7+ Jenis Kertas Percetakan dan Kegunaannya

4 min read

jenis kertas

Semua jenis kertas punya karakteristik, ukuran, ketebalan dan warna yang berbeda-beda. Menentukan jenis kertas mana yang cocok sesuai kegunaannya cukup sulit terlebih jika anda tidak tahu jenis-jenisnya.

Kertas adalah salah satu alat yang punya peran penting bagi manusia sejak dulu. Di Sekolah, kantor, toko, rumah dan tempat-tempat lain selalu ditemukan kertas dengan berbagai model, ukuran dan fungsi yang berbeda-beda.

Kertas modern dibuat dari serat selulosa yang berasal dari pohon. Serat selusosa ini juga bisa diambil dari katun, rami, esparto, jerami dan bahan-bahan dasar lain.

Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya saya bahas dulu sejarah ditemukannya kertas agar agar artikel ini jauh lebih lengkap.

Sejarah ditemukannya Kertas

Definisi kertas sebenarnya mengacu pada media untuk menuliskan teks. Jika menggunakan definisi yang ini ini maka kertas pertama kali digunakan oleh Bangsa Sumeria untuk menulis huruf paku. Kertas yang digunakan oleh mereka terbuat dari tanah liat dan berbentuk tablet.

Bangsa Mesir juga menggunakan kertas namun terbuat dari Kulit lembu, kambing atau biri-biri yang disebut perkamen. Kadang juga, perkamen ini terbuat dari kulit kayu atau kayu secara eksplisit.

Namun, kertas yang terlihat seperti yang anda gunakan ini pertama kali ditemukan dan digunakan di Cina pada 105 SM. Tahun itu disebut-sebut sebagai tahun pertama kertas dibuat.

Penemuan kertas tersebut lalu dilaporkan kepada Kaisar Han yang disebut ditemukan oleh Ts’ai Lun, seorang pejabat pengadilan kekairasan.

Baca Juga : Jenis-Jenis Kertas Foto

Hanya saja, investigasi arkeologis baru-baru ini menemukan fakta sebaliknya. Diperkirakan, penemuan kertas sudah terjadi 200 tahun sebelum Ts’ai Lun menemukannya.

Proses pembuatan kertas di Cina dibuat dengan cara memecah kulit pohon Mulberry menjadi serat lalu menumbuknya menjadi lembaran tipis.

Belakangan ini diketahui bahwa kualitas kertas bisa ditingkatkan jika ditambakan kain rami dan jaring ikan ke dalam bubur kertas. Penemuan kertas itu lalu menyebar ke seluruh penjuru dunia lewat jalur Sutra.

Setelah itu, orang-orang Arab mulai mempelajari teknik pembuatan kertas yang dilakukan Cina lewat tahanan-tahanan mereka yang berasal dari Cina Timur. Dari situlah muncul ide untuk membangun Industri kertas pertama di Baghdad pada 793 M.

Sama seperti Ts’ai Lun, orang-orang Arab juga merahasiakan teknik pembuatan kertas ini termasuk kepada Bangsa Eropa. Para pedagang dari Eropa tidak tahu cara pembuatan kertas ini salama berabad-abad. Orang Mesir mempelajari teknik pembuatan kertas dari Orang Arab di awal abad ke-10.

Kisah singkat mengenai kertas ini menjadi cikal bakal industri kertas modern. Industri kertas modern pertama kali di Bangun di Philadelphia, AS pada tahun 1690 berkat penemuan mesin Gutenberg yang sudah ada sejak 1453.

Untuk ulasan lebih detail tentang sejarah penemuan kertas termasuk perannya dalam peradaban manusia, silahkan baca artikel saya sebelumnya disini.

Sebelum lanjut pada jenis-jenis kertas, ada baiknya anda mengatahui bahwa saat ini sudah banyak industri kertas yang tersebar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Setiap industri tersebut biasanya memberikan nama [merk] yang berbeda-beda untuk jenis kertas yang mereka produksi. Sehingga terkadang anda kesulitan menentukan jenisnya.

Namun, secara umum, jenis-jenis kertas tersebut tidak secara spesifik berbeda, hanya mesin yang digunakan untuk memproduksi kertaslah yang berbeda.

7+ Jenis Kertas Percetakan dan Kegunaannya

Nah tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan 7+ jenis kertas percetakan dan kegunaanya. Lantas, kertas apa saja itu? pasti penasaran, kan? Berikut artikelnya untuk anda.

1. Kertas bond [Bond paper]

kertas bond
via lifewire.com

Kertas bond adalah salah satu jenis kertas yang dianggap lebih kuat dan tahan lama ketimbang kertas lain.

Meski demikian, kertas ini dibuat seperti kertas kebanyakan yang berasal dari bubur kertas namun bahan baku berasal dari serat kayu berkulitas tinggi.

Karena lebih kuat, kertas ini sangat cocok digunakan untuk surat, laporan, amplop yang dapat di ketik, skripsi, makalah dan tugas-tugas akademik lain.

2. Kertas Glossy [Gloss coated paper]

kertas gloss
via indiamart.com

Kertas glossy biasanya digunakan untuk selebaran dan brosur karena kertas ini punya tingkat kilau yang tinggi. Jenis kertas ini memiliki daya serap tinta yang baik sehingga mudah mengering dalam waktu singkat.

3. Kertas Matt Berlapis [Matt coated paper]

Kertas Matt
via indiamart.com

Kertas Matt berlapis ini adalah jenis kertas yang merupakan kebalikan dari kertas Glossy. Kertas ini dilapisi dengan matt finish sehingga membuat kertas terlihat mengkilat namun tidak terlalu menyilaukan. Jenis kertas ini sangat cocok untuk laporan, selebaran dan juga memorandum.

4. Kertas Daur Ulang [Recycled Paper]

Recycled Paper atau kertas daur ulang
via 123rf.com

Kertas daur ulang adalah produk dari kertas bekas. Ini adalah kertas yang dibuat dan didaur ulang dengan tujuan untuk mengurangi dampak lingkungannya.

Indonesia termasuk salah satu negara yang aktif dalam upaya mendaur kertas bekas menjadi kertas yang dapat dipakai lagi.

Baca Juga : 10 Kegiatan Produktif Saat Berada di Rumah

Ada sekitar 43 negara di dunia yang mengimpor kertas bekas ke Indonesia mulai dari Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Selandia Baru, Korea Selatan dan beberapa negara lain.

Kertas jenis ini dapat digunakan untuk sebagian besar kegiatan termasuk menulis, membuat laporan, menggambar atau untuk membuat formulir.

5. Kertas sutra [Silk coated paper]

kertas sutra
via nonstopprinting.com

Kertas ini mirip dengan kertas glossy dan kertas matt tapi berada diantara keduanya. Kertas bersalut sutra memiliki lapisan halus seperti sutra. Sehingga, saat disentuh, terasa sekali halusnya.

Meski demikian, kertas ini tidak menyilaukan. Jenis kertas satu banyak digunakan untuk cover buku, majalah, katalog dan lain sebagainya.

6. Kertas uncoated [Uncoated paper]

kertas uncoated
via indiamart.com

Kertas jenis ini kadang disebut kertas printer karena tidak dilapisi dan tidak memiliki lapisan. Dengan demikian, kertas satu ini cukup baik dalam hal penyerapan tinta.

Baca Juga : Cara buat Google Form Lengkap Dengan Gambar

Karena tidak dilapisi, kertas ini memiliki keuntungan dan dapat digunakan untuk print-out berkas dan cocok digunakan untuk kop surat dan juga memo.

7. Kertas watermark [Watermarked paper]

kertas watermark
via amazonanews.com

Ini adalah jenis kertas berkualitas tinggi yang basanya digunakan untuk memberikan nuansa mewah. Kertas jenis ini biasanya digunakan untuk dokumen-dokumen penting seperti sertifikat, Ijazah dan lain sebagainya.

Tabel ukuran kertas dari A0 hingga A10

Jenis-jenis kertas diatas juga memiliki variasi ukuran. Sistem ukuran kertas di seluruh dunia hampir sama, yakni dimulai dari A0 sampai A10.  Berikut ukurannya:

Ukuran
Lebar x tinggi (mm)
Lebar x tinggi [in]
A0841 X 1189 mm33,1 x 46,8 in
A1594 x 841 mm23,4 x 33,1 in
A2420 x 594 mm16,5 x 23,4 in
A3297 x 420 mm11,7 x 16,5 in
A4210 x 297 mm8,3 x 11,7 in
A5148 x 210 mm5,8 x 8,3 in
A6105 x 148 mm4,1 x 5,8 in
A774 x 105 mm2,9 x 4,1 in
A852 x 74 mm2,0 x 2,9 in
A937 x 52 mm1,5 x 2,0 in
A1026 x 37 mm1,0 x 1,5 in

Setelah memutuskan jenis kertas dan ukuran yang bakal digunakan, ada baiknya juga anda menentukan tingkat ketebalan kertas. Ini adalah tahap akhir sebelum menggunakan kertas.

Nilai berat kertas diukur dalam gsm [gram per meter persegi/gram per square metre]. Jadi, semakin tinggi gsm, semakin teballah kertas tersebut.

Deskripsi berat kertas

Deskripsi berat kertas dibawah ini hanyalah rata-rata dan yang paling sering digunakan. Ada beberapa kertas yang memiliki berat yang lebih ringan dan biasanya diproduksi secara terbatas karena fungsinya yang terbatas.

Berat
Serupa
25-55 gsmBiasanya digunakan oleh koran dan majalah
90 gsmBiasanya digunakan untuk cover majalah
130-250 gsmBiasanya digunakan untuk poster
180 – 250 gsmSampul majalah atau sampul novel dan buku
350 gsmBiasa digunakan untuk kartu bisnis

Berat kertas standar sebenarnya adalah 75 gsm dan juga 100 gsm. Sementara, untuk kertas foto jauh lebih tinggi dan beratnya bisa mencapai 280 gsm.

Penutup

Beberapa jenis kertas dapat dipadukan sesuai dengan tujuan penggunaanya. Kertas-kertas tersebut memiliki kualitas yang tidak terlalu berbeda meskipun serat, bahan dan mesin pembuatannya tidak sama.

Sebagai contoh, coba bandingkan dua merk kertas dengan ukuran dan model yang sama lalu robek. Anda akan melihat sejumlah guratan mencuat dari garis robekan.

Guratan itu adalah serat yang ukurannya sangat kecil dengan panjang tak lebih dari satu milimeter. Dan didalam satu lembar kertas terdapat jutaan serat.

Nah demikian artikel tentang 7+ jenis kertas percetakan dan kegunaannya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *