10+ Fakta Menarik Jalan Salib Yang Wajib Diketahui Umat Katolik

Ada beberapa fakta menarik jalan salib yang mungkin tidak diketahui oleh anda yang agamanya Katolik. Itulah yang jadi alasan mengapa artikel ini saya buat.

Biasanya, saat masa Prapaskah, umat Katolik di seluruh dunia akan mengadakan devosi1 Jalan Salib.

Devosi jalan salib ini dilaksanakan tiap hari jumat minggu berjalan pada masa adven2 dan puncak devosi ini ada di Jumat Agung3.

Jalan salib sendiri merupakan gambaran jam-jam terakhir Putra Allah, yakni Yesus Kristus saat berada di dunia.

Dengan kata lain, jalan salib berfungsi sebagai pengingat akan penderitaan Yesus, yang harus mengorbankan dirinya demi keselamatan manusia.

Lewat jalan salib, Yesus mengesampingkan otoritas Ilahi-Nya untuk menyediakan jalan keselamatan lewat pengorbanan yang Ia lakukan.

Sebagai umat Katolik, mengikuti jalan salib adalah satu kewajiban. Karena ini termasuk salah satu devosi yang ada dalam liturgi Katolik untuk mendalami jalan penderitaan Yesus Kristus.

Meski sudah jadi devosi rutin yang dilakukan tiap tahun berjalan, banyak umat Katolik yang berlum tahu kapan devosi ini pertama kali di laksanakan.

Termasuk juga beberapa fakta menarik lain. Oleh karena itu, untuk anda yang sampai hari ini masih penasaran sejarah dan bagaimana devosi ini terbentuk, simak artikel ini sampai habis.

CATATAN: beberapa istilah yang agak asing akan saya jelaskan dalam FAQ dibawah. Jika tak keberatan, bisa lengkapi definisi atau pengertiannya pada kolom komentar dibawah.

10+ Fakta Menarik Jalan Salib Yang Wajib Diketahui Umat Katolik

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan 10+ fakta menarik jalan salib yang wajib diketahui umat Katolik.

1. Jalan salib merupakan salah satu devosi dalam gereja Katolik

fakta jalan salib
via timesofisrael.com

Jalan Salib merupakan salah satu devosi dalam daftar panjang doa-doa Katolik. Devosi adalah bentuk doa yang bukan bagian resmi liturgi umum Gereja.

Selain itu, devosi juga sering dilakukan dalam praktik-praktik kerohanian yang terkenal di kalangan umat Katolik seperti Doa Rosario dan lain sebagainya.

2. Devosi jalan Salib pertama kali dilakukan oleh St. Antonius de Padua

St. Antonius de Padua
St. Antonius de Padua

Devosi Jalan Salib merupakan salah satu devosi yang pertama-tama dilakukan oleh St. Antonius de Padua.

Semasa hidupnya, orang kudus satu ini melakukan jalan salib sebagai salah satu bentuk doa pribadinya.

Cara doa tersebut kemudian berkembang di kalangan Gereja Katolik setelah St. Antonius de Padua meninggal.

3. Via Dolorosa sebelumnya hanya dipraktekan di Yerusalem

Via Dolorosa
voa lakeviewunited.ca

Mula-mula Jalan Salib atau “Via Dolorosa” (Jalan Penderitaan) ini hanya dipraktekan di Yerusalem dan sekitarnya.

Setelah abad ke-12, praktek devosi ini menyebar ke sebagian besar wilayah Eropa yang dibawa oleh Ksatria setelah Perang Salib berakhir.

4. Jalan salib sangat identik dengan Gereja Katolik

fakta jalan salib
via tripadvisor.com

Devosi Jalan Salib lebih banyak berkembang di tengah-tengah Gereja Katolik. Sementara, untuk Gereja Anglikan4 dan Lutheran5 tidak banyak yang melakukan devosi semacam ini.

5. Di Indonesia, Jalan Salib pertama kali diperkenalkan oleh Ordo Fransiskan

jalan salib
via hidupkatolik.com

Devosi Jalan Salib pertama kali diperkenalkan secara luas oleh Ordo Fransiskan, Ordo atau Tarekat hidup bakti di mana St. Antonius de Padua bergabung pada abad ke-14.

Para Romo dan biarawan “Ordo Fratrum Minorum” (OFM) inilah paling berjasa memperkenalkan Jalan Salib kepada umat Katolik di Indonesia.

Saat ini, imam-imam OFM dan Fransiskan juga telah berkarya diberbagai wilayah di Indonesia.

Sebagai informasi, Ordo Fransiskan ini berdiri pada 24 Februari 1209 dan berkantor pusat di Assisi, Italia.

6. Jumlah perhentian jalan Salib

fakta jalan salib
via hidupkatolik.com

Awalnya, jumlah perhentian Jalan Salib bukanlah 14 atau 15 seperti yang ada sekarang ini. Umat Katolik dalam kelompok-kelompok doa tertentu punya ketentuan sendiri untuk jumlah perhentiannya.


Baca Juga:


Dengan demikian, ada yang melakukan jalan Salib dengan jumlah 3 perhentian, sementara yang lainnya 10 perhentian.

7. Paus Klemens XII kemudian menetapkan jumlah perhentian dalam Jalan Salib secara universal

fakta jalan salib
paus Klemens XII/via wikipedia.org

Melihat praktik yang beragam itu, pada abad ke-18, Paus Klemens XII turun tangan dengan menetapkan jumlah dan lokasi perhentian Jalan Salib secara definitif seperti yang dikenal sekarang ini.

8. Meski demikian, hanya ada 8 perhentian yang tertulis dalam Kitab Suci

fakta jalan salib
Ilustrasi perhentian ke-8 pada ibadah jalan salib/via wartajohnberd

Dari 14 perhentian yang ada dalam devosi, hanya delapan saja yang tertulis dengan jelas pada Kitab Suci yakni perhentian 1, 2, 5, 8, 10, 11, 12 dan 14.

Sementara perhentian 3, 4, 6, 7 dan 9 tidak terungkap secara eksplisit. Dan perhentian ke-13 dianggap sebagai pelengkap saja agar lebih runut.

9. Jasa Paus Yohanes Paulus ke-II

Paus Yohannes paulus ke-II
via republika.co.id

Paus Yohanes Paulus II kemudian memperkenalkan versi Jalan Salib baru yang disebut “Scriptural Way Of Cross” pada perayaan Jumat Agung tahun 1991.

Penerusnya, Paus Benediktus XVI, kemudian melanjutkan pembaruan dari devosi jalan Salib dan terus bertahan sampai sekarang.

Meski secara tradisional tidak ada perhentian ke-14 yang merupakan waktu dimana Yesus bangkit.

Namun dalam praktiknya, perhentian ke-14 ini tetap ditambahkan agar menjadi satu kesatuan yang utuh sebelum Yesus ditangkap hingga bangkit dari kematian.

10. Memperoleh pengampunan atau Indulgensi

Fakta Menarik Jalan Salib
via st-stefanus.or.id

Bagi umat Katolik yang ikut devosi Jalan salib, yang biasanya dilaksanakan setiap hari jumat pada masa Prapaskah, percaya bahwa lewat devosi mereka akan memperoleh indulgensi atau pengampunan atas dosa-dosa.

Sebagai puncak dari pengampunan ini, mereka wajib mengikuti Devosi atau jalan salib terakhir yang akan dilaksanakan pada Jumat Agung.


FAQ

Untuk beberapa istilah atau penyebutan dalam artikel diatas yang mungkin belum diketahui arti dan maknanya, bisa baca dalam QnA dibawah, berikut diantaranya:

1. Apa itu Devosi?

Devosi, dalam bahasa yang lebih awam Katolik, adalah kebaktian yang tidak resmi yang sama seperti Doa Rosari atau Ibadah penghoramatan kepada Santo dan Santa

2. Apa itu masa Advent?

Masa advent atau adven saja punya beberapa pengertian. Misalnya, peringatan keadatangan Yesus dalam inkarnasinya serta pengharapan akan kedatangannya kembali [parousia].

Untuk masa advetn adalah masa yang dimulai empat minggu sebelum Paskah dan diisi dengan acara kebaktian dan puasa.

Istilah ini juga digunakan sebagai nama untuk salah satu aliran gereja Kristen yang ada di Indonesia.

3. Apa itu Jumat agung?

Jumat agung adalah perstiwa puncak dari jalan Salib dan termasuk dalam tri hari suci [Paschal Triduum] yakni Kamis Putih, Jumat agung dan Sabtu Putih. Sabtu suci disebut juga malam paskah atau Vigili paskah

4. Apa itu Anglikan?

Anglikan adalah jenis gereja Kristen yang banyak tersebar di Inggris, yang sejarah historis terkait terkait dengannya.

Praktik, keyakinan dan struktur geerja seperti Gereja Kristen pada umumnya. Istilah Anglikan juga kadang diganti atau disebut dengan Gereja inggris yang merujuk pada tempat lahirnya gereja Anglikan

5. Apa yang dimaksud dengan gereja Lutheran?

Gereja Lutheran adalah salah satu cabang gereja Protestan tebesar yang identik dengan ajaran asli Martin Luther, Reformis Jerman abad-ke16. Marthin Luther adalah orang yang mereformasi Teologi dan Praktik gereja Katolik yang akhirnya memicu reformasi Protestan

Penutup

Agama Katolik adalah salah satu agama yang kaya dengan tradisi dan devosi. Salah satunya adalah jalan salib yang biasanya dilaksanakan di masa prapaskah.

Di Indonesia, praktek Jalan salib lumrah dilaksanakan komunitas gereja Katolik. Pada jumat Agung, ada beberapa Paroki yang melakukan perarakan dengan jumlah perhentian yang sama.

Nah demikian artikel tentang 10 fakta menarik jalan salib yang tak banyak diketahui umat Katolik. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar