Ampuh! Begini Cara Meningkatkan Loading Blog

3 min read

cara ampuh tingkatkan kecepatan blog

Bagaimana sih cara untuk meningkatkan loading blog? Sebelum saya menulis artikel ini, saya sudah menggunakan 3 situs untuk mengecek apakah loading blog saya sendiri sudah cukup bagus atau belum. Tiap semua situs itu punya penilaian dan skor yang berbeda satu dengan yang lain.

Kecepatan blog sangat penting untuk menunjang lalu lintas tapi ada sebagian orang yang mengabaikan hal ini dengan alasan personal. Sementara ada juga situs-situs besar seperti Facebook atau Yahoo skornya tidak mencapai 100% termasuk Google.

Bagi yang belum lama terjun ke dunia blogging, pasti akan bingung cara memperbaiki meningkatkan kecepatan loading yang ditawarkan oleh salah satu situs diatas. Tetapi jangan khawatir, karena disini kita akan membahas cara ampuh meningkatkan kecepatan blog.

Baca Juga : 5 Mitos Yang Sering Didengar Blogger Pemula

Tidak ampuh-ampuh juga sih, tetapi saya berani mengatakan demikian karena saya sudah pernah mencobanya di blog saya.

Tips ini cocok bagi anda yang tingkat loading blog berada pada warna kuning atau masuk zona Medium atau sedang. Sebenarnya, kecepatan sebuah blog tidak perlu cukup cepat, jika skornya sudah 80% itu sudah sangat baik kok

Cara cek kecepatan blog

Sebelum mengikuti cara ini, pastikan dulu anda sudah mengecek kecepatan loading blog anda tersebut. Untuk mengeceknya, anda bisa menggunakan situs-situs dibawah ini.

Lalu lihat hasilnya, bandingkan satu sama lain. Jika skornya diatas 80% itu sudah sangat baik untuk ukuran blog tetapi jika dibawah itu atau berwarna kuning bahkan merah cobalah untuk memperbaikinya dengan cara dibawah ini. Ini tiga situs untuk mengecek kecepatan loading blog.

Setelah mengecek kecepatan blog atau website sobat, dan jika skornya dibawah 80%, cara dibawah ini wajib sobat ikuti apalagi jika belum lama berkecimpung dalam dunia blog.

Cara Ampuh Meningkatkan Loading Blog

Disini saya tidak berbicara tentang script html atau kode-kode lain, namun saya lebih menekankan pada template yang saya gunakan. Memperhatikan pemilihan template itu sangat penting dalam menunjang kecepatan blog.

1. Template blog

Template blog adalah hal pertama yang harus anda perhatikan. Template yang baik tidak hanya responsive, mobile friendly dan enak dilihat baik dalam versi desktop ataupun mobile namun juga memperhatikan kecepatan template tersebut.

Jika memungkinkan, gunakan template premium dan jika belum punya duit anda bisa memilih template-template gratis yang anda rasa cocok digunakan serta ramah.

Ada beberapa template seperti KompiAjaib.com, Bung Frangky dari Theme Indie, Goyaby Template dan lain sebagainya. Jika anda ingin mendapatkan template yang super cepat maka anda harus membeli template tersebut.

Hal ini berlaku juga untuk template WordPress. Untuk WordPress baiknya anda tidak menggunakan template gratisan yang banyak tersedia saat ini.

Saran saya, baiknya anda gunakan template Premium. Mungkin harganya lumayan mahal, tapi ini tidak masalah untuk menunjang performa blog anda.

Sekaligus untuk menghindari hal-hal seperti misalnya di susupi iklan AdWare, PHP yang required atau mungkin masalah-masalah teknis lain termasuk soal loadingnya.

2. Gunakan widget seperlunya

Widget sangat mempengaruhi kecepatan loading sebuah blog. Widget yang terlalu banyak akan mempengaruhi loading blog secara nyata, termasuk juga gambar yang terlalu banyak dalam postingan.

Gunakan widget seperlunya saja seperti Popular Post, Recent Post dan Label. Jika anda sudah memasang iklan didalam blog, usahakan iklan itu tidak lebih dari 4 iklan sehingga CPC Adsense anda lebih maksimal.

Begitu juga untuk pengguna WordPress. Widget juga berpengaruh pada kecepatan loading blog. Selain itu, pemilihan pluging Cache yang tepat, seperti misalnya, Cache LiteSpeed juga berpengaruh. Manfaatkan hal ini untuk meningkatkan kecepatan loading blog.

3. Format gambar

Format gambar mempegaruhi loading blog. Gunakan format PNG dan usahakan gambar tidak lebih dari 30kb. Ketika upload blogger, silahkan pilih Medium atau large.

Jika ukurannya masih besar anda dapat mengompresnya dengan menggunakan alat dari IloveIMG.com dan compressor.io.

Sementara, untuk WordPress, anda bisa menggunakan WPSmush untuk kompresi gambar. Tapi sebaiknya, usahakan gambar tersebut tidak berukuran besar.

Karena memang, apapun platform yang anda gunakan, gambar memiliki pengaruh yang sangat besar untuk mempengaruhi kecepatan loading blog.

4. Perbaiki template

Jika anda sudah nyaman dengan template blog anda sendiri dan tidak ingin mengubahnya namun bermasalah pada loading blog, itu berarti anda harus melakukan perbaikan.

Jangan gunakan widget banyak widget komentar sekaligus seperti dari Plugin Facebook, Blogger, Google+ [Sudah dihapus] atau Disqus. Saran saya gunakan komentar bawaan Blogger akan jauh lebih baik.

Untuk lebih professional, anda bisa gunakan widget komentar Disqus karena anda bisa memperoleh penghasilan dari sana.

Widget komentar yang tidak perlu sudah saatnya anda hapus seperti Histats karena untuk bisa melihat statistik blog anda sendiri dapat menggunakan Google Analytics.

Paling penting adalah jangan banyak gunakan gambar dan banner, cukup tampilkan daftar artikel terbaru, artikel populer dan juga iklan Adsense seperti yang saya sebutkan diatas.

Jika anda sudah melakukan cara diatas tetapi kecepatan loadingnya masih belum bertambah maka anda bisa menggunakan jasa-jasa perbaikan template. Loading blognya bisa mencapai 100%. Saya rekomendasikan Mas Jarwo.

Sementara, untuk WordPress, anda bisa memilih menggunakan komentar bawaan. Boleh saja anda menggunakan Disqus atau plugin komentar lain, tapi baiknya perhatikan apakah ia mempengaruhi loading blog atau tidak.

Jika berpengaruh, jangan segan-segan untuk copot. Sebab, biasanya script pada plugin dimaksud itu cukup mempengaruhi masalah latensi alias loading gambar itu sendiri.

5. Lain-lain

Ada juga beberapa hal yang bisa mempengaruhi loading blog selain yang sudah saya sebutkan diatas. Misalnya, penggunaan script iklan yang terlalu banyak dan lebih dari satu pengiklan.

Misalnya, di blog anda, anda memasang iklan dari AdSterra, AdSense, Mgid hingga AdNow. Tentu saja semua hal itu mempengaruhi loading blog.

Untuk WordPress, seperti yang sudah saya singgung diatas, bahwa pemilihan plugin cache yang tepat juga berpengaruh.

Namun, bukan plugin cachenya melainkan pemilihan hosting. Apalagi jika hosting tersebut membatasi ukuran penggunaan bandwith kunjungan pengguna.

Begitu juga soal pengalihan. Di Blogger, terdapat pengalihan misalnya m=1 dan m=0 yang merujuk pada pengalihan akibat penggunaan perangkat.

Hal itu tentu saja memakan waktu latensi yang berpengaruh pada kecepatan. Termasuk juga untuk penggunaan https atau http.

Mungkin, beberapa dari anda tidak mengetahui, bahwa pengalihan https itu juga memakan waktu loading blog anda.

Karena itu, saya melihat rata-rata blog yang memiliki kecepatan loading cukup bagus, tidak menggunakan versi https.

Hanya saja, jika versi ini tidak digunakan, katanya, bisa mempengaruhi posisi SEO blog yang bersangkutan.

Penutup

Loading blog adalah unsur paling penting karena bisa mempengaruhi posisi blog di mesin telusur. Karena masalah ini termasuk krusial dan mempengaruhi perilaku pengguna di Google, makanya tak heran saat ini banyak blog yang menggunakan AMP.

Posisi tawar AMP memang ditujukan agar kunjungan instan dapat terjadi pada blog versi cache tanpa harus masuk ke blog yang justru membutuhkan waktu lebih lama.

Nah demikian artikel tentang cara ampuh tingkatkan kecepatan blog. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *