11+ Fakta Menarik Garda Swiss

Swiss Guard atau Garda Swiss adalah tentara bayaran asal Swiss yang tugas utamanya menjaga keamanan Paus dan tamu VIP lainnya.

Dalam beberapa kesempatan, mereka bertugas sebagai pasukan upacara, penjaga istana dan pasukan seremonial.

Sejarah lahirnya pasukan ini sangat unik dan panjang, yang semuanya bermula di abad ke-15.

Dimana saat itu, Uskup Swiss yang kelak jadi Kardinal, Matthäus Schiner mengusukan pembentukan satu pasukkan permanen dibawah Komando langsung Paus.

Pada 22 Januari 1506, Swiss Guard lahir yang pada saat itu terdiri dari 150 anggota pertama, dipimpin oleh Kapten Kaspar von Silenen.

Jika anda Katolik, istilah Swiss Guard mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga anda. Bahkan sudah dikonotasikan sebagai pasukan penjaga Vatikan.

Dibalik pakaiannya yang tak biasa, ada beberapa fakta menarik tentang pasukan ini, yang mungkin saja belum anda ketahui.

Mulai dari syarat jadi anggota Swiss Guard, durasi kontrak, Salary [gaji] yang mereka terima hingga tugas-tugas harian mereka.

Karena pembahasan dan sejarah pasukan ini sangat panjang, di artikel ini saya hanya fokus pada beberapa fakta menarik saja.

11+ Fakta Menarik Garda Swiss

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan 11+ Fakta menarik Garda Swiss. Pasti penasaran, kan? Berikut artikelnya untuk anda:

1. Syarat jadi anggota Garda Swiss

pasukan garda swiss

Sebelum mengajukkan diri jadi anggota Swiss Guard, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi pemohon.

Syarat-syaratnya apa saja? Pertama, harus berjenis kelamin laki-laki dan kedua harus berkewarganegaraan Swiss.

Selain itu, tinggi badan harus 174 cm [5 kaki 8 inci] dan harus berusia diantara 19-30 tahun saat mengajukan permohonan.

Paling terakhir, minimal pelamar harus punya ijazah sekolah menengah [senior high school] atau Diploma.

Pelamar juga harus bisa membuktikan bahwa ia bebas dari catat fisik. BTW, komandan mereka secara tradisional harus berasal dari garis keturunan bangsawan.

2. Harus beragama Katolik

pasukan garda swiss vatikan

Ini sudah pasti dan bahkan jadi syarat mutlak. Jadi sekalipun syarat-syarat diatas sudah terpenuhi, agar diterima jadi anggota, harus beragama Katolik.

Juga harus menyertakan bukti bahwa pelamar itu agamanya katolik dengan menyertakan surat keterangan dari Pastor Paroki Katolik [Parish Priest] yang bertugas di kota asalnya.

3. Dapat pelatihan militer dasar

Swiss guard

Jika lamaran diterima, calon anggota Swiss Guard harus ikut pelatihan dasar militer di Swiss.

Berikutnya, akan dapat pelatihan lanjutan selama 5 minggu [1 bulan lebih] bersama para Anggota Swiss Guard lain di Roma.

Setelah mengikuti pelatihan ini, anggota Swiss Guard yang baru akan dapat gelar Halberdiers, yang merujuk pada tombak yang digunakan.

Oh iya, tombak ini merupakan senjata utama Swiss Guard dan sudah digunakan sejak abad ke-14.

4.Orang tua dan anggota keluarga garda Swiss akan dapat berkat khusus dari Paus

pasukan garda swiss vatikan

Setelah dilantik, Halberdiers dan orang tua mereka akan bertemu secara pribadi dengan Paus untuk dapat berkat pribadi.

Berkat pribadi ini dianggap sebagai penghormatan Gereja, di wakili Paus, terhadap para anggota Swiss Guard.

5. Kontrak kerja

garda swiss vatikan

Kontrak terpendek anggota Swiss Guard adalah 25 bulan atau 2 tahun 1 bulan. Kontrak ini didapat secara otomatis setelah anggota Swiss Guard dapat gelar Halberdier.

Satu lagi, setiap anggota Garda Swiss harus belajar bahasa Italia, karena selain bertugas di Italia, kontrak yang ditandatangani menggunakan bahasa yang sama.

Baca Juga : 7 Sakramen Dalam Gereja Katolik

Di akhir masa tugas, Halberdier biasanya akan melakukan tugas akhir dengan menjaga gerbang utama Vatikan.

Disinilah mereka akan beriteraksi dengan turis setiap hari dan kadang harus jadi pengawal tamu VVIP yang akan bertemu Paus.

6. Seragam yang dikenakan

garda swiss kenakan pakaian kerja

Seragam harian yang dikenakan pasukan garda Swiss saat berjaga adalah seragam biru-kuning-biru.

Seragam medici merah ini, yang juga dikenal disebut seragam Gala, sudah digunakan sejak tahun 1910.

Meski ada beberapa mitos yang mengatakan bahwa seragam Swiss Guard itu dirancang sendiri oleh Michelangelo.

7. Seragam dibuat khusus

pasukan garda swiss dan paus

Setiap seragam Gala dibuat oleh penjahit dari barak-barak yang terdapat di Vatikan dan dibuat khusus agar sesuai dengan ukuran tubuh anggota Swiss Guard.

Proses pembuatan satu seragam butuh waktu satu setengah hari atau sekitar 30 jam per seragam.

Setelah masa kontrak habis, seragam anggota Swiss Guard yang purna tugas akan di hancurkan dan tidak boleh dikenakan lagi.

8. Pernah terlibat dalam beberapa pertempuran

pasukan garda swiss

Soal ini tidak terlalu mengherankan. Dan itulah yang jadi alasan mengapa setiap anggota Swiss Guard harus ikut pelatihan militer dasar.

Meskipun sifat pengawalan untuk tujuan damai, dalam sejarahnya, pasukan ini pernah terlibat dalam beberapa pertempuran.

Misalnya pada 1527 saat 190 anggota Swiss Guard tewas saat konfrontasi dengan kekaisaran Romawi Suci.

Yang paling terkenal adalah ketika anggota Swiss Guard terlibat dalam misi penyelamatan Paus Yohanes Paulus II dalam upaya pembuhan tahun 1981.

Pelakunya adalah Mehmet Ali Ağca, ekstrimis asal Turki yang sebelumnya membunuh Abdi İpekçi, wartawan sayap kiri disana.

9. Baju Besi sudah ada sejak abad ke-15

fakta tentang swiss guard

Baju besi yang mereka kenakan sudah ada sejak abad ke-15 setelah pasukan ini terbentuk.

Baju besi tersebut dibuat oleh pandai besi khusus, yang pada waktu itu, dibuat untuk mengganti seragam mereka yang tidak dapat lagi dikenakan karena perjalanan yang cukup jauh dari Swiss ke Vatikan.

10. Ada segel Paus di Helm

pasukan garda swiss vatikan

Helm moral yang mereka gunakan, rumbainya berasal dari bulu burung unta yang telah diwarnai.

Disampingnya terdapat segel Paus Julius II, yang menjabat sejak 1503-1513, mirip pohon oak.

Hanya saja, karena bobotnya yang lumayan berat, yakni 2 kg, pasukan Garda Swiss saat ini sudah menggunakan helm plastik 3 Dimensi.

Helm baru ini berbahan dasar termoplastik, yang bobotnya 2 kali lebih ringan dibanding helm lama, yakni hanya 570 gram.

11. Posisi seorang penjaga swiss

pasukan garda swiss vatikan

Saat anggota penjaga Swiss berdiri diam dengan tombak dan tidak berbicara, ia sedang dalam tugas kehormatan. Ini berarti dia tidak boleh didekati.

Sementara, saat penjaga Garda Swiss berdiri dengan tangan terlipat dan menghadap ke pengunjung atau turis, ia sedang bertugas sebagai Penjaga.

Dengan kata lain, petugas tersebut bisa didekati, ditanyai atau bahkan bisa di minta foto bareng.

12. Salary

garda swiss

Berdasarkan data tahun 2015, gaji setiap anggota Swiss Guard adalah EUR 1,300 per bulan atau setara dengan Rp18.200.000 untuk kurs IDR14.000.

Gaji yang mereka terima sudah bebas pajak. Tapi gaji tersebut tidak termasuk bonus lembur dan gaji ekstra yang didapat.

Para anggota juga akan dapat tempat tinggal atau asrama bersama akomodasi lainnya.

Penutup

Sampai hari ini, Swiss Guard yang dalam bahasa Italia disebut Guardia Svizzera tetap dianggap sebagai pasukan terkecil di dunia.

Meski beberapa orang menyebutnya sebagai Polisi Kota Vatikan, namun pada dasarnya, tanggungjawab mereka terpisah dengan Polisi disana.

Seperti misalnya, lapangan Santo Petrus yang berada dalam Yuridiksi Polisi Italia atau Pontifical Gendarmerie.

Jika ada tambahan, tanggapan atau ada hal lain yang mau disampaikan terkait postingan ini, silahkan tinggalkan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang 11 fakta menarik Garda Swiss. Semoga artikel ini bisa menambah khazanah pengetahuan anda. ***

Tinggalkan komentar