Alam Adalah: Pengertian, Bagian dan Keterkaitan Dengan Manusia

16 min read

alam adalah

Dalam pengertian awam, alam adalah lingkungan yang menjadi tempat tinggal semua mahluk hidup di bumi.

Meski definisi alam jauh lebih kompleks dari pengertian di atas. Karena alam mencakup segala hal dan segala sesuatu yang ada di bumi dan diluar bumi.

Di artikel kali ini saya hendak mengulas pengertian alam sekitar baik yang bisa diamati secara inderawi atau tidak.

Pengertian alam adalah

Alam berasal dari bahasa Latin, Natura dari asal kata natus dan dari istilah nasci yang berarti dilahirkan ulang.

Dalam pengertian yang lebih luas, alam kemudian dibagi menjadi tiga bagian utama, yakni:

  • Dunia alam
  • Dunia fisik
  • Dan dunia material

Alam pada dasarnya mengacu pada fenomena dunia fisik dan juga kehidupan secara umum. Termasuk dalam skala subatomik hingga kosmik.

Dengan demikian, istilah alam merujuk pada tumbuhan dan hewan yang hidup dan berkembang biak, termasuk juga proses geologi, cuaca, dan juga fenomena fisika seperti materi atau energi.

Beberapa ahli mengatakan bahwa alam mengacu pada lingkungan alami yang ada di bumi termasuk:

  • Padang gurun
  • Hewan liar
  • Batu
  • Hutan
  • Pantai
  • Dan area umum lainnya yang belum diubah secara langsung oleh manusia
  • Atau suatu keadaan yang mampu bertahan meski sudah ada campur tangan manusia didalamnya

Objek yang sudah diproduksi tidak dianggap lagi sebagai bagian dari alam, kecuali memenuhi beberapa syarat seperti:

  • Sifat manusia
  • Dan atau keseluruhan alam yang sifatnya tradisional

Sifat alam dalam konsep tradisional dilihat dari perbedaan antar elemen alami dan buatan manusia dari kesadarannya secara otentik.

Disisi lain, jika dilihat dari sisi etimologi natura, yang sudah diserap ke dalam bahasa Inggris, alam dipahami dalam dua bentuk yakni:

  • Kualitas esensial
  • Disposisi bawaan

Dua konsep ini dikenal sebagai alam semesta fisik dan merupakan perluasan dari gagasan asali yang di tenggarai dari kata Phsisis oleh Sokrates yang terus berkembang hingga kini.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia [KBBI], alam punya tujuh arti dasar, seperti:

  • Segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi [seperti bumi, bintang dan kekuatan]
  • Lingkungan kehidupan
  • Segala sesuatu yang termasuk dalam satu lingkungan [golongan dan sebagainya] dan dianggap sebagai satu keutuhan atau kesatuan
  • Segala daya [gaya, kekuatan, dan sebagainya] yang menyebabkan terjadinya dan seakan-akan mengatur segala sesuatu yang ada di bumi
  • Yang bukan buatan manusia
  • Dunia atau semesta
  • Kerajaan, daerah atau negeri [seperti alam Minahasa, alam Papua, alam Banggai kepulauan dan lain sebagainya]

Agar pengertian ini clear, maka fokus saja pada pengertian alam dari KBBI yang sudah dijelaskan dibagian atas.

Bagian-bagian alam

Karena alam merupakan penggabungan segala sesuatu mulai dari subatomik hingga kosmik maka ada bagian-bagian penting alam yang tak boleh dipisahkan satu dengan yang lain, diantaranya:

1. Bumi

Bumi, sejauh ini, dianggap sebagai satu-satunya tempat yang mendukung adanya kehidupan. Fitur alami Bumi sering jadi objek penelitian untuk mendukung gagasan alam.

Dalam tata surya, bumi adalah planet ketiga yang terdekat dengan pusat tata surya yakni Matahari dan merupakan planet terestrial terbesar kelima.

Ciri umum dari bumi adalah iklimnya yang terbagi menjadi dua zona yang relatif sempit dan daerah tropis ekuatorial yang luas termasuk subtropis.

Curah hujan di bumi sangat variatif tergantung wilayah. 71% permukaan bumi ditutupi laut, sisanya terbagi menjadi daratan berupa benua dan pulau-pulau kecil.

Sebagian besar populasi bumi berada di Asia dan Amerika dengan tingkat kepadatan penduduk 1,1% per tahun 2020.

Berbagai penelitian menyebut bahwa bumi sudah berusia miliaran tahun yang menandai bahwa bumi telah melalui berbagai evolusi geologis dan biologis yang sudah jauh dari bentuk aslinya.

Bagian luar dari bumi dibagi menjadi beberapa petak tektonik yang bergerak secara bertahap dan terkadang signifikan.

Interior aktif bumi terbentuk dari lapisan tebal mantel cair dengan inti yang dipenuhi besi dan berkontribusi pada medan magnet bumi.

Begitu juga dengan kondisi atmosfer bumi yang sudah mengalami perubahan signifikan dari kondisi aslinya.

Perubahan itu juga telah menciptakan keseimbangan ekologis dan stabilitas permukaan bumi sebagaimana yang dikenal sekarang ini.

Variasi geografis lainnya, seperti iklim global, rata-rata cukup stabil setelah periode interglasial. Variasinya hanya satu atau dua derajat dari suhu global rata-rata.

Perkiraan sementara, bumi terbentuk 4,54 Miliar tahun lalu dari nebula bersama matahari dan planet-planet lainnya. Bulan terbentuk sekitar 20 juta tahun yang lalu.

Pada awalnya, bulan adalah lapisan luar planet yang mendingin sebelum menjadi kerak padat. Aktivitas outgassing dan vulkanis akhirnya membuat bumi jadi primordial.

Kondesasi uap air, sebagian besar berasal dari es yang dibawah komet dan pada akhirnya membentuk lautan dan sumber daya lainnya.

Sementara, kandungan kimia yang energik diyakini ikut menghasilkan molekul yang tersedia dan terus mereplikasi diri selama 4 miliar tahun.

Benua kemudian terbentuk dan mengalami reformasi ketika permukaan bumi terbentuk kembali ratusan tahun silam.

Kadang-kadang, benua tersebut bergabung kembali untuk menghasilkan superkontinen. Kira-kira 759 juta tahun silam, superkontinen awal yang dikenal dengan nama Rodinia mulai pecah.

Benua-benua kemudian digabungkan untuk membentuk Pannotia yang pecah sekitar 540 juta tahun silam diikuti Pangea yang juga pecah 180 juta tahun lalu.

pemodelan pangea
pemodelan Pangea sebelum akhirnya pecah

Terkait keadaan ini, ada bukti signifikan yang masih terus didalami ilmuwan seperti indakan glasial di era Neoproterozoikus yang dipercaya menutupi sebagian besar planet ini.

Hipotesis ini disebut Bumi Salju dan hipotesanya menarik karena mendahului ledakan kambrium dimana bentuk kehidupan multisel mulai berkembang sekitar 530-540 juta tahun lalu.

Alhasil, beberapa juta tahun kemudian, spesies kera di Afrika mulai bisa berdiri secara tegak sebelum akhirnya bermigrasi ke seluruh dunia.

Selepas itu, munculah berbagai kehidupan, pertanian dan peradaban yang lebih maju serta membawa pengaruh besar terhadap setiap perubahan yang terjadi di bumi.

Sebagai perbandingan, kekurangan oksigen yang diproduksi proliferasi alga selama periode Siderian, butuh waktu 300 juta tahun sebelum mencapai puncaknya.

Sementara manusia hanya butuh 300 tahun untuk memicu penurunan kualitas udara dan polusi dimana-mana.

Era sekarang dikenal juga sebagai era kepunahan massal, yang dikenal sebagai kepunahan Holosen karena prosesnya yang lebih cepat dari perkiraan awal.

Beberapa ilmuwan seperti EO Wilson dari Universitas Harvard memprediksi bahwa ulah manusia terhadap biosfer akan membuat semua spesies di bumi punah 100 tahun ke depan.

2. Geologi

Geologi berasal dari bahasa Yunani, Earth yang berarti pidato yang menyala saat berbicara tentang bumi.

Dalam KBBI, Geologi adalah ilmu tentang komposisi, struktur dan sejarah bumi. Dengan demikian, ilmu ini mempelajari seluruh bagian bumi.

Termasuk juga mitigasi bencana alam, teknik eksplorasi sumber daya alam dan untuk memahami iklim serta lingkungan dimasa lalu.

Ilmu geologi telah mengalami perkembangan yang signifikan seiring meluasnya aspek pembahasan yang berangkat dari keadaan geologi sekarang.

Perkembangan ini digambarkan seperti unit-unit batuan diendapkan selama proses deformasi yang mengubah letak dan posisinya.

Satuan-satuan batu yang pertama kali takluk terhadap endapan akan terangkat ke permukaan atau menyusup ke dalam batuan diatasnya.

Deposisi dapat terjadi saat endapan itu naik ke permukaan lalu menjadi batuan sedimen atau ketika bahan vulkanik seperti abu vulkanik dan aliran lava muncul ke permukaan.

Deformasi terjadi akibat gerakan pemendekan horizontal, ekstensi horizontal atau gerakan side to side (strike slip).

3. Iklim Dan Cuaca

Atmosfer yang terdapat di bumi bertindak sebagai kunci yang mampu mempertahankan semua ekosistem yang ada di planet ini.

Atmosfer adalah lapisan gas tipis yang menyelimuti bumi dan mengandung 78% nitrogen, 21% oksigen dan 1% argon dan gas-gas lain seperti karbon dioksida. Meski demikian, atmosfer juga mengandung sejumlah variabel uap air.

Tekanan atmosfer terus menurun didaerah tinggi. Skala ketinggian bisa mencapai 8 Kilometer diatas permukaan laut, suatu posisi yang memungkinkan atmosfer mengalami penurunan konstanta secara matematis.

Lapisan ozon planet juga telah mengurangi efek radiasi ultaviolet (UV) yang mencapai permukaan bumi.

Karena DNA mudah rusak oleh sinar UV, ozon telah berhasil memelihara kehidupan di bumi. Selain itu, atmosfer juga mampu menahan panas di malam hari sehingga mengeliminasi suhu ekstrim.

cuaca di bumi
Pemodelan cuaca di bumi

Cuaca terestrial terjadi secara eksklusif dibagian bawah atmosfer dan berfungsi sebagai sistem konvektif untuk meretribusi panas.

Arus laut adalah faktor penting lain yang ikut mempengaruhi perubahan iklim, khususnya sirkulasi termohalin bawah laut yang mendistribusikan energi panas dari samudera ke daerah kutub.

Arus ini memoderasi perbedaan suhu antara musim dingin dan musim panas di zona iklim sedang tanpa redistribusi energi panas oleh arus dan atmosfer yang ada di samudera sehingga menyebabkan daerah tropis akan jauh lebih panas dan daerah kutub jadi sangat dingin.

Cuaca sangat bermanfaat bagi kehidupan sekaligus berbahaya. Cuaca ekstrim seperti tornado, angin topan dan siklon bisa menyebabkan kehancuran yang amat fatal.

Vegetasi alam yang ada di permukaan bumi secara variatif ikut mempengaruhi cuaca musiman dan perubahan mendadak di saat-saat tertentu.

Intinya, iklim planet adalah ukuran jangka panjang atas cuaca dan ada beberapa bagian alam yang ikut mempengaruhi iklim, diantaranya:

  • Arus laut
  • Permukaan albedo
  • Gas rumah kaca
  • Variasi luminositas matahari
  • Dan perubahan orbit planet

Berdasarkan catatan sejarah, Bumi di ketahui telah melalui banyak sekali perubahan iklim ekstrim seperti yang terjadi di zaman es.

Iklim suatu wilayah bergantung pada beberapa faktor, salah satunya adalah garis lintang. Garis lintang dari permukaan bumi dengan atribut-atribut iklim serupa ikut membentuk cuaca seperti tropis di khatulistiwa hingga salju di kutub utara dan selatan.

Cuaca juga dipengaruhi oleh musim yang disebabkan oleh poros bumi yang relatif miring dari orbitnya.

Dengan demikian, dalam suatu waktu di musim panas atau dingin, satu bagian dari planet lebih banyak terpapar sinar matahari dibanding belahan lain.

Hal ini terus terjadi seiring Bumi mengelilingi orbitnya. Pada waktu tertentu, pantai mengalami pasang surut, sementara belahan utara dan selatan mengalami musim yang berbeda.

Cuaca adalah sistem yang agak kacau dan mudah dimodifikasi oleh perubahan kecil yang terjadi dalam lingkungan.

Dan inilah yang menjadi alasan mengapa perkiraan cuaca bisa sangat tidak akurat dari yang diprediksi.

Secara keseluruhan, ada dua cara menggambarkan iklim dan cuaca di bumi, yakni:

  • Suhu rata-rata yang meningkat dan
  • Iklim regional dengan perubahan signifikan
4. Air

Air adalah zat kimia yang tersusun dari hidrogen dan oksigen yang perannya sangat penting bagi kehidupan.

Dalam pengertian awam, air mengacu pada bentuk cair meski secara substansial bentuk air ada banyak macam mulai dari padat, es, gas dan uap.

Air yang terdapat di bumi

Air menutupi 71% permukaan bumi dan terkonsentrasi di lautan. Sementara 1,6% berada di akuifer bawah tanah dan 0,001% berada di udara dalam bentuk uap dan awan –awan terbentuk dari partikel air padat dan cair yang tersuspensi di udara.

97% air di permukaan bumi berasal dari laut, sisanya dari gletser dan es di kutub sebanyak 2,4% dan air permukaan tanah lainnya seperti sungai, danau dan kolam mengisi sebanyak 0,6%.

Sisanya terkandung dalam tubuh biologis hewan, tumbuhan, manusia atau material lain termasuk produk-produk manufaktur.

5. Laut

Laut adalah air yang seluruhnya asin dengan komponen utama hidrosfer. Laut menutupi 71% permukaan bumi atau kira-kira 361 juta kilometer persegi wilayah bumi yang tertutup laut.

Dan terkonsentrasi pada beberapa samudera utama dan lautan-lautan yang relatif kecil. Lebih dari separuh laut punya kedalaman lebih dari 3.000 meter.

Salinitas laut rata-rata terdiri dari 35 bagian dari seperseribu (ppt) atau 3,5%. Dengan kata lain, semua air laut punya salinitas dalam kisaran 30-38 ppt.

Meski beberapa samudera dianggap terpisah tapi laut tetap terhubung satu dengan yang lain secara langsung.

Penentuan samudera ditentukan oleh benua-benua dan berbagai kepulauan bersama kriteria tambahan seperti divisi-divisi yang diturunkan dari urutan ukuran samudera seperti yang ada di Pasifik, Atlantik, Samudera Hindia, Samudera Selatan Laut Arktik.

Pasifik dan Atlantik kemudian dibagi lagi menjadi dua wilayah khatulistiwa yakni utara dan selatan.

Wilayah laut yang lebih kecil disebut teluk. Ada juga danau-danau garam, yang merupakan bagian-bagian kecil dari laut yang terkurung di daratan dan tidak terhubung langsung dengan laut.

Dua contoh danau garam adalah Aral Sea diantara Kazakhstan dan Uzbekistan dan Great Salt Lake yang terletak di Utah, Amerika Serikat.

6. Danau

Danau atau dalam bahasa latin disebut Lacus adalah fitur medan fisik atau fitur badan cair yang ada di permukaan bumi dan terlokalisir ke dasar cekungan.

Danau dipercaya sebagai tipe lain dari bentuk lahan dengan fitur wilayah yang sifatnya tidak global dan bergerak perlahan.

Satu-satunya planet selain bumi yang diketahui memiliki danau adalah Titan, yang merupakan bulan terbesar di Saturnus yang memiliki danau Etana, yang kemungkinan besar tercampur dengan metana.

alam adalah
via serc.carleton.edu

Tidak diketahui apakah danau titan terbentuk karena sungai-sungai seperti yang terdapat di bumi.

Sementara, danau alami di bumi umumnya terletak di Pegunungan, zona rift dan area dengan glasiasi sedang.

Danau-danau lain ditemukan di cekungan endorheik atau disepanjang aliran sungai dewasa. Di belahan bumi lain, ada beberapa danau yang terbentuk karena pola drainase yang kacau atau terbentuk pada saat zaman es akan berakhir.

Semua danau sifatnya sementara dan berdasarkan waktu geologis karena mereka perlahan-lahan akan mengisi sedimen atau tumpah dari cekungan yang membentuk danau tersebut.

7. Kolam

Kolam adalah badan air yang berdiri sendiri, baik alami atau buatan dan bentuknya lebih kecil dari danau.

Berbagai macam danau buatan manusia juga di klasifikasikan sebagai kolam, termasuk taman air yang dirancang untuk hiasan estetika atau kolam ikan yang dirancang untuk menyimpan energi panas.

alam adalah
via thebayleaf.com.ph

Jika arus sungai mudah diamati maka kolam dan danau memiliki arus mikro yang di gerakan secara termal atau digerakkan oleh arus angin moderat.

Fitur-fitur ini ikut membentuk medan air lainnya seperti yang terdapat pada kolam arus buatan dan kolam pasang surut.

8. Sungai

Sungai adalah jalur alami air tawar. Sungai mengalir menuju lautan, danau atau menuju batang sungai yang lain.

Dalam beberapa kasus, sungai hanya merembes ke tanah dan mengering sebelum mencapai hulunya.

Ada beberapa nama yang digunakan untuk mengidentifikasi sungai ini, diantaranya:

  • Anak sungai
  • Sungai kecil
  • Sungai Riil

Meski sejauh ini tidak ada aturan umum untuk mendefinisikan apa dan bagaimana agar suatu aliran air dapat disebut sungai.

Banyak nama diberikan untuk sungai berdasarkan letak geografis, salah satu contohnya adalah sungai Burn di Skolandia.

alam adalah
sungai Burn di Skotlandia via wikimedia.org

Kadang juga, sungai dikatakan lebih besar dari sungai yang dimaksud banyak orang. Hal ini terjadi karena ketidakjelasan bahasa untuk mengindentifikasi sungai secara akurat.

Yang jelas, sungai adalah bagian dari siklus hidrologi. Air pada sungai umumnya terkumpul dari curah hujan melalui limpasan di permukaan tanah, resapan air tanah, mata air dan pelepasan air yang tersimpan pada es seperti dalam kasus gletser.

Sungai adalah aliran air dengan arus yang terkurung dalam suatu tempat dan mengalir. Di Amerika Serikat agar aliran air dapat disebut sungai ia harus kurang dari 18 meter.

Aliran sangat penting dalam pengidentifikasian sungai sebab aliran bertindak sebagai siklus air, sementara instrumen yang dimaksud dalam resapan air tanah berfungsi sebagai koridor migrasi ikan dan satwa liar. Habitat biologis di sekitar sungai disebut riparian.

Namun, mengingat status kepunahan Holocene yang sedang berlangsung di Bumi, aliran telah memainkan peran penting sebagai koridor penghubung habitat disekitar sungai yang telah terfragmentasi dan dengan demikian ikut melestarikan keanekaragaman disekitarnya.

Studi tentang sungai dan saluran air secara umum dikenal dengan nama hidrologi permukaan dan merupakan bagian dari ilmu geografi.

9. Ekosistem

Ekosistem terdiri dari dua komponen yakni abiotik dan biotik yang saling terkait satu sama lain. Struktur dan komposisi dua elemen ini ditentukan oleh faktor lingkungan.

Variasi dari faktor-faktor ini secara dinamis ikut memodifikasi ekosistem. Beberapa komponen penting pada ekosistem adalah tanah, atmosfer, radiasi matahari, air dan organisme hidup lain.

contoh ekosistem adalah
Contoh ekosistem

Dan setiap organisme yang ada didalam ekosistem saling berinteraksi satu dengan yang lain atau saling membutuhkan.

Eugene Odum, salah seorang pakar ekosistem mengatakan bahwa ekosistem adalah setiap unit yang mencakup semua organisme (yang juga disebut komunitas) di suatu area tertentu berinteraksi dengan lingkungan fisik sehingga energi mengarah pada struktur trofik yang terdefinisi dengan jelas, termasuk biotik keragaman dan siklus material pendukung.

Dalam konsep yang lebih sempit, spesies saling terhubung dan bergantung satu sama lain dalam rantai makanan dan terus bertukar energi atau materi diantara penghuni ekosistem.

Disisi lain, ekosistem manusia didasarkan pada dekonstruksi dan dikotomi manusia dengan alam serta premis-premis pendukung seperti spesies yang secara ekologis terintegrasi satu sama lain bersama konstituen abiotik dan biotope mereka.

Ukuran dari unit ekosistem yang lebih kecil disebut mikroekosistem seperti mikroekosistem batu. Sementara makrosistem mungkin melibatkan seluruh ekoregion.

Agar lebih paham, berikut contoh tingkatan ekosistem yang ada di bumi:

Contoh ekosistem 
Agro-ekosistemGurun
Ekosistem akuatikHutan
ChaparralEkosistem Yellowstone
Batu karangEkosistem manusia
Ekosistem laut besarekosistem lotik
ekosistem lentikZona litoral
Ekosistem perkotaanGurun
SavannaTundra
Hutan hujanTaiga
Padang rumput
Ekosistem Mikroba Litoautotrofik Bawah Permukaan
Ekosistem lautStepa
10. Hutan Belantara

alam adalah

Hutan belantara adalah suatu area yang belum dimodifikasi secara signifikan oleh manusia baik untuk pertanian atau industri.

The Wild Foundation, salah satu lembaga swadaya masyarakat mendefinisikan hutan belantara sebagai area alam liar paling utuh dan tidak terganggu oleh saluran pipa, infrastruktur seperti jalan dan atau industri.

Padang gurun dan hutan lindung dianggap penting untuk kelangsungan hidup spesies tertentu termasuk untuk studi ekologi, konservasi dan rekreasi.

Hutan lindung dapat disebut sebagai hutan belantara. Kawasan hutan belantara adalah bagian integral dari ekosistem alami yang perannya sangat penting untuk menopang kehidupan di planet bumi (biosfer).

Hutan belantara juga berfungsi untuk melestarikan sifat-sifat genetik flora dan fauna yang ada di hutan tersebut.

11. Kehidupan

Meski tidak ada kesepakatan antara para ahli tentang pengertian kehidupan, namun dipahami bahwa kehidupan adalah manifestasi biologis yang dicirikan lewat komunitas masyarakat, metabolisme, pertumbuhan, adaptasi, respon, rangsangan dan juga reproduksi.

Kehidupan juga dapat merujuk pada karakteristik organisme mikro yang sangat kecil. Sementara, sifat umum dari organisme terestrial baik itu tumbuhan, hewan, jamur, protista dan bakteri adalah bahwa mereka hidup, membutuhkan karbon dan air, memiliki metabolisme dan kapasitas untuk tumbuh, merespon rangsangan dan bereproduksi.

alam adalah

Entitas ini disebut sebagai suatu kehidupan. Biosfer berperan penting didalamnya secara langsung.

Biosfer adalah lapisan kulit terluar Bumi, termasuk udara, tanah, batuan permukaan dan air dimana kehidupan terjadi.

Dari sudut pantang geofisiologi, biosfer adalah suatu sistem ekologi global yang mengintegrasikan semua mahluk hidup dan hubungan mereka, termasuk interaksi mereka dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air) dan atmosfer (udara).

Saat ini, bumi mengandung sekitar 75 miliar ton biomassa. Biomassa adalah kehidupan yang ada di bumi yang hidup dalam dalam lingkungan biosfer.

Selain itu, lebih dari 9/10 total biomasa di bumi adalah tanaman dan kehidupan hewan sangat bergantung dari tanaman.

Dilain pihak, 2 juta spesies tumbuhan dan hewan telah berhasil di identifikasi dengan perkiraan jumlah spesies total mencapai 50 juta lebih.

Jumlah spesies terus mengalami penurunan, namun ada beberapa spesies baru muncul sementara yang lainnya punah.

12. Evolusi

Seperti yang telah dipahami oleh banyak orang, kehidupan, sejauh ini, hanya terjadi di Bumi. Asal usul kehidupan pun masih terus diperdebatkan baik antar ilmuwan, agamawan dan beberapa orang yang mempercayai teori-teori asal mula kehidupan.

Dari beberapa penelitian, asal usul kehidupan dimulai pada 3,9 hingga 3,5 miliar tahun yang lalu selama periode Hadean atau arka kuno di bumi purba.

Bentuk kehidupan ini memiliki ciri dasar dan replikasi diri serta sifat-sifat yang terus di wariskan. Setelah kehidupan muncul, proses evolusi terjadi lewat seleksi alam yang menghasilkan bentuk-bentuk kehidupan yang lebih beragam.

alam adalah

Spesies yang tidak dapat beradaptasi akan punah. Hal itu diperkuat dengan berbagai penemuan fosil purba yang paling tua seperti penemuan kerangka ikan purba di Australia yang berusia 500 juta tahun.

Bukti fosil dan DNA saat ini menunjukan bahwa semua spesies yang ada dapat dilacak awal mulanya untuk diketahui bentuk kehidupan primitif pertama mereka.

Sementara, munculnya proses fotosintesis yang datang dari sinar matahari ikut menciptakan kehidupan yang lebih kompleks. Oksigen yang dihasilkan terakumulasi di atmosfer lalu munculah Ozon.

Sel-sel yang lebih kecil bergabung menjadi sel yang lebih besar lalu menghasilkan perkembangan sel-sel yang jauh lebih kompleks yang disebut dengan Eukariota. Sel itu menjadi koloni dan terspesialisasi, lalu menghasilkan organisme multisel lain.

13. Mikroba

alam adalah

Bentuk kehidupan mikroba ditemukan hampir diseluruh lokasi di bumi baik di air dan batu-batu. Reproduksi mikroba sangat cepat dan jumlahnya sudah sangat banyak kini.

Dilain pihak, tingkat mutasi mereka yang tinggi membuat transfer gen horizontal terjadi terus menerus.

Kemampuan mereka yang mudah beradaptasi diperkirakan bisa bertahan hidup dilingkungan baru, termasuk diluar angkasa.

Mereka adalah bagian penting dari ekosistem planet bumi. Namun, beberapa mikroorganisme sifatnya patogen dan bisa meningkatkan risiko kesehatan pada organisme lain termasuk manusia.

14. Tumbuhan dan hewan

alam adalah

Ada perbedaan mendasar antara tumbuhan dan hewan. Aristotles, sejauh ini adalah orang pertama mengidentifikasi tumbuhan dan hewan.

Menurutnya, Tumbuhan adalah mahluk yang tidak bergerak sementara hewan sebaliknya. Dalam sistem Linnaeus, ada beberapa kategori tumbuhan dan hewan yang tercermin dalam Kerajaan Vegetabilia (kemudian disebut Plantae) dan Animalia.

Sejak itu, menjadi jelas bahwa Plantae adalah tumbuhan tapi tidak termasuk jamur dan ganggang yang telah dikategorikan pada kerajaan baru.

Namun masih sering dianggap sebagai tanaman atau kehidupan dalam beberapa konteks pembahasan.

Bakteri kadang disebut sebagai flora. Beberapa klasifikasi menggunakan istilah flora bakteri yang terpisah dari flora tumbuhan.

Diantara banyak cara untuk mengklasifikasikan tanaman seperti flora dan fauna sebenarnya tergantung pada tujuan studi, termasuk flora fosil dan sisa-sisa kehidupan tanaman di era sebelumnya.

Di berbagai wilayah dan negara, orang-orang biasanya sangat bangga dengan susunan karakteristik flora mereka masing-masing karena perbedaan iklim dan daratan.

Flora regional atau daerah umumnya dibagi dalam beberapa kategori seperti flora asli dan flora pertanian atau kebun, yang terakhir flora yang ditanam dan dibudidayakan.

Beberapa jenis flora asli sudah diperkenalkan beradab-abad sebelumnya dari orang-orang yang bermigrasi dari suatu wilayah ke wilayah lain atau dari satu benua ke benua lain.

Bahkan telah menjadi bagian integral dari flora asli atau flora alami daerah tersebut. Ini adalah contoh interaksi manusia dengan alam sehingga bisa mengaburkan batas dari apa yang disebut alami.

Salah satu kategori tanaman yang secara historis berbeda adalah gulma. Meski istilah ini terus menjadi bahan pergunjingan para ahli botani karena dianggap tidak berguna, namun penggunaan kata tidak resmi terhadap gulma tetap digunakan.

Tanaman gulma sudah dianggap sebagai tanaman yang layak dieliminasi karena menggambarkan kecenderungan masyarakat umum untuk mengubah jalannya alam.

Serupa dengan itu, hewan sering dikategorikan dengan cara-cara domestik seperti hewan ternak, hewan liar dan hama yang dianggap layak dieliminasi karena hubungan mereka dengan manusia.

Sementara, hewan dikategorikan sebagai mahluk dengan karakteristik yang berbeda dengan mahluk hidup lain.

Pada umumnya, mereka dapat dilacak sehingga dikategorikan sebagai hewan hanya karena mereka memiliki kaki atau sayap dan bukan akar atau daun.

Hewan sifatnya eukariotik dan biasanya multiseluler (seperti Myxozoa) yang memisahkan mereka dari bakteri, archaea dan protista.

Sifat hewan ini heterotrofik yang bisa mencerna makanan di ruang internal sehingga harus dipisahkan dari tumbuhan dan alga karena kurangnya dinding sel.

Namun, beberapa pengecualian, terutama Sponge (Phylum Porifera), hewan memiliki tubuh karena jaringan mereka yang terpisah, termasuk otot.

Otot mereka mampu mengontraksi dan mengendalikan pergerakan sehingga sistem saraf mereka mampu memproses sinyal yang dikirimkan.

Sel-sel eukariotik yang dimiliki hewan dikelilingi oleh ekstraseluler yang khas yang terdiri dari kolagen dan glikoprotein elastis.

Ini dapat diklasifikasi untuk membentuk struktur seperti cangkang, tulang dan spikola. Kerangka ini merupakan sel-sel yang bisa bergerak dan diatur kembali selama perkembangan dan pematangan berlangsung.

Yang mungkin akan mendukung anatomi mereka yang kompleks, yang diperlukan saat mobilitas kehidupan.

15. Estetika dan keindahan

alam adalah

Keindahan yang terdapat di alam secara historis telah menjadi tema umum seni-seni modern dan buku-buku yang mengisi sebagian besar perpustakaan atau toko.

Itu berarti alam telah menjadi objek utama yang terus digambarkan dalam bentuk seni, fotografi, puisi dan karya sastra lainnya.

Dengan kata lain, alam sudah di asosiasikan sebagai objek yang bersifat estetika atau membawa keindahan.

Lantas, mengapa asosiasi ini ada? Apa tujuannya? Tentang asosiasi hal ini telah dipelajari oleh salah satu cabang filsafat yang disebut estetika.

Estetika adalah istilah yang menggambarkan suatu objek yang dilihat dan objek tersebut indah, dan tidak ada kata yang dapat menggambarkan keindahan tersebut.

Pada perkembangannya, bidang seni rupa yang tersohor telah berhasil menghubungkan alam, seni dan kehidupan. Tradisi seni alam awalnya berkembang di Cina pada masa Dinasti Tang (618-907).

Tradisi seni alam ini telah menjadi salah satu tema utama dalam seni lukisan Cina dan mempengaruhi sebagian corak seni di Asia.

Seniman telah belajar menggambar gunung dan sungai yang menunjukan perspektif alam secara keseluruhan.

Sementara, di Barat, gagasan alam dan hutan belantara dalam seni muncul pada tahun 1800-an, terutama dalam karya-karya bergaya Romantis.

Seniman Inggris, John Constable dan JMW Turner telah mencurahkan kemampuan mereka untuk membawa keindahan alam ke dalam lukisan.

Sebelumnya, banyak lukisan didominasi oleh adegan religius dan manusia. Begitu juga dengan puisi-puisi karya William Wordsworth yang menggambarkan keajaiban alam, yang dulunya dianggap sebagai tempat berbahaya.

Banyak ilmuwan yang kemudian lebih spesifik mempelajari keindahan alam, termasuk matematikawan Perancis, Jules Henri Poincaré (1854–1912).

Saking kagumnya Poincaré pada alam, ia pernah berkata bahwa Ilmuwan mempelajari alam karena itu berguna; dia mempelajarinya karena dia senang di dalamnya, dan dia senang karena alam itu indah. Jika alam tidak indah, itu tidak akan berharga untuk diketahui dan jika alam tidak layak untuk diketahui, kehidupan tidak akan berharga untuk dijalani. Tentu saja saya disini tidak berbicara tentang keindahan yang mempengaruhi indra, keindahan kualitas dan penampilan; bukan berarti saya meremehkan keindahan seperti itu yang tidak ada hubungannya dengan sains; Yang saya maksudkan adalah keindahan yang luar biasa dan berasal dari keteraturan bagian-bagian yang harmonis dan yang dapat dipahami oleh kecerdasan murni manusia.

16. Materi dan energi

alam adalah

Banyak ilmuwan yang melihat kalau materi itu bergerak dan pergerakannya patuh pada hukum alam. Hukum inilah yang terus dipelajari oleh ilmuwan hingga kini.

Fisika, kimia dan biologi adalah ilmu yang objek studinya fokus pada materi-materi yang bergerak itu. Makanya, tiga bidang ilmu ini dimengerti sebagai bidang studi alam atau ilmu pengetahuan alam.

Materi didefinisikan sebagai substansi dari benda fisik yang bisa diamati. Substansi ini ada di alam semesta namun hanya mengisi 4% dari total massa.

Sisanya diyakini terdiri dari 23% materi hitam dan 73% energi gelap. Sifat utama dari komponen ini belum diketahui dan terus menjadi bahan penelitian.

Perilaku utama dari materi dan energi di seluruh alam semesta yang teramati mengikuti hukum fisik yang terdefinisi dengan baik.

Ide ini menghasilkan model kosmologi yang menjelaskan struktur dan evolusi alam semesta yang dapat di amati manusia.

17. Di luar Bumi

alam adalah

Sementara, alam diluar bumi, yang juga disebut ruang, mengacu pada wilayah alam semesta diluar dari planet bumi yang relatif kosong dan hanya terdiri dari benda-benda luar angkasa yang sepenuhnya belum teridentifikasi.

Pengertian ini jugalah yang membedakan ruang udara dan lokasi terestrial. Dan Tidak ada batas konkret antara atmosfer dan bumi, karena atmosfer secara bertahap menipis saat berada diketinggian.

Luar ruang tata surya disebut antarplanet, planet di luar tata surya disebut eksoplanet sementara ruang antar bintang disebut helipause.

Luar angkasa sangat luas, tetapi kosong. Luar angkasa jarang dipenuhi dengan beberapa jenis molekul organik yang ditemukan di bumi dan dipercaya terdiri dari:

  • Radiasi hitam yang tersisa setelah Big Bang terjadi
  • Sinar kosmis meliputi inti atom terionisasi dengan berbagai molekul sub atom
  • Gas
  • Plasma
  • Debu
  • Dan meteor

Sejauh ini, planet bumi dipercaya sebagai satu-satunya planet yang ada di tata surya dan mendukung adanya kehidupan

Namun ada beberapa bukti yang menunjukan bahwa di masa lalu, Planet Mars pernah punya air di permukaannya.

Selama periode singkat keberadaan air tersebut, mungkin Mars sempat membentuk kehidupan. Namun, sebagian besar air yang tersisa di Mars sudah membeku.

Jika ada kehidupan disana, kemungkinan besar terletak dibawah tanah di mana air cair masih bisa ditemukan.

Kondisi planet terestrial lain seperti Merkurius dan Venus tampaknya sangat sulit mendukung kehidupan layaknya di bumi.

Namun, Europa, bulan keempat Jupiter termasuk salah satu planet yang memiliki samudera sub-permukaan yang berpotensi mendukung adanya kehidupan.

Baru-baru ini, Tim Stéphane Udry menemukan planet baru bernama Gliese 581D, yang merupakan planet ekstrasurya yang mengorbit bintang kerdil merah Gliese 581.

Gliese 581D mungkin termasuk salah satu planet yang bisa mendukung adanya kehidupan karena tampilan luarnya yang mirip bumi.

Keterkaitan alam dengan manusia

Pada dasarnya manusia terdiri dari proporsi yang sangat kecil dari jumlah total biomassa yang hidup di bumi, namun pengaruh manusia sangat besar terhadap kelangsungan biomasa tersebut.

Karena tingkat penguruh manusia yang tinggi, batasan yang sanggup dilakukan manusia dan alam tidak diketahui dengan pasti.

Ini dapat dilihat dari usaha-usaha untuk membuat lingkungan baru, sementara, jumlah pengaruh alam yang bebas dari campur tangan manusia makin hari semakin berkurang.

Dilain pihak, teknologi yang dibuat manusia memungkinkan eksploitasi besar-besaran terhadap sumber daya alam dan membantu meningkatkan risiko dari alam sendiri.

Terlepas dari kemajuan ini, lantas bagaimana nasib peradaban manusia terhadap perubahan lingkungan? Dari kacamata lingkungan, terdapat jurang ngarai antara penggunaan teknologi dan perubahan lingkungan.

Ancaman manusia terhadap lingkungan seperti polusi, penggundulan hutan dan bencana yang disengaja seperti tumpahan minyak mentah di suatu tempat bisa memicu kepunahan hewan dan tumbuhan secara signifikan.

Manusia juga memanfaatkan alam sebagai sarana rekreasi dan ekonomi. Akuisisi sumber daya alam untuk keperluan industri telah menjadi penopang utama ekonomi dunia.

Beberapa kegiatan seperti berburu dan memancing digunakan untuk mencari rezeki atau berekreasi.

Pertanian pertama kali diadopsi pada abad ke-9 SM. Saat itu manusia mulai memproduksi makanan dan energi. Alam juga mempengaruhi kekayaan ekonomi manusia.

Sebelumnya, manusia purba mengumpulkan bahan-bahan tanaman yang tidak di budidayakan untuk dimakan dan mengklasifikasikan sifat-sifat makanan tersebut dari bentuk dan manfaatnya.

Hari ini, manusia menggunakan tumbuhan untuk ekonomi, pertanian atau untuk digunakan sebagai obat-obatan.

Pembebasan lahan yang luas dan penebangan hutan ikut berkontribusi pada turunnya populasi hewan dan pohon di muka bumi entah yang masih tersedia di hutan atau lahan basah.

Semua ini mengakibatkan erosi dan pada akhirnya akan membahayakan manusia itu sendiri.

Penutup

Berbicara tentang alam adalah satu dari beberapa topik pembicaraan yang tak pernah habis baik lewat tulisan, cerita atau hikayat.

Artinya, alam adalah sesuatu yang tak akan pernah bisa dimengerti oleh manusia secara untukl.

Demikian artikel tentang Alam alam: Pengertian, Bagian dan Keterkaitannya dengan Manusia. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *