Pengertian Dan Cara Menghitung Kurs Mata Uang

4 min read

pengertian dan cara menghitung kurs mata uang

Cara menghitung kurs mata uang | Barangkali, beberapa dari anda sudah pernah menukar mata uang asing ke Rupiah atau sebaliknya.

Dengan kata lain, anda sudah tahu kalau setiap mata uang di dunia punya nilai yang berbeda atau relatif satu dengan yang lain.

Hal ini disebabkan oleh banyak faktor seperti cadangan devisa, arus keluar dana entah itu jangka pendek atau panjang, krisis ekonomi dan lain sebagainya.

Untuk menukar mata uang, seseorang harus ke Bank atau layanan Money Changer resmi yang ditunjuk pemerintah.

Biasanya juga, saat akan menukar uang, Rupiah ke Dollar contohnya, anda akan mendapat penjelasan tentang kurs yang berlaku saat itu.

Penjelasannya tergantung pada tujuan penukaran, namun tetap berpaku pada tiga aspek dibawah ini, yakni:

  • Kurs jual
  • Kurs beli
  • Dan kurs tengah

Definisi ketiganya akan saya ulas dibagian bawah artikel. Jadi pastikan anda simak baik-baik artikel ini ya.

Meski setiap mata uang punya nilai yang berbeda-beda, anda tetap bisa menukarnya ke setiap mata uang di dunia secara adil.

Pengertian kurs mata uang

Berikut beberapa definisi kurs mata uang yang berhasil saya kumpulkan dari berbagai sumber:

  • Kurs atau nilai tukar mata uang adalah nilai relatif antara dua mata uang yang berbeda, Rupiah dan Dollar AS misalnya. Sementara, nilai tukar adalah jumlah satu mata uang yang bisa ditukar dengan mata uang lain yang berlaku
  • Dalam kamus besar bahasa Indonesia [KBBI], kurs adalah nilai mata uang suatu negara yang dinyatakan dengan nilai mata uang negara lain
  • Salvator, salah satu ahli keuangan Dunia mengatakan bahwa kurs adalah harga suatu mata uang terhadap mata uang lainnya.

Tiga pengertian diatas sebenarnya sama, hanya pendekatannya saja yang berbeda. Nilai tukar uang ini ditentukan oleh berapa banyak uang atau jumlah mata uang asing yang bisa dibeli dengan satu dollar AS.

Dengan demikian, anda bisa menentukan berapa banyak uang Rupiah, Yen, Peso, Baht dan lain sebagainya yang bisa ditukar dengan satu Dollar AS.

Untuk menghitung rate mata uang sebenarnya cukup sederhana. Hanya saja, rate itu terus berubah setiap waktu.

Makanya, nilai tukar bisa naik atau turun dalam suatu waktu karena dipengaruhi oleh banyak faktor dari negara pemilik mata uang mulai dari faktor ekonomi, politik dan kondisi lain, bencana alam contohnya.

Baca Juga : 22+ hobi yang bisa menghasilkan uang dengan omset ratusan juta Rupiah

Salah satu aspek yang paling berpengaruh terhadap nilai mata uang adalah Valuta asing atau valas. Valuta asing adalah mata uang asing yang digunakan dalam perdagangan Internasional.

Pasar inilah yang mengatur harga yang harus dikeluarkan oleh investor saat membeli satu mata uang dengan mata uang lain, dengan harapan memperoleh penghasilan yang lebih tinggi saat nilai mata uang yang dibelinya naik.

Kira-kira begitu pengertian singkatnya. Dan untuk membantu menghitung kurs yang tepat, maka perhitungannya kemudian dibagi menjadi tiga bagian utama.

Yaitu Kurs Jual, Kurs Beli dan Kurs tengah. Untuk mengetahui perbedaan setiap kurs secara resmi, entah itu kurs jual, beli atau tengah anda bisa ke Money Changer atau ke tempat lain.

Atau, anda bisa memantau pergerakan kurs mata uang setiap hari menggunakan berbagai alat digital yang banyak tersedia saat ini.

cara menghitung kurs mata uang
Contoh perhitungan kurs mata uang dari IDR ke USD  pada 26 April 2020

Menurut worldatlas.com, ada sekitar 180 mata uang nasional yang beredar dan sudah diakui secara resmi oleh PBB.

66 Negara diatas menggunakan mata uang Dollar atau mematok mata uang mereka langsung ke nilai tukar Dollar.

Beberapa negara juga menggunakan mata uang Dollar sebagai alat pembayaran yang sah selain mata uang resmi negara bersangkutan.

Cara menghitung Kurs mata uang

Agar lebih paham, berikut disajikan contoh perhitungan atau cara menghitung kurs mata uang berdasarkan studi kasus.

1. Kurs Jual

Minggu depan Tukimin akan berlibur ke Austria, yang merupakan salah satu negara yang tergabung ke Uni Eropa dan menggunakan mata uang Euro.

Agar Tukimin bisa membayar sewa hotel, beli makanan atau untuk tujuan lain, beli oleh-oleh misalnya, Tukimin wajib menukar uangnya ke Euro.

Untuk memperoleh harga yang pas, Tukimin pun pergi ke salah satu kantor Money Changer di Bandara Soekarno Hatta sebelum berangkat.

Saat menukar uang, kurs yang berlaku saat itu adalah kurs jual. Rate kurs jual saat itu adalah1 EUR (EURO)=14.500 IDR (Indonesian Rupiah).

Uang yang mau ditukar oleh Tukimin adalah 60.000.000. Setelah ditukar, Tukimin mendapatkan uang sebesar €4.137,9.

Dengan perhitungan begini: Uang Tukimin x Kurs jual atau 60.000.000 x 14.500 maka hasilnya adalah 4.137,9.

2. Kurs Beli

Setelah dua satu minggu berada di Austria, visa Tukimin sudah hampir habis. Dengan demikian, ia harus segera kembali ke Indonesia sebelum di deportasi.

Hanya saja, uang Tukimin masih tersisa €200 Euro. Tentu uang ini enggak bisa dibawa pulang ke Indonesia, karena enggak bisa dipakai buat beli Gorengan.

Untuk bisa dipakai beli gorengan atau bayar taksi saat di Indonesia, Tukimin harus menukarnya lagi ke Rupiah.

Saat ke money Changer di Vienna International Airport, Tukimin mendapat penjelasan bahwa kurs yang berlaku saat itu adalah kurs beli.

Rate kurs belinya adalah 1 EUR = 14.050 IDR. Tak berpikir lama, Tukimin pun berhasil menukar uang Euro miliknya ke Rupiah dan mendapatkan uang sebesar Rp. 2.810.000.

Dengan perhitungan kurs belinya sebagai berikut: Uang Tukimin [EUR] x Kurs Beli [IDR] atau 200€ x 14.050 IDR = 2.810.000.

3. Kurs Tengah

Disamping dua pengertian diatas, ada juga kurs tengah. Beberapa sumber menegaskan bahwa kurs tengah adalah kurs yang terdapat diantara kurs jual dan kurs beli.

Kurs ini didapatkan dari penjumlahan kurs beli dan kurs jual lalu dibagi dua. Hanya saja, banyak pedagang valas yang mengambil keuntungan dari selisih penukaran mata uang asing dengan kurs tengah.

Untuk melihat kurs tengah cukup sederhana. Misalnya begini, suatu waktu anda sedang menonton acara Belajar kurs di salah satu stasiun TV Swasta.

Saat reporter menjelaskan tentang nilai mata uang, tidak terdapat detail kurs entah itu kurs beli atau kurs jual. Dalam kondisi ini, berarti yang berlaku saat itu adalah kurs tengah.

Aturan Transaksi Mata Uang Asing Di Indonesia

Semua pasti tahu kalau setiap transaksi keuangan yang berlaku di Indonesia menggunakan mata uang Rupiah.

Untuk menegaskan hal itu, telah diatur dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 217/3/PBI/2015. Detail transaksinya terletak di Bab II Pasal 2 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah.

Penggunaan mata uang rupiah juga berlaku untuk perdagangan barang dan jasa di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Sementara, peraturan diatas mengecualikan pada beberapa jenis perdagangan yang bisa menggunakan mata uang asing atau Dollar [USD] dalam transaksinya, seperti:

  • Pembayaran utang luar negeri Pemerintah
  • Belanja barang dan modal Pemerintah
  • Jual Beli Surat utang atau Obligasi
  • Penerimaan Pajak dan non-pajak
  • Penerimaan hibah dari luar negeri
  • Transaksi terkait ekspor dan Impor
  • Transaksi online lintas negara
  • Simpanan dalam bentuk valas di Bank
  • Transaksi biaya dari kreditur luar negeri [internasional]
  • Transfer valas internasional
  • Kredit valas untuk tujuan ekspor
  • Pasar uang interbank/antarbank (PUAB) berbentuk valas
  • Obligasi valas
  • Visa on Arrival
  • Proyek infrastruktur strategis pemerintah dengan syarat tertentu.

Aturan itu dibuat untuk meningkatkan transaksi antar negara dengan menggunakan mata uang Dollar meski hal ini berdampak pada mata uang Indonesia.

Dengan demikian, jika jumlah mata uang Dollar di Indonesia atau yang disebut cadangan Dollar menipis, maka Rupiah akan melemah. Dan ini berdampak pada perekonomian Nasional.

Penutup

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa setiap mata uang punya nilai yang berbeda-beda. Nilai ini fluktuatif dan terus berubah seiring waktu berjalan.

Dengan kata lain, nilai mata uang suatu negara bisa tinggi atau rendah saat di beli atau ditukar ke Rupiah.

Demikian artikel tentang cara menghitung kurs mata uang. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *