Jalan Salib: Pengertian, Sejarah Singkat dan Fakta Menarik

Biasanya, saat memasuki masa Prapaskah, umat Katolik di seluruh dunia akan mengadakan devosi Jalan Salib.

Devosi ini dilaksanakan tiap hari jumat minggu berjalan pada masa prapaskah dan puncak devosi ini ada di Jumat Agung.

Jalan salib sendiri merupakan gambaran jam-jam terakhir Putra Allah, yakni Yesus Kristus saat berada di dunia.

Dengan kata lain, doa ini berfungsi sebagai pengingat akan penderitaan Yesus, yang harus mengorbankan dirinya demi keselamatan manusia.

Lewat jalan salib, Yesus mengesampingkan otoritas Ilahi-Nya untuk menyediakan jalan keselamatan lewat pengorbanan yang Ia lakukan.

Sebagai umat Katolik, mengikuti jalan salib adalah satu kewajiban. Karena ini termasuk salah satu devosi yang ada dalam liturgi Katolik untuk mendalami jalan penderitaan Yesus Kristus.

Meski sudah jadi devosi rutin yang dilakukan tiap tahun berjalan, banyak umat Katolik yang berlum tahu kapan devosi ini pertama kali di laksanakan.

Termasuk juga beberapa fakta menarik lain. Oleh karena itu, untuk anda yang sampai hari ini masih penasaran sejarah dan bagaimana devosi ini terbentuk, simak artikel ini sampai habis.

CATATAN: beberapa istilah yang agak asing akan saya jelaskan dalam FAQ. Jika tak keberatan, bisa lengkapi definisi atau pengertiannya pada kolom komentar dibawah.

Apa itu Jalan Salib?

Fakta Menarik Jalan Salib

Jalan salib adalah salah satu bentuk devosi atau doa yang ada dalam tradisi gereja katolik dan dilaksanakan setiap menjelang paskah.

Sebagai salah satu bentuk Devosi, maka Jalan salib ini merupakan satu dari bentuk doa dalam Katolik.

Perlu diketahui juga, devosi adalah bentuk doa yang bukan bagian resmi liturgi umum Gereja.

Selain itu, devosi juga sering dilakukan dalam praktik-praktik kerohanian yang terkenal di kalangan umat Katolik seperti Doa Rosario dan lain sebagainya.

Baca Juga:

Devosi Jalan Salib merupakan salah satu devosi yang pertama-tama dilakukan oleh St. Antonius de Padua.

Semasa hidupnya, orang kudus satu ini melakukan jalan salib sebagai salah satu bentuk doa pribadinya.

Cara doa tersebut kemudian berkembang di kalangan Gereja Katolik setelah St. Antonius de Padua meninggal.

Mula-mula Jalan Salib, yang disebut juga Via Dolorosa atau Jalan Penderitaan ini hanya dipraktekan di Yerusalem dan sekitarnya.

Setelah abad ke-12, praktek devosi ini menyebar ke sebagian besar wilayah Eropa yang dibawa oleh Ksatria setelah Perang Salib berakhir.

Devosi Jalan Salib lebih banyak berkembang di tengah-tengah Gereja Katolik. Sementara, untuk Gereja Anglikan dan Lutheran tidak banyak yang melakukan devosi semacam ini.

Sejarah Singkat Jalan Salib

Via Dolorosa
voa lakeviewunited.ca

Seperti yang sudah saya sebutkan diatas dimana devosi ini merupakan bentuk doa untuk mengenang masa dimana Yesus memikul salib.

Makanya, ia kadang disebut dengan nama Via Dolorosa yang merupakan salah satu jalan di Yerusalem Kuno, yang dipercayai sebagai jalur dimana Yesus memikul salib.

Devosi ini sendiri mula-mula berkembang dari tradisi para peziarah yang dilakukan saat berkunjung ke Yerusalem.

Tradisi ini mulai muncul sejak abad ke-4 di era Kaisar Konstatin. Dimana, pada waktu itu, para peziarah melakukan doa khusus untuk mengenang jalan sengsara Yesus.

Kemudian, tradisi ini mulai berkembang pesat setelah Ordo Fransikan mulai mengadopsinya dalam kehidupan imamat mereka pada 1342.

Hanya saja, pada waktu itu, mulai muncul beberapa versi jalan salib seperti versi Alvarest Yang Terberkati yang mulai berkembang pada 1420.

Ada juga versi Eustochia dan Emmerich yang muncul pada 1465. Dan salah satu bapa suci Gereja Katolik yang dikenal sebagia pewarta devosi ini adalah St. Leonardus dari Porto Mauritio.

Di Indonesia, devosi Jalan Salib pertama kali diperkenalkan secara luas oleh Ordo Fransiskan, Ordo atau Tarekat hidup bakti di mana St. Antonius de Padua bergabung pada abad ke-14.

Artinya, para Romo dan biarawan “Ordo Fratrum Minorum” (OFM) inilah paling berjasa memperkenalkan Jalan Salib kepada umat Katolik di Indonesia.

Saat ini, imam-imam OFM dan Fransiskan juga telah berkarya diberbagai wilayah di Indonesia.

Sebagai informasi, Ordo Fransiskan ini berdiri pada 24 Februari 1209 dan berkantor pusat di Assisi, Italia.

Fakta Menarik Jalan Salib

Sebagai salah satu bentuk devosi, ada banyak fakta menarik selain yang sudah disebutkan diatas.

Mulai dari bentuk devosi, santo yang pertama kali melakukan jalan salib secara rutin dan istilah lain jalan salib.

Selain fakta tersebut, ada beberapa fakta menarik lain yang juga wajib diketahui oleh anda terkait via dolorosa ini, diantaranya:

1. Berkaitan dengan jumlah perhentian jalan Salib

Fakta Menarik Jalan Salib
via sabda.org

Awalnya, jumlah perhentian Jalan Salib bukanlah 14 atau 15 seperti yang ada sekarang ini. Selain itu, ada banyak versi jalan salib yang berkembang.

Umat Katolik dalam kelompok-kelompok doa tertentu punya ketentuan sendiri untuk jumlah perhentiannya berapa.

Dengan demikian, ada yang melakukan jalan Salib dengan jumlah 3 perhentian, sementara yang lainnya 10 perhentian.

2. Jumlah perhentian ditetapkan oleh Paus Klemens XII

fakta jalan salib
paus Klemens XII/via wikipedia.org

Melihat praktik yang beragam itu, pada abad ke-18, Paus Klemens XII turun tangan dengan menetapkan jumlah perhentian dalam Jalan Salib secara universal.

Penetapan jumlah dan lokasi perhentian Jalan Salib secara definitif inilah yang kita kenal sampai hari ini.

3. Hanya ada 8 perhentian yang tertulis dalam Kitab Suci

fakta jalan salib
Ilustrasi perhentian ke-8 pada ibadah jalan salib/via wartajohnberd

Dari 14 perhentian yang ada dalam devosi, hanya delapan saja yang tertulis dengan jelas pada Kitab Suci yakni perhentian 1, 2, 5, 8, 10, 11, 12 dan 14.

Sementara perhentian 3, 4, 6, 7 dan 9 tidak terungkap secara eksplisit. Dan perhentian ke-13 dianggap sebagai pelengkap saja agar lebih runut.

4. Ada jasa Paus Yohanes Paulus ke-II

Paus Yohannes paulus ke-II
via republika.co.id

Paus Yohanes Paulus II kemudian memperkenalkan versi Jalan Salib baru yang disebut Scriptural Way Of Cross pada perayaan Jumat Agung tahun 1991.

Penerusnya, Paus Benediktus XVI, kemudian melanjutkan pembaruan dari devosi jalan Salib dan terus bertahan sampai sekarang.

Meski secara tradisional tidak ada perhentian ke-14 yang merupakan waktu dimana Yesus bangkit.

Namun dalam praktiknya, perhentian ke-14 ini tetap ditambahkan agar menjadi satu kesatuan yang utuh sebelum Yesus ditangkap hingga bangkit dari kematian.

5. Memperoleh pengampunan atau Indulgensi

Fakta Menarik Jalan Salib
via st-stefanus.or.id

Umat katolik secara umum mempercayai bahwa dengan mengikuti devosi jalan salib, yang biasanya dilaksanakan tiap minggu sebelum paskah, akan mendapatkan indulgensi.

Indulgensi adalah salah satu bentuk pengampuan atau penghapusan atas dosa, yang punya hubungan erat dengan tradisi sakramen tobat.

Sebagai puncak dari pengampunan ini, mereka wajib mengikuti Devosi atau jalan salib terakhir yang akan dilaksanakan pada Jumat Agung.


FAQ

Untuk beberapa istilah atau penyebutan dalam artikel diatas yang mungkin belum diketahui arti dan maknanya, bisa baca dalam QnA dibawah, berikut diantaranya:

1. Apa itu Devosi?

Devosi, dalam bahasa yang lebih awam Katolik, adalah kebaktian yang tidak resmi yang sama seperti Doa Rosari atau Ibadah penghormatan kepada Santo dan Santa

2. Apa itu masa Advent?

Masa advent atau adven saja punya beberapa pengertian. Misalnya, peringatan keadatangan Yesus dalam inkarnasinya serta pengharapan akan kedatangannya kembali atau parousia.

Untuk masa adven adalah masa yang dimulai empat minggu sebelum Paskah dan diisi dengan acara kebaktian dan puasa.

Istilah ini juga digunakan sebagai nama untuk salah satu aliran gereja Kristen yang ada di Indonesia.

3. Apa itu Jumat agung?

Jumat agung adalah perstiwa puncak dari jalan Salib dan termasuk dalam tri hari suci [Paschal Triduum] yakni Kamis Putih, Jumat agung dan Sabtu Putih. Sabtu suci disebut juga malam paskah atau Vigili paskah

4. Apa itu Anglikan?

Anglikan adalah jenis gereja Kristen yang banyak tersebar di Inggris, yang sejarah historis terkait terkait dengannya.

Praktik, keyakinan dan struktur geerja seperti Gereja Kristen pada umumnya. Istilah Anglikan juga kadang diganti atau disebut dengan Gereja inggris yang merujuk pada tempat lahirnya gereja Anglikan

5. Apa yang dimaksud dengan gereja Lutheran?

Gereja Lutheran adalah salah satu cabang gereja Protestan tebesar yang identik dengan ajaran asli Martin Luther, Reformis Jerman abad-ke16.

Marthin Luther adalah orang yang mereformasi Teologi dan Praktik gereja Katolik yang akhirnya memicu reformasi Protestan

Penutup

Agama Katolik adalah salah satu agama yang kaya dengan tradisi dan devosi. Salah satunya adalah jalan salib yang biasanya dilaksanakan di masa prapaskah.

Di Indonesia, praktek Jalan salib lumrah dilaksanakan komunitas gereja Katolik. Pada jumat Agung, ada beberapa Paroki yang melakukan perarakan dengan jumlah perhentian yang sama.

Demikian artikel tentang definisi jalan salib, termasuk sejarah singkat dan fakta menarik. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar