Google Search Console Adalah: Pengertian, Cara Menggunakan dan Fitur-Fitur Dasar

11 min read

cara menggunakan google search console yang baru

Google Search Console adalah salah satu tools gratis milik Google yang memungkinkan anda melihat grafik, perkembangan dan hal-hal lain berkaitan dengan situs atau blog.

Bagi saya pribadi, setiap blogger wajib mengenal dan menggunakan Google Search Console ini. Mengapa wajib?

Karena tools ini adalah satu-satunya pintu masuk agar blog anda bisa terindeks di mesin pencari paling populer di dunia yakni Google.

Jika anda tidak menggunakan tools ini, terlebih bagi anda yang sudah punya domain dan hosting sendiri, maka jangan harap blog anda bisa muncul di search result Google.

Beda halnya jika anda masih numpang host sama WordPress atau Blogger, meskipun enggak daftar tapi blog tetap muncul di hasil pencarian.

Secara umum, ada beberapa fungsi dan manfaat Google Search Console ini, diantaranya:

  • Yang paling utama sudah saya sebut diatas, yakni agar blog anda bisa terindeks Google
  • Menyediakan laporan yang terkait dengan situs mulai dari posisi kata kunci, data kunjungan situs, kecepatan loading, hingga masalah-masalah yang berkaitan dengan konten seperti URL kanonik, duplikat URL dan lain sebagainya
  • Bisa diintegrasikan dengan berbagai tools milik Google seperti AdSense, Analytics dan Google Tag Manager

Intinya, tools ini menyediakan laporan lengkap tentang situs anda. Lebih jauh lagi, tools ini dapat digunakan dengan bebas dan gratis oleh siapa saja dan kapan saja. Entah itu situs web milik korporasi atau pemilik blog personal.

Pengertian Google Search Console adalah

Google Search Console adalah alat Google yang dapat digunakan dengan gratis oleh siapa saja untuk melihat data-data yang berkaitan dengan situs atau blog.

Awalnya, tools ini bernama Google Webmaster Tools sebelum di ubah menjadi Google Search Console oleh Google pada tahun 2015 lalu.

Perubahan nama dilakukan setelah penambahan beberapa fitur dasar seperti penghapusan URL sekaligus pengoptimalan antarmuka platform.

Pada tahun 2019, Google secara resmi memperkenalkan tampilan yang baru yang dianggap lebih fresh, lengkap dan kaya fitur.

Yang cukup mencolok dari versi baru ini adalah tampilannya sudah support untuk versi ponsel atau perangkat seluler.

Intinya, Google Search Console adalah sebuah layanan gratis yang memungkinkan webmaster untuk mempelajari grafik pertumbuhan situs atau blog yang ia kelola.

Dengan tools ini, pemilik situs bisa mengetahui presentase pertumbuhan harian dan bulanan situs, penautan URL, cakupan indeks dan lain sebagainya.

Cara Menggunakan Google Search Console

Nah karena merupakan salah satu alat penting yang harus digunakan oleh pemilik situs atau blog, tak jarang masih ada yang kebingungan saat menggunakan tools ini.

Untuk mengatasi hal itu, di artikel kali ini saya hendak mengulas panduan dan cara menggunakan Google Search Console yang baru.

Panduan ini juga selalu saya update agar sesuai dengan tampilan dan update terbarunya. Berikut artikelnya untuk anda.

1. Cara daftar di Google Search Console

Sebelum menggunakan Google Search Console, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendaftar.

Untuk mendaftar, silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini.

  • Buka Google Search Console di mesin pencarian Google atau klik saja tautan iniGoogle search console
  • Setelah terbuka, klik tombol Daftar sekarang. Disini anda akan diarahkan ke akun akun gmail. Jadi pastikan anda sudah punya akun Gmail. Disarankan juga pakai email yang sama dengan akun blogger/blogspot atau situs web yang digunakan [oposional]
  • Setelah mendaftar, anda akan ke laman pendaftaran situs yang akan saya ulas di poin berikutnya

Mulai dari verifikasi kepemilikan situs, sitemap serta penggunaan fitur-fitur lain. Jadi pastikan anda membaca artikel ini sampai habis ya.

2. Cara Verifikasi situs atau blog di Google Search Console

Mengapa situs atau blog perlu di verifikasi? Untuk membuktikan bahwa situs atau blog yang anda memang aktif atau valid.

Namun anda enggak bisa verifikasi jika belum memasukkan URL situs. Ada dua model verifikasi URL yakni dengan menggunakan DNS dan juga URL biasa.

Jika yang diverifikasi adalah URL tunggal saja, silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini, seperti:

  • Silahkan masukkan url blog lengkap di kolom awalan URL. URL blog lengkap berarti anda harus memasukkan dengan properti lengkap entah itu http atau hhtps termasuk juga wwwgoogle search console adalah
  • Setelah itu tunggu proses verifikasi situs sampai berhasilgoogle search console adalah
  • Jika sudah, anda akan diarahkan pada metode verifikasi kepemilikan situs

Di Google Search Console, baik yang lama dan baru, ada beberapa metode verifikasi kepemilikan situs, diantaranya:

  • File HTML
  • Tag HTML
  • Analitis Google
  • Google tag manager
  • Penyedia nama domain [DNS]

Berikut penjelasan tentang cara dan metode metode verifikasi kepemilikan situs.

a. Cara Verifikasi Menggunakan TAG HTML

Salah satu metode verifikasi yang paling mudah adalah dengan menggunakan tag HTML. Berikut langkah-langkahnya:

  • Silahkan klik metode verifikasi kepemilikan situs dengan tag HTML> lalu salin code tagnyagoogle search console adalah
  • Jika sudah dapat tag HTML, silahkan masuk ke dashboard platform anda baik Blogger atau WordPress, lalu tempelkan kode tag tersebut di antara <head> dan </head>
  • Jika kode ditempelkan silahkan Save atau Simpan
  • Setelah itu kembali ke dashboard Search Console dan klik Verifikasi

Untuk pengguna WordPress, terlebih bagi anda yang menggunakan plugin SEO by Yoast, anda tidak perlu repot masuk ke menu theme editor.

Cukup arahkan kursor ke SEO by Yoast> General> Webmaster Tools> lalu pastekan tag HTML Google Search Console pada pada kolom Google verification code.

google search console adalah

Atau, jika anda menggunakan WordPress gratisan atau WordPress.com, silahkan masuk ke Dashboard WordPress.com> Perangkat> Pemasaran> lalu scroll sedikit ke bawah sampai anda menemukan Layanan Verifikasi Situs.

google search console adalah

Jika kode sudah ditempelkan dan ditemukan, maka akan ada pemberitahuan di atas layar bahwa situs berhasil di verifikasi. Jika tidak, anda akan memperoleh pemberitahuan tentang kesalahan verifikasi.

Jika anda dapat pemberitahuan macam ini, sementara anda yakin kode sudah ditempelkan dan tidak ada yang salah, silahkan tunggu beberapa saat.

Bagaimana jika kode tag dihapus? Anda bisa melakukan verifikasi dengan cara yang sama seperti yang saya jelaskan dibagian atas.

b. Cara Verifikasi Menggunakan Domain Name Provider atau penyedia nama Domain

Domain Name Provider adalah perusahaan penyedia nama domain tempat dimana anda membeli domain atau dimana situs atau blog anda di hosting.

Kalau anda menggunakan WordPress dan Blogger gratisan, model verifikasi yang satu ini tidak dapat dilakukan.

Oleh karena itu, gunakan cara verifikasi lain seperti yang sudah saya ulas dibagian atas atau dibagian bawah artikel ini.

Salah satu keuntungan melakukan verifikasi dengan DNS adalah apabila anda membuat sub domain situs, anda tidak perlu mendaftarkan blog tersebut ke Search Console.

Verikasi dengan tag ini sangat cocok untuk anda yang mengelola situs-situs besar dengan subdomain yang banyak seperti tribunne*s.

Berikut cara verifikasi situs menggunakan Domain Name Service:

  • Pastikan anda sudah mendaftar dan sudah diberi pilihan untuk melakukan verifikasi situs
  • Setelah itu pilih model verifikasi Domain Name Servicegoogle search console adalah
  • Jika sudah silahkan unduh file TXT [biasaya terunduh secara otomatis] atau anda tinggal salin saja kodenya
  • Selanjutnya silahkan masuk ke bagian dashboard client> lalu klik konfigurasi DNS> dan buat hostname baru
  • Pada kolom hostname, silahkan masukkan domain yang akan anda verifikasi> kolom type silahkan isi dengan jenis record> lalu arahkan kursor pada value dan pastekan kode txt yang diberikan Google Search Console tadi
  • Jika sudah klik simpan
  • Lalu kembali ke dashboard Google search Console dan klik Verifikasi

Perhatikan, setiap penyedia domain memiiliki tampilan yang berbeda-beda. Jadi silahkan sesuaikan saja dengan tampilan di dashboard client anda.

c. Cara Verifikasi Google Search Console Menggunakan Google Analitycs

Jika anda sudah mendaftar ke Google search analytics sebelumnya, anda bisa menggunakan kode tag analytics untuk melakukan verifikasi.

Yang paling penting adalah situs atau blog anda sudah berhasil terverifikasi atau terdata di Google Analytics. Jika belum, maka verifikasi tidak akan berhasil.

Google Analytics adalah salah satu layanan gratis lain milik Google yang memungkinkan anda untuk mencatat data-data penting lain terkait dengan pengunjung blog.

Data-data tersebut mulai dari jenis kunjungan, frekuensi kunjungan secara real time, waktu tunggu situs web, berapa lama pengunjung berada di blog anda [bouncing rate] dan lain seterusnya.

Sebelum verifikasi kepemilikan pastikan dulu apakah kode pelacakan analitis Google masih ada di blog anda.

Kode ini terdapat di tag <head> dan </head> di blogger atau WordPress [jika anda tidak pakai plugin analytics].

d. Cara Verifikasi dengan Google Tag Manager

Soal ini sama seperti yang saya jelaskan pada poin analitis. Yang paling penting adalah blog atau situs anda sudah berhasil di verifikasi oleh Google tag manager.

Jika verifikasi kepemilikan situs berhasil dilakukan, anda akan dapat pemberitahuan seperti gambar dibawah ini.

Google search console adalah

Setelah itu, silahkan klik Buka Properti untuk masuk ke dashboard Google Search Console guna untuk melihat tampilan situs sebelum melakukan konfigurasi lain.

3. Cara buat sitemap di Google Search Console

Setelah melakukan verifikasi situs atau blog, selanjutnya apa? Memasukkan sitemap di Google search Console.

Sitemap untuk apa? Agar Google lebih cepat menemukan dan mengindeks seluruh artikel yang anda buat di blog termasuk tag dan kategori.

Jika anda tidak mau Google merayapi halaman tertentu, misalnya halaman kontak, disclaimer, halaman sesudah /search anda bisa mengeditnya di robots.txt

Sitemap sebenarnya terbagi menjadi dua bagian, yakni sitemap HTML dan sitemap XML. Jenis sitemap.xml-lah yang akan dirayapi Google.

Lalu bagaimana cara memasukkan sitemap di Google Search Console? Berikut langkah-langkahnya:

  • Silahkan masuk ke dashboard Google Search Console
  • Setelah itu klik peta situs> lalu tambahkan peta situs baru pada kolom kosong yang terletak dibagian atas. Ada beberapa jenis sitemapnya yang bisa anda gunakan yakni sitemap.xml dan system/feeds/sitemap google search console adalah
  • Jika sudah klik Kirim

Setelah memasukkan sitemap, Google mulai mengindeks artikel dan kontek di blog anda. Proses pengindeksan ini tidaklah live, jadi ada kemungkinan data-datanya baru muncul satu atau dua jam dan mungkin lebih lama terlebih jika artikel anda sudah banyak.

Fitur-fitur lain di Google Google Search Console

Tiga poin yang saya ulas diatas adalah pengaturan kunci agar blog anda bisa terintegrasi dengan Google Search Console.

Namun ada banyak fitur-fitur lain yang terdapat di dashboard. Jika anda belum tahu fungsinya, berikut saya sajikan artikelnya untuk anda.

1. Sekilas

Fitur ini berfungsi untuk menunjukan data-data Search Console secara singkat. Data-data tersebut ditunjukkan dalam bentuk grafik. Istilah, sekilas ini dapat diartikan sebagai Search Console.

Ada beberapa kolom grafik yang bisa anda lihat di laman sekilas ini, seperti:

a. Kinerja

google search console adalah

Grafik kinerja menunjukan perkembangan situs anda di mesin telusur mulai dan ini merupakan hasil penggabungan dari menu kinerja mulai dari keterlibatan konten, posisi rata-rata dan total tayangan dan CTR rata-rata.

b. Cakupan

Google search console adalah

Cakupan berisi grafik tentang kinerja pengindeksan situs yang dilakukan oleh Google bot. Dan ini merupakan kilasan singkat dari menu cakupan yang akan saya ulas dibawah.

c. Penyempurnaan

Google search console adalah

Penyempurnaan adalah kilasan grafik dari kolom penyempurnaan yang terdiri dari kecepatan eksperimental, kebergunaan seluluer dan kotak sitelink.

2. Kinerja

google search console adalah

Kinerja berisikan data pergerakan situs anda di mesin pencari. Dalam konteks pergerakan, anda akan melihat kolom seperti:

  • Total klik
  • Total tayangan
  • CTR rata-rata
  • Posisi rata-rata

Menu ini juga akan menampilkan kueri atau keyword paling populer di situs anda, termasuk total klik dan jumlah tayangan.

Anda juga bisa melihat berbagai data lain yang berkaitan dengan kueri tersebut seperti halaman, negara, perangkat, tampilan penelusuran dan juga tanggal penelusuran. Berikut penjelasan lengkapnya:

a. Total klik

Total klik menunjukan data-data berapa banyak klik di mesin pencari saat seseorang menemukan blog anda.

b. Total tayangan

Ini adalah jumlah tayangan artikel yang ada di blog anda. Data ini sebenarnya termasuk tayangan yang anda buka sendiri.

c. CTR rata-rata

Properti ini bakal lebih berguna apabila anda sudah menghubungkan AdSense dan akun Google Search Console milik anda di Google Analytics.

CTR sebenarnya adalah jumlah klik iklan sebelum dibagi dengan jumlah tampilan iklan atau Klik + tayangan.

Misalnya, jika jumlah tampilan iklan adalah 1000 sementara klik iklannya hanya 10 maka CTRnya adalah 1%,

3. Inspeksi URL

Sebelum pembaharuan tampilan baru Google Search Console, fitur ini bernama fetch as Google. Pada tampilan yang lebih baru, fetch as diganti menjadi Inspeksi URL.

Fungsi inspeksi URL ini apa sih? Agar blog atau artikel yang baru saja anda posting bisa cepat terindeks di Google.

Juga, apabila anda pembaharuan pada artikel-artikel lama di blog anda, maka anda bisa menginspeksinya dengan fitur ini.

Soal fitur ini sudah saya ulas pada salah satu artikel saya yang berjudul cara agar postingan cepat terindeks di Google.

4. Cakupan

google search console adalah

Pada menu cakupan ini terbagi menjadi beberapa Submenu. Submenu tersebut akan menampilkan bagaimana Google mengindeks situs atau blog anda.

Data-data yang ditampilkan ada beberapa macam, diantaranya:

a. Kesalahan

Data ini ditampilkan dalam bentuk angka yang mempresentasikan artikel-artikel didalam blog anda dengan kesalahan crawling.

Bagaimana jika terjadi masalah crawling? Google Search Console sudah siapkan solusinya yakni dengan melakukan validasi URL.

b. Valid dengan peringatan

Jika ada artikel anda dengan pemberitahuan macam ini, ada kemungkinan artikel tersebut sudah valid namun ada masalah kecil.

Misalnya, gambar yang rusak atau ada elemen lain yang membuat artikel tersebut sulit di crawling Googleboot.

Untuk menyelesaikan masalah ini, silahkan cari tahu apa penyebab masalahnya atau mengedit kembali artikel yang bermasalah serta mengubah urlnya.

c. Valid

Submenu ini menampilkan daftar artikel-artikel di blog anda yang berhasil terindeks dengan baik di Google alias tanpa masalah termasuk tag dan kategori.

d. Dikecualikan

Ada banyak elemen yang membuat url di dalam blog anda dikecualikan. Dan jika anda ingin menyelesaikan masalah URL yang dikecualikan itu, perhatikan dulu apakah URLnya masuk juga ke ketegori valid atau enggak.

Selain itu, perhatikan juga akhiran urlnya. Biasanya, artikel-artikel yang dikecualikan itu memiliki akhiran URL seperti /amp, /feed dan lain sebagainya.

Sebagai contoh, pada soft 404 rata-rata artikel yang dikecualikan adalah arsip komentar dengan akhiran atom rss.

Apabila anda url utuh yang masuk pada kolom tersebut, silahkan indeks kembali. Ingat, URL utuh tanpa embel-embel lain seperti /amp atau /feed.

Dibagian bawah juga terdapat kolom detail cakupan. Kolom ini berisikan instruksi untuk memperbaiki kesalahan crawling yang dilakukan Google.

Jika ada kesalahan crawling baru, maka akan muncul pemberitahuan disini. Anda juga akan mendapatkan pemberitahuan lewat email langsung.

5. Peta situs

Soal ini sudah saya bahas diatas. Jadi, enggak perlu saya bahas kembali ya. Kalau ada yang kurang, silahkan tinggalkan di kolom komentar 😀

6. Penghapusan

Jika anda ingin menghapus satu URL di penelusuran Google anda bisa manfaatkan fitur penghapusan.

Jika ingin tahu panduan lengkapnya, silahkan baca salah satu postingan saya yang berjudul cara hapus URL Blog di hasil penelusuran Google.

7. Penyempurnaan

Pada menu penyempurnaan ini terdapat beberapa submenu dengan fungsi yang berbeda-beda. Antara lain:

a. Kecepatan [eksperimental]

Google search console adalah

Ini hanyalah ilustrasi kecepatan eksperimen yang di catat Google saat proses crawling berlangsung. Mengapa bentuknya hanya eksperimen? Karena kecepatan dipengaruhi oleh banyak faktor.

Dan terkadang, proses crawling itu bergantung pada lokasi indeks, hosting yang digunakan, latensi, ukuran gambar atau file dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, anda gak perlu heran kalau sebagian besar artikel anda memiliki URL yang lambat, padahal kalau pakai Pagespeed Insight, URL tersebut punya skor yang tinggi.

Oh iya, kecepatan eksperimental ini hanya menampilkan indeks versi mobile. Data yang ditampilkan terdiri dari 3 bentuk yakni lambat, sedang dan cepat.

Jika ada artikel-artikel yang diakses lambat, sebaiknya optimalkan saja. Bagaimana caranya? Dengan mengurangi ukuran gambar, menggunakan Lazzy load, kurangi penggunaan widget dan lain sebagainya.

b. Kebergunaan seluler

google search console adalah

Kebergunaan seluler akan menunjukan data-data mengenai artikel yang mendukung tampilan versi mobile.

Kalau template blog yang digunakan sudah mobile friendly, maka akan ada pemberitahuan valid di kolom bawah grafik.

c. AMP [Jika situs anda sudah support AMP]

Menu ini secara otomatis muncul jika blog anda sudah dipercepat dengan AMP [accelerated mobile pages].

Jika template atau blog anda sudah support dengan AMP maka data-data artikel yang sudah valid AMP atau belum akan ditampilkan disini.

d. Kotak penelusuran sitelink

google search console adalah

Tahu gak apa itu sitelink? Ini adalah URL kaya yang biasanya ditampilkan di hasil penelusuran Google dengan keyword url blog anda.

Dalam kolom ini tersedia beberapa laporan tentang sitelink. Mulai dari kesalahan, valid dengan peringatan dan juga valid.

8. Tindakan manual & keamanan

google search console adalah

Fitur ini sebetulnya untuk memberitahukan apakah ada masalah-masalah keamanan atau yang berkaitan dengan otoritasi situs.

Pada menu ini tersedia dua submenu dasar, yakni:

a. Tindakan manual

Akan ada pemberitahuan baru apakah ada masalah-masalah di blog anda yang butuh penyelesaian secara manual.

Seperti misalnya, template blog yang rssnya tidak valid, script yang eror hingga berbagai masalah lain seperti validitas situs.

b. Masalah keamanan

Bertujuan untuk memberikan laporan apakah situs anda mengalami cracking atau mengalami masalah-masalah keamanan saat googleboot melakukan crawling.

9. Laporan dan fitur lama

Pada menu ini tersedia banyak sekali submenu Google Search Console yang lama. Fitur lama itu seperti:

a. Penargetan internasional

google search console adalah

Berfungsi untuk menentukan target pembaca blog anda berdasarkan bahasa yang digunakan. Jika blog anda berbahasa Indonesia, maka silahkan pilih target Indonesia.

Jika blog yang dikelola itu berbahasa Inggris, maka anda bisa memilih target bahasa AS, Inggris atau negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris lain.

Untuk menggunakan fitur penargetan bahasa ini, silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini, seperti:

  • Silahkan buka dasboard Search Console> lalu klik laporan dan fitur lama> setelah itu pilih Penargetan Internasional
  • Jika sudah terbuka silahkan pilih Negara> lalu centang negara tujuan dan pilih negara tujuan
  • Jika sudah klik Simpan
b. Statistik perayapan

google search console adalah

Fitur ini pada dasarnya akan menunjukan grafik perayapan situs yang dilakukan Googleboot dengan tiga elemen, yakni:

  • Halaman yang di crawling per harinya
  • kilobits yang berhasil di unduh selama proses crawling
  • Dan statistik unduhan per halaman
c. Pesan

google search console adalah

Fitur pesan ini sebenarnya sama dengan icon lonceng yang terletak dibagian kiri atas header Search Console yang baru.

Biasanya, pesan akan menampilkan berbagai pemberitahuan tentang situs, termasuk laporan dan performa situs dalam kurun waktu tertentu, bulanan misalnya.

e. Parameter URL

Google search console adalah

Parameter url berisikan masalah konfigurasi saat situs atau blog anda diurai GoogleBoot hanya selama proses crawling berlangsung.

Apabila anda membuka submenu ini, maka anda akan diarahkan pada dashboard lama yang akan menunjukan kinerja parameter URL.

f. Webtools

Google search console adalah

Webtools adalah salah fitur yang sudah ada sejak Console masih bernama webmaster tools. Fungsinya untuk menampilkan metode penyajian iklan untuk pengguna.

Fitur ini sudah jarang digunakan oleh pengguna tapi entah kenapa Google masih enggan menghapusnya.

10. Tautan

Saya sering menggunakan menu tautan ini untuk mengecek postingan-postingan mana saja yang ditautkan oleh saya sendiri atau orang lain.

Pada menu tautan ini tersedia beberapa laporan utama, yakni:

a. Tautan internal

Dalam konteks tautan internal ini ada beberapa bagian tautan yang bisa anda lihat, seperti:

  • Halaman tertaut teratas yang merupakan postingan yang ditautkan di dalam blog atau dari blog lain termasuk jumlah tautannyaGoogle search console adalah
  • Situs tertaut teratas yang merupakan situs paling banyak menautkan artikel di blog anda. Kadang, ini disebut dengan backlink, link eksternal atau link yang masuk. Sebaiknya, secara berkala anda mengecek link yang masuk siapa tahu ada beberapa blog atau situs ilegal dan terlarang yang menautkan artikel mereka ke blog anda. Jika ada situs spam semacam itu, sebaiknya segera blokir. Untuk memblokirnya, silahkan baca metodenya disiniGoogle search console adalah
  • Teks tertaut teratas yang merupakan teks mana yang paling banyak ditautkan. Teks ini bisa diartikan sebagai anchor dimana tautan itu ditempatkanGoogle search console adalah
b. Tautan eksternal

Tautan eksternal berarti tautan yang ada di dalam blog anda namun menuju ke blog orang lain dan bukan ke halaman itu sendiri.

Di tautan eksternal ini hanya ada satu kolom yang bisa anda lihat, yakni:

  • Halaman tertaut teratas yang merupakan halaman di properti yang ditaut dari halaman lain di properti AndaGoogle search console adalah
11. Setelan

Pada menu setelan ini tersedia beberapa kolom yang berkaitan dengan properti pengaitan situs. Ada beberapa properti dasar di menu setelan, seperti:

a. Verifikasi kepemilikangoogle search console adalah

Soal ini sudah saya bahas bagian atas ya. Kolom ini juga dapat digunakan untuk melakukan verifikasi kembali pada situs apabila verifikasi kepemilikan lewat tag html hilang atau terhapus.

b. Pengguna dan Izin

Fitur ini memungkinkan anda untuk mengajak orang lain untuk melihat data-data mengenai situs anda. Dengan kata lain, Google Search Console mengizinkan beberapa pengguna untuk mengakses satu akun Console.

c. Perubahan alamat

Fitur ini berfungsi apabila blog atau situs anda diganti domainnya dengan yang baru. Supaya tidak repot lakukan verifikasi kembali, anda bisa gunakan fitur yang ini.

d. Menghapus properti

Berfungsi apabila anda ingin menghapus properti situs yang sudah di validasi oleh Google search Console.

Apabila anda ingin menghapus situs yang telah terverifikasi di Search Console, anda tinggal klik hapus properti dan ikuti perintah berikutnya.

12. Kirim Masukkan

Google search console adalah

Jika anda punya masukkan ke Google Search Console yang baru, bisa klik tombol ini. Anda juga bisa menyertakan Screenshoot tentang masalah yang anda hadapi agar laporan atau masukkan yang anda kirim ke Google lebih lengkap.

13. Tentang Versi Baru

Google search console adalah

Jika tombol tentang versi baru ini di klik, maka akan muncul tab menu baru yang berisikan bantuan penggunaan Search Console yang baru.

Penutup

Wajib hukumnya pakai Google Search Console terlebih jika anda punya blog entah itu WordPress.org, WordPress.com. blogger, blogspot, Wix dan lain sebagainya.

Kecuali jika blog anda itu dibuat untuk tujuan pribadi dan tidak ingin orang lain mengakses atau membaca artikel-artikel yang anda buat.

Demikian artikel tentang cara menggunakan Google Search Console yang baru. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *