Blogger Atau WordPress, Mana Yang Terbaik?

3 Likes Comment
blogger vs WordPress

Mana yang terbaik? Blogger atau WordPress? Pertanyaan seperti itu cukup lazim saya lihat di forum-forum khusus Blogger.

Dan sebagian besar perbandingannya agak subjektif. Terkadang juga, perbandingan dua platform ini meluas sampai pada hal-hal yang enggak substansial lagi seperti besaran pendapatan iklan, rating konten dan lain sebagainya.

Oh iya, ada empat unsur yang akan saya bahas disini, yakni:

  • Blogger.com vs WordPress.com
  • Blogger.com vs WordPress.org [Self host]
  • Blogger.com yang sudah pake TLD sendiri sama WordPress.com
  • Blogger TLD sama WordPress.org

Tujuannya agar penilaian yang saya lakukan disini enggak berat sebelah atau berpihak.

Dan mudah-mudahan bisa membantu blogger pemula untuk menentukan platform blogging mana yang akan digunakan saat mau terjun ke dunia blogging.

Blogger Atau WordPress, Mana Yang Lebih Baik?

blogger atau WordPress

Jawaban yang subjektif belum tentu objektif ya. Karena itu, saya akan berusaha menjawab dari sisi objektif ini, agar enggak terkesan opini dan asumsi semata.

Dengan demikian, informasi yang saya berikan ini lebih fair bagi pengguna Blogger dan WordPress.

Lantas, mana yang terbaik? Apa alasannya? Berikut ulasan tentang perbandingan antara Blogger dan WordPress.

Apa itu Blogger/Blogspot dan apa fitur-fitur unggulannya?

Blogger/Blogspot adalah platform blogging gratis milik Google. Dari fitur dan tampilannya, semua serba sederhana.

Dengan kata lain, platform ini sangat cocok untuk blogger pemula, yang masih dalam tahap belajar membuat dan mengoptimalkan blog.

Bahkan, anda bisa membuat blog di Blogger dengan modal internet doang. Gak perlu keluarin duit sepeser pun.

Mau jawaban yang lebih objektif? simak penjelasannya dibawah ini.

a. Blogger mudah digunakan

Membuat blog di blogger enggak perlu kemampuan teknis. Istilahnya, anda bisa buat blog modal nekad doang.

Proses pembuatannya pun enggak ribet, hanya butuh email dan koneksi internet. Kalau anda pengen buat blog di blogger anda bisa baca postingan saya tentang cara buat blog di Blogger dari awal sampai mahir.

b. Gratis

Tidak ada biaya yang harus anda keluarkan saat membuat blog di Blogger baik itu biaya berlangganan, biaya pendaftaran, penggunaan subdomain dan juga hosting.

Di Blogger sepenuhnya gratis, kecuali anda ingin lebih serius menjadi blogger, maka anda wajib beli domain TLD sendiri dari pihak ketiga atau dari Google domain.

Harganya? tergantung ekstensi domain yang dipilih. Untuk saat ini, harga domain TLD dengan ekstensi .com itu berkisar 115k-130k.

c. Kostumisasi tema gratis 

Di blogger sudah disediakan puluhan tema blog gratis yang dapat dipilih dan disesuaikan oleh pengguna.

Mau tampil lebih profesional? anda bisa beli template blogger dari penyedia lain dengan berbagai gaya dan warna.

Plus, anda bebas memilih tema yang digunakan tanpa perlu penyesuaian CMS yang memakan banyak waktu.

Cukup cari tema yang cocok, upload di blog dan taram… tampilan blog anda sudah berubah. Anda juga bisa mengedit tema tersebut agar tampil lebih keren dan menarik.

d. Hosting gratis dari Google

Nah ini yang menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang yang menggunakan blogger saat terjun ke dunia blogging pertama kali.

Karena mereka dapat hosting gratis dari Google. Hosting tersebut tentu saja andal, bisa dipercaya dan aman dari serangan cracker.

Baca Juga : Mana yang bagus, Blog atau Youtube?

Disisi lain, sekalipun blog anda punya lalu lintas yang banyak dan tinggi, gak berpengaruh sama bandwidth hosting.

Begitu juga saat mau upload foto berukuran besar, anda enggak perlu repot mau optimasi di hosting secara manual.

Satu-satunya resiko yang didapat saat menggunakan hosting dari Google ini adalah blog anda bisa ditutup secara sepihak oleh Google tanpa pemberitahuan.

Termasuk juga loadingnya yang seret kalau artikel anda sudah banyak, apalagi gambar yang digunakan enggak di optimasi ukurannya.

e. Terintegrasi dengan alat Google lain

Blogger itu adalah produk Google, dan ia terintegrasi dengan berbagai alat Google lain yang bisa anda gunakan secara bersamaan.

Bagi saya pribadi, poin ini jadi salah satu keuntungan menggunakan Blogger/Blogspot yang jarang dimiliki platform blogging lain.

Dengan mengintegrasikan blog anda dengan alat Google yang lain, anda bisa memantau perkembangan blog anda secara real time.

f. Keamanan

Untuk meningkatkan pengalaman blogging yang lebih baik, Google pasti akan terus memantau patch keamanan mereka.

Jadi anda gak perlu repot atur ini itu supaya membuat blog atau situs anda aman dari serangan hacker.

Dengan demikian, anda akan lebih fokus membuat konten yang banyak dan berkualitas ketimbang memikirkan soal keamanannya.

g. Domain

Sebenarnya, saat anda membuat blog di Blogger anda meminjam atau memakai subdomain dari blogspot, tanpa domain utama.

Subdomain ini bisa diganti kapan saja dan dimana saja dengan domain costum.

Proses konfigurasi DNS dari domain costum ke hosting Google juga enggak ribet dan biasanya langsung aktif dalam beberapa menit.

h. Indexing 

Soal ini sih enggak perlu di ragukan lagi. Terlebih jika blog anda sudah didaftarkan ke Google search console.

Sekalipun blog anda tidak menggunakan GSC, ia tetap akan terindeks Google, hanya saja butuh waktu agak lama.

i. Mudah digunakan

Hingga kini, blogger tetap dipercaya sebagai platform blogging yang paling mudah digunakan, termasuk antar muka dan editornya yang sederhana.

Apa itu WordPress dan apa saja keunggulannya?

Di Blogger.com, semua data yang anda gunakan akan di simpan di server Google dan anda enggak punya kendali penuh atas data tersebut.

Sementara, jika blog anda menggunakan WordPress self-host data-data anda akan jadi milik anda secara penuh.

Dengan kata lain, database blog anda bakal tersimpan rapi dan bisa diakses kapan saja. Anda juga bisa mengubahnya sesuai keinginan.

Jadi kontrol situs secara penuh ada ditangan anda. Alasan ini juga enggak dimiliki oleh Blogger, termasuk platform blogging yang lain.

Lantas bagaimana dengan WordPress.com? Apa saja kelebihannya? Simak penjelasannya di artikel ini.

a. kesulitan

Bagi saya pribadi, WordPress menawarkan tingkat kesulitan yang elegan. Kalau sudah terbiasa, kesulitan semacam ini enggak terlalu dirasakan dampaknya.

Level kesulitan ini akan bertambah jika anda sudah menggunakan WordPress self-host atau WordPress.org.

Jika masih pakai yang gratisan atau WordPress.org, levelnya enggak seberapa. Pembuatannya juga enggak jauh beda sama Blogger.

Agar lebih mudah memahami pembahasan ini, terlebih bagi pembaca yang masih bingung perbedaan antara WordPress.org dan WordPress.com, silahkan baca postingan saya tentang itu disini.

b. Expandability

Dalam bahasa Indonesia, expandability berarti perluasan. Maksudnya adalah perluasan penggunaan platform dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada didalamnya.

Seperti tema, plugin atau fitur dasar lain. Beda dengan Blogger, WordPress agak lebih fleksibel dalam penggunaannya.

Anda bisa menyesuaikan permalink, menginstal dan menguninstal plugin, mengatur tampilan situs untuk meningkatkan visibilitasnya dan lain sebagainya.

Untuk anda yang menggunakan WordPress gratisan, penggunaan pluginnya hanya terbatas pada Akismet dan plugin dasar lain.

Temanya juga terbatas dan hanya bisa diakses apabila anda sudah menggunakan WordPress yang self-host.

c. Tampilan

Tampilan WordPress masih terbatas pada tampilan standar, terlebih bagi anda yang menggunakan versi gratis.

Disisi lain, jika anda sudah menggunakan WordPress self-host, anda bisa meningkatkan tampilannya dengan theme costum.

d. Hosting

Jika anda menggunakan Blogger, anda enggak perlu khawatir sama Hosting. Dan ini berbeda jika anda menggunakan WordPress self-host.

Dengan kata lain, anda wajib pantau secara berkala hosting tersebut, siapa tahu sudah disusupi sama malware.

e. Dukungan

Bagi saya pribadi, dukungan di blogger itu enggak terbatas ketimbang WordPress. Ada banyak dokumentasi atau dukungan komunitas yang bisa digunakan untuk mencari solusi atas masalah yang dialami saat menggunakan blogger.

Dan ini beda jauh sama WordPress. Memang sih, komunitas WordPress juga anda namun tingkat keaktifannya rendah.

Tapi, dalam hal interaksi sama pemilik platform, misalnya, jika anda bertanya sama Google untuk memecahkan masalah soal pengindeksan, katakanlah soal Anomaly crawling, jawaban dari mereka akan sangat lama.

Beda dengan WordPress. Jika di forum dukungan enggak ada jawaban yang jelas, anda bisa menanyakan ke pihak WordPress. Dan biasanya, tanggapan dari WordPress itu enggak memakan waktu yang lama.

Perbandingan WordPress.org dan Blogger/Blogspot

Blogger adalah platform blogging milik Google. Ini berarti semua data anda disimpan oleh Google.

Dengan blogger.com, anda dapat membuat ribuan blog menggunakan 1 email saja. Namun, seperti yang saya sebutkan diatas, anda tidak memiliki akses ke server atau tempat penyimpanan file yang anda unggah di blogger.

Dengan demikian, blog anda kapanpun bisa di blokir oleh Google tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada anda.

Sudah banyak blogger yang mengalami tindakan semena-mena ini. Bahkan, sekalipun anda sudah mengajukan banding, kemungkinan kecil blog anda bisa di aktifkan kembali.

WordPress.com juga menerapkan hal yang sama, namun agak lebih fleksibel. Terlebih jika sudah self-host.

Anda memiliki hak penuh terhadap data-data yang anda miliki, termasuk juga data pengunjung semacam alamat IP, umur dan demografi.

Dengan kata lain, kontrol ada ditangan anda. Dan anda bisa menutup akun anda kapan saja dan dimana saja asalkan ada koneksi internet.

Agar pembahasannya lebih lengkap, silahkan lihat perbandingan antara WordPress.org dan Blogger/Blogspot dibawah ini.

1. Template

Di Blogger, ada beberapa template yang bisa anda gunakan dengan gratis atau template yang tersedia pada direktori blogger seperti Contempo.

Beda halnya dengan di WordPress.org, anda memiliki akses ke ribuan template gratis yang siap digunakan.

Tekstur templatenya juga bisa disesuaikan dengan keinginan sendiri sehingga tampilannya lebih keren dan menarik.

Anda juga bisa membeli template dari penyedia lain, yang bisa di set sesuai dengan niche dan tujuan anda membuat blog.

2. Kontrol

Kontrol di blogger tetap diberikan, namun terbatas pada konten saja. Dengan demikian anda tidak bisa mengakses panel hosting.

Beda halnya dengan WordPress self-host, anda bisa menggunakan berbagai alat tambahan untuk meningkatkan kontrol cpanel.

Hal ini tidak mengherankan karena WordPress.org adalah platform open source, yang dapat disesuaikan dengan mudah sesuai keinginan pemiliknya. Jadi, kontrol di WordPress.org jauh lebih baik.

3. Keamanan

Sangat sulit menembus celah keamanan Google. Dengan kata lain, blog anda lebih aman dari serangan hacker apabila menggunakan WordPress.

Soal keamanan, tentu saja Blogger lebih unggul dibanding WordPress sekalipun yang self-host.

Baca Juga : Jenis-Jenis Format Gambar Yang Umum Digunakan

Apalagi jika anda menggunakan WordPress.org yang belum didukung sama Secure Socket layars [SSL].

Disamping itu, kalau trafik blog anda membludak dalam suatu waktu, bisa membuat bandwidth hosting habis, yang bikin situs down dan situs anda tidak bisa di akses untuk sementara waktu.

4. Penyimpanan

Blogger tidak memberikan batasan penyimpanan. Secara default, penyimpanan di Blogger itu berkisar 1GB.

Dan semua data anda akan tersimpan disini dan terintegrasi sama platform lain seperti Google Drive atau Google foto.

Dengan kata lain, penyimpanan yang didapatkan cukup besar. Jika penyimpanan defaultnya Google Drive itu 15G tambah blogger 1G berarti memorinya adalah 16GB. Cukup besar untuk ukuran blog-blog personal.

Disisi lain, penyimpanan di WordPress itu terbatas. Bahkan ada beberapa penyedia hosting yang memberlakukan tarif khusus agar pengguna bisa menggunakan hosting unlimited.

Jika tidak, mereka bisa membeli hosting tahunan, tentu dengan risiko yang sama, yakni hosting bisa habis kapan saja.

Selama pakai WordPress, saya sih gunakan Niagahoster untuk hosting pelajar. Bandwidthnya dan memorinya enggak terbatas, jadi saya enggak perlu repot lagi kalau pengunjung blog meningkat.

Ada banyak kelebihan menggunakan Niagahoster juga. Selain promo yang datang kapan saja, saya juga dengan leluasa menggunakannya. Untuk ulasan lebih lengkap tentang niagahoster, silahkan klik disini.

5. Portabilitas

Jika anda menggunakan WordPress, anda bisa transfer data-data situs anda ke platform lain selain blogger, meski SEO konten anda jadi rusak.

Yang paling terlihat adalah ALT Text, permalink atau gambar sehingga harus diedit kembali secara manusia. Dan ini bisa berdampak pada rangking blog anda di SERPs.

Dalam hal portabilitas ini, Blogger lebih baik. Sebab data-data anda masih tersimpan di Google dalam jangka waktu yang lama, sekalipun anda sudah migrasi ke platform lain.

Sehingga, anda tidak perlu repot lagi memikirkan stuktur SEO blog anda, termasuk soal portabiltias ini.

6. Pembaharuan

Soal ini, tentu saja WordPress lebih unggul. Kalau anda menggunakan blogger, pembaharuan yang ada di platform ini enggak terlalu signifikan.

Perubahan paling mencolok palingan hanya dari segi tampilannya. Bahkan selama bertahun-tahun enggak ada perubahan sama sekali.

Baca juga : 5 langkah yang harus dilakukan blogger untuk bisa sukses

Sementara, jika anda menggunakan WordPress.org, secara berkala akan ada pembaharuan platform.

Pembaharuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keamanan sekaligus untuk meningkatkan pengalaman blogging yang lebih baik lagi.

7. SEO (Optimasi mesin pencari)

Dalam hal SEO, WordPress tentu unggul jauh. Sementara di Blogger, pengoptimalan konten harus dilakukan secara manual.

WordPress menyediakan plugin SEO yang memungkinkan pengguna untuk mengatur visibilitas konten agar lebih ramah SEO seperti SEO by Yoast, All in SEO dan lain sebagainya.

8. Harga

Untuk bisa membuat blog, anda hanya perlu koneksi internet dan akun Gmail [boleh email lain]. Jadi, semuanya serba gratis [kecuali kuota data].

Kalau ingin tampil lebih profesional, barulah anda keluarkan biaya tambahan untuk membeli domain ccTLD, meski enggak wajib.

Beda halnya jika anda menggunakan WordPress.org, anda wajib keluarkan biaya hosting dan domain dengan harga yang variatif.

Disamping itu, biaya juga akan bertambah jika anda menggunakan plugin berbayar termasuk template premium. Jadi, dalam hal biaya, blogger jauh lebih hemat.

Alasan mengapa harus menggunakan Blogger

Sudah lihat kan apa kelebihan dan kekurangan [baca perbandingan] antara Blogger dan WordPress dari penjelasan diatas, kan?

Bagi saya pribadi, platform blogger sangat cocok untuk blogger pemula yang ingin terjun ke dunia blogging dengan dana minim.

Meski gratisan, anda bisa dapat uang kok dari platform tersebut. Yang paling populer adalah dengan Google AdSense.

Disamping itu, anda enggak perlu kemampuan teknis apabila anda blogger. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa blogger cocok untuk pemula.

Agar lebih paham, ini beberapa alasan mengapa menggunakan blogger, antara lain:

  • Gratis
  • Murah
  • Terintegrasi dengan tools Google lain
  • Dan seterusnya

Hanya saja, jika anda ingin membuat blog untuk tujuan komersil, blogger bukan pilihan yang tepat. Alasannya sederhana, kontrol dan visibilitas Blogger yang sederhana, terbatas dan penyesuaiannya sulit.

Alasan menggunakan WordPress?

Salah satu keunggulan menggunakan WordPress adalah kontrol penuh atas konten yang dibuat oleh pengguna.

Tapi terbatas pada WordPress self-host. Jika masih menggunakan WordPress gratisan, kontrol yang diberikan sangat terbatas.

Dari berbagai penjelasan diatas, ada beberapa alasan mengapa harus menggunakan WordPress, antara lain:

  • SEO yang lebih bagus
  • Kontrol atas konten
  • Kepemilikan
  • Dll

WordPress juga menawarkan kebebasan pada pengguna untuk melakukan apapun yang diinginkan, sepanjang enggak bertolak belakang sama ketentuan penggunaan platform.

Hanya saja, anda perlu kemampuan teknis tambahan untuk mengatur setiap tampilan di WordPress.

Jika anda ingin membuat blog untuk mengasah popularitas pribadi, brand, merk atau untuk memperoleh keuntungan dari blog, WordPress adalah solusinya.

Penutup

Seperti yang saya sebutkan dibagian atas, dua platform blogging ini punya kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri.

Sebagai konklusi dari saya, jika anda ingin menjadi blogger tapi minim biaya anda bisa menggunakan Blogger. Sementara, jika ingin menjadi Blogger dan punya modal, bisa gunakan WordPress.

Saya sendiri sampai kini masih setia sana WordPress, yang menurut saya pribadi lebih powerfull ketimbang yang lain.

Nah demikian artikel tentang perbandingan antara Blogger dan WordPress. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *