Mau Ambil Jurusan Kuliah Fisika? Pelajari Dulu 10 Hal ini

7 min read

jurusan kuliah fisika

Ada banyak sekali jurusan kuliah, salah satunya adalah ilmu Fisika. Mengambil jurusan fisika mungkin adalah pilihan subjektif setiap orang. 

Tetapi, seseorang tetap butuh alasan konkret mengapa ia ingin mengambil jurusan fisika. Apakah karena ilmunya yang sangat empiris dan logis, mata pelajarannya yang sangat menarik, atau mungkin karena motivasi lain seperti ciwi-ciwinya yang cantik.

Dua fisika telah berhasil merevolusi kehidupan manusia selama berabab-abad. Pendekatannya juga berhasil mempengaruhi bidang ilmu lain, seperti statistika dan geologi.

Jika anda ingin mengambil jurusan fisika, anda harus punya pengetahuan dasar, yang bisa dijadikan bekal untuk masuk kampus.

Pengetahuan-pengetahuan itu bisa seputar teori-teori dasar fisika seperti kandungan zat kimia, molekul dan lain sebagainya.

Mau Ambil Jurusan Kuliah Fisika? Pelajari Dulu 10 Hal ini

Nah untuk anda yang mau ambil jurusan kuliah fisika? Anda bisa jadikan 10 fakta dibawah ini sebagai dasar pembelajaran sehari-hati.

Fakta-fakta dibawah ini juga cenderung serius, sehingga selain dijadikan dasar, juga bisa untuk jadi teman baca anda saat ngopi di kamar kos-kosan. Atau mungkin bisa jadi bahan diskusi dengan teman-teman kelas anda.

Lalu apa saja yang ingin dipelajari jika mau ambil jurusan fisika? Ada 10 hal. Berikut disajikan artikelnya untuk anda:

1. Kunci dari teori relativitas yang dikemukakan Albert Einstein

fakta menarik tentang fisika
via saintif.com

Albert Einstein dikenal sebagai salah satu orang paling jenius di muka bumi karena ide-idenya yang brilian, yang dianggap 100 kali lebih maju di zamannya.

Salah satu teori paling terkenal yang pernah ia kemukakan adalah teori relativitas yang terbagi menjadi dua bagian yakni relativitas umum dan relativitas khusus.

Namun, setelah puluhan tahun kemudian, kunci dari teori relativitas khusus yang ia kemukakan berhasil ditemukan, begitu juga dengan bukti-bukti pendukungnya.

Benang merah teori relativitas itu adalah Waktu. Misalnya begini, jika anda berjalan menggunakan benda seperti mobil atau motor dengan kecepatan cahaya maka waktu akan berhenti berputar.

Baca Juga : 10 Hal Ini Jadi Bukti Kalau Belajar Fisika Sangat Menyenangkan

Dalam pergerakan tersebut, bisa berarti anda adalah cahaya itu sendiri, yang secara langsung bisa menghentikan waktu.

Teori ini tertuang dalam teori relativitas khusus. Disitu dijelaskan bahwa semakin cepat suatu bergerak maka semakin lambat waktu berputar.

Dan, ini juga mempengaruhi usia anda secara tidak langsung, meskipun hanya dalam skala nanodetik. Perhitungan ini relatif dan didapat dari jumlah waktu yang berhenti itu.

Namun ada satu hal yang perlu diketahui bahwa bergerak dengan kecepatan cahaya atau mungkin melebihi kecepatan cahaya adalah satu hal yang mustahil dilakukan.

Kecuali jika material yang digunakan, termasuk anda, terbuat dari cahaya itu sendiri. Secara teknis, bergerak dengan kecepatan cahaya membutuhkan energi yang tak terbatas.

2. Cahaya bintang sebenarnya bengkok

cahaya bintang bengkok
via forbes.com

Salah satu teori lagi yang dikemukakan oleh Albert Einstein adalah tentang bintang yang terdapat di alam semesta yang biasa anda saksikan di malam hari.

Teori tersebut dikemukakan dalam relativitas khusus. Disitu disebut kalau cahaya yang dilihat dari bumi sebenarnya tidak lurus melainkan bengkok. Hal ini karena ulah gravitas matahari.

Baca Juga : 5 Misteri Terbesar Dalam Fisika Yang Berhasil Diungkap

Gaya gravitasi matahari mampu membelokkan cahaya. Disisi lain, gravitasi matahari juga berhasil mempertahankan pergerakan planet seperti bumi dari porosnya selama miliaran tahun.

Sementara, jika da berkas cahaya bintang yang jaraknya cukup jauh, cahaya tersebut tidak akan melewati matahari langsung, melainkan membungkuk disekitarnya, seperti sedang meminta izin.

3. Massa alam semesta

masa alam semesta
via nasa.gov

Sejak dulu, para ilmuwan telah mempelajari sifat-sifat alam semesta meski sebenarnya yang mereka pelajari itu hanyalah bagian kecil dari alam semesta secara keseluruhan.

Jika dibulatkan dalam bentuk angka, mungkin hanya 0,000000001%  saja yang berhasil dipelajari. Seperti misalnya, ekspansi alam semesta hingga lubang hitam.

Ibaratnya, seperti mempelajari debu di sebuah lapangan bola kaki. Itu berarti, orang-orang yang disebut ilmuwan hanya bisa mempelajari bagian sangat kecil dari semesta yang tak terbatas ini.

Disisi lain, ada satu pertanyaan besar yang sering diajukan para ilmuwan tadi, yakni soal massa alam semesta.

Massa adalah berat, bukan kumpulan massa dari orang-orang yang hobi demo itu. Maksudnya gini, jumlah total massa yang di alam semesta jauh lebih besar dan mungkin tidak dapat diperhitungkan secara akurat.

Baca Juga : Predestinasi Paradoks, Kejadian Waktu Yang Terus Berulang Terjadi

Banyak ahli Fisika yang memberi penjelasan soal ini dalam teori-teori yang mereka kemukakan. Tetapi, sebagian besar teori itu selalu berputar-putar pada materi gelap dan substansi misterius yang bisa menghasilkan cahaya.

Substansi itu juga dapat menciptakan dan menghilangkan massa secara tiba-tiba. Dan, lebih anehnya ia menguasai 95% massa di alam semesta.

Sampai kini, para ilmuwan menyebut substansi misterius tersebut dengan nama materi gelap dan energi gelap. Sayangnya, tidak diketahui komposisi, bentuk dan warnannya seperti apa.

Jadi jangan tanya soal massa, massa itu misterius. Manusia juga hanya bisa menjelaskan dalam teori tetapi tidak pernah benar-benar bisa membuktikannya.

4. Alam semesta ternyata berkembang?

fakta menarik tentang fisika
via infoastronomy.org

Kalau nomor tiga kita bicara soal misteri keberadaan massa, sekarang kita beralih ke hal aneh selanjutnya yang terdapat di alam semesta. Banyak teori tentang Big Bang sudah dikemukakan dengan rinci dalam berbagai Jurnal Ilmiah.

Yang jelas, teori ini berusaha menjelaskan asal mula alam semesta. Penekanan utama dari teori ini adalah alam semesta tercipta karena ledakan super besar yang terjadi.

Ledakan itu kemudian melemparkan jutaan hingga triliunan puing-puing yang dipercaya membentuk planet, bintang, komet dan lain sebagainya.

Puing-puing ini terlempar ke segala penjuru alam semesta yang didorong oleh energi akibat ledakan yang volumenya amat sangat besar.

Karena puing-puing ini sangat berat, ledakan itu akhirnya melambat setelah beberapa saat. Sebenarnya, tidak melambat sih tapi sebaliknya.

Karena alam semesta terus berkembang seiring waktu berjalan bahkan lebih cepat dari yang bisa diperhitungkan oleh manusia.

Baca Juga : 6 Hal Yang Jadi Bukti Kalau Fisika Sudah Berkembang Pesat

Secara awam, teori ini seperti anda memukul bola kasti saat bermain di lapangan, dan bola kasti itu tidak pernah jatuh ke tanah dengan kecepatan yang tetap.

Penjelasan yang sama juga berlaku untuk kasus ini. Bahwa, gaya yang diberikan oleh materi dan energi gelap terus mendorong alam semesta menjadi lebih luas lagi, yang kemudian dikenal dengan istilah ekspansi kosmik.

Jadi, apakah benar sisa-sisa dari ledakan besar itu ada pada materi ini? Belum bisa dikonfirmasi hingga kini, karena masih butuh pembuktian yang lebih lanjut.

Lalu, apakah alam semesta terus melebar dan meluber setiap saat? Ya dan perkembangan itu tak memiliki batas usia layaknya manusia.

Dan ini menjadi misteri terbesar bagi ilmu fisika dan astronomi. Banyak ilmuwan yang sudah mencoba untuk menganalisisnya, namun hingga kini belum ditemui jawaban yang pas dan diakui secara umum.

5. Mengapa ada banyak hidorgen di angkasa?

fakta menarik tentang fisika
via saintif.com

Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan pada forum-forum ilmiah adalah terkait dengan keberadaan atom dan subatom di angkasa.

Istilah atom ini mengacu pada materi-materi kecil yang ada di alam semesta. Materi-materi inilah yang membentuk bumi, tubuh, makanan dan lain sebagainya.

Tanpa materi tersebut, mungkin kita tidak benar-benar hidup. Nah pembahasan kali ini sedikit aneh dan bisa bikin kepala pening tiba-tiba. Tahu gak, jenis atom apa yang paling melimpah di muka bumi angkasa? Tahu tidak?

Jawabannya adalah adalah atom Hidrogen. Para ilmuwan percaya bahwa hampir 74% atom yang ada di alam semesta ini, katakanlah di Galaksi Bimasakti, terdiri dari atom Hidrogen.

Baca Juga : Mengenal Paradoks Bootstrap, Paradoks Waktu Untuk Mengirim Informasi Kembali Ke Masa Lampau

Atom hidrogen sendiri adalah atom yang sudah ada sejak alam semesta terbentuk. Itu berarti, atom hidrogen adalah salah satu elemen yang ikut membentuk bumi sampai sekarang ini.

Ia juga menjadi salah satu penunjang dalam kehidupan yang ada di bumi. Entah kenapa atom ini begitu banyak dibanding atom yang lain tapi yang jelas atom hidrogen benar-benar banyak dan tak terhitung jumlahnya.

6. Perilaku elektron

perilaku elektron
via trendintech.com

Selain mengamati benda-benda fisik, Fisika juga ada untuk mempelajari fenomena makro dan mikro alam semesta mulai dari bidang paling keci di alam semesta seperti elektron dan atom sampai pada bidang yang paling besar yang pernah dikenal yakni Planet dan Bintang.

Matahari kita juga adalah bintang, sementara bumi termasuk dalam Planet. Selain dikenal sebagai salah satu benda paling kecil di muka bumi, Elektron masih menjadi salah satu misteri terbesar dalam Fisika karena benda ini memiliki perilaku yang berbeda ketika diamati ataupun tidak diamati. Dan itu diakui oleh para ilmuwan.

Uniknya lagi, tindakan pengamatan elektron atau observasi terhadapnya dapat mengubah hasil dari suatu peristiwa di masa lalu.

Misalnya, dalam sebuah percobaan Double Slit, para peneliti menemukan ketika elektron diamati dengan kamera ia menunjukan perilaku yang seolah gelombang dengan partikel lain secara bersamaan.

Meski ada ketidakpastian soal ini dikalangan para ilmuwan, namun banyak yang mengaku bahwa perilaku ini dapat mempengaruhi hasil penelitian.

Meski sampai kini tidak ada jawaban yang pasti mengapa perilaku elektron ini berubah seperti demikian jika diamati. Mungkin karena radiasi dari kamera, atau apalah, belum ada yang tahu pasti.

7. Gravitasi

fakta menarik tentang fisika
via teknologi.id

Coba anda jatuhkan bulu dan bola kaki di ruangan terbuka terus amati mana yang jatuh ke tanah lebih dulu? Tanpa melakukan percobaan anda pasti mengatakan bahwa bola yang akan jatuh duluan.

Jawaban semacam ini karena pengamatan fisik manusia atas bobot yang berbeda dari benda dan bulu meski sebenarnya itu salah. Oh, bukan salah tapi keliru.

Pada dasarnya, semua benda jatuh pada kecepatan yang sama. Jadi, jangan anggap kalau benda yang lebih berat akan jatuh lebih cepat daripada benda yang lebih ringan. Meski penalaran kita logis, tapi Fisika berhasil membuktikannya loh.

Baca Juga : 7 Pertanyaan Seputar Fisika Yang Akhirnya Terjawab

Hal ini terjadi karena gravitasi. Gravitasi adalah sebuah gaya yang menarik benda-benda ke pusat bumi dengan kecepatan dan kekuatan yang sama persis untuk setiap benda.

Namun, hambatan udara yang menyebabkan bulu lebih lambat jatuh daripada bola kaki tadi. Jika anda mengulangi percobaan di ruangan hampa udara dua benda ini akan jatuh dalam waktu yang sama.

8. Manusia sebenarnya terhimpit dengan materi kecil yang jumlahnya miliaran

fakta menarik tentang fisika
via azelac.com

Kadang kala ada fakta-fakta aneh yang telah mengeser kepercayaan konvensional karena kepercayaan itu datang dari pengamatan indrawi saja.

Namun, ternyata tiap manusia mengalami nasib yang sama, meski ia adalah orang terpintar di dunia katakanlah Albert Einstein ataupun Stephan Hawking.

Nasib itu adalah bahwasetiap manusia di muka bumi terhimpit di oleh hal yang sama, yakni atom. Ingat semua manusia termasuk anda dan mantan anda.

Baca Juga : 5 Situs Tempat Jual Foto Terbaik Saat Ini

Karena semua orang yang anda kenal, semua orang yang pernah hidup, termasuk hewan, tumbuhan ataupun benda mati sekalipun terhimpit ke dalam materi sangat kecil.

Sisi kiri ada materi itu, kanan juga, depan sama dan belakang pun demikian. Jika kita ingin bebas dari komponen dasar itu, yang disebut dengan atom sama saja dengan membebaskan 99,999999999999999% ruang. Tapi ini mustahil dilakukan!

9. Lubang sebenarnya tidak berwarna hitam

fakta menarik tentang fisika
via boombastis.com

Jangan pikir lubang yang lain. Jangan, bukan lubang yang itu apalagi lubang yang sering dipikirkan para lelaki itu. Jadi maksudnya lubang yang mana ya? Ya lubang hitam yang ada di angkasa sana.

Lubang hitam yang ada di angkasa sebenarnya tidaklah hitam. Lubang hitam itu disebut hitam karena terlihat gelap namun tidak hitam.

Lubang ini sebenarnya bersinar karena ia mampu menciptakan cahaya sekaligus memancarkan cahaya tersebut ke seluruh spektrumnya.

Baca Juga : 12 Fakta Menarik Tentang Fisika

Dalam teori Stephen Hawking yang pertama tentang kosmologi, ia menjelaskan sebuah radiasi yang ada didalam lubang hitam. Radiasi ini kelak disebut radiasi Hawking.

Prof. Stephen Hawking adalah mantan Profesor Matematika Lucasian di Universitas Cambrige dan merupakan orang pertama yang mengusulkan ide ini.

Meski awalnya ide ini di tolak oleh banyak guru besar, namun setelah para ilmuwan berhasil membuktikannya, seketika namanya masyhur di dunia.

Karena lubang hitam terus mengeluarkan radiasi dan terus kehilangan massa, akhirnya ia akan menguap jika tidak memiliki sumber massa lain yang menopangnya seperti planet atau bintang dengan ukuran besar.

10. Menurut fisika, Usain Bolt bukan orang paling cepat di dunia

usain bolt
via bungwirno.my.id

Itu benar dan jangan coba-coba pikir kalau ini adalah hal paling aneh yang pernah anda dengar. Padahal Usain Bolt kan tidak gendut mana mungkin ia jadi manusia terberat di muka bumi?

Biar Gue jelaskan sedikit. Dalam ilmu fisika, kadang kala pengamatan indrawi menipu. Salah satunya lewat pernyataan bahwa Usain Bolt adalah manusia tercepat di bumi.

Setiap orang atau benda yang bergerak semakin cepat maka semakin beratlah benda itu. Usain Bolt kan sejauh ini adalah pelari tercepat di dunia jadi itu berarti ia menjadi orang orang terberat di dunia sekaligus.

Prinsip ini sebenarnya sudah dijelaskan dalam teori relativitas khusus Einstein. Dimana, ketika benda atau orang yang bergerak dengan kecepatan tertentu maka beratnya akan bertambah.

Dan secara otomatis ia akan membutuhkan lebih banyak energi untuk bergerak dan seterusnya. Jadi ketika bergerak dengan kecepatan cahaya massa juga akan meningkat drastis.

Penutup

Mungkin bagi anda, terlebih yang ingin ngambil jurusan fisika, atau telah menempuh jenjang studi pasti akan nyinyir dengan postingan ini.

Itu wajar, karena di Indonesia, sebagian besar dasar pembelajaran fisika adalah seputar berat, gaya hingga teori-teori.

Hanya kemungkinan jika anda sudah melanjutkan ke jenjang pendidikan pascasarjana atau magister, barulah anda mendapatkan materi-materi diatas secara lengkap.

Nah demikian artikel tentang 10 hal yang harus dipelajari jika ingin mengambil jurusan kuliah fisika. Semoga artikel ini bisa menambah khazanah pengetahuan anda. ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *