ini, ada beberapa efek yang ditimbulkan seperti:

  • Rusaknya rumah dan pemukiman disekitar tempat kebakaran
  • Masyarakat jadi panik
  • Rusaknya vegetasi alam liar dan ekosistem alam ditempat terjadinya kebakaran hutan
  • Kandungan nutrisi dan kotoran yang membusuk akan menyimpan banyak karbon dan mengakibatkan tumbuhan sulit hidup dalam jangka waktu yang lama
  • Dan lain sebagainya
2. Efek tak langsung

Efek tak langsung adalah efek kebakaran yang akan dirasakan setelah kejadian tersebut. Dan secara umum, ada beberapa efek kebakaran hutan tak langsung, seperti:

  • Biasanya saat terjadi kebakaran, petugas pemadam kebakaran akan menyemprotkan banyak air untuk agar api bisa padam. Dan jika terlalu banyak air yang disiram akan menyebabkan erosi yang sama berbahayanya bagi makhluk hidup termasuk manusia
  • Asap yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dapat menyebabkan sesak nafas dan polusi udara
  • Terakhir, nyawa manusia akan melayang akibat kebakaran tersebut

Selain dua efek diatas, bagi manusia, pasti akan merasakan dampak secara ekonomi karena lahan pertanian akan rusak dan hilang.

Juga penduduk sekitar pasti akan mengalami penyakit serius akibat asap, area yang tidak dapat di akses lagi, hilangnya satwa liar dan lain sebagainya.

Solusi

Memikirkan solusi dan cara mencegah terbakarnya hutan sebenarnya butuh kesadaran bagi setiap manusia.

Mengapa penekanannya ada pada manusia? Karena sebagian besar penyebab kebakaran adalah ulah manusia.

Dan fakta ini tidak boleh diacuhkan begitu saja. Sebanarnya, sudah banyak solusi yang ditawarkan mulai dari perketatan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bahkan aturan-aturan ini sudah dibuat serinci mungkin sampai pada zat yang akan digunakan untuk memadamkan api.

Tapi tetap saja kejadian demi kejadian pembakaran hutan baik yang disengaja atau tidak terus terjadi.

Dan ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh anda untuk menghindari terbakarnya hutan, seperti:

  • Memantau kondisi cuaca, terlebih angin, saat akan membakar lahan yang akan digarap untuk ditanami tanaman
  • Memantau pemberitaan dari media atau lembaga berwenang agar tidak membakar sembarangan yang mungkin bisa menyebabkan terbakarnya hutan
  • Tidak membakar zat-zat yang mudah terbakar seperti dari bahan-bahan organik atau daun, kayu dan limbah
  • Tidak membuang puntung rokok sembarangan di area yang mudah terbakar
  • Menghindari pembuatan api unggun di wilayah yang mudah terbakar atau mematikan api sisa api unggun
  • Dan lain sebagainya

Penutup

Kebakaran hutan termasuk bencana alam dengan dampak luas dan kompleks. Resikonya sangat besar bagi setiap organisme hidup.

Karena sebagian besar pemicu kebakaran adalah ulah manusia, maka dibutuhkan kesadaran dari manusia itu sendiri tentang peran hutan untuk semua mahluk hidup.

Demikian artikel tentang kebakaran hutan adalah: pengertian, penyebab dan efek. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *