16+ Isyarat Marshalling Ke Pilot Yang Berlaku Dalam Dunia Penerbangan

Isyarat Marshalling adalah bentuk komunikasi visual dari pemandu pesawat terbang, dalam hal ini Marshaller, ke Pilot.

Biasanya, saat akan lepas landas atau setelah landing, pesawat akan dapat panduan di lapangan untuk parkir atau untuk mengikuti prosedur standar lainnya.

Jika sering bepergian menggunakan pesawat terbang, beberapa dari anda mungkin pernah lihat petugas yang berdiri tak jauh dari hidung pesawat.

Merekalah yang disebut Marshaller dan mereka bisa dikenali dengan mudah karena pakaian yang dikenakan cukup mencolok.

Oh iya, bukan hanya pesawat saja yang butuh Marshaller. Helikopter dan kapal induk juga butuh. Tugas utama mereka ya itu, memandu kapal terbang.

Saat proses Marshalling berlangsung mereka menggunakan bahasa isyarat khusus. Isyarat ini merupakan salah satu bentuk komunikasi dengan Pilot selain dari Radio dan ATC.

Untuk menghindari kemungkinan keragu-raguan saat isyarat diberikan dan untuk menjamin keseragaman isyarat, dibutuhkan satu standar pemanduan yang berlaku nasional dan internasional sebagaimana diatur dalam CASR part 37 appenoix 37 A5.

Isyarat tambahan disesuaikan sama kebutuhan tapi harus berangkat dari standar North Atlantic Treaty Organization (NATO), Standardization Agreement 3117, Air Standardization Coordinating Committee Air Standard 44/42a, International Civil Aviation Organization (ICAO), Federal Aviation Administration (FAA) dan badan berwenang lainnya.

Daftar Isyarat Marshalling paling umum dalam penerbangan

Seperti yang saya sebutkan, daftar isyarat dibawah ini adalah isyarat paling umum alias paling sering ditemui di bandara.

Itu artinya, ada isyarat khusus yang tidak saya libatkan di artikel ini karena satu dan lain alasan.

FYI, daftar isyarat Marshalling ini terbagi dalam dua kategori, yakni: dari Marshaller ke Pilot dan dari Pilot ke Marshaller.

a. Dari pilot  ke Marshaller

Berarti, isyarat dibawah ini berasal dari kokpit atau dari Pilot ke juru pesawat atau Marshaller. berikut daftarnya:

1. Tanda-tanda isyarat ini dibuat untuk dipakai pilot yang berada di cockpit pesawat

Saat memberikan aba-aba, tangan Pilot harus terlihat oleh juru isyarat dan isyaratnya harus jelas agar tidak terjadi miskomunikasi.

2. Pemberian nomor engine pesawat

Nomor engine pesawat dimulai dari kanan ke kiri dengan juru isyarat berdiri menghadap ke pesawat.

Misalnya, engine nomor 1 ialah engine yang terpasang disebelah kanan dan engine dua adalah mesin yang ada di kiri.

3. Rem

Isyarat untuk rem dilakukan dengan memperlihatkan telapak tangan terkepal dengan jari-jari terbuka.

  • Mengangkat lengan dan tangan, dengan jari-jari dibuka di depan maka secara horizontal, kemudian telapak tangan dikepalkan
  • Angkat lengan dengan telapak tangan dikepalkan didepan muka secara horizontal, kemudian jari-jarinya dibuka.

4. Wheel chock

Isyarat wheel chock ini terdiri dari tiga bagian, diantaranya:

  • Pasang wheel chock. Pilot akan mengangkat lengan ke atas dengan telapak tangan mengarah ke bagian luar lalu menggerakan tangan seolah memotong didepan muka
  • Melepas. Tangan memotong di depan muka dan telapak tangan mengarah ke luar, diikuti gerakan lengan ke luar
  • Siap untuk menstart engine [mesin]. Acungkan jari-jari sesuai dengan nomor yang diinginkan dengan tangan sebelah untuk menunjukan nomor engine yang akan di start.

Ulasan lebih detail tentang daftar isyarat Pilot ke Marshaller bisa baca artikel saya sebelumnya disini.

5. Juru isyarat kepada Pilot saat pesawat di Appron

Saat pesawat di Appron, Marshaller harus berada pada posisi dibawah ini:

  • Marshaller mengambil posisi di ujung pesawat sebelah kiri [LH Wing tip] dan bisa dilihat dari dalam cockpit [pilot in comment]
  • Gerakan Marshaller punya arti yang sama meskipun disertai dengan battery [flash light], bat atau obor.

b. Isyarat Marshalling ke Pilot

Selain isyarat dari Pilot ke Marshaller, juga ada isyarat sebaliknya alias dari Marshaller ke Pilot. Berikut beberapa diantaranya:

1. Ikuti petunjuk berikut dari juru isyarat

Isyarat Marshalling

Juru isyarat memberi petunjuk kepada pilot bila keadaan di lapangan memerlukan tindakan ini.

2. Ikuti jalur ini

isyarat Marshalling

Kedua lengan lurus di atas kepala dan kedua telapak tangan mengarah ke dalam

3. Ikuti petunjuk-petunjuk dari juru isyarat berikutnya

Isyarat Marshalling

Lengan kanan atau kiri ke bawah, lengan lainnya digerakkan melintang di depan badan sambil menunjuk ke arah juru isyarat berikutnya.

4. Maju lurus

Isyarat marshalling

Kedua lengan agak ke samping, kedua telapak tangan mengarah ke belakang, dan gerakan berulang-ulang ke atas lalu ke belakang setinggi pundak.

5. Belok

Pada posisi belok, terdapat beberapa isyarat yang dilakukan Marshaller, diantaranya:

a. Belok kiri

Isyarat marshaller

Lengan kanan ke bawah, gerakan lengan kiri ke depan dan ke belakang berulang-ulang.

b. Belok ke arah kanan

Isyarat marshaller

Lengan kiri ke bawah, gerakan lengan kanan ke depan ke belakang berulang-ulang. Kecepatan gerakan lengan menunjukan besarnya gerakan putar atau belokan.

6. Berhenti normal

isyarat marshaller

Kedua lengan digerakkan menyilang berulang-ulang diatas kepala, dimana kecepatan lengan disesuaikan sama kebutuhan menghentikan pesawat.


Baca Juga :


Jadi, semakin cepat gerakan lengan yang dilakukan Marsahller, semakin cepat pula pesawat berhenti.

7. Berhenti darurat

Isyarat marshaller

Marshaller akan mengangkat tangan ke atas kepala sambil menyilangkan tongkat. Ini menandakan bahwa pesawat harus berhenti.

8. Brakes

Brakes bertujuan untuk memberi aba-aba untuk rem. Pada brakes ini sendiri terdapat dua jenis isyarat, diantaranya:

a. Pasang rem

Isyarat marshalling

Angkat lengan dan tangan horizontal didepan badan sambil jari-jari dibuka kemudian jari-jari tangan dikepalkan.

b. Melepas rem

Isyarat marshalling

Angkat lengan dengan jari-jari mengepal secara horizontal di depan badan kemudian jari-jari tangan di buka.

9. Chocks

Sama seperti brakes, chocks juga terdapat dua jenis isyarat yang akan dilakukan Marshaller, seperti:

a. Pasang chocks

isyarat marshalling

Kedua lengan ke bawah, ke dua telapak tangan mengarah ke belakang, gerakan ke dua lengan dari samping ke dalam.

b. Lepas chocks

Isyarat marshalling

Kedua lengan ke bawah, kedua telapak lengan mengarah ke depan, gerakan ke dua lengan dari dalam ke samping.

10. Start engine[s]

isyarat marshalling

Tangan kanan digerakkan berputar setinggi kepala, sambil tangan kiri menunjuk ke arah engine yang akan diputar.

11. Mematikan engine

Isyarat marshalling

Lengan lurus setinggi pundak, telapak tangan menghadang ke bawah, lalu gerakan tangan ke samping, memotong tenggorokan.

12. Jalan perlahan

Isyarat marshalling

Kedua lengan ke bawah, kedua telapak tangan menghadap ke tangan. Gerakan secara naik turun beberapa kali.

13. Kurangi putaran engine disisi yang ditunjukkan

Isyarat marshalling

Kedua lengan ke bawah dengan kedua telapak tangan menghadap ke tanah, lalu tangan kanan atau kiri digerakkan ke atas atau ke bawah menunjukan apakah putaran engine kiri atau kanan yang harus diturunkan.

14. Mundur

Isyarat Marshalling

Kedua lengan disamping, kedua telapak tangan menghadap ke depan. Gerakan kedua lengan berulang-ulang ke atas atau ke depan setinggi pundak.

15. Belok sambil mundur

Untuk berbelok, terdapat dua jenis isyarat yang akan diberikan Marshaller, antara lain:

a. Ekor pesawat agar ke kanan

Isyarat marshaller

Lengan kiri menunjuk ke bawah dan gerakan lengan kanan dari posisi vertikal di atas kepala ke arah depan horizontal secara berulang-ulang.

b. Ekor pesawat agar ke kiri

isyarat marshaller

Lengan kanan menunjuk ke bawah dan gerakan lengan kiri dari posisi vertikal di atas kepala ke arah depan horizontal secara berulang.

16. All clear

isyarat marshaller

Siku kanan ditekuk dan lengan kanan tegak lurus ke atas sambil mengacungkan ibu jari.

Isyarat ini berarti, semua panduan sudah selesai dan pesawat sudah diizinkan menurunkan penumpang.

Penutup

Peran Marshaller sangat dibutuhkan oleh setiap maskapai penerbangan termasuk Helikopter dan Kapal Induk.

Karena selain untuk memandu pesawat agar bisa ke jalur penerbangan atau ke apporn, juga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Jika ada tambahan, masukkan atau kritikan terkait postingan ini silahkan tinggalkan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang 16+ isyarat Marshalling ke Pilot. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar