15+ Jenis Burung Pelatuk di Indonesia dan Gambarnya

Burung pelatuk, pada dasarnya adalah burung pemakan serangga yang membuat sarang pada kayu yang telah dilubanginya.

Caranya adalah dengan memagut dari waktu ke waktu. Nama latin untuk burung jenis ini adalah Picidae yang anggota familinya tersebar di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Sampai hari ini, terdapat 216 spesies dalam keluarga pelatuk dengan penyebutan yang berbeda-beda mulai dari Woodpeckers, Flameback, Yellownape, Goldenback hingga Piculet.

Di Indonesia sendiri, selain jenis burung pelatuk umum yang ada di beberapa wilayah lain, juga ada burung pelatuk endemik asli Indonesia.

Fakta ini secara tidak langsung menunjukkan keanekaragaman hayati di Indonesia yang sangat tinggi sekaligus unik.

Istilah pelatuk diberikan untuk burung ini karena kebiasaan mereka yang sering mematuk batang pohon dengan paruhnya.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh pelatuk dengan tujuan untuk mendapatkan serangga yang merupakan sebagai sumber makanan utamanya.

Selain itu, hal ini juga digunakan sebagai bentuk komunikasi antar burung dari jenis yang sama, akuisisi wilayah atau untuk membuat sarang.

Dan untuk anda yang sedang cari jenis-jenis burung pelatuk di Indonesia atau mungkin gambar burung pelatuk di Indonesia, simak artikel ini sampai habis.

15+ Jenis Burung Pelatuk di Indonesia dan Gambarnya

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan jenis-jenis burung pelatuk di Indonesia dan gambarnya, diantaranya:

A. Jenis-Jenis burung pelatuk Endemik Indonesia

Burung endemik adalah istilah untuk satu spesies burung dari famili yang lebih besar tapi hanya ditemukan dalam satu wilayah atau daera saja.

Dan di Indonesia, burung endemik ada banyak termasuk spesies pelatuk. Dan ada beberapa jenis burung pelatuk endemik yang ada di Indonesia, diantaranya:

1. Caladi Batu

Caladi Batu
Gambar via ebird.org

Caladi batu atau Buff-rumped woodpecker dengan nama latin Meiglyptes Tristis, yang kadang juga disebut Javan Flameback adala burung pelatuk kecil dalam kategori celadi.

Dan ini merupakan salah satu hewan endemik Indonesia, yang hanya ditemui di pulau jawa saja. Artinya, ia tidak dapat ditemui di wilayah lain.

Nama lokalCaladi batu
Nama InggrisBuff-rumped woodpecker atau White-rumped woodpecker
Nama ilmiah (Nama latin)Meiglyptes tristis
FamiliPicidae
Status konservasiTerancam (Menurun)

2. Caladi Tikotok

Caladi Tikotok
Gambar via ebird.org

Sama seperti Caladi batu di atas dimana Caladi Tikotok atau Grey-and-buff woodpecker dengan nama latin Hemicircus Concretus adalah burung endemik Indonesia.

Dan menariknya, burung pelatuk jenis ini hanya ditemui di pulau jawa saja dengan ciri utama pada pada jambul, dahi berwarna merah serta tunggir berwarna putih.

Nama lokalCaladi Tikotok
Nama Inggrisgrey-and-buff woodpecker
Nama ilmiah (Nama latin)Hemicircus sordidus
FamiliPicidae
Status konservasiRisiko Rendah (Menurun)

3. Pelatuk Kelabu Sulawesi

Pelatuk Kelabu Sulawesi
Gambar via ebird.org

Pelatuk kelabu Sulawesi atau Ashy woodpecker yang kadang juga disebut Common Goldenback dengan nama latin Mulleripicus Fulvus adalah salah satu burung endemik Sulawesi.

Nama lokalPelatuk Kelabu Sulawesi
Nama InggrisAshy woodpecker atau Common Goldenback
Nama ilmiah (Nama latin)Mulleripicus fulvus
FamiliPicidae
Status konservasiRisiko Rendah (Stabil)

4. Pelatuk Kelabu

pelatuk kumis kelabu
Gambar via ebird.org

Dalam beberapa kasus, burung pelatuk kelabu atau Checker-throated Woodpecker ini juga sering disebut pelatuk kumis kelabu.

Nama ilmiahnya adalah Chrysophlegma mentale dan merupakan hewan endemik di Indonesia yang hanya hidup terbatas di Pulau Jawa saja.

Nama lokalPelatuk Kumis Kelabu atau Belatok ranting
Nama InggrisChecker-throated Woodpecker
Nama ilmiah (Nama latin)Chrysophlegma mentale
FamiliPicidae
Status konservasiSpesies risiko rendah atau Least Concern (LC)

5. Pelatuk Punggung Emas

Pelatuk Punggung Emas
Gambar via omkicau.com

Pelatuk punggung emas, yang kadang juga disebut pelatuk tunggir emas atau Javan Flameback dengan nama latin Chrysocolaptes strictus adalah burung endemik Indonesia yang bisa ditemui di dua daerah saja.

Yakni Pulau Jawa dan Bali. Di Jawa, burung jenis yang sama hanya terkonsentrasi di satu wilayah saja yakni Pulau Kangean di Jawa Timur.

Nama lokalPelatuk Punggung Emas
Nama InggrisJavan Flameback
Nama ilmiah (Nama latin)Chrysocolaptes strictus
FamiliPicidae
Status konservasiSpesies risiko rendah atau Least Concern (LC)

B. Macam-macam Burung pelatuk lain dan gambarnya

Selain burung pelatuk endemik Indonesia, ada juga jenis burung pelatuk yang hidup di daerah atau negara lainnya di dunia.

Artinya, selain ada di Indonesia, burung tersebut juga dapat ditemukan di tempat lain di dunia, diantaranya:

1. Caladi Badok

Caladi Badok
Gambar via ebird.org

Caladi Badok atau Meiglyptes tukki adalah burung pelatuk yang lehernya seperti kerbau dengan habitat alami dapat ditemukan di berbagai wilayah Asia Tenggara.

Burung jenis ini sering juga disebut Buff-necked woodpecker yang dapat ditemukan di Pulau Sumatera, Nias, Natuna, Belitung dan Kalimantan.

Nama lokalCaladi batu
Nama InggrisBuff-necked woodpecker
Nama ilmiah (Nama latin)Meiglyptes tukki
FamiliPicidae
Status konservasiTerancam (Menurun)

2. Caladi Belacan

Caladi Belacan
Gambar via ebird.org

Burung pelatuk kecil berikutnya adalah caladi Belacan yang kadang juga disebut Grey-capped pygmy woodpecker dengan nama latin Picoides canicapillus.

Di Indonesia, hewan ini dapat ditemukan di beberapa pulau seperti Kalimantan, sumatera dan beberapa kelompok kecil di Nias.

Jenis yang sama juga dapat ditemui di negara-negara Asia lain seperti Bangladesh, Bhutan, Brunei Darussalam, Kamboja, China dan India.

Baca Juga:

Di Korea juga terdapat burung jenis ini, termasuk di daerah-daerah lain seperti Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Pakistan, Rusia, Taiwan, Thailand dan juga Vietnam.

Sama seperti Caladi batu di atas dimana Caladi Tikotok atau Greater Yellownape dengan nama latin Hemicircus concretus adalah burung endemik Indonesia.

Dan menariknya, burung pelatuk jenis ini hanya ditemui di pulau jawa saja dengan ciri utama pada pada jambul, dahi berwarna merah serta tunggir berwarna putih.

Nama lokalCaladi Belacan
Nama InggrisGrey-capped pygmy woodpecker atau Grey-capped Woodpecker
Nama ilmiah (Nama latin)Dendrocopos canicapillus
FamiliPicidae
Status konservasiSpesies risiko rendah atau Least Concern (LC)

3. Pelatuk ayam

Pelatuk ayam
Gambar via birdsoftheworld.org

Di Indonesia, Burung pelatuk ayam atau white-bellied woodpecker dengan nama ilmiah Dryocopus Javensis hanya dijumpai di tiga pulau utama saja seperti Jawa, Sumatera dan Kalimantan.

Jenis burung yang sama juga bisa dijumpai di berbagai negara lain di dunia seperti Brunei Darussalam, Kamboja, China, India, Korea, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Nama lokalPelatuk ayam
Nama InggrisWhite-bellied woodpecker
Nama ilmiah (Nama latin)Dryocopus javensis
FamiliPicidae
Status konservasiRisiko Rendah (Menurun)

4. Pelatuk Besi

Pelatuk Besi
Gambar via hargaburung.id

Burung pelatuk besi, yang kadang juga disebut Pelatuk bawang atau Common Flameback dengan nama latin Dinopium javanense adalah jenis burung pelatuk yang hidup di beberapa daerah di Indonesia.

Seperti Sumatra, Nias, Bangka, Belitung, Kalimantan, Jawa dan beberapa komunitas kecil juga ditemui di Simeulue, salah satu kabupaten di Aceh.

Jenis yang sama juga ditemui di beberapa negara lain seperti Bangladesh, Brunei Darussalam, Kamboja, China, India, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Nama lokalPelatuk Bawang
Nama InggrisThe common flameback atau Common Goldenback
Nama ilmiah (Nama latin)Dinopium javanense
FamiliPicidae
Status konservasiRisiko Rendah

5. Pelatuk Kelabu besar

Pelatuk Kelabu besar
Gambar via ebird.org

Pelatuk kelabu besar atau great slaty woodpecker dengan nama latin Mulleripicus pulverulentus adalah burung pelatuk yang bisa ditemui di tiga pulau seperti Sumatera, Jawa dan Kalimantan.

Burung jenis yang sama juga bisa ditemui di beberapa negara lain di Dunia seperti Bangladesh, Bhutan, Brunei Darussalam, Kamboja, India, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Nama lokalPelatuk kelabu Besar
Nama InggrisGreat slaty woodpecker
Nama ilmiah (Nama latin)Mulleripicus pulverulentus
FamiliPicidae
Status konservasiRentan (Menurun)

6. Pelatuk Kijang

Pelatuk Kijang
Gambar via ebird.org

Selanjutnya ada burung Pelatuk Kijang, yang kadang juga disebut pelatuk rufous atau rufous woodpecker dengan nama latin Micropternus brachyurus.

Di Indonesia, burung pelatuk satu ini hidup di beberapa daerah seperti Pulau Sumatera, Nias, Bangka, Belitung, Natuna, Kalimantan dan Jawa.

Spesies yang sama juga bisa dijumpai di beberapa negara lain di Dunia seperti Bangladesh, Bhutan, Brunei Darussalam, Kamboja, China, India, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Singapura, Sri Lanka, Thailand, dan Vietnam.

Nama lokalPelatuk Kijang
Nama InggrisRufous woodpecker
Nama ilmiah (Nama latin)Micropternus brachyurus
FamiliPicidae
Status konservasiLeast Concern (LC)

7. Pelatuk Kuduk Kuning

Pelatuk Kuduk Kuning
Gambar via Youtube Pelatuk Kuduk Kuning

Pelatuk Kuduk kuning atau Greater Yellownape dengan nama latin Chrysophlegma flavinucha adalah burung pelatuk umum di Indonesia.

Spesies ini juga bisa ditemui di negara-negara lain seperti Bangladesh, Bhutan, Kamboja, China, India, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Thailand, dan Vietnam.

Nama lokalPelatuk kuduk-kuning
Nama InggrisGreater Yellownape
Nama ilmiah (Nama latin)Chrysophlegma flavinucha
FamiliPicidae
Status konservasiRisiko Rendah

8. Pelatuk Kumis-Kelabu

Pelatuk Kumis-Kelabu
Gambar via ebird.org

Selanjutnya ada Pelatuk Kumis-Kelabu atau Red-crested Woodpecker, Grey-and-buff Woodpecker dan Checker-throated woodpecker dengan nama ilmiah Chrysophlegma humii.

Di Indonesia, burung jenis ini terdapat di beberapa pulau saja seperti Sumatera, Belitung dan Kalimantan. Secara global, jenis yang sama juga ditemui di Brunei Darussalam, Malaysia, Myanmar, dan Thailand.

Nama lokalBelatok ranting
Nama InggrisChecker-throated woodpecker
Nama ilmiah (Nama latin)Chrysophlegma humii
FamiliPicidae
Status konservasiLeast Concern (LC)

9. Pelatuk Kundang

Pelatuk Kundang
Gambar via ebird.org

Pelatuk Kundang atau orange-backed woodpecker dengan nama latin Chrysocolaptes validus adalah pelatuk yang hidup di beberapa daerah seperti Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Belitung.

Spesies yang sama juga tersebar di beberapa negara lain di dunia seperti Brunei Darussalam, Malaysia, dan juga Thailand.

Nama lokalPelatuk Punggung Oranye
Nama InggrisOrange-backed woodpecker
Nama ilmiah (Nama latin)Chrysocolaptes validus (Reinwardtipicus validus)
FamiliPicidae
Status konservasiLeast Concern (LC)

10. Pelatuk merah

Pelatuk merah
Gambar via wikimedia.org

Burung pelatuk merah atau banded woodpecker dengan nama latin Chrysophlegma miniaceum adalah burung pelatuk yang ditemui di beberapa daerah seperti Kalimantan, Jawa dan Sumatera.

Selain itu, burung sama juga dapat ditemui di beberapa negara lain di dunia seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Myanmar, Singapura, dan Thailand.

Nama lokalPelatuk merah
Nama InggrisBanded woodpecker
Nama ilmiah (Nama latin)Chrysophlegma miniaceum
FamiliPicidae
Status konservasiRisiko Rendah

11. Pelatuk pangkas

burung Pelatuk pangkas
Gambar via hobiburung.org

Pelatuk pangkas dengan nama latin Blythipicus rubiginosus adalah burung pelatuk yang umum dijumpai di Kalimantan dan Sumatera.

Spesies yang sama juga tersebar di beberapa negara lain di Asia Tenggara seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Myanmar, dan Thailand.

Nama lokalPelatuk pangkas
Nama InggrisMaroon Woodpecker
Nama ilmiah (Nama latin)Blythipicus rubiginosus
FamiliPicidae
Status konservasiRisiko Rendah (Menurun)

12. Pelatuk Raffles

Pelatuk Raffles
Gambar via ebird.org

Pelatuk Raffles atau Olive-backed woodpecker dengan nama latin Dinopium rafflesii adalah burung pelatuk yang bisa hidup di beberapa daerah di Indonesia seperti Kepulauan Riau, Belitung dan juga Kalimantan.

Spesies yang sama juga bisa ditemui di beberapa negara lain di dunia seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Myanmar serta Thailand.

Nama lokalPelatuk Raffles
Nama InggrisOlive-backed woodpecker
Nama ilmiah (Nama latin)Dinopium rafflesii
FamiliPicidae
Status konservasiHampir Terancam

Penutup

Indonesia memiliki keanekaragaman hewan dalam berbagai jenis entah itu mamalia, ikan, burung, reptil, amfibi, invertebrata dan lain sebagianya.

Mengetahui nama setiap hewan tersebut cukup penting karena selain pengenalan terhadap hewan, juga bisa mengetahui jenis bahkan kelas dan familinya.

Jika ada tambahan, masukkan atau mungkin koreksi terkait postingan di atas, boleh sampaikan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang jenis-jenis burung pelatuk di Indonesia. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar