Inilah 5 Gaya Rumah Orang Eropa Sebelum Abad Ke-21

2 min read

gaya arsitektur rumah

Gaya rumah orang Eropa sebelum abad ke-21 cenderung konvensional. Meski demikian, arsitektur itu masih bertahan hingga sekarang, bahkan masih menjadi salah satu mode rumah favorit karena kesan vintage yang dimilikinya.

Ada banyak gaya rumah yang ada di dunia ini. Biasanya gaya rumah berkaitan erat dengan kebudayaan setempat, iklim dan hingga status sosial pemiliknya.

Memasuki abad ke-20, sebagian besar rumah di dunia di dominasi oleh gaya Eropa. Hal ini tidak mengherankan, sebab masyarakat Eropa telah menjelajahi sebagian besar wilayah di dunia.

Penjelajahan itu tidak saja untuk mencari rempah-rempah, tetapi juga menjadi titik tolak transfer ilmu, termasuk juga dari segi desain dan arsitektur perumahan.

5 Gaya Rumah Orang Eropa Sebelum Abad ke-21

Lalu, gaya rumah orang Eropa apa saja yang ada di jaman dulu? Pasti penasaran kan? Nah berikut disajikan 5 gaya rumah orang eropa jaman dulu. Ini daftarnya:

1. Mediteranian

Wajib Tahu! 5 Jenis Gaya Arsitektur Rumah
Gaya rumah mediteranian/via dekoruma.com

Biasanya digunakan pada daerah-daerah beriklim tropis dengan cuaca yang cukup panas. Gaya ini sebenarnya banyak digunakan di Spanyol, dan mungkin terinspirasi dari situ.

Selain Spanyol, Portugal dan Italia pun banyak menggunakan gaya arsitektur mediteranian. Gaya ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1918 dan mulai populer pada tahun 1940-an. Gaya mediteranian didominasi oleh atap keramik berwarna merah yang terbuat dari tanah liat.

2. Kontemporer

Wajib Tahu! 5 Jenis Gaya Arsitektur Rumah
Gaya rumah kontemporer/dekorumah.com

Seperti juga gaya arsitektur Mediteranian, gaya ini mulai berkembang di abad ke-21. Gaya ini didominasi oleh kreativitas pemilik rumah dan juga kemampuan membangun sang perancang.

Baca Juga : 5 Tips Sebelum Menjadi New Born Baby Photographer

Bangunan kontemporer sangat populer bagi warga dunia, selain itu gaya bangunan kontemporer lebih tahan terhadap cuaca tertentu dibandingkan gaya rumah-rumah yang lain.

Sementara, untuk material dari gaya bangunan satu ini dapat di daur ulang serta tidak berbahaya bagi lingkungan yang ada di sekitarnya.

3. Mid-Century

Wajib Tahu! 5 Jenis Gaya Arsitektur Rumah
Gaya rumah mid-century

Gaya ini merupakan sebuah gaya dimana rumah didesain terlebih dahulu, lalu dibangun. Gaya Mid-Century mulai berkembang pada tahun 1945 dan populer pada tahun 1980-an. Selain itu, aristekur ini digunakan untuk mencapai solusi perubahan masyarakat yang lebih baik lagi.

Baca Juga : Jenis-Jenis Kertas Yang Paling Umum Digunakan

Ciri dari gaya yang satu ini adalah jendela dari kaca yang besar, memiliki ruang terbuka dan bisa dibangun pada bidang datar dengan model bangunan dengan permukaan datar. Meski sederhana, gaya ini lebih menyatu dengan lingkungan sekitar.

4. American Craftsman

Wajib Tahu! 5 Jenis Gaya Arsitektur Rumah
Gaya rumah American Craftsman 

Mendengar nama dari gaya aristektur yang satu ini, pasti akan terpikir tentang gaya perumahan di Amerika, kan? Ini tidak salah sebab gaya ini pertama kali diperkenalkan disana oleh sebuah Firma Arsitektur Greene and Greene.

Baca Juga : 5 Penemuan Paling Aneh Sepanjang Sejarah

Gaya dari arsitektur yang satu ini sangat khas dan memiliki daya tarik tersendiri bagi siapapun. Sentuhan estetika yang tinggi bersama fungsi dan penggunaan yang alami menunjukan bahwa bangunan ini adalah salah satu bangunan yang dirancang dengan teliti.

5. The Colonial

Wajib Tahu! 5 Jenis Gaya Arsitektur Rumah
Gaya rumah the colonial

Jika ditelaah lebih dalam, gaya ini cukup populer di Amerika Serikat. Sebenarnya, gaya arsitektur yang satu ini diadopsi dari gaya perumahan Eropa pada abad ke-18.

Abad itu juga menjadi titik migrasi terbesar bangsa Eropa ke berbagai belahan bumi, seperti juga di Benua Amerika.

Penutup

Meski sudah ada beberapa perubahan, namun tetap mempertahankan gaya utama dari bangunan awal Eropa.

Selain itu, perubahan itu ditujukan untuk menyesuaikan dengan wilayah dan cuaca setempat. Demikian artikel tentang 5 jenis gaya arsitektur rumah. Semoga artikel ini bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *