Belajar SEO Untuk Pemula Dalam 30 Menit

29 min read

belajar SEO

Untuk anda yang mau belajar SEO dari basicnya dalam waktu singkat, tak kurang dari 30 menit, baca artikel ini sampai habis.

Saat ini ada banyak sekali sumber daya yang bisa di manfaatkan oleh anda untuk mempelajari apa itu SEO, bagaimana metodenya, alurnya gimana dan lain sebagainya.

Hanya saja, tantangan paling besar yang dihadapi saat anda mempelajari SEO adalah perubahan. Perubahan logaritma mesin pencari, Google contohnya.

Makanya, banyak orang yang kemudian mengatakan kalau SEO itu enggak mungkin bisa dipelajari dengan sempurna.

Artinya, SEO bukan saja soal bagaimana memilih targetting keyword yang tepat, bagaimana menggunakan tag H1-H6 [untuk WordPress] atau Heading hingga minor heading untuk Blogger.

Dengan kata lain SEO adalah akumulasi dari semua metode pengoptimalan konten di mesin pencari baik langsung atau tidak.

Dan untuk anda yang pengen belajar apa itu SEO, bagaimana membuat konten yang baik dan benar, baca artikel ini sampai habis.

Daftar isi tampilkan

Belajar SEO Untuk Pemula Dalam 30 Menit

Untuk anda yang pengen belajar SEO, di artikel ini sudah saya bahas secara lengkap [enggak terlalu sih] tentang SEO dan semua hal yang saya ketahui tentangnya. Berikut artikelnya untuk anda.

Mozaik 1: Apa itu mesin pencari? Apa fungsinya?

Sepanjang sejarah, manusia selalu berusaha untuk membuat informasi agar bisa di akses dengan mudah dan cepat.

Untuk mencapai tujuan itu, dibuatlah berbagai media informasi mulai dari kertas, mesin, koran atau majalah hingga yang teranyar, mesin pencari.

Mesin pencari ini lahir sebagai alat yang memungkinkan siapa saja untuk menemukan informasi yang tepat dalam waktu singkat.

Disisi lain, mesin pencari juga tidak saja dijadikan sebagai media untuk menemukan informasi tetapi memberikan rekomendasi informasi yang berkaitan.

Tujuannya agar orang-orang bisa menemukan berbagai alternatif sehingga kebutuhan atas informasi tersebut semakin memadai. 

Alasan-alasan inilah yang mendasari lahirnya search engine atau mesin pencari entah itu Yahoo, Dogpile, Google, Ask, Bing dan lain sebagainya,

Hanya saja, mesin pencari ini bukanlah alat yang memproduksi informasi mereka hanya bertindak sebagai distributor.

Artinya, mereka tidak menyiapkan konten untuk pengguna. Penggunalah yang menyiapkan informasi untuk dibaca orang lain, entah sebagai pembuat informasi atau bukan.

Meski mereka tidak memproduksi informasi tetapi merekalah yang membuat aturan. Tujuannya agar iklim informasi yang mereka tampilkan relevan dan tidak bertolak belakang dengan nilai-nilai masyarakat.

Lantas, bagaimana pihak mesin pencari bisa memberikan informasi yang relevan kepada pengguna? Disinilah peran Search Engine Optimization atau SEO itu dibutuhkan.

Mozaik II: Apa itu SEO?

SEO adalah suatu metode pengoptimalan konten mesin pencari. Pengoptimalan ini bertujuan agar konten yang ada di blog bisa meraih peringkat setinggi-tingginya di mesin pencari.

Karena modelnya melibatkan optimasi konten pada situs atau blog maka SEO memungkinkan adanya lalu lintas yang organik.

Yang berarti, Google, Bing, Ask, Yahoo!, Yandex dan mesin pencari lain seperti DuckDuckGo menyaring konten teks, video, audio, gambar berdasarkan SEO.

Agar memudahkan anda mengerti apa itu SEO, biar saya jelaskan saja poin-poin kuncinya, seperti:

  • SEO adalah parameter yang digunakan mesin pencari untuk mengukur kualitas konten secara langsung dan dinamis
  • Parameter ini dibuat oleh mesin pencari yang terus dievaluasi dan disempurnakan terus menerus agar sempurna
  • Di masa depan, nantinya, SEO akan lebih fokus pada Artificial Intelegence untuk agar jawaban yang dihasilkan pada kueri tertentu semakin relevan berdasarkan lokasi, riwayat pencarian, ketertarikan individual dan data-data lain

Dalam perkembangannya kemudian, paremeter pengukuran konten ini dikategorikan dalam dua bentuk, yakni:

  • SEO On page yang adalah suatu pengoptimalan internal atau dari dalam blog itu sendiri. Pengoptimalan ini bukan datang dari Google tetapi dari pemilik situs web dan biasanya selalu berkaitan sama panjang konten, pemilihan template atau tema, loading situs, fokus kata kunci, otoritas domain, otoritas halaman, keterlibatan audiens dan lain sebagainya
  • SEO off page yang merupakan pengotimalan situs dari luar blog alias eksternal. Cara kerjanya berlainan sama SEO on page. Salah satu faktor penentu dari SEO off page ini adalah Backlink. Dilain pihak, SEO juga memiliki sisi pengoptimalan, yang merujuk pada model pengoptimalan yang dilakukan oleh pemilik blog.

Secara teknis, pengoptimalan konten ini, lepas dari dua metode pengoptimalan yang sudah ulas dibagian atas, ada dua aliran SEO yang berkembang, yakni:

  • SEO Etis yang juga disebut White Hat SEO adalah model pengoptimalan mesin telusur berdasarkan panduan yang diberikan oleh mesin telusur seperti Google. Strategi dan tekniknya ini bisa diterima dengan luas dan berlaku secara umum. Yang berarti, SEO etis tidak bekerja dengan cara-cara diluar dari ketentuan mesin pencari. Model penerapannya juga mudah dan gratis serta bisa diterapkan pada semua jenis situs atau blog yang memiliki konten. SEO etis juga menjadi elemen dasar untuk memperoleh lalu lintas organik yang datang dari mesin telusur itu sendiri. Dengan SEO etis, pengguna bisa mendapatkan informasi yang dicari dengan mudah, akurat dan relevan. Sementara, disisi lain, ada juga yang menerapkan strategi SEO yang bertolak belakang dengan ketentuan layanan tadi yang dikenal dengan istilah Black Hat SEO.
  • Black Hat SEO atau kebalikan dari white hat SEO yang sudah dijelaskan diatas. Lalu lintas yang diperoleh pun rendah dan bahkan bisa mendapatkan penalti. Terkadang, apabila pemilik blog menerapkan Black Hat SEO ini, lalu lintas yang diperoleh cenderung banyak dalam kurun waktu tertentu. Yang berarti, black hat SEO dapat disebut sebagai skema pengoptimalan mesin telusur yang dirancang untuk memaksakan cara kerja SEO lebih maksimal lagi. Dengan kata lain, Black Hat SEO menerapkan strategi SEO yang sangat agresif. Ini dapat dilihat dari penggunaan teks atau kata-kata yang tak terlihat, kepadatan kata kunci yang tidak normal, kata kunci yang tak terkait, halaman indeks yang tak relevan dan lain sebagainya.

Sepanjang yang saya tahu, teknik black hat SEO termasuk teknik berbayar, yang biasanya digunakan oleh blogger yang mengikuti Lomba SEO [dalam beberapa kasus] untuk memperoleh peringkat teratas di mesin pencari secara instan.

Mozaik III: Apa Manfaat SEO?

SEO adalah suatu cara untuk memperluas visibilitas  blog atau website pada pencarian organik di mesin telusur seperti Google dan Bing.

SEO dapat membantu membantu bisnis atau blog anda untuk memperoleh peringkat yang lebih baik di halaman pencarian SERPs (Search engine results pages).

Dan pada akhirnya akan mendorong situs tersebut untuk memperoleh lebih banyak pengunjung dan meningkatkan peluang untuk memperoleh pendapatan, penjualan dan pelanggan yang lebih tinggi.

Banyak orang yang menjelaskan SEO selalu bertautan dengan strategi dan ini betul. Karena, pada dasarnya strategi adalah cara-cara khusus untuk meningkatkan sesuatu agar lebih dominan dan lebih menarik lagi.

Yang berarti, strategi itu memiliki perluasan makna yang lebih jauh ketimbang pengertian biasanya. Dalam strategi konten marketing, kebutuhan informasi pelanggan, konten yang disajikan hingga umur blog menjadi pertimbangan yang berbeda.

Karena itu, secara teknis, ada dua esensi tentang SEO. Singkatnya, SEO akan mendorong dua hal, yakni peringkat dan juga visibilitas.

  • Peringkat atau ranking adalah elemen yang digunakan mesin pencari untuk menentukan dimana satu halaman web berada di SERPs.
  • Visibilitas sebenarnya mengacu bagaimana domain yang digunakan begitu populer dan menonjol di mesin telusur. Dengan visibilitas yang tinggi, akan menjadikan sebuah domain tersebut begitu menonjol. Pada dasarnya, visibilitas pencarian yang rendah akan terlihat saat pencarian keyword yang relevan dan yang muncul padalah blog anda.

Dua hal diatas adalah elemen SEO terpenting dan paling teknis. Jika dua hal tersebut sudah dimaksimalkan dengan baik, pada akhirnya akan melahirkan konversi.

Mozaik IV: Fakta menarik SEO

Sebelum masuk pada cara bagaimana membuat konten yang SEO di blogger atau WordPress, baiknya anda ketahui dulu beberapa fakta SEO dibawah ini.

1. 75% persen pengguna tidak pernah membuka halaman ke-2 atau seterusnya di SERPs

Ironis, kan? Karena pada keyword tertentu, terlebih yang kompetitif, sudah pasti banyak blogger yang membahasnya.

Sebagai contoh, misalnya, anda mencari keyword kanibalisasi kata kunci di blog, maka anda punya kecenderungan untuk enggan membuka halaman berikutnya di SERPs.

Setiap hasil pencarian di Google terdiri dari beberapa laman. Biasanya, laman pertama akan menyajikan informasi yang relevan.

Itu berarti, pengguna kemungkinan tidak membuka lagi halaman berikutnya untuk mendapatkan informasi seputar kanibalisasi kata kunci karena mereka sudah mendapatkan informasi yang tepat sesuai keinginan.

2. Pengguna sering hindari untuk mengklik tautan iklan di search results

Pada kueri tertentu, di peringkat pertama sampai tiga, anda akan disajikan iklan AdSense yang mengarahkan pengguna ke situs pengiklan.

belajar SEO

Kueri tertentu ini biasanya yang dibidik oleh pengiklan, sehingga bisa muncul di search result. Iklan ini sendiri, setahu saya, hanya muncul di hasil pencarian Google.

Menariknya, 70% pengguna enggan klik tautan iklan ini. Yang berarti, meskipun blog anda berada di posisi ke 5 search result, sementara posisi 1 sampai 4 berisikan iklan, blog anda tetap akan di klik pengguna.

3. SEO sangat penting untuk memperoleh peringkat di search engine

Tahu gak, 18% klik tautan organik berasal dari situs web yang berada di peringkat pertama pada halaman pertama search results?

Saya yakin anda sudah tahu. 18% adalah angka yang sangat tinggi, dan perolehan ini juga semakin menurun untuk peringkat selanjutnya. Misalnya, untuk peringkat kedua, hanya di klik sebesar 10% saja dan untuk ketiga sebesar 7%.

Inilah yang menjadi alasan mengapa anda harus menerapkan SEO blog dengan baik, agar blog anda bisa muncul di peringkat pertama hasil pencarian Google, agar jumlah trafik meningkat.

Mozaik V:  Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam menerapkan SEO di blog

Ada juga kesalahan-kesalahan yang lain yang dilakukan oleh blogger saat membuat artikel di blog sehingga mereka tidak pernah meraih peringkat yang bagus di mesin pencari. Berikut beberapa diantaranya:

1. Target kata kunci yang keliru

Yang paling pertama dan utama adalah kebiasaan dalam menargetkan kata kunci yang salah. Untuk diketahui, faktor utama dari SEO yang harus dipahami adalah bagaimana melakukan riset kata kunci dan menargetkannya dalam artikel.

Dengan target kata kunci yang benar, maka peluang untuk tampil di halaman pertama pencarian Google makin besar.

Yang berarti, banyak blogger yang mengabaikan referensi keyword ini, akibatnya, blog yang ia bangun dan kelola hanya berjalan ditempat.

Ironisnya, waktu yang digunakan untuk blogging terbuang percuma. Tentu anda tidak mau hal ini terjadi kan?

Target kata kunci yang salah ini terdiri dari beberapa poin, yakni:

  • Menargetkan keyword dengan tingkat persaingannya tinggi [kompetitif]
  • Menargetkan keyword pada satu suku kata saja
  • Menargetkan keyword dengan jumlah kunjungan bulanan 0
  • Menargetkan keyword komersial [seperti jual ini, jual itu dan lain sebagainya] padahal isi artikelnya bukan soal produk yang mau dijual
  • Keyword yang ditargetkan adalah brand
  • Dan lain sebagainya

Sementara, ada beberapa kriteria yang bisa dijadikan dasar untuk menyebut kalau target kata kunci yang digunakan itu sudah tepat. Kriteria tersebut antara lain:

  • Keyword tingkat persaingannya Rendah dan Sedang
  • Menargetkan kata kunci yang terdiri dari 3 atau lebih suku kata
  • Fokus pada keyword yang menjawab pertanyaan
  • Tidak menargetkan keyword brand kecuali untuk bisnis
  • Menerapkan long tail Keyword [Kata kunci ekor panjang]
  • Dan seterusnya

Singkatnya, kriteria ini berusaha memberi tahu anda bahwa agar menargetkan kata-kata tertentu yang mungkin akan digunakan oleh pengguna di Search engine.

Kata-kata tersebut bisa melibatkan kata-kata sehari-hari, atau untuk bisnis, bisa menggunakan kata-kata beli untuk produk tertentu.

Juga, saat ini banyak tersedia tools yang bisa membantu anda untuk riset keyword agar target kata kunci lebih terarah dan tepat seperti Google Adwords Keyword Planner, MOZ Keyword Explorer dan juga Google Trends.

Alat tersebut juga bisa digunakan dengan gratis dan dapat digunakan untuk mengetahui volume pencarian pada setiap keyword yang ditargetkan.

2. Tidak mengoptimalkan title tag dan meta tag

Pada poin ini, hendak diberi tahu untuk menggunakan title tag dan meta tag yang sama dengan keyword yang ditargetkan tadi.

Meski perlu juga diketahui, mengoptimalkan kata kunci sebenarnya melampaui strategi mengoptimalkan tautan dan kata kunci konten.

Yang berarti, anda juga harus mengoptimasi SEO On-Page. Untuk optimasi SEO on page, maka anda harus mengoptimalkan beberapa hal, antara lain:

  • Title dan alt tag gambar
  • Tag H1 – H6 untuk WordPress dan Heading, Subheading serta minor heading di Blogger
  • Tautan artikel
  • Kepadatan kata kunci
  • Dan sebagainya

Apabila anda mengisi elemen-elemen diatas dengan benar, bisa membantu mendongkrak blog anda untuk memperoleh peringkat yang lebih baik di search engine.

Semua hal diatas sebenarnya adalah metadata blog yang akan diakumulasi menjadi nilai setelah artikel tersebut di crawl oleh Google.

3. Kurang memperhatikan struktur situs

Selanjutnya adalah struktur situs web. Tentu anda sudah tahu kalau saat ini pencarian lebih banyak terjadi menggunakan telepon genggam kan?

Oleh karena itu, banyak developer yang berusaha membuat blog dengan dua tampilan yakni versi desktop dan juga versi mobile.

Setiap tampilan ini mempengaruhi kemampuan SEO blog secara langsung. Karena, ada integrasi yang terjadi antara blog, struktur dan juga Google itu sendiri.

Sayangnya, masih banyak blogger yang tidak memperhatikan hal ini. Begitu juga soal developer yang tidak mengoptimalkan struktur blog yang SEO friendly.

Sebagai contoh, banyak blogger yang masih menggunakan template gratisan. Sementara, banyak developer yang hanya melibatkan struktur sederhana tanpa pengoptimalan mesin telusur di dua perangkat diatas.

Umumnya, ada beberapa poin utama soal struktur blog yang SEO Friendly. Diantaranya:

  • Mendukung dua versi tampilan yakni mobile dan desktop
  • Tidak ada link kredit tersembunyi
  • Dukungan atau support dari developer
  • Kompatibilitas dengan semua jenis browser dan device
  • Dan lain sebagainya

4. Situs punya banyak broken link

Setiap url atau link yang diubah dengan isi yang sama secara langsung harus dialihkan. Di WordPress, pengalihan ini terjadi secara otomatis. Hal sebaliknya terjadi di Blogger.

Oleh karena itu, apabila ada link yang diubah, maka harus dialihkan secara manual. Terkadang, pengalihan ini justru mendatangkan masalah lain.

Sementara, dari sisi search engine, pengalihan tersebut dianggap sebagai halaman baru tanpa riwayat peringkat. Hal ini berlaku juga apabila pengalihan 301 dan 302.

Pengalihan 301 secara permanen akan mentransfer otoritas halaman lama ke yang baru. Sementara untuk 302 dianggap sebagai halaman sementara yang berisikan sinyal bahwa konten yang ada sudah dipindahkan dan akan dikembalikan ke lokasi asalnya.

Sementara, apabila ada kode 404 di halaman blog anda, sebaiknya segera atasi dengan cara melakukan pengalihan atau menghapusnya secara permanen.

Jadi, jangan heran apabila anda sering mengubah link tersebut dengan konten yang sama justru menurunkan jumlah kunjungan ke blog.

5. Artikelnya enggak fokus

Intinya SEO sangat penting dalam sebuah konten. Tanpa konten juga, SEO tidak akan berguna. Dengan kata lain, Google bisa saja memprioritaskan konten yang disajikan secara lengkap.

Dan tidak memprioritaskan konten yang setengah-setengah atau menahan informasi. Oleh karena itu, usahakan untuk membuat postingan yang berkualitas tinggi.

Juga manfaatkan peluang untuk memperoleh trafik lain demi meningkatkan popularitas blog. Ada banyak sumber trafik blog saat ini, antara lain:

  • Sindikasi artikel seperti link yang didapatkan dari viva blog
  • Email subscribe atau pengunjung yang datang 
  • Dirrect trafik
  • Organic Trafik
  • Media sosial trafic
  • Dan lain sebagainya

Manfaatkan semua peluang trafik diatas dengan baik. Karena bisa mendukung popularitas blog atau situs web anda di mesin telusur.

Mozaik VI: Komponen SEO

Saya memandangnya begini, kesalahan penerapan SEO bukan karena enggak tahu cara membuat artikel yang SEO.

Bukan, tapi enggak mengerti komponen-komponen yang ada didalamnya. Berikut ada beberapa contoh komponen SEO, diantaranya:

1. Mengetahui cara kerja mesin pencari

Pada poin pertama yang ingin saya bahas adalah soal cara kerja mesin pencari. Poin pertama ini sangat penting sebagai pengantar untuk belajar SEO.

Ada tiga hal yang perlu anda ketahui tentang cara kerja mesin pencari ini, diantaranya:

  • Mesin pencari seperti Google perlu tahu tentang isi blog anda. Kata tahu ini memiliki arti bahwa blog anda harus bisa di indeks oleh mesin telusur. Yang berarti, mesin pencari harus bisa bisa menemukan konten yang ada di blog anda. Agar mesin pencari dapat menemukan konten tersebut, maka anda perlu mendaftarkannya. Untuk Google anda bisa mendaftarkan ke Search console, untuk Bing dan Yahoo silahkan daftar ke Bing Webmaster Tools dan untuk mesin pencari lain silahkan disesuaikan saja.
  • Mesin pencari akan memindai setiap isi konten di blog anda. Agar mesin pencari dapat memindai konten, maka anda harus mengizinkan mesin pencari melakukan crawling dan proses ini tidak boleh di batasi. Model crwaling biasanya diatur pada robots.txt. Agar tercrwaling, seperti diatas, anda harus mendaftarkan blog anda di mesin telusur.
  • Menambahkan blog anda ke indeks atau basis data. Setelah di lakukan crawling, mesin telusur akan memasukkan hasil pemindaian yang dilakukan ke basis data yang dimiliki. Dari basis data inilah robot search engine akan mengidentifikasi topik blog dan kata kunci yang ditargetkan. Apabila ada kata kunci yang dominan dengan yang dicari pengguna maka blog anda akan ditampilkan di hasil pencarian [search results].

Basis data juga berisikan seluruh informasi mengenai blog anda, termasuk usia, Domain Authority dan Page authority, hingga responsibilitas blog.

Dengan semua data inilah, logaritma mesin pencari akan mempertimbangkan kueri pencarian yang cocok untuk ditampilkan pada keyword yang dianggap relevan.

Kalau hanya di bahas begitu, cara kerja mesin pencari ini tergolong simple, kan? Gak juga. Cara kerja mesin pencari tak semudah yang saya tuliskan diatas.

Karena, bukan hanya blog anda yang di indeks dan ada di basis data. Ada jutaan blog lain, sementara, ratusan diantaranya mungkin memiliki keyword atau kata kunci yang mirip dengan yang anda targetkan.

Sayangnya, ada satu kesalahpahaman yang sering dilakukan oleh blogger. Yakni menganggap bahwa blog mereka punya perspektif yang sama dengan mesin pencari.

Sebenarnya ini adalah hal yang cukup keliru. Karena begini, dari sisi anda, atau pemilik blog, mungkin anda akan melihat blog anda itu sebagai kumpulan warna, teks, grafik, format, kata-kata, tautan, gambar, infografis, video, dan lain sebagainya.

Tapi bagi mesin pencari seperti Google, blog anda hanya terdiri dari dua format saja, yakni teks dan tautan [ada pembaharuan terbaru google, format Gambar dan video sudah ditambahkan namun teks dan tautan tetap dominan].

Kesalahpahaman ini membuat banyak blogger yang berusaha membuat blog yang lebih menarik, indah tak terkira, yang justru lupa akan pengaturan intinya, yakni konten dan tautan.

Akibatnya, setiap elemen yang tidak di render oleh search engine ini tetap tersimpan dan mungkin tidak akan pernah dibaca oleh pengguna.

Jadi, sebaiknya fokus saja dulu pada konten dan tautan. Jangan yang lain. Misalnya, tampilan blog. Karena ini hanyalah poin tambahan saja.

Coba perhatikan dengan seksama search result, sudah? Kalau sudah, maka anda akan melihat beberapa poin seperti:

  • Halaman yang di indeks hanyalah teks. Jadi walaupun artikel dan blog sudah dirancang sedemikian bagusnya, satu-satunya elemen yang terlihat hanyalah teks.
  • Dengan demikian, Google tidak akan melihat semua kelengkapan itu dan hanya mengenali teks, tautan dan judul saja.

Juga, meskipun pada gambar mungkin terdapat kata kunci penting lain, seperti kata kunci semantik, hal itu tetap tidak bisa di lihat oleh search engine di hasil pencarian.

Oleh karena itu, disinilah peran penting pengaturan teknis itu. Bagi para pakar SEO, hal ini disebut optimasi on-site. Optimasi on-site dipengaruhi oleh beberapa elemen, antara lain:

  • Navigasi dan tautan. Mesin pencari seperti Google akan melakukan crawling seperti yang dilakukan oleh manusia. Dengan kata lain, proses crawling dilakukan dengan mengikuti tautan. Perayap search engine menggunakan tautan itu juga untuk menampilkan kepada pengguna, sesudah konten itu di analisis. Namun, mereka tidak dapat melihat gambar. Jadi, mengatur navigasi dan tautan sebaiknya dalam bentuk teks saja.
  • Struktur URL harus sederhana. Sebenarnya, mesin pencari agak tidak suka membaca kata-kata yang panjang, apalagi dengan struktur kalimat yang rumit. Jadi sebaiknya pertahankan agar struktur url tetap sederhana termasuk juga struktur url pada postingan anda sendiri. Lebih bagus lagi kalau url yang digunakan pada postingan sesuai dengan kata kunci yang ditargetkan.
  • Kecepatan halaman. Mesin pencari juga menggunakan data-data latensi atau waktu buka suatu halaman yang diperlukan pengunjung agar bisa masuk ke dalam halaman. Faktor kecepatan halaman juga merujuk pada indikator kualitas. Yang berarti, banyak elemen yang ikut berpengaruh pada kecepatan ini.

Mulai dari widget yang tampil, iklan yang ada, data-data artikel seperti infografis dan video dan struktur situs web atau blog itu sendiri.

Untuk mengukur kecepatan laman blog anda, silahkan gunakan beberapa tools gratis yang tersedia di internet seperti Google Pagespeed Insight, Pingdom dan lain sebagainya.

Saran saya, ya perhatikan dan tingkatkan kecepatan blog anda sekarang juga. Kalau memungkinkan, anda bisa memanfaatkan cache google lewat Accelerated Mobile Pages.

2. Tekstual 

Pada poin kedua ini sebenarnya masih berkaitan dengan poin pertama yang sudah di ulas diatas, hanya saja pembahasannya agak sedikit kontekstual.

Untuk membahas ini, terdapat tiga elemen inti. Elemen tersebut mencakup tautan, file tekstual dan juga konten duplikat. Berikut pembahasannya.

  • Broken link. Google mengikuti link atau tautan, maka jika ada tautan yang rusak atau pengalihan yang juga rusak menuju ke halaman yang sudah tidak ada atau di hapus, akan berdampak pada optimasi on-site ini. Dua jenis tautan ini akan memberikan pengalaman yang buruk bagi pengguna, sekaligus bisa mencegah mesin telusur untuk mengindeks konten anda lebih dalam lagi. Oleh karena itu, sebaiknya anda secara berkala melakukan pengecekan link rusak didalam blog. Link rusak ini bisa link yang mengarah ke dalam blog atau link yang mengarah ke luar. Secara umum, ada tiga tipe broken link yang paling berbahaya di blog, mulai dari internal link, eksternal hingga bad host. Disisi lain, untuk mengecek broken link, anda bisa menggunakan beberapa tools yang tersedia di internet. Untuk hal ini saya sudah mengulasnya pada salah satu artikel saya disini.
  • Sitemap dan robots.txt mungkin sudah tidak asing lagi di telinga anda. Jika anda belum pernah mendengarnya, saya akan ulas sedikit. Sitemap adalah file sederhana yang mencantumkan semua url yang ada di situs web anda. Ingat, semua URL. Mesin pencari akan menggunakan semua url ini untuk mengindentifikasi halaman mana yang boleh dirayapi dan mana yang tidak. Perintah ini biasanya diberikan oleh robots.txt Sementara, robots.txt akan menjadi gerbang bagi perayap google untuk memindai konten anda. Didalam file ini juga terdapat kode yang memberi tahu Google untuk merayapi konten tertentu atau tidak. Misalnya, beberapa blogger tidak mengizinkan google untuk merayapi laman Privacy, Disclaimer dan lain sebagainya. Robots.txt juga mempunyai fungsi yang lebih jauh yakni untuk mempercepat proses perayapan dan pengindeksan konten yang dilakukan search engine.
  • Duplikat konten. Apabila ada suatu halaman atau konten yang sama atau sangat mirip maka akan membingungkan mesin telusur. Karena mesin telusur harus menampilkan konten yang original dalam hasil pencarian. Sebenarnya, konten duplikat tidak memiliki perlakuan khusus di google, seperti misalnya, mendapatkan suspen. Hanya, hasilnya tidak akan di prioritaskan.

Itu juga yang menjadi alasan mengapa banyak blogger yang tidak ingin menampilkan laman seperti Disclaimer karena isinya sama dengan yang ada di blog lain.

Oleh karena itu, mesin pencari menganggap konten duplikat sebagai faktor yang negatif. Oleh karena itu, sebaiknya hindari membuat konten yang duplikat.

Kalau memungkinkan, anda bisa membuat artikel rewrite saja. Kalaupun anda menggunakan kalimat-kalimat tertentu, sebaiknya sertakan sumber.

Oh iya, apabila anda melakukan rewrite artikel, pakai banyak sumber. Minimal 3 sumber, lebih banyak lebih bagus lagi. Usahakan juga, setiap kalimat yang ada tidak sama persis dengan sumber yang ada.

Mozaik VII: Juknis penulisan

Setelah memahami apa itu SEO, fakta dan komponennya, langkah paling terakhir adalah mengetahui teknis penulisan konten yang ramah SEO.

Petunjuk ini secara general digunakan oleh banyak blogger baik dengan bantuan plugin seperti rankMath dan Yoast atau mungkin melakukan secara manual.

Nah berikut disajikan langkah-langkah penulisan artikel yang SEO Friendly:

1. Riset keyword

Bagi saya pribadi, hal paling utama dan pertama yang harus dipelajari oleh anda sebelum menerapkan SEO adalah mengetahui cara riset keyword yang baik dan benar.

Riset keyword itu apa sih? Fungsinya apa? Mengapa harus riset keyword? Riset kata kunci adalah suatu metode pemilahan kata kunci yang mau ditargetkan oleh anda.

Mengapa kata kunci itu harus dipilah? Untuk melihat peluang, kesempatan, kompetisi dan nilai iklan yang diberikan advertiser.

Dengan kata kunci yang tepat, peluang untuk tampil di halaman pertama pencarian Google bakal terbuka lebar.

Sementara, kesempatan untuk mempertahankan peringkat tersebut makin besar, meskipun tidak selamanya.

Disisi lain, kata kunci tersebut bisa menjadi salah satu indikator pendapatan anda, terlebih bagi anda yang pengen menghasilkan uang dari blog lewat AdSense.

Riset keyword juga enggak boleh sembarangan dan serabutan. Artinya, ada mekanisme yang harus dilakukan oleh anda.

Secara umum, ada 4 langkah-langkah riset keyword yang saya terapkan selama ini, diantaranya:

  • Memilih alat riset keyword. Untuk saat ini ada banyak sekali alat yang memungkinkan anda riset keyword seperti Google Trends, Google AdWords [Riset untuk ngiklan sih, tapi bisa juga dipakai], Ubber Suggest [Penggunaannya sudah dibatasi], SEMRUSH dan MOZ [berbayar]. Jika pengen gratis, bisa gunakan milik Google seperti Google Trends dan Related keyword di SERPs
  • Melihat volume kata kunci. Selanjutnya adalah melihat bagaimana volume pencarian kata kunci tersebut di Google apakah trendnya terus meningkat, landai atau mungkin sama saja. Volume juga memungkinkan anda untuk melihat tingkat persaingan kata kunci tersebut. Kalau kata kunci itu populer dan kompetitif, mungkin persaingannya akan sangat berat karena yang targetkan keyword tersebut bukan hanya blogger personal tetapi juga blog korporasi dan media online, si T dan K misalnya.
  • Mencatat keyword yang volume pencariannya tinggi tapi persaingannya rendah. Disini pastikan anda sudah mencatat mana saja keyword yang volumenya tinggi atau cukup tinggi namun persaingannya rendah. Setelah dicatat, silahkan pilah dalam dua bentuk, yakni: panjang keyword dan semantiknya atau kata kunci yang mirip dan bisa ditargetkan secara bersamaan. Sebelum mencatat dan memilah, pastikan terlebih dahulu apakah keyword tersebut sudah sesuai dengan niche blog yang anda angkat.

Sebelum menulis artikelnya, langkah paling terakhir adalah mengetahui jenis keyword yang mau ditargetkan.

Untuk diketahui, keyword atau kata kunci ini ada banyak macamnya, seperti:

  • Kata kunci navigasi [Navigational Keyword] yang adalah kata kunci yang ditujukan untuk sebuah situs atau website lain
  • Kata kunci informasi [Informational Keyword] yang merupakan kata kunci yang fokus utamanya untuk memberikan informasi tertentu, FAQ misalnya
  • Kata kunci investigasi komersial [Commercial Investigation Keyword] adalah kata kunci yang biasanya dicari untuk mengetahui informasi sebuah produk sebelum melakukan pembelian atau transaksi, spesifikasi dan harga suatu produk misalnya
  • Keyword untuk melakukan pembelian [Buying Keyword] adalah keyword yang akan digunakan oleh pengunjung untuk membeli suatu barang, Skincare misalnya
  • Keyword panjang [Long Tail Keyword] adalah satu keyword yang fokus utamanya pada topik yang sangat spesifik dan biasanya terdiri dari 4 kata atau lebih
  • Kata kunci musiman [Keyword Musiman] adalah kata kunci yang dicari pada saat-saat tertentu, ucapan selamat Natal atau tahun baru misalnya
  • Kata kunci yang selalu dicari orang [Evergreen Keyword] adalah konten dengan pencarian yang tinggi dan terus stabil sepanjang tahun
  • Kata kunci lokal [Local Keyword] adalah kata kunci dengan target pada suatu lokasi spesifik biasanya berhubungan dengan bisnis, tempat wisata, penduduk, festival atau unsur demografi lain

Mozaik II: Menulis artikel

Setelah memperoleh keyword yang mau ditargetkan, langkah berikutnya adalah membuat artikel yang berkaitan dengan topik tersebut.

Disinilah proses kreatif anda sebagai blogger dan penulis, tentu saja, akan benar-benar dibutuhkan.

Sebelum menulis, ada baiknya anda sudah siapkan kerangka penulisan mulai dari pendahuluan, isi dan penutup.

Untuk tata cara menulisnya tergantung anda sendiri. Bisa pakai formal, semi formal, non-formal seperti gue elo atau mungkin gaya story telling.

Kalau anda menulis seperti yang sedang saya pakai sekarang ini, semi formal namanya. Karena saya menggunakan kata Anda yang merujuk pada pembaca.

Meski dalam beberapa kalimat saya menggunakan gaya story telling karena menggunakan kata Saya meski tidak terlalu dominan.

Itu sih tergantung anda. Oleh karena itu, pastikan anda benar-benar memahami alur penulisan. Ada tiga alur penulisan di blog, diantaranya:

  • Menulis dulu di MS. Word sebanyak mungkin dan sebisa mungkin. Kalau waktunya mepet, bisa kok tulis berjenjang dalam seminggu.
  • Setelah menulis, silahkan lengkapi tulisan tersebut mulai dari materi-materi seperti infografis, gambar ilustratif dan lain sebagainya
  • Pengeditan kasar dimana anda membaca tulisan anda di Microsoft Word untuk melihat mana kata yang kurang, typo dan lain sebagainya
  • Pengeditan tahap II dimana anda mulai memperhatikan struktur kalimat, sebaran kata dan seterusnya. Pastikan kalau setiap kalimat itu saling terhubung satu dengan yang lain.

Mozaik III: Posting di blog

Setelah tahap pengeditan II selesai, langkah berikutnya adalah memposting artikel tersebut ke Blog. Nah disinilah anda mencoba mengoptimalkan kata kunci yang mau ditargetka.

Ada beberapa cara konvensional yang bisa anda lakukan untuk mengoptimalkan kata kunci artikel, diantaranya:

1. Keyword di Title [judul]

Yang pertama adalah soal judul. Judul adalah elemen krusial yang sangat penting karena disinilah interaksi antara konten anda dan pengunjung pertama kali terjadi.

Di search engine, judul ditampilkan dengan cukup dominan, dengan ukuran font yang lebih besar ketimbang meta deskripsi atau tautan.

Yang berarti, elemen ini perannya sangat sentral dan penting. Sebelum membuat judul, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, antara lain:

  • Keyword. Disini, anda harus tentukan kata-kata tertentu yang bisa menunjukan isi artikel kepada pengunjung. Agar bisa mendapatkan keyword yang bagus, dan sesuai dengan niche yang diangkat, sebaiknya lakukan riset keyword terlebih dahulu.
  • Bagaimana setelah saya mendapatkan terget keyword? Langkah berikutnya adalah menempatkan keyword yang sudah diriset tadi pada judul. Ingat, keyword yang ditargetkan entah yang terdiri dari dua suku kata atau lebih. Misalnya, anda ingin menargetkan keyword tentang makanan tentara, maka sebaiknya anda memasukkan dua kata tersebut di judul artikel blog anda.

Lebih bagus lagi kalau keyword itu ada di kata pertama dan kedua diawal judul. Disini proses kreativitas anda sebagai seorang blogger akan terasah.

Kalau tidak memungkinkan untuk menempatkan kewyord diawal judul, maka silahkan masukan di tengah atau akhir artikel. Yang penting keyword tersebut ada di judul.

Sebagai contoh, jika target keyword anda adalah makanan tentara, maka anda dapat membuat artikel dengan judul: Ternyata Inilah Makanan Tentara Saat Berperang atau Daftar Makanan Tentara saat latihan dan berperang dan lain sebagainya.

2. 100 kata pertama

Banyak pakar SEO yang mengatakan bahwa 100 kata pertama merupakan upaya untuk memancing Google untuk melihat relevansi topik, judul dengan isi artikel, termasuk keyword yang ditargetkan.

Yang berarti, ada kemungkinan postingan itu akan muncul di peringkat pertama Search result untuk kata kunci makanan tentara.

Seperti juga pada judul, anda dapat meletakkan keyword ini awal paragraf pertama, tengah atau diakhir paragraf. Dan usahakan, paragraf pertama itu tidak lebih dari 100 kata.

Sebagai contoh, jika judul artikel adalah Makanan Tentara saat berperang, anda bisa menulis 100 kata pertama sebagai berikut :

Tahukah anda makanan tentara saat mereka berperang? Tak seperti saat latihan mereka bisa makan enak. Tapi saat perang, makanan mereka hanya seadanya saja. Mereka bisa makan makanan dari alam seperti pohon, hewan dan lain sebagainya. (100 kata pertama)

Disisi lain, ada juga blogger yang menempatkan judul di awal paragraf pertama ini. Tujuannya agar si blogger tidak perlu repot lagi memasukkan keyword di dalam paragraf. Cara ini bagi saya cukup efektif untuk pemula, meski sebenarnya tidaklah natural.

Misalnya begini, saat mereka menulis artikel dengan judul Makanan Tentara Saat Berperang maka awal paragraf mereka juga menempatkan kata yang sama seperti judul postingan. Agar tidak bingung, begini contohnya :

Makanan Tentara Saat Berperang (Judul)

Makanan Tentara Saat Berperang – Tahukah anda apa yang dimakan oleh tentara saat berperang? Tak seperti saat latihan mereka bisa makan enak.

Tapi saat perang, makanan mereka hanya seadanya saja. Mereka bisa makan makanan dari alam, seperti pohon, hewan dan lain sebagainya.

Ada juga yang menggunakan metode seperti ini :

Makanan Tentara Saat Berperang (Judul)

Tahukah anda apa yang dimakan oleh tentara saat berperang? Tak seperti saat latihan mereka bisa makan enak. Tapi saat perang, makanan mereka hanya seadanya saja. Mereka bisa makan makanan dari alam, seperti pohon, hewan dan lain sebagainya.

Yang saya diunderline diatas biasanya ditempatkan link internal untuk link postingan itu sendiri. Dulu, banyak banget blogger yang pakai cara ini.

Sampai sekarang, metode ini masih jadi perdebatan di kalangan blogger. Ada yang mengatakan ini gak SEO Friendly ada juga yang mengatakan ini sudah SEO.

Saya sendiri memiliki pandangan bahwa metode ini sah-sah saja. Lagi pula, tidak ada panduan teknis lain yang bisa dipercaya tentang hal ini.

Saya juga sering menggunakan berbagai teknik diatas untuk membantu saya untuk membuat postingan yang SEO friendly, dulunya.

Sekarang keputusan ada ditangan anda. Tapi, sekali lagi, apapun teknik yang anda gunakan, jangan pernah lewatkan poin yang kedua ini.

3. Keyword di subtitle

Menempatkan keyword di subtitle juga sama pentingnya saat anda menempatkan keyword di judul atau 100 kata pertama.

Beberapa waktu lalu, setelah blog ini migrasi ke WordPress, saya kemudian menyadari pentingnya keyword di subheading.

Dengan menempatkan keyword di subheading ini, peluang untuk memperoleh peringkat di google search akan terbuka lebar.

Apa alasannya? Sederhana. Ini untuk membantu Google merayapi kategori dan fokus artikel tersebut. Dengan kata lain, data-data ini akan membantu meningkatkan perolehan peringkat.

Salah satu blog yang sering saya lihat menerapkan teknik ini adalah blognya mastimon. Lihat gambar dibawah ini:

belajar SEO

Oleh karena itu, sebaiknya lakukan re-evaluasi postingan anda sebelumnya. Apakah keyword ada di subtitle atau tidak.

Apabila anda sedang membuat artikel atau postingan baru, perhatikan juga penempatan subtitle ini. Anda bisa tiru cara penempatannya pada gambar diatas.

Subtitle sendiri adalah subjudul artikel atau postingan yang ada di blog. Ada berapa banyak subtitle di blog?

Untuk WordPress ada sekitar 6 subtitle sementara di Blogspot/Blogger hanya terdiri dari 4 subtitle seperti Heading, Subheading, minor heading dan normal.

Subjudul juga digunakan sebagai penanda postingan. Untuk lebih mudah memahami penempatan subjudul ini, berikut contohnya.

Makanan Tentara Saat Berperang (Judul)

Makanan Tentara Saat Berperang – Tahukah anda makanan tentara saat mereka berperang? Tak seperti saat latihan mereka bisa makan enak. Tapi saat perang, makanan mereka hanya seadanya saja. Mereka bisa makan makanan dari alam, seperti pohon, hewan dan lain sebagainya. (100 kata pertama)

Makanan Tentara Saat Latihan

(artikel anda dst
)

Sub judul juga biasanya terdiri lebih dari 1. Gunakan juga dengan terstruktur. Maksudnya adalah, semakin panjang artikel, semakin banyak subjudul. Semakin ke bawah, subjudulnya juga semakin kecil.

Jadi misalnya untuk keyword makanan tentara tadi, apabila ada sub judul seperti makanan tentara saat latihan, saat perang gerilya dan lain sebagainya gunakan tag yang berbeda.

Untuk lebih jelas, apabila anda menggunakan WordPress, anda bisa lihat penyebaran subtitlenya dibawah ini:

  • Titile adalah Judul Artikel
  • H1 adalah Sub Judul Artikel paling pertama, H2 adalah sub judul artikel kedua, H3 adalah sub judul artikel ketiga, H4 adalah sub judul artikel keempat, H5 adalah Sub Judul artikel ke lima, H6 adalah sub judul artikel keenampanduan dasar membuat artikel blog yang Seo friendly

Sementara, apabila anda menggunakan Blogger, maka penyebaran subtitlenya hanya terdiri dari tiga jenis saja, yakni:

  • Title adalah judul artikel blog
  • H1 adalah heading, H2 adalah subheading, H3 adalah minor headingpanduan dasar membuat artikel blog yang Seo friendly

Untuk lebih memahami, silahkan lihat contoh [khusus WordPRess] penyebaran subjudul dibawah:

  • Makanan Tentara Saat Berperang (Titile)
  • Artikel anda..
  • Makanan Tentara Saat Di Medan Berbatu (H1)
  • Artikel anda..
  • Makanan Tentara saat di pegunungan (H2)
  • Artikel anda..
  • Makanan tentara saat mereka sedang bertempur (H3)
  • Artikel anda..
  • Makanan tentara saat sedang di Parit (H4)
  • Artikel anda..
  • Kacang Ijo sebagai makanan paling di Sukai Tentara (H5)
  • Artikel anda..
  • Ransum membantu tentara untuk bisa tahan lapar (H6)
  • Penutup
  • (Kesimpulan dari artikel anda, berupa ringkasan)

Jujur, karena alasan template, di blog yang saya gunakan ini pada subtitle H1 saya ganti dengan H2 agar tidak kelihatan terlalu besar karena ukuran H1 yang hampir sama dengan judul.

Untuk hal ini, silahkan sesuaikan saja. Anda bisa menggunakan metode yang sama seperti yang saya terapkan tetapi usahakan postingan anda itu punya subjudul.

4. Keyword di Bold, Italic dan Underline [Untuk sekarang sudah tidak ngaruh sih tapi masih bisa dicoba 😀 ]

Ini juga penting untuk diterapkan di dalam postingan blog. Mesin pencari seperti Google dan Bing dapat membaca kata-kata yang di Bold, Italic dan Underline.

Terkadang juga, ada blogger yang menggunakan metode ini untuk menekankan keyword yang ditargetkan. Meski saya sendiri tidak menggunakan teknik ini.

Dalam penerapannya, penggunaan model huruf BIU ini adalah sebagai berikut,

Makanan Tentara Saat Berperang (Judul)

Tahukah anda makanan tentara saat mereka berperang? Tak seperti saat latihan mereka bisa makan enak. Tapi saat perang, makanan mereka hanya seadanya saja. Mereka bisa makan makanan dari alam, seperti pohon, hewan dan lain sebagainya. (100 kata pertama)

Makanan Tentara Saat Latihan

Tentara juga perlu makan, mereka juga manusia. Toh, apa yang mereka makan memang bertujuan untuk menjaga produktivitas tubuh dan kesehatan mereka.

Sebagai tentara, mereka di tuntut untuk tetap mobile dan terus aktif, apalagi saat perang. Lalu, apa makanan tentara yang biasa di konsumsi saat latihan, biasanya tergantung medannya.

Oh iya, sebaiknya gunakan BiU ini secara terbatas untuk alasan kenyamanan. Saran saya, gunakan sekali saja untuk tiap postingan.

5. Keyword muncul di akhir paragraf

Jika di awal paragraf muncul keyword maka terapkan hal yang sama di paragraf terakhir postingan. Mengapa harus tempatkan keyword di akhir paragraf?

Logika sederhananya seperti saat anda berada rumah. Didalam rumah ada pintu depan dan pintu belakang. Keyword juga begitu.

Jadi, logika yang sama juga diterapkan oleh Google untuk melihat fokus keyword artikel tersebut. Apakah sesuai dengan paragraf sebelumnya atau tidak.

Karena terkadang ada artikel-artikel yang cenderung OoT [out of topic]. Makin kesana, pembahasannya makin melebar. Substansi artikelnya juga demikian.

Sehingga, pembaca seolah diarahkan pada sesuatu yang sebenarnya tidak substansional. Dan terkadang, model OoT ini dapat dilihat pada postingan yang bertele-tele.

Untuk lebih paham, saya berikan analogi singkat. Analoginya masih sama seperti saat anda berada didalam rumah atau saat anda masuk ke rumah orang seperti rumah mantan teman.

Sebelum masuk anda biasanya akan melewati pagar, halaman, beranda atau pentras rumah, masuk dari pintu depan, melihat isi didalam rumah, apa-apa saja, siapa saja yang ada didalam rumah, ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur, WC dan pintu belakang.

Begitu juga dalam artikel di dalam blog. Karena itu, terkadang artikel yang membahas sesuatu dengan lengkap lebih cenderung muncul di halaman pertama Google.

Misalnya, anda menulis postingan tentang makanan tentara. Dalam postingan itu juga anda tidak hanya fokus pada makanan, tetapi juga pada manfaat, kandungannya, dan lain sebagainya.

Dan semua itu harus berjalan natural dan tidak terkesan dibuat-buat. Kira-kira begitu maksud dari poin ini.

6. Usahakan artikel punya link referensi

Untuk poin ke enam ini, ada beberapa hal yang harus saya tekankan. Link bisa berarti link internal artikel dan link yang mengarah ke blog lain.

Pada link yang mengarah ke artikel lain, saya menyebutnya sebagai link referensi. Referensi ini sangat penting bagi artikel.

Ibaratnya seperti saat anda membuat makalah, anda harus memasukkan daftar pustaka disana. Referensi pendukung itu penting, apalagi untuk postingan blog.

Oh iya, link referensi ini juga terdiri dari dua bentuk. Pertama, link do-follow dan yang kedua adalah link no-follow. Dua jenis link ini sama-sama berguna untuk blog.

Agar lebih paham tentang link ini, saya membaginya menjadi dua elemen utama, antara lain:

a. Link ke artikel lain didalam blog anda

Disini anda dapat menempatkan 2 sampai 5 link menuju artikel anda yang lain. Ini bertujuan untuk memetakan postingan, sebagai faktor pendukung niche dan untuk menunjukan postingan-postingan anda sebelumnya.

Saya menyebutnya sebagai pemetaan postingan. Karena, menurut saya pribadi, postingan blog itu ibarat jaring laba-laba yang semuanya saling terhubung.

Dan ini jadi faktor tambahan untuk menilai relevansi topik, kategori artikel dan niche blog. Apalagi, jika semua link itu mengarah ke artikel lain dengan informasi yang berbeda.

Model link ini sebenarnya termasuk pada strategi SEO on-page. Sifatnya juga harus natural dan tidak boleh terkesan memaksakan.

Anda bisa menempatkan link ini dalam bentuk kata per kata seperti ini, atau untuk meningkatkan efisiensi klik anda bisa membuat tulisan Baca Juga entah secara manual atau menggunakan widget.

b. Link ke luar

Ini yang saya sebut diatas sebagai referensi atau pustaka. Validitas dan kepercayaan Google terhadap link referensi itu juga akan dilihat.

Apakah sesuai dengan niche anda atau justru untuk mempromosikan blog orang lain. Untuk tujuan promosi blog lewat link, dapat berdampak pada posisi blog di search engine.

Karena itu, usahakan referensi konten anda itu terlihat natural dan tidak dibuat-buat. Anda bisa menempatkan dibagian bawah artikel atau menautkannya langsung pada kata dalam postingan.

Tidak perlu takut untuk menempatkan link blog orang lain sebagai referensi konten. Karena ini dianggap wajar oleh Google, asalkan tujuannya sebagai referensi dan bukan promosi.

Selain itu, ada kemungkinan pemilik blog akan menautkan kembali blog anda, sebagai ucapan terima kasih. Saya sendiri pernah punya pengalaman soal ini.

7. Kata kunci ada di deskripsi meta

Deskripsi blog adalah salah satu faktor tambahan perolehan peringkat blog di search engine. Jika blog anda mengangkat niche makanan tentara, maka keyword tersebut harus muncul di deskripsi meta. Sebagai contoh anda bisa lihat meta deskripsi blog ini pada gambar dibawah.

panduan membuat artikel yang seo friendly

Sebenarnya, link meta deskripsi ini sudah saya ulas secara singkat pada poin kedua diatas. Kalau anda mengunakan WordPress dan menggunakan plugin Yoast SEO, anda wajib memasukkan link meta ini. Link meta ini juga yang akan muncul di search result Google tepat dibawah tautan blog.

8. Keyword ada di URL postingan

Url adalah kumpulan tautan yang mengarah ke blog. Tautan ini bisa panjang bisa juga pendek, dengan model yang berbeda-beda.

Namun kebanyakan URL memiliki standar yang sama, yakni dilengkapi dengan protokol hypertext [http/https], kelompok dokumen koneksi [www], domain blog, tanggal, kategori dan judul postingan blog. Untuk lebih paham, lihat gambar dibawah ini.

keyword ada di postingan blog

Apa sih pentingnya keyword di URL postingan blog? Sangat penting. Karena tanpa URL ini blog anda tidak akan bisa diindeks oleh google dan tidak akan dibaca oleh orang lain.

URL ini wajib ada dan secara default menggunakan judul blog sebagai url defaultnya. Namun terkadang, url ini terlalu panjang.

Oleh karena itu, saran saya, pakai saja keyword yang ditargetkan tadi sebagai url postingan blog. Sebagai contoh, apabila anda masih menargetkan keyword makanan tentara, maka urlnya bisa seperti ini:

  • URL blogspot: https://www. bloganda.com/2019/ 08/makanan- tentara.html
  • URL Wordpres : https://www.bloganda.com/ makanan-tentara/

Yang diberi underline itulah keyword yang ditargetkan. Meskipun anda tidak gunakan metode ini, tapi usahakan agar keyword tetap muncul di url postingan blog.

9. Keyword density

Keyword density atau kepadatan kata kunci adalah tingkat fokus kata-kata atau frasa tertentu didalam postingan blog.

Kepadatan kata kunci ini berkaitan dengan relevansi artikel dengan keyword yang ditargetkan, dan harus berimbang dengan panjang artikel.

Jadi, semakin panjang artikel, fokus keywordnya semakin banyak. Begitu juga saat anda membuat artikel pendek, fokus keywordnya lebih sedikit.

Rata-rata postingan yang terdiri dari 500 karakter keyword densitynya bisa 3 atau 4 dan tak boleh lebih dari itu.

Kalau anda menggunakan WordPress fokus keyword ini dapat dengan mudah diketahui. Dari sini anda bisa tahu berapa banyak keyword yang dibutuhkan untuk postingan tersebut.

panduan membuat artikel yang seo friendly

Sebagai contoh, artikel ini terdiri dari 3500 karakter sekian. Maka Yoast menyarankan agar keyword densitynya harus 15.

Mengapa harus 15? Ya itu tadi, untuk menunjukan tingkat fokus artikel ini pada keyword yang mau ditargetkan.

Tapi perhatikan juga penempatan keyword densitynya agar natural dan tidak terkesan memaksakan. Alasannya apa? Agar pengunjung nyaman dengan tulisan anda.

10. Baca postingan dari sudut pandang pembaca

Apabila semua langkah diatas sudah selesai, langkah paling terakhir adalah membaca postingan tersebut dari sisi pengguna.

Disini sebaiknya baca baik-baik postingan tersebut dengan teliti sehingga anda bisa tahu mana yang masih kurang, mana yang perlu ditambahkan dan lain sebagainya.

Kalau sudah pas, langkah paling terakhir adalah klik Publish atau posting artikel tersebut di blog.

Setelah di posting, apakah tugas saya sudah selesai? Sudah pasti belum. Ada tugas lain yang harus anda lakukan. Tugas tersebut akan saya bahas di poin berikutnya.

Mozaik VIII: Melihat perkembangan postingan

Selanjutnya adalah melihat perkembangan postingan tersebut dalam sebulan. Apakah berkembang atau justru sebaliknya.

Jika tidak ada perkembangan, berarti anda bisa masuk ke tahap optimasi berikutnya yakni memberikan backlink untuk postingan tersebut.

1. Bangun backlink untuk postingan tersebut

Kalau semua poin tadi fokus pada model pengoptimalan SEO on page, pada poin ini akan lebih fokus pada SEO off page, yakni bagaimana mengoptimalkan konten dari luar halaman.

Salah satu cara yang paling populer adalah dengan mencari backlink. Google hingga saat ini masih menggunakan backlink sebagai faktor peringkat.

Disisi lain, banyak pakar SEO yang mengatakan kalau SEO off page lebih penting karena presentase perolehan peringkatnya adalah 75%.

Oleh karena itu, sedapat mungkin untuk membuat artikel yang berkualitas tinggi. Konten ini pada akhirnya bisa membuat blog anda populer, yang juga memungkinkan artikel tersebut bisa dijadikan referensi oleh blog lain.

Penautan sebagai referensi ini yang saya sebut sebagai backlink berkualitas. Memang sih, ada banyak cara memperoleh backlink, seperti membelinya, menjadi guest post atau memintanya langsung kepada pemilik blog.

Poin kunci dari backlink yang natural adalah memperoleh backlink secara natural dari blog lain. Lebih bagus lagi kalau backlink yang natural itu datang dari blog yang setopik dengan blog anda, serta sudah punya DA dan PA yang lebih tinggi.

Jadi jangan sembarang cari backlink. Apalagi backlink yang didapatkan itu datang dari situs-situs J*di, P*rnografi dan lain sebagainya.

Jika ada segera hapus dengan cara memanfaatkan fitur disavow Google Search Console.

Saran saya pribadi, bangun terlebih dahulu blog anda. Jangan fokus ke backlink. Apalagi jika berusaha mencari backlink padahal blog baru berumur 1 minggu.

Sah-sah saja anda membeli jasa backlink dari orang lain, misalnya dari blogger lain. Tapi sebaiknya hindari cara-cara ini.

Alasannya sederhana, karena backlink yang dibeli biasanya tidak berkualitas. Karena itu, carilah backlink dengan cara-cara yang normal, seperti menjadi guest post di blog orang lain.

2. Share ke media sosial

Membagikan postingan ke media sosial adalah salah satu cara untuk meningkatkan rating postingan di mesin pencari.

Mengapa begitu? Karena artikel yang banyak di baca di media sosial jadi social signal buat Google agar memberikan peringkat yang lebih baik khusus untuk postingan tersebut.

Peringkat yang lebih baik disini tidak secara otomatis akan muncul di halaman pertama. Enggak begitu. Tapi ada kemungkinan mengarah ke sana.

3. Optimasi lanjutan

Dalam optimasi lanjutan ini anda bisa mencoba beberapa cara yang umum dilakukan untuk mendapat pengunjung sekaligus agar bisa meraih peringkat yang lebih baik, diantaranya:

  • Melengkapi artikel tersebut secara berkala, minimal 3 bulan sekali maksimal 1 tahun sekali. Tujuannya untuk menyesuaikan dengan perkembangan logaritma di mesin pencari
  • Menjangkau audiens yang lebih banyak dengan ikut program share artikel seperti di Viva.co,id [untuk cara ikutnya baca disini] dan Google News [cara daftarnya disini] atau mungkin buat channel Youtube untuk menggaet pembaca dari sana
  • Optimalkan kecepatan situs mulai dari penggunaan widget, plugin, gambar dan lain sebagainya. Usahakan situs anda diakses lebih cepat dari pesaing anda. Kalau perlu gunakan AMP yang katanya jadi salah satu faktor yang menentukan perolehan peringkat di mesin pencari saat ini.

Cara mengetahui apakah SEO yang diterapkan di blog berhasil

Lantas, bagaimana cara mengetahui kalau metode SEO yang saya terapkan di blog sudah berhasil?

Untuk menjawab semua pertanyaan ini, dibutuhkan suatu penelitian. Namun, ada beberapa langkah mudah yang bisa anda lakukan untuk melihat apakah SEO yang diterapkan di blog itu berhasil atau tidak.

Sebenarnya juga, ada banyak sekali tools yang memungkinkan anda untuk memantau dan melacak SEO yang diterapkan di blog.

Namun, untuk memantau dan melacak hasil SEO blog secara manual, anda harus melakukan beberapa pengaturan teknis seperti melihat posisi kueri di Search Console hingga memantau perkembangan trafik organik.

Perlu juga diketahui, SEO mempengaruhi kualitas konten, termasuk juga page rank, Domain Authority [DA] dan Page Authority [PA] blog.

Yang berarti, semakin bagus kualitas SEO blog, semakin besar peluang untuk memperoleh peringkat yang lebih baik di Search Engine.

Lalu bagaimana cara melihat apakah SEO yang diterapkan di blog benar-benar berhasil? Ada beberapa caranya. Pasti penasaran kan? Berikut daftarnya untuk anda :

1. Pertumbuhan traffik

Apabila ada peningkatan pertumbuhan lalu lintas organik dalam kurun waktu beberapa bulan, ada kemungkinan SEO yang diterapkan di Blog berhasil.

Lalu lintas organik adalah lalu lintas yang datang dari Search Engine seperti Google, Bing atau Yahoo. Dan bukan lalu lintas yang datang dari media Sosial seperti Facebook, Twitter, dan lain sebagainya.

Memang sih, pertumbuhan lalu lintas organik sangat lambat. Bahkan, dalam waktu setahun pertama mungkin presentasinya hanya berkisar 5-10% saja.

Keadaan ini adalah sesuatu yang normal dan wajar. Karena, usia menentukan tingkat kepercayaan Google pada artikel yang ada di blog anda.

2. Peringkat kata kunci

Pada dasarnya, untuk memahami peringkat kata kunci, maka akan dibagi menjadi dua istilah utama yakni kata kunci bermerk dan tidak bermerk.

Dua kata kunci ini pada penerapannya berbeda. Misalnya, ada kata kunci yang memang anda targetkan untuk muncul diperingkat pertama Google. Kata kunci tersebut dikenal sebagai kata kunci bermerk.

Sehingga, anda berusaha semaksimal mungkin membuat artikel yang SEO, berkualitas tinggi, dan panjang. Anda juga membahas topik tersebut dari A-Z.

Patut diketahui, peringkat kata kunci sangat berpengaruh dalam hal SEO. Oleh karena itu, apabila anda ingin menargetkan kata kunci, targetkanlah yang persaingannya rendah dan tidak umum.

Juga, sebaiknya targetkan kata kunci yang terdiri dari beberapa suku kata. Misalnya, 3-5 suku kata. Agar peluang untuk tampil di mesin telusur terbuka lebar.

Ingat juga, peringkat kata kunci biasanya berkaitan erat dengan konten, umur blog dan tingkat persaingan untuk keyword tersebut.

3. Konversi

Maksudnya gimana ya? Konversi adalah pendapatan yang anda peroleh dari periklanan seperti Google AdSense.

Coba lihat presentasi penghasilan anda dari bulan ke bulan. Kalau meningkat berarti strategi anda bisa disebut berhasil. Namun kalau masih berjalan di tempat, coba lakukan evaluasi.

Konversi atau pendapatan juga terikat dengan trafik atau lalu lintas. Pendapatan yang lebih tinggi berasal dari trafik organik. Yang berarti, semakin besar trafik organik yang didapatkan, semakin tinggi penghasilan anda.

Oleh karena itu, selalu lakukan evaluasi. Misalnya, trafik organik yang didapat dan jumlah konversi. Apabila ada penurunan yang terjadi secara drastis, kemungkinan ada yang salah.

4. Waktu rata-rata halaman [bouncing rate]

Banyak blogger yang tidak menganggap hal ini penting. Meski sebenarnya, bouncing rate bisa menentukan kualitas artikel dan halaman blog.

Bouncing rate adalah sebuah istilah untuk mengukur berapa waktu rata-rata pengunjung berada di halaman blog. Semakin lama pengunjung berada di blog, semakin tinggi juga bouncing ratenya.

Untuk melihat besaran bouncing rate sebuah blog, anda bisa menggunakan Google Analytics. Alat evaluator gratis milik Google ini juga punya banyak manfaat selain untuk mengukur jumlah bouncing rate.

Jadi misalnya, anda membuat konten yang panjang dan menarik. Dan apabila pengguna menghabiskan waktu di halaman tersebut hingga 2 menit, sementara kunjungan pada artikel tersebut sudah mencapai 50k berarti sudah 100k menit pengunjung berada di blog.

Itu belum ditambah lagi dengan bouncing rate halaman yang lain. Jadi, semakin lama pengunjung berada di blog anda menjadi sinyal bagi Google bahwa artikel yang anda buat berkualitas.

Yang berarti, Google akan memberikan penilaian yang lebih pada blog dan artikel anda. Yang mungkin bisa membuat blog dan artikel anda itu muncul di halaman pertama pencarian Google.

5. Top landing artikel

Artikel top landing sebenarnya cukup penting bagi sebuah blog. Secara umum, top landing artikel dianggap sebagai artikel andalan di blog anda.

Top landing artikel juga membuat halaman blog menjadi lebih atraktif dan bisa meningkatkan lalu lintas organik secara langsung.

Disisi lain, artikel andalan ini bertujuan untuk memancing Google untuk memberi peringkat yang lebih tinggi untuk konten tersebut.

Karena dianggap sebagai konten kunci bagi blog, yang akan menjurus pada segala sesuatu yang anda bahas di blog.

6. Jumlah halaman yang di indeks

Nah ini juga berpengaruh. Jadi semakin banyak artikel dan laman yang diindeks oleh Google, semakin besar juga kualitas SEO yang ada di blog. Untuk melihat jumlah laman yang diindeks, anda boleh menggunakan Google Search Console.

Oleh karena itu, rajin-rajinlah membuat artikel di blog. Tetapi, usahakan artikel tersebut merupakan artikel yang berkualitas tinggi dan bukan artikel sembarangan saja.

7. Pertumbuhan tautan (termasuk tautan yang baru dan hilang)

Pertumbuhan tautan adalah hal penting selanjutnya untuk mengukur dan melacak SEO yang diterapkan di blog. Pada tahap terakhir ini, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan. Antara lain:

  • Tautan rusak atau broken link adalah tautan yang mati yang mengarah ke dalam atau ke luar artikel. Jika terdapat tautan seperti ini, sebaiknya segera atasi. Tautan rusak ini terbagi menjadi dua bagian utama seperti Internal Broken Link dan Eksternal Broken Link
  • Bad Host yang merupakan tautan yang dapat diakses alias tidak rusak. Namun, prosesnya sangat lambat. Hal ini bisa disebabkan oleh loading blog yang sangat lambat. Ada beberapa penyebab badhost yang lambat, misalnya Hosting berkualitas rendah, Letak geografis hosting yang jauh dan pemilik blog tidak menggunakan CDN, Update hosting dan DDoS Protection untuk website

Jika ada tautan rusak atau badhost yang ditemukan di blog, sebaiknya segera atasi. Oh iya, untuk DDoS protection ini tidak perlu di ganti.

Karena fungsinya sangat penting bagi sebuah blog. Salah satunya adalah bisa mengatasi serangan hacker dan juga jingling.

Penutup

Salah satu poin penting yang harus dipelajari oleh setiap orang jika ingin terjun ke dunia blogging adalah adalah SEO.

Hanya saja, SEO itu adalah rahasia Google yang tidak diketahui oleh siapapun kecuali mereka. Dan cara diatas hanyalah metode paling umum yang banyak dilakukan pakar SEO untuk mengatahui bagaimana mendapatkan peringkat yang lebih baik.

Artinya, apa yang saya sampaikan diatas tidak mutlak akan membuat postingan anda duduk diperingkat pertama secara instan.

Sebab ada banyak faktor yang menentukan apakah pengoptimalan konten yang anda lakukan sudah berhasil atau tidak.

Demikian artikel tentang Panduan belajar SEO dalam 30 menit. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *