6 Faktor Yang Mempengaruhi Popularitas Blog Secara Langsung

4 min read

popularitas blog

Secara umum, ada beberapa faktor yang mempengaruhi popularitas blog secara langsung. Faktor-faktor ini sebagian besar berasal dari dalam blog itu sendiri. 

Setiap elemen di blog berkontribusi pada popularitas. Jika dilihat dari segi internal, mungkin faktor itu adalah konten, tampilan website, loading dan kualitas situs.

Sementara, jika dilihat eksternal, mungkin lebih mengarah pada bagaimana blog blog anda dilihat dari sisi pengguna.

Seklias, anda pasti berpikir kalau faktor-faktor ini sama seperti pengoptimalan SEO on page dan off page blog.

Ini benar, tapi tak semuanya. Kalau berbicara tentang SEO mungkin agak cenderung teknis, tapi yang akan saya bahas disini bukan soal teknisnya.

Namun usaha-usaha bagaimana anda membuat blog anda itu populer lewat 6 faktor yang ada dibawah ini.

Sebagai blogger, termasuk saya sendiri, saat pertama kali terjun ke dunia blogging, faktor-faktor ini pasti tidak terlalu dipusingkan.

Salah satu alasannya adalah karena tertipu dengan pernyataan blogger lain. Yang mengatakan begini, fokus aja buat konten yang banyak maka visitor bakalan datang.

Makin lama berada di dunia blogging, saya makin sadar, kalau pernyataan tersebut adalah jebakan batman.

Coba bayangkan, anda buat artikel-artikel yang banyak, tanpa memperhatikan kualitasnya, optimasi kontennya hingga relevansi konten, maka siapa yang akan mengunjungi blog anda?

Di era sekarang, kalau ada blogger yang menyarankan hal semacam itu, anggap aja angin lalu. Saya berani mengatakan demikian, karena sekarang yang menentukan bukan lagi kuantitas tapi juga kualitas.

Meski dua poin ini kalau dipadukan akan menjadi nilai tawar yang akan membuat blog anda makin populer di search engine.

Misalnya begini, anda membuat konten-konten yang berkualitas tinggi, menarik dan human friendly. Setiap artikel yang anda tulis itu informatif, berkualitas serta tidak bertele-tele.

Tentu banyak orang yang akan berkunjung ke blog anda. Sekedar melihat-melihat, melakukan riset kecil-kecilan, hingga meminta saran dan masukkan dari anda.

Semua hal itu saling berkaitan satu dengan yang lain. Alasannya sederhana, karena blog dengan tipikal konten demikian akan terlihat serius dan dikelola dengan baik.

Disisi lain, menurut saya pribadi, ada beberapa faktor yang mempengaruhi popularitas blog. Faktor-faktor ini sering saya lihat pada blog-blog populer seperti milik Mas Sugeng, Panduanim dan blog-blog lain.

6 Faktor Yang Mempengaruhi Popularitas Blog Secara Langsung

Lalu, faktor apa saja yang mempengaruhi popularitas blog secara langsung? Secara umum ada 6 faktor. Berikut daftarnya:

1. Gaya penyajian dan penulisan konten

Yang paling pertama menurut saya pribadi adalah gaya penyajian dan penulisan konten. Kalau konten tersebut ditulis dengan gaya bahasa yang ringan, mudah dimengerti serta tidak bertele-tele sudah pasti akan banyak yang baca.

Saya sendiri selalu tertarik dengan gaya penulisan semacam ini. Salah satu hasilnya adalah saya menggunakan metode yang sama saat menulis artikel di blog ini.

Menariknya lagi, kalau konten tersebut sering menggunakan kata saya saat menulis artikel. Penulisan orang pertama tunggal dalam setiap artikel tersebut, menurut saya pribadi, terlihat lebih elegan dan punya ciri khas sendiri.

Gaya penulisan inilah yang membuat tulisan-tulisan terlihat sederhana namun berisikan informasi yang padat dan jelas.

Apalagi yang menggunakan bahasa sehari-hari saat mau nulis aritkel. Seperti penggunaan kata enggak, saya, kamu atau anda, dan lain sebagainya.

Membaca artikel blog dengan gaya penyajian santai semacam itu rasanya gimana gitu. Ibarat makanan, terasa renyah.

Kalau anda mampu menulis dengan gaya penyajian dan penulisan konten semacam itu, saya yakin, blog anda bakalan populer.

2. Pemilihan template yang ringan, responsif dan user friendly

Memang sih, rata-rata template blog yang ada sekarang ini sudah mendukung tampilan mobile. Meski ada juga beberapa blogger yang tetap mempertahankan tampilan desktop.

Biasanya, blogger-blogger semacam ini adalah blogger lawas. Yang tidak terlalu memusingkan faktor template website.

Tapi jangan sepelekan hal ini, karena sebagian besar pengunjung internet sudah menggunakan perangkat seluler untuk berselancar di dunia maya.

Okelah, saya ibaratkan blog anda sudah mendukung tampilan mobile ini. Namun selanjutnya apa? Selanjutnya adalah memperhatikan loading blog, widget dan juga human friendly.

Bagi saya, tiga aspek ini seperti suatu masakan. Konten ialah bahan pokoknya, sementara template rempah-rempahnya termasuk garam dan blog adalah wadahnya.

Jadi, semua hal itu saling menunjang satu dengan yang lain. Jika satu aspek saja timpang, seperti misalnya, garam yang gak ditaburi pada masakan, maka rasanya pasti hambar.

Kalau anda menggunakan blogger, anda bisa memilih template bawaan yang ada di blogger. Karena itu sudah di optimasi dengan baik.

Sah-sah saja jika anda membeli template dari penyedia lain. Asalkan, template tersebut tidak dicomot versi gratisannya.

Begitu juga jika anda menggunakan WordPress. Tapi, saran saya, sebaiknya belilah template WordPress sendiri yang telah di optimasi SEOnya.

Yang paling terakhir, jangan terlalu sering berganti template blog. Kalaupun terpaksa diganti, usahakan setahun sekali atau mungkin 2-3 tahun sekali.

3. Pelajari SEO dengan baik

Meskipun konten anda berkualitas bagus dan punya nilai tawar, tapi kalau anda tidak optimalkan SEOnya bakalan sia-sia.

Jangan anggap remeh SEO. Sebab ini adalah salah satu faktor penting yang menentukan popularitas blog secara langsung.

Rata-rata, konten yang ada di Google sudah dioptimalkan SEOnya dengan baik. Kalau anda tidak mengikuti metode ini, blog anda bakalan tenggelam di lautan konten yang ada di internet.

Mengapa SEO harus dipelajari sih? Karena SEO adalah salah satu faktor yang akan menentukan apakah blog anda bakalan populer atau tidak.

Saya sering melihat blogger yang asal-asalan buat konten. Bahkan sudah di posting tanpa proses pengeditan terlebih dahulu.

Alhasil, konten tersebut terlihat serampangan. Banyak yang typo. Kalimat yang ambigu, judul yang mubazir dan lain sebagainya.

Konten yang ditulis seperti demikian tentu bukanlah konten yang layak dibaca. Selain itu, konten tersebut juga akan terhempas karena kualitasnya yang buruk.

4. Tidak memperhatikan title tag gambar

Soal ini sih masuk dalam kategori SEO. Namun, karena banyak blogger yang belum memperhatikannya dengan serius, makanya saya buat dalam satu poin khusus.

Misalnya begini, di Google, ada beberapa jenis pencarian. Yang utama adalah konten yang didominasi teks, kedua gambar, diikuti video, news dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, jika anda ingin agar blog anda muncul di hasil pencarian Google untuk kategori konten dan gambar, maka lakukan optimasi title dan alt tag pada gambar.

Tapi jangan sembarang comot gambar orang lain. Jika di comot, sebisa mungkin untuk menyertakan sumber gambar.

Kalau perlu, anda bisa edit kembali dengan menambahkan beberapa atribut seperti misalnya teks atau elemen lain.

5. Kesehatan blog tidak diperhatikan

Seperti manusia, blog juga perlu diperhatikan kesehatannya. Salah satu caranya adalah dengan mengupdate artikel-artikel lama di blog dan menghapus artikel-artikel yang gak menyumbang trafik sama sekali.

Kalau anda menggunakan WordPress, selain yang sudah saya sebutkan diatas, juga agar selalu mengupdate plugin dan versi WordPress yang digunakan.

Blog yang sehat secara tidak langsung menunjukan bahwa blog tersebut di kelola dengan baik dan profesional.

Disamping itu, usahakan agar anda terus memproduksi konten yang original, berkualitas bagus serta bukan plagiat.

Dan bagi saya pribadi, salah satu indikator yang bisa digunakan untuk mengukur kesehatan blog anda adalah dengan melihat spam score blog.

Ada banyak tools yang bisa anda gunakan untuk melihat skor Spam blog anda. Kalau skornya diatas 5 sebaiknya benahi konten-konten yang anda buat.

Kalau skornya masih 0 koma sekian, maka blog anda masih termasuk blog yang sehat, yang dikelola dengan baik.

6. Kurang promosi

Ada banyak media promosi saat ini. Mulai dari media sosial, grub-grub WhatsApp hingga platform lain seperti social bookmarking di Quora atau Kaskus.

Promosi itu ibarat memperkenalkan diri anda [dibaca blog anda] dan juga konten-konten yang anda tulis.

Percuma kalau blog anda punya banyak artikel, yang berkualitas bagus dan menarik, namun enggak di promosikan.

Saat promosi, usahakan jangan spamming. Lakukan promosi secara natural, seperti dengan memperkenalkan situs anda atau meminta tanggapan dari orang lain tentang situs anda.

Juga, anda bisa lakukan give away yang lebih murah dibanding beriklan, dengan tujuan mendongkrak branding situs atau blog yang anda kelola.

Selain itu, anda bisa bisa berkomentar di blog orang lain, dengan menyertakan tautan atau link blog anda.

Dengan promosi, anda juga dapat manfaat tambahan seperti misalnya, menjalin komunikasi dengan blogger lain dan memperoleh pengetahuan baru.

Penutup

Salah satu tantangan tersebut blogger kekinian adalah bagaimana membuat blog yang benar-benar bermanfaat dan layak dibaca.

Dan tantangan ini wajib dipenuhi agar blog-blog anda tidak terhempas akibat kualitas konten yang rendah atau tidak memperhatikan faktor-faktor yang sudah saya sebutkan diatas.

Demikian artikel tentang 5 faktor yang mempengaruhi popularitas blog secara langsung. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *