67 Istilah Seminari Yang Wajib Diketahui Oleh Calon Seminaris

6 min read

daftar istilah seminari

Sebenarnya, daftar istilah Seminari yang saya ulas dalam artikel ini didapat dari salah satu postingan @KatolikG [Katolik Garis Lucu] di Twitter.

Daftar istilah di seminari ini cukup penting untuk diketahui, terlebih bagi anda yang ingin masuk Seminari atau pengen menjadi seorang seminaris.

Seminari adalah tempat pendidikan para calon Imam atau Pastor/Romo Katolik. Dan bagi anda yang sudah menjadi seorang seminaris atau calon imam, tentu enggak asing lagi dengan istilah ini.

67 Istilah Seminari Yang Wajib Diketahui Oleh Calon Seminaris

Nah tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan daftar istilah Seminari yang wajib diketahui jika ingin bersekolah di Seminaris.

Lantas, istilah apa saja itu? Pasti penasaran kan? Berikut disajikan artikelnya untuk anda.

1. Ambulasi

Berasal dari bahasa latin ambulatio yang berarti jalan-jalan. Seminaris diperbolehkan untuk keluar dan jalan-jalan dari kompleks seminari pada hari Rabu dan hari lain dengan ijin dari kepamongan.

Setiap akan ambulasi, seminaris wajib menulis buku kepergian di depan kamar sub-pamong tiap medan.

Ambulasi biasanya dilakukan berkelompok, minimal dua orang dengan radius maksimal 10 km dari Seminari.

Kesempatan ambulasi tidak boleh dipakai untuk bertemu dengan dan atau mengunjungi orangtua/wali dan saudara yang mempunyai hubungan darah.

2. Aquila

Majalah terbitan seminari dan biasanya terbit sekali tiap semester.

3. Bakar

Singkatan dari Basis Karya. Bakar merupakan kelompok dari beberapa seminaris yang dikelompokkan di bawah koordinator kebidelan tertentu. Bakar biasanya berdiskusi mengenai masalah kebidelan dan kemajuan program kerjanya.

4. Bangka (Bangsal Kaca)

Nama salah satu ruangan di seminari. Ruangan ini terdiri dari beberapa kaca yang mengelilingi ruangan, oleh karena itu disebut bangsal kaca.

Selain sebagai tempat pertemuan, Bangka digunakan juga sebagai tempat olah raga badminton atau jenis olahraga lain seperti basket.

5. Bawil

Singkatan dari Basis Wilayah. Bawil merupakan kelompok dari beberapa orang yang dikelompokkan berdasarkan daerah asal, kedekatan dan keputusan obyektif dewan inti medan dan kepamongan.

6. Bidel

Bahasa latin yang berarti tukang. Bidel secara harafiah diterjemahkan sebagai seseorang yang bertanggungjawab terhadap sesuatu pekerjaan. Contohnya bidel bel bertanggung jawab pada bel, pekerjaannya menyalakan bel seminari.

7. Bidum OSIS

Singkatan dari bidel umum bisa disamakan dengan Ketua OSIS [Organisasi siswa intra sekolah] pada sekolah umumnya.

8. Bruder

Merupakan seorang yang memilih jalan selibat dan bersumpah setia melayani Gereja katolik.

9. Cantus

Merupakan bahasa latin yang berarti musik. Cantus ini merupakan salah satu mata pelajaran di seminari.

10. Completorium

Ibadat penutup hari/ibadat malam. Biasanya dilakukan pada hari Rabu dan Minggu di Kapel Besar.

11. Correctio Fraterna (CF)

Merupakan kegiatan saling mengkoreksi antar seminaris. Kegiatan CF ini dilakukan agar para seminaris menyadari kekurangan diri yang dilihat oleh seminaris lain.

12. De More

Kata ini biasanya ditulis di papan pengumuman medan. Merupakan bahasa latin yang secara harafiah menerangkan bahwa kegiatan hari ini sama dengan kegiatan biasanya.

13. Dewan inti

Merupakan beberapa seminaris yang memiliki tanggung jawab penting di medan. Contoh dewan inti: bidel umum, bidel sekretaris medan dan bidel bendahara medan.

14. DKM

Singkatan dari Dewan Koordinasi Majalah. Merupakan organisasi di bawah OSIS yang bergerak di bidang permajalahan. DKM diisi oleh anggota Aquila dan Jendela.

15. Dormit/Dormitorium

Merupakan ruangan tidur bagi seminaris. Di dalam dormit biasanya terdiri dari puluhan kasur bagi satu angkatan.

Kasur di dormit merupakan kasur tingkat. Dormit hanya dipergunakan untuk beristirahat (tidur) dan bukan tempat untuk belajar, membaca, bermain, mengobrol, dan menulis refleksi.

Seminaris yang membutuhkan istirahat di dormit di luar waktu yang ditentukan harus meminta izin kepada staf kepamongan.

16. DP (Domus Patrum)

Merupakan wilayah tempat tinggal para Romo dan Bruder. Lokasi wilayah ini ada di dekat Kapel Besar.

Disini, tinggal beberapa Romo seperti : Romo rektor seminari, Romo yang sudah lanjut usia dan bruder minister.

Di lokasi ini juga terdapat ruang makan, kamar mandi dan juga kapel untuk para Romo dan Bruder.

17. Escape

Istilah untuk seminaris yang keluar dari kompleks seminari tanpa ijin.

18. Frater

Bahasa latin yang berarti saudara laki-laki. Frater merupakan seorang calon iman atau pastor.

19. Homili

Khotbah Romo/Pastor pada saat perayaan Ekaristi.

20. HOT

Singkatan dari Hari Orang Tua. HOT merupakan acara tahunan setiap angkatan di seminari.

Acara ini diadakan untuk mengundang para orang tua/wali seminaris ke Seminari dan mengetahui kegiatan seminaris dengan mengikuti acara selama beberapa jam.

Baca Juga : Sejarah Lengkap Perintis dan Penemu Kamera

Acara ini biasanya berisi dialog antara guru/wali kelas dan Pamong/sub pamong seminaris dengan orang tua murid.

Orang tua boleh bertanya segala hal mengenai kegiatan putranya selama di seminari. Di acara ini, para seminaris akan mempersembahkan tampilan bagi para orang tua.

21. IFO (in Finem Omnia)

Merupakan ekstrakurikuler olahraga. Contoh IFO di seminari adalah IFO basket, IFO badminton, IFO sepak bola, IFO voli, dan berbagai klub olahraga lainnya.

22. IFO Besar

Anggota resmi ekstrakurikuler olahraga.

23. IFO Kecil

Adalah calon IFO besar. Pada umumnya mereka terdiri dari kelas 0 atau MP.

24. Jebling

Adalah salah satu istilah di seminari untuk menyebut seminaris yang keluar atau mengundurkan diri dari seminari.

25. Jendela

Merupakan satu-satunya koran terbitan seminari Mertoyudan. Berbeda dengan Aquila, Jendela sebagai koran terbit lebih rutin.

26. Kabes

Singkatan dari Kapel Besar.

27. Kamar

Singkatan dari Kapel Maria.

28. Kapal

Singkatan dari Kapel Paulus.

29. Kapel

Ruangan bagi umat katolik untuk merayakan perayaan Ekaristi. Kapel biasanya berukuran lebih kecil daripada Gereja.

30. Karawitan

Ekstrakurikuler untuk gamelan.

31. Keuangan

Erat kaitannya dengan bruder minister. Seminaris wajib membuat laporan keuangan pribadi dan mengumpulkannya kepada kepamongan setiap tanggal 3 dalam bulan berjalan.

Baca Juga : 100+ Nama Bayi Kristen dan Katolik Beserta Artinya

Besarnya uang yang dibawa seminaris ditentukan oleh staf kepamongan, sisanya dititipkan kepada ekonomat (Bruder Minister).

Seminaris dilarang memiliki rekening pribadi di bank dan ATM, kecuali ada izin khusus dari Rektor.

32. Khayangan

Ruangan bagi seminaris untuk tidur. Khayangan hanya terdapat di MU. Di dalam khayangan terdapat bilik kecil yang masing-masing berisi kasur dan lemari bagi seminaris.

33. KKS

Singkatan dari Kelompok Kitab Suci. Merupakan kegiatan yang diisi dengan pembacaan kitab suci dan mengambil hikmah dari bacaan kitab suci.

34. KPA

Singkatan dari Kelas Persiapan Atas. Mereka terdiri dari para seminaris yang merupakan lulusan SMA. Mereka tinggal di MU. Di seminari, mereka hanya menghabiskan waktu selama 1 tahun.

35. KPP

Singkatan dari Kelas Persiapan Pertama. Juga biasa disebut dengan kelas nol. Merupakan seminaris yang tinggal di MP.

36. Laudes

Ibadat Pagi. Biasanya dilakukan pada hari Minggu atau jika tidak ada misa pada pagi hari.

37. Legio Mariae

Merupakan kelompok rohani yang berdevosi kepada Bunda Maria.

38. LHB/Diosesan

Singkatan dari Lembaga Hidup Bakti. Merupakan lembaga/diosesan yang harus diikuti seminaris agar dapat menjadi imam. Contoh LHB/diosesan adalah Serikat Jesuit dan Projo Semarang.

39. Mbaben

Kandang Babi. Terletak di dekat Medan Madya. *

40. Misa

Merupakan kegiatan ibadah yang diikuti oleh umat Katolik dan biasanya dilakukan di Gereja atau kapel serta dipimpin oleh Pastor atau Romo.

41. MM (Medan Madya)

Medan/wilayah yang dihuni oleh beberapa seminaris kelas XI.

42. Modir

Singkatan dari Romo Direktur MP (Medan Pratama) : Medan/wilayah yang dihuni oleh beberapa seminaris lulusan SMP, yang merupakan seminaris angkatan baru.

42. MT (Medan Tamtama)

Medan/wilayah yang dihuni oleh beberapa seminaris kelas X.

43. MU (Medan Utama)

Medan/wilayah yang dihuni oleh beberapa seminaris kelas XII dan KPA.

44. Officiales

Ruangan komputer untuk bekerja dan mengetik.

45. Opera

Opera berasal dari bahasa latin yang artinya kerja atau bekerja. Di seminari, opera diartikan sebagai kerja bakti.

Opera biasanya dilakukan setiap pagi sebelum mandi dan misa serta sore setelah jam siesta.

46. Opera Magna

Opera biasanya hanya akan berlangsung selama 30 menit tetapi opera magna berlangsung selama 60 menit.

Untuk opera magna, ruangan yang dikerjakan lebih besar dengan pekerjaan yang lebih kompleks.

47. Orklas

Olah raga kelas. Olah raga yang diikuti oleh masing-masing kelas.

48. Ormed

Olah raga medan. Olah raga yang diikuti oleh tiap medan.

49. Pagodha

Merupakan bangunan kecil yang berbentuk pondok. Biasanya sebagai tempat berdiskusi dan mengobrol.

50. Pamong Medan

Di seminari, istilah ini ditujukan pada seorang Romo yang bertanggung jawab pada satu medan.

51. Pamong Umum

Merupakan Romo yang bertanggungjawab pada seluruh medan di seminari.

52. Pastor

Lihat Romo

53. Perayaan Ekaristi

Lihat Misa

54. Podestika

Singkatan dari podium dan estetika. Merupakan ekstrakurikuler bagi seminaris yang menyukai dan memiliki minat di bidang dekorasi untuk podium dan ruangan.

55. Potus (et cibus)

Minum dan makan. Potus biasanya disalahartikan sebagai saat untuk makan snack/makanan ringan. Namun arti sesungguhnya adalah minum.

Potus diberikan setelah jam opera siang. “Ada potus nih..” salah diartikan sebagai “Ada makanan nih..”. Seminaris wajib makan minum bersama pada waktu yang ditentukan.

Sarapan pagi pukul 06.00-06.30, makan siang pukul 12.30, makan malam pukul 19.00. Seminaris wajib makan minum di refter dan tidak diizinkan makan minum di gang, kelas, dormit, ruang doa, dan offisiales.

Seminaris yang tidak makan di refter pada waktu yang ditentukan wajib minta izin pamong bersangkutan dan memberitahukan kepada bidel refter. Seminaris hanya diizinkan menyimpan makanan dan minuman di loker bawil saja.

56. Refleksi/Buku Refleksi

Refleksi merupakan kegiatan wajib seminaris yang ditulis pada buku yang kemudian disebut buku refleksi. Refleksi sama seperti kegiatan menulis buku harian.

Perbedaannya terletak pada isi refleksi yang lebih mendalam dan memaknai penyertaan Tuhan dalam kegiatan sehari-hari. Lewat refleksi, pamong dan sub-pamong medan dapat mengetahui perkembangan seminaris.

57. Refter

Ruangan tempat makan para seminaris. Refter untuk seminaris terdiri dari 2 buah, yaitu refter besar untuk MU, MM, dan MT dan Refter kecil digunakan khusus untuk MP.

58. Romo

Pastor. Pemimpin agama umat Katolik.

59. Sidang Akademi (SA)

Forum latihan keterampilan berkomunikasi di depan umum dan pengembangan pengetahuan.

SA dilaksanakan di bawah bimbingan seorang moderator dan wajib diikuti oleh semua seminaris. Peserta SA wajib memakai pakaian resmi.

60. Siesta

Bahasa latin yang berarti tidur siang. Jam ini diberlakukan setelah makan siang dan sebelum opera siang.

61. Silentium

Keadaan hening/diam. Silentium merupakan peraturan yang diterapkan di beberapa tempat seperti dormit, kapel, dan refter.

Seminaris wajib menjaga silentium pada waktu dan kegiatan rohani secara pribadi dan bersama, yaitu saat siesta (istirahat siang), studi, dan sarapan pagi. Seminaris wajib menjaga silentium di kelas, kapel, dormit/khayangan, perpustakaan, kamar mandi dan WC.

62. Silentium magnum

berlaku setiap hari pada pukul 22.00 sampai ekaristi pagi selesai, kecuali Sabtu malam pada pukul 23.30 sampai ekaristi pagi selesai.

Setiap Jumat seminaris wajib silentium magnum pukul 18.00 sabtu pagi setelah sarapan pagi usai.

63. Studi

Kegiatan belajar. Seminaris wajib studi pribadi di kelas masing-masing selama studi ke-1 dalam suasana hening. Seminaris wajib studi pada jam studi ke-2 baik secara pribadi maupun kelompok dalam suasana hening.

Studi ke-2 dapat dilakukan di dalam maupun di luar kelas, yaitu di Aula, ruang rekreasi, gang-gang dan lainnya.

Waktu studi ke-2 tidak boleh digunakan untuk kegiatan membaca seperti novel, tugas kebidelan serta pekerjaan lain tanpa seijin kepamongan.

64. Sub-Pamong

Frater yang membantu Romo pamong di setiap medan.

65. THS (Tunggal Hati Seminari)

Merupakan ekstrakurikuler bela diri di seminari.

66. TL (Tempus Liberum)

Waktu luang. TL dipergunakan untuk kegiatan pengembangan pribadi, tugas-tugas pribadi, dan bukan untuk olahraga.

67. Valet

Merupakan ruangan kesehatan bagi seminaris. Seminaris yang sakit segera menghubungi suster pengelola valet.

Seminaris akan dirawat oleh bidel valet setelah sebelumnya diperiksa oleh suster valet. Seminaris yang istirahat di valet atau meninggalkan valet seizin suster dan sepengetahuan staf kepamongan medan.

Penutup

Sebenarnya, istilah-istilah diatas hanya sedikit. Jika ada beberapa dari anda yang pernah masuk Seminari atau sementara menempuh pendidikan menjadi seorang Imam dan mengetahui ada istilah yang tidak disebutkan diatas, silahkan tinggalkan di kolom komentar.

Nah demikian artikel tentang daftar Istilah Seminari. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda, terlebih bagi yang ingin menjadi seorang imam. ~



NB : Daftar istilah ini dibuat oleh @doniepriza, jeblinger Seminari Mertoyudan. Siapapun yang ingin menambahkan, dan mengedit, dipersilakan. Jika istilah tersebut sangat khas dengan seminari tertentu, mohon dituliskan nama Seminarinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *