Tips Menulis Artikel Panjang Untuk Blog

4 Likes Comment
tips menulis

Tips menulis artikel panjang untuk blog yang akan diulas disini akan menerangkan tentang tahap-tahap menulis artikel didalam blog yang baik dan benar.

Menulis artikel yang panjang punya banyak keunggulan dibanding artikel pendek. Artikel panjang cenderung disukai Google dan memiliki peluang untuk tampil di posisi pertama terbuka lebar.

Hampir setiap bulan logaritma Google berubah. Setiap pembaharuan itu bertujuan untuk menyempurnakan logaritma yang digunakan sebelumnya.

Disisi lain, bagi para pemilik blog dan situs web, perubahan logaritma tadi bisa menjadi peluang dan juga tantangan tersendiri. Beberapa blog yang tidak mampu bertahan di SERPS akan terhembas dan digantikan dengan blog yang lebih berkualitas dan lebih baik lagi.

Biasanya, blog-blog yang terhempas tersebut dikarenakan beberapa unsur, namun unsur paling utama tentu saja adalah konten. Dan, sudah jadi rahasia umum, kalau konten blog yang berkualitas rendah, alias ditulis dengan jumlah karakter yang sedikit, bakalan menjadi korban tiap kali ada perubahan logartima tersebut.

Tentu anda tidak mau mengalami hal seperti itu. Secara pribadi, saya sendiri juga pernah mengalaminya. Beberapa blog yang nongkrong dihalaman pertama terseret di halaman 7-8 akibat perubahan logaritma tersebut. Setelah dievaluasi, ternyata masalah utamanya adalah panjang artikel didalam blog yang <500 karakter.

Manfaat menulis artikel panjang

Ada beberapa manfaat juga menulis artikel panjang, antara lain:

1. Lebih berkualitas

Artikel yang panjang tentu lebih berkualitas ketimbang artikel yang pendek. Apalagi, jika pembahasannya mencakup topik yang serius, seperti, misalnya, topik tentang SEO. Maka tentu saja  tulisan tersebut wajib panjang.

Coba perhatikan juga rata-rata kueri kompetitif di Google dan blog yang tampil diperingkat pertama, rata-rata tulisannya didalamnya lebih dari 1000 karakter.

Jika anda ingin blog anda tersebut disebut blog berkualitas, maka hal pertama yang harus anda lakukan adalah menulis artikel-artikel yang lebih panjang.

2. Lebih tangguh di SERPs

Dibagian atas sebenarnya sudah disinggung tentang ini. Jika artikel anda dibuat lebih panjang, peluang untuk tampil diperingkat pertama Google akan terbuka lebar.

Baca Juga : Cara Mengoptimalkan Konten Blog

Sekalipun ada perubahan logartima Google, kemungkinan besar blog anda tetap bertahan atau malah naik diperingkat yang lebih baik lagi.

3. Peluang tampil sebagai Snipped

Saat berselancar, anda mungkin melihat beberapa artikel tampil di posisi #0 atau menjadi featured Snipped. Yang secara tidak langsung, potensi klik di blog anda meningkat.

Baca Juga : Cara Membuat Postingan Agar Tampil Sebagai Featured Snipped di Google

Untuk itu, ada baiknya anda membuat artikel yang lebih panjang, agar peluang untuk tampil di featured Snipped terbuka lebar.

4. Disukai pengunjung

Siapa sih yang gak mau membaca aritkel yang lengkap dan membahas satu topik mulai dari A-Z? Semua tentu menginginkan hal serupa.

Namun terkadang, banyak informasi yang ada di internet dipecah, setengah-setengah dan tidak lengkap, sehingga pengunjung tidak mendapatkan pengetahuan secara komprehensif.

Coba lihat blog-blog seperti Panduanim dan bandingkan dengan Tribunnews? Anda lebih pilih yang mana? Tentu saja Panduanim [menurut saya pribadi].

Mengapa? Karena sebagian besar orang tidak suka artikel di bagi-bagi menjadi beberapa bagian sehingga pengunjung lebih puas setelah membacanya.

Baca Juga : 8 Jasa Yang Dapat Anda Buka Sebagai Blogger Untuk Meningkatkan Penghasilan

Ini juga memiliki keterkaitan dengan bouncing rate dan juga User Experience [UX] yang kurang diindahkan oleh banyak blogger.

Sebenarnya, ada banyak manfaat membuat artikel panjang dan diatas hanya diulas beberapa diantaranya. Anda dapat menambahkan sendiri di kolom komentar.

Sekarang, kita kembali ke topik. Tentang bagaimana menulis aritkel yang panjang? Pasti penasaran kan? Berikut disajikan artikel tentang tips menulis artikel panjang.

Tips menulis artikel panjang

Menulis memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah bisa menyalurkan kemampuan kepada orang lain. Namun menulis memiliki arti yang lebih luas ketimbang hal itu, yakni memberikan kepuasan kepada orang yang membacanya.

Itulah sebabnya menulis itu lebih menyenangkan ketimbang melihat menggunakan media seperti Meme. Sebab, anda dengan bebas menafsirkan tulisan tersebut [asalkan jangan berlebihan]. Untuk anda yang ingin menulis artikel-artikel yang panjang, berikut disajikan tipsnya.

1. Tentukan tema tulisan

Tips menulis yang pertama tentu saja adalah menentukan tema tulisan. Tema tulisan memainkan peranan penting disini. Jika anda sudah bisa menentukan tema tulisan, maka langkah-langkah selanjutnya lebih mudah dilakukan.

Ini menjadi sebuah box idea, yang akan membantu anda untuk tetap dalam lingkaran menulis sehingga pembaca tetap fokus pada alur tulisan yang anda buat.

Jika temanya jelas, maka pesan yang anda sampaikan dalam tulisan tersebut juga jelas. Misalnya, jika anda mengangkat tema tentang Angle fotografi, maka silahkan masukan beberapa sudut pandang yang paling umum dalam dunia fotografi.

Tema tulisan memang luas, namun untuk membuatnya spesifik, akan ditentukan pada kerangka tulisan yang akan dibahas dibagian bawah.

2. Buat kerangka

Kerangka tulisan menjadi alur dan proses bagaimana anda akan membuat tulisan tersebut. Anda dapat memilih beberapa kerangka tulisan seperti milsanya menggunakan metode piramida terbalik yang umum digunakan dalam dunia jurnalisme.

Atau anda dapat menggunakan metode Loyang, dimana tulisan anda tetap terarah namun saling berkaitan dan kesimpulan selalu kembali ke awal tulisan. Intinya, kerangka tulisan akan menunjukan secara teknis tulisan anda tersebut.

3. Berikan pengantar

Setelah menentukan kerangka, anda harus membuat pengantar. Disinilah pembaca akan melihat tema tulisan yang bakalan anda angkat.

Pada pengantar, anda dapat memulainya dengan bercerita, entah menurut pengalaman anda sendiri atau orang lain mengenai topik yang anda bahas. Yang penting, cerita tersebut masih berkaitan dengan tema yang anda bahas.

4. Bahas topik inti

Topik inti sebenarnya merupakan turunan dari tema. Karena itu, topik inti seperti batasan dari tulisan anda. Misalnya, dalam skripsi, topik inti akan menjadi batasan masalah.

5. Jelaskan topik inti poin per poin

Pada poin ini, memang sepenuhnya ditangan anda. Sebab, penulis adalah Tuhan dari tulisannya. Namun disarankan untuk menjelaskan topik inti poin per poin.

Alasannya sederhana, sebab, pembaca akan lebih mudah menyerap informasi yang disampaikan, ketimbang anda menulis tanpa membuat poin-poinnya.

Ini sebenarnya sejalan dalam pemikiran kritis, dimana anda diharuskan membedah, mengolah dan menarik kesimpulan. Jika anda terapkan dalam tulisan, maka tulisan anda dapat menarik.

6. Konklusi

Konklusi adalah bagian penutup dari sebuah artikel atau blog. Ini adalah kesimpulan dari topik yang anda angkat. Disini anda harus menekankan kembali tema tulisan tersebut secara spesifik dan mudah dimengerti.

Baca Juga : 8 Hal Yang Harus Segera Diatasi Jika Ingin Menjadi Blogger Sukses

Pada titik ini juga, ada baiknya anda menyinggung soal pengantar tadi. Ini bertujuan untuk mengembalikan fokus pembaca ke pengantar.

7. Edit kembali tulisan

Bukan berarti saat pertama mengedit tulisan, tulisan anda tesebut langsung sempurna. Ada baiknya anda mengedit kembali tulisan anda tersebut minimal 2 kali setelah anda menulis.

Pada metode pengeditan pertama, anda melihat bagaimana alur tulisan tersebut. Perhatikan juga kalimat-kalimat, apakah nyambung dan mengalir atau malah sebaliknya.

Pada pengeditan kedua, silahkan anda cari tulisan-tulisan yang masih typo dana tur kembali. Jika anda merasa sudah rampung, silahkan lanjutkan ke poin terakhir.

8. Posting di blog

Yang terakhir tentu saja adalah memposting artikel tersebut ke blog. Jangan lupa lengkapi gambar dan atur kembali jarak antar paragraf agar terlihat rapi.

Untuk tips tentang posting di blog yang responsif, saya sudah mengulasnya pada salah satu artikel saya tentang cara membuat postingan agar tampil di halaman pertama Google. Terapkan hal tersebut agar pelung bagi postingan anda untuk duduk diperingkat pertama Google terbuka lebar.

Penutup

Semua blogger berharap agar tulisannya di baca oleh banyak orang. Namun, sebagian besar dari mereka tidak berusaha untuk membuat konten yang menarik, panjang dan relevan.

Jika anda ingin blog anda di kunjungi oleh banyak orang, mulai saat ini usahakan untuk membuat artikel yang lebih panjang. Selain itu, angkat juga topik-topik yang artikelnya cukup relevan, seperti misalnya artikel tentang kesehatan.

Demikian artikel tentang tips menulis artikel yang panjang untuk blog. Semog artikel ini bermanfaat untuk anda. ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *