[STEP BY STEP] Cara Mengatur Jadwal Defrag Drive Windows 10

3 min read

cara mengatur jadwal defrag drive di WIndows 10

Microsoft memungkinkan setiap pengguna mengatur jadwal defrag drive sendiri di Windows 10 milik mereka atau yang lazim disebut defragment.

Dan anda bisa ambil opsi ini untuk menghemat waktu karena defragmentnya dilakukan otomatis oleh sistem operasi tanpa harus menambahkan perintah lain.

Oh iya, di artikel sebelumnya tentang cara defrag Drive Windows 10 sudah saya singgung soal bagaimana cara mengatur jadwal defragment otomatis ini.

Hanya saja, saya pengen bahas di artikel terpisah, dengan tujuan agar artikel tersebut fokus pada satu subtopik inti sehingga tidak melebar kesana kemari.

Cara ini juga cukup membantu anda supaya tidak lagi melakukan defragment manual terlebih bagi anda yang sering berurusan sama laptop atau komputer.

Mengapa sih harus mendefrag drive? Apa tujuannya? Mengapa ini seolah-olah penting dilakukan? Apa dampaknya setelah defragment dilakukan?

Salah satu alasan mengapa harus melakukan defragment adalah untuk merapikan kembali data-data yang ada di komputer entah itu di data C: atau D:.

Tujuannya untuk mempercepat kinerja laptop, seperti saat anda menghapus file temp atau mengubah setelan default sistem operasi [reset].

Terakhir, apakah defragment ini penting dilakukan atau tidak, kembali ke intensitas penggunaan komputer atau laptop milik anda.

Jika komputer atau laptop itu jarang digunakan, dengan batasan penggunaan seminggu sekali, anda gak perlu repot atur jadwal defrag drive.

Hanya saja, jika anda sering berurusan sama komputer atau laptop, pekerjaan misalnya, defragment perlu dilakukan secara tentatif.

Apa alasannya? Alasannya karena akselerasi kerja tadi. Jika komputer atau laptop digunakan secara intens, anda pasti pernah melakukan proses copy data atau instalasi perangkat lunak tertentu.

Saat melakkan copy data atau menginstal aplikasi dekstop yang baru, ada ruang-ruang penyimpanan di komputer yang terisi.

Apabila perangkat lunak itu tidak dibutuhkan lagi, pasti di uninstall kan? Saat di uninstall, sektor yang sebelumnya dipakai sebagai basis data perangkat lunak akan kosong.

Baca Juga : Begini Cara Mengetahui Gambar Yang Sudah di Edit atau Belum

Istilahnya seperti ada ruang yang kosong diantara ruang-ruang yang sudah terisi. Bayangkan ini rumah kos-kosan, seluruh besar kamarnya sudah terisi kecuali satu kamar.

Di kamar tersebut ada barang-barang orang yang menyewa kamar tapi orangnya gak tahu kemana dan ia sudah nunggak iuran kosan 3 bulan.

Analogi sederhanannya seperti itu. Anda sebagai pemilik kos-kosan tentu gak mau kan kalau barang anak kosan anda masih disitu, sementara ia sudah tidak bayar uang kosan.

Sama seperti di laptop, anda tentu gak mau ada data-data trash yang memakan ruang di dalam komputer anda yang justru bikin drive sesak.

Artinya, defragment bertujuan untuk membersihkan ruang kosong yang berisi sampah data, yang tidak dibutuhkan lagi, namun ada disitu.

Meksi demikian, dalam beberapa kasus, data-data sampah itu akan berguna jika perangkat lunak diinstal lagi karena sebagian data-datanya masih ada.

Hanya saja, agar memori komputer lebih optimal dan data-data trash itu tidak jadi celah keamanan, mending dioptimasi atau di hapus.

Ada sih beberapa merk laptop yang melakukan penjadwalan defragment otomatis tanpa harus defrag manual. Saya gak mau nyebutin merk ya, anda sudah tahu alasannya.

Dan jika opsi defragment otomatis ini belum diatur di komputer anda, bisa ikuti langkah-langkah dibawah ini.

Cara Mengatur jadwal defrag drive Windows 10

Lantas, bagaimana cara mengatur jadwal defrag drive windows 10? Pasti penasaran, kan? Berikut artikelnya untuk anda.

  1. Silahkan buka PC atau Laptop yang hendak diatur jadwal defragmentnya secara otomatis
  2. Setelah itu cari program Defragment and Optimize Drives. Ada dua cara yang bisa anda coba untuk menu defragment ini. Pertama: menggunakan kotak pencarian di taskbar atau Cortana lalu ketikan Defragment and Optimize Drive. Kedua: buka File Explorer> This PC Folder> setelah itu klik Kanan pada Drive> pilih Properties. Dua cara diatas pada dasarnya sama, cara akses menunya saja yang berbeda. Di tutorial ini saya pakai cara pertama karena lebih mudah. Jika hasil pencariannya sudah muncul silahkan klik Open atau Run As Administrator [jika memungkinkan] yang akan mengarahkan anda ke jendela Optimize Drivesdefrag drive windows 10
  3. Di jendela Optimize Drive pada kolom schedule optimization silahkan klik Turn On. Pada beberapa merk laptop, fitur ini bernama Change Setting defrag drive windows 10
  4. Setelah klik turn on akan muncul jendela baru yang memungkinkan anda memilih frekuensi defragment. Tersedia tiga pilihan frekuensi yakni harian [daily], mingguan (weekly) dan bulanan [monthly]. Sebelum mengatur jadwal defragment, pastikan anda sudah centang kolom run on a schedule [recommended]. Jika ingin mematikan jadwal defragment ini, hapus centang Run on a schedule [recommended]. Bisa juga centang kotak increase task priority untuk memilih drive mana saja yang ingin di defrag otomatis apakah semua drive atau hanya drive khusus saja, C: atau D: misalnyajadwal defrag drive
  5. Jika pengaturan diatas sudah selesai, silahkan klik OK lalu klik Close untuk menutup jendela Optimize Drives

Sampai disini anda sudah selesai mengatur jadwal defrag drive Windows 10. Mudah dan sederhana, bukan?

Saran saya, baiknya pengaturan ini disesuaikan sama pemakaian laptop harian anda. Jika anda berusaan sama laptop atau komputer lebih dari 5 jam sehari, frekuensinya boleh diatur harian.

Di laptop saya, jadwal defragmentnya dilakukan seminggu sekali dan ini saya atur sendiri sesuai intensitas penggunaan perangkat.

Mengapa mingguan? Karena dalam sehari, laptop saya hanya digunakan kurang lebih tiga jam. Kadang sih lebih, terlebih saat mau upload konten di blog ini.

Selain itu, laptop milik saya juga jarang diisi dengan data-data tak penting. Data mayoritas hanya berupa file-file MS. Word untuk tugas-tugas kuliah atau untuk bahan mentah konten blog.

Jarang juga instal aplikasi, game misalnya. Gak terlalu suka main game, kecuali PUBG. Pernah sih instal PUBG emulator di laptop, tapi karena gak terpakai, lebih enak di ponsel, akhirnya saya hapus.

Jika anda sering berurusam sama komputer atau laptop, apalagi hampir tiap hari digunakan, bahkan dalam beberapa kasus anda tidak mematikannya dengan benar karena masih akan digunakan dan hanya pakai mode sleep baiknya diatur jadwal defragmentnya sekali sehari.

Karena kinerja laptop bakal terus menurun, drastis pula, jika sektor-sektor atau ruang didalam drive tidak dioptimalkan. Akhirnya, laptop jadi bapuk, loadingnya lambat dan sering eror.

Penutup

Selain cara diatas, ada cara lain untuk meningkatkan kinerja laptop seperti menghapus file-file tidak perlu termasuk temp file, uninstal aplikasi yang ukurannya besar, mereset komputer termasuk melakukan defrgament drive.

Jika semua cara diatas sudah di coba tapi perangkat tetap saja bapuk, kalau pakai Windows 10, coba direset sistem operasinya. Caranya sangat mudah kok, tinggal ikuti panduannya disini.

Oh iya, jika ada masukkan, sanggahan atau hal-hal lain yang ingin disampaikan terkait dengan postingan ini jangan lupa tinggalkan di kolom komentar ya.

Demikian artikel tentang cara mengatur Jadwal Defrag Drive di Windows 10. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *