Cara Membuat Kode QR Dengan Mudah

7 Likes Comment
cara membuat kode qr

Cara Membuat Kode QR– Setiap orang bisa membuat kode QR kok! Kira-kira ini inti dari pembahasan kita kali ini. Kode QR saat ini sangat akrab dalam dunia keuangan, distribusi barang dan jasa dan lain sebagainya.

Teknologi sekali lagi hadir untuk memberikan solusi meski terus menjadi bahan perdebatan banyak orang tentang fungsi sebenarnya dari kode ini. Satu hal yang terus diperdebatkan mengenai kode QR tersebut adalah konsensus dan kemanjuran kode QR.

Lantas bagaimana cara membuat barcode ini? Pembahasan kali ini kita akan mempelajari cara membuat, merancang dan menggunakan kode QR

Meski demikian, tidak dapat dibantah mengenai popularitas, keamanan dan kenyamanan saat menggunakan kode QR. Karena itu, teruslah mencoba dan mempelajari cara membuat kode qr anda sendiri dan bagaimana hal itu bisa mendorong kehidupan manusia menjadi lebih mudah.

Apa itu kode QR?

Kode QR merupakan singkatan dari Quick Respon atau respon cepat merupakan simbol hitam putih berbentuk segi empat yang dapat dipindai oleh orang-orang menggunakan ponsel cerdas untuk mempelajari lebih lanjut mengenai suatu produk.

Simbol ini dienskripsi untuk menyimpan tautan, kupon, detail acara dan informasi lain yang mungkin ingin digunakan oleh pengguna untuk merujuk pada beberapa hal seperti yang disebutkan diatas.

Baca Juga : Cara Membuat Stiker Sendiri di WhatsApp Dengan Mudah

Meskipun tidak setiap kode QR berbentuk persegi sama sisi atau sempurna namun bentuk tersebut adalah bentuk yang paling sering ditemukan, terkadang juga ditemui dengan pola yang berbeda-beda.

Anda bisa menemukannya dalam surat, papan reklame, billboard atau iklan dimana Anda bisa langsung memindai kode tersebut menggunakan layar ponsel Anda sendiri.

Perbedaan antara kode QR dan Barcode

Apakah dengan penggunakan kode QR membuat barcode tradisional akan hilang? Tidak. Barcode tradisional masih merupakan cara umum bagi pelaku bisnis untuk mengidentifikasi barang kemasan konsumen (CPG) dan mengelola persediaan produk mereka. Buku-buku juga masih menggunakan barcode tradisional dan beberapa produk lain. 

Tetapi ada sejumlah perbedaan utama antara barcode dan kode QR baik dalam segi penggunaannya dan karakteristiknya. Berikut disajikan tiga perbedaan penting antara kode QR dan Barcode:

1. Kode QR memiliki bentuk yang berbeda dengan Barcode

Barcode biasanya berbentuk persegi panjang dan memutuhkan perangkat pemindaian untuk membaca data barcode secara horizontal. Kode QR berbentuk persegi, dan menampilkan data secara vertikal dan horizontal.

2. Kode QR menyimpan lebih banyak data

Karena bentuknya persegi maka kode QR bisa menyimpan lebih banyak data daripada barcode. Bahkan, kode QR bisa menyimpan ratusan karakter terenskripsi daripada yang bisa ditampilkan kode batang.

3. Kode QR bisa menahan jenis data yang berbeda satu dengan yang lain

Dari segi penggunaan kode QR seringkali berbeda dengan barcode. Barcode menyimpan informasi produk utama pada titik penjualan, seperti harga dan nama pabrik.

Sementara, kode QR menawarkan informasi yang lebih pasif dan tidak nyata, seperti data lokasi dan URL untuk promosi halaman landing produk.

Cara kerja kode QR

Kode QR pertama kali dikembangkan dan dirancang di Jepang untuk industri otomotif, pemasar yang mengadopsi barcode berbeda. Karena kapasitas penyimpanannya yang besar serta kemampuan dalam menerjemahkan informasi tambahan kepada konsumen yang disampaikan dengan kreatif maka penggunaan kode QR cepat populer dan mulai tersedia pada kemasan produk.

Baca Juga : Cara Membuat Aplikasi Seperti WhatsApp Dan Telegram

Jika konsumen melihat kode QR disuatu tempat mereka akan mengeluarkan perangkat seluler mereka, mengunduh aplikasi pemindaian kode QR gratis dan memindai kode batang untuk memperoleh informasi tambahan seperti: Jika anda ingin melihat iklan tentang halte bus yang mempromosikan podcast, anda bisa mengambil ponsel Anda dan memasang aplikasi pembaca kode QR lalu menscannya maka secara otomatis akan dialihkan ke halaman iTunes.

Cara membuat Kode QR

Lalu bagaimana cara membuat kode qr? Ikuti panduan dibawah ini dengan cermat. Tapi sebelumnya anda harus memilih generator QR yang tepat.

1. Memilih generator Kode QR

Saat ini ada banyak generator kode QR yang tersedia di internet dan dapat digunakan secara gratis. Biasanya, yang terbaik akan memberikan banyak pilihan pembuatan kode QR yang kompatibel dengan sebagian besar aplikasi pembaca kode QR seluler. Beberapa diantaranya:

  • Kaywa
  • GOQR.me
  • Free QR Code
  • Generator QR oleh Shopify
  • Visualhead
  • The-qrcode-generator.com
  • QR Code Monkey
  • Google App Engine

Hal lain yang perlu diketahui saat memilih generator QR adalah apakah perangkat anda bisa melacak dan menganalisis kinerja kode tersebut dan apakah generator itu memungkinkan anda merancang kode yang unik bagi merek atau layanan anda.

Beberapa kode QR, misalnya, menampilkan logo dan ikon lain dalam kode yang segera memberi informasi kepada konsumen tentang pemindaian kode tersebut.

2. Pilih jenis konten yang dipromosikan

Saya pikir Anda sudah memilih generator URL Anda sendiri dan mulai melakukan percobaan pertama untuk membuat kode QR. Disini saya menggunakan qr-code-generator.com, salah satu dari delapan alat generator QR yang sudah disebutkan diatas.

3. Masukan data pada formulir yang tersedia

Setelah memilih jenis konten yang dipromosikan dengan kode QR ini, bidang atau formulir akan muncul dimana anda bisa memasukan informasi yang sesuai dengan kampanye kode QR anda.

Baca Juga : Cara Memperbaiki Smartphone Yang Rusak Terkena Air

Namun, untuk versi gratis, anda tidak dapat mengupload beberapa elemen, seperti logo, vcard, email dan lain sebagainya. Namun, anda tetap bisa memilih menggunakan frame yang sudah tersedia untuk versi gratis di qr-code generator.

Anda juga dapat memilih logo yang telah tersedia serta warna Qr yang anda inginkan. Sesuaikan saja dengan kebutuhan anda.

cara memuat kode qr

Keterangan, untuk poin [1] silahkan isi dengan url website anda, [2] contoh mengenai kode qr secara default dan anda dapat memilih frame atau bingkai yang anda inginkan pada poin tiga [3] dibawah termasuk juga warna dan logo default.

4. Pertimbangkan untuk mengunduh kode QR yang dinamis

Lihat opsi dibawah ini untuk kata dinamis? Salah satu kekurangan yang harus anda ketahui dalam membuat kode QR adalah anda tidak dapat mengedit data yang sudah ada sampai itu siap dicetak. Tetapi dengan kode QR dinamis, anda bisa mengedit data ini kapan saja.

Baca Juga : Jenis-Jenis Kertas Foto Yang Umum Digunakan

Berbekal keanggotaan gratis untuk generator QR di qr-code-generator.com anda bisa membuat kode QR yang dinamis, memindainya dan bisa mengubah formulir yang sudah diisi sebelumnya sehingga modifikasi data yang diterima oleh palanggan atau pengujung juga berubah saat mereka memindai kode QR ini.

5. Sesuaikan

Menurut saya, bagian yang paling menyenangkan dari membuat kode QR adalah menyesuaikan desain kode yang sesuai dengan brand kita sendiri. Ingin kode QR tersebut terlihat seperti logo? Bisa dibuat. Ingin mencerminkan desain situs web Anda sendiri? Juga boleh.

Harap diingat, bahwa setiap pembuat kode QR menawarkan opsi desain yang berbeda, tergantung pada kode QR yang ingin anda buat, beberapa alat terbatas untuk fungsi ini kecuali anda sudah menjadi anggota berbayar.

Baca Juga : 7 Kebiasaan Buruk Yang Bikin Laptop Cepat Rusak

Tentu saja, anda bisa menyesuaikan kode QR Anda lebih lanjut seperti menyesuaikan warna, menambahkan logo dan membuat opsi sosial dan masih banyak lagi.

Namun perlu diingat bahwa beberapa penyesuaian bisa mempersulit aplikasi pemindaian kode QR untuk membaca kode QR dengan akurat. Sebaiknya buat dua versi kode QR, satu untuk versi polos dan lainnya untuk desain yang sesuai dengan pilihan sendiri.

6. Uji coba kode QR untuk memastikan fungsinya

Karena kode QR khusus bisa membuat beberapa alat sulit untuk membaca, jangan lupa memeriksa kode QR apakah bisa dibaca dengan benar? Dan pastikan juga untuk mencoba lebih dari satu pembaca saja.

Salah satu alat yang baik untuk mencobanya adalah menggunakan alat Google Goggles gratis, yang bisa mengambil gambar dan kemudian memberi tahu apa isinya entah itu tautan atau item yang berhasil di baca.

Alat lain yang cukup bagus adalah QR Code Reader, yang secara otomatis membaca kode QR apapun. Apple’s Passbook juga menawarkan pembaca kode QR built-in pada iOS 7. Intinya adalah anda harus memastikan kode tersebut bisa dibaca oleh semua perangkat dengan benar.

7. Lacak dan analisis kinerjanya

Sama seperti kebanyakan kampanye pemasaran saat ini, Anda harus menindaklanjuti kode tersebut untuk melacak dan mengalisis kinerjanya. Apakah benar-benar berfungsi atau tidak.

Lalu, berapa banyak lalu lintas yang berasal dari kode tersebut? Apakah orang-orang yang memindai kode tersebut tidak menemukan penawaran yang mereka inginkan setelah masuk ke halaman arahan atau mereka tidak punya cukup waktu untuk memindai kode QR itu?

Mengetahui hal ini akan membantu Anda memecahkan masalah dan menyesuaikan kode QR dengan performa buruk atau kinerja yang gak bagus.

Baca Juga : 5 Cara Menjaga Komputer Agar Awet Dan Tahan Lama

Karena itu, saya menyarankan untuk menyertakan kode pelacakan UTM di URL anda sehingga anda bisa mengukur kinerjanya menjadi lebih bagus lagi.

Ini sangat penting untuk mengalisis pemasaran anda sendiri dan bisa digunakan untuk pelaporan lebih mendalam mengenai kampanye yang sedang anda lakukan.

Cara menggunakan Barcode

Gimana? Mudah kan cara membuat kode QR sendiri? Pembuatan kode QR sangat sederhana, mari kita bahas beberapa praktik terbaik yang bisa membantu Anda meningkatkan kapasitas kode QR Anda dalam hal penggunaannya. Tampilkan kode QR ditempat yang nyaman bagi orang-orang yang memindainya.

Masukan kode QR di posisi yang mudah dipindai, dan konsumen memiliki cukup waktu untuk memindai kode tersebut dengan baik dan benar. Meskipun mungkin anda sering melihat kode QR di billboard atau iklan TV, namun contoh seperti itu bukanlah lokasi kode QR yang bisa dipindai dengan mudah.

Baca Juga : 10 Virus Komputer Paling Berbahaya Sepanjang Sejarah

Pikirkan tempat atau media dimana konsumen memiliki waktu yang cukup untuk memindai kode dan idealnya, mereka memiliki koneksi internet untuk kinerja yang lebih bagus lagi.

Cara mengoptimalkan kode QR untuk perangkat seluler

Perangkat seluler mampu mengoptimalkan halaman untuk dipindai oleh orang lain. Disini, konsumen akan mengambil ponsel mereka untuk memindai kode QR sehingga mereka akan diarahkan ke halaman seluler dengan positif dan responsif.

a. Sertakan CTA

Jangan lupa untuk sertakan CTA yang bisa meminta orang lain untuk memindai kode QR anda tersebut. Ini adalah tawaran ajakan bertindak dengan kode, artinya, beri tahu orang-orang apa yang seharusnya mereka lakukan ketika mereka melihat kode tersebut dan apa yang akan mereka terima jika mereka melakukannya.

Baca Juga : Wajib Tahu! 5 Gaya Arsitektur Rumah

Tapi ingat, tidak semua orang tahu persis apa itu kode QR dan mereka yang tidak termotivasi untuk memindai kecuali mereka yakin ada informasi yang sangat berharga dari kode QR itu. Untuk itu, anda harus membuat informasi dalam kode QR buatan anda spesial dan menarik.

b. Jangan batasi kode QR pada satu perangkat saja

Untuk melakukan ini, usahakan orang lain tidak menggunakan pemindai kode QR khusus. Kode QR haru bersifat agnostik sehingga siapapun dapat memindai kode Anda dengan pembaca manapun. Penghalang yang lebih rendah untuk masuk mungkin membuat orang lain mengatakan kode QR Anda sempurna. Usahakan kode QR lebih hidup dan mudah digunakan…

Jangan gunakan kode QR kepada orang yang tidak mau menggunakannya. Misalnya, adalah salah satu hal biasa bagi pemasar untuk berpikir, “Bagaimana saya bisa menjembatani pengalaman offline dengan pengalaman offline? Aha… kode QR!”. Itu tidak salah, tapi sebenarnya tidak selalu benar.

Jika anda memiliki konten yang bermanfaat dengan informasi yang perlu disampaikan kepada pengguna aplikasi seluler, dan Anda memiliki saluran yang tepat untuk menggunakannya (lihat penggunaan #1), kemungkinan besar kode QR anda akan banyak digunakan.

Baca Juga : Perbedaan Antara Hacker dan Cracker

Sebagai contoh, di Korea Selatan, jaringan toko kelontong Tesco mendorong pertumbuhan bisnis nasional yang luar biasa dengan menggunakan kode QR di stasiun kereta bawah tanah untuk membiarkan pengendara memesan bahan makanan mereka sendiri sembari menunggu.

Ini adalah contoh yang sangat baik dalam penggunaan kode QR untuk tujuan yang tepat, ditempat dan waktu yang juga tepat.

Penutup

Masa depan kode QR bisa berarti evolusi teknologi, aplikasi augmented reality tertentu berasal dari konsep yang sama. Beberapa koran nasional seperti Tribun memungkinkan pembaca untuk menambah surat kabar menjadi lewat android dengan kode QR.

Mungkin kode QR tidak benar-benar mati tetapi hanya merupakan salah satu langkah dari evolusi data terenskripsi yang panjang. Nah demikian artikel tentang cara membuat kode qr dengan mudah. Semoga artikel ini bermanfaat~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *