Tips Buat Artikel rewrite Agar 100% bebas plagiat!

6 Likes Comment
Artikel rewrite

Tips buat artikel rewrite agar 100% bebas plagiat! – Sebenarnya mendengar kata rewrite saja pasti kita sudah tahu, kalau itu sudah bebas plagiat. Tapi apakah membuat artikel rewrityang 100% bebas plagiat itu bisa ? Ya tentu saja bisa.

Nama juga rewrite, artinya menulis ulang. Kalau ditelusuri dari asal katanya, re berarti kembali dari bahasa latin dan write dari bahas Inggris yang artinya menulis. Jadi, artinya adalah menulis kembali.

Saat ini, karena kekurangan ide, banyak blogger yang kemudian menulis kembali suatu artikel atau topik, ini bertujuan untuk menjaga tensinya. Tetapi kebanyakan, mereka menulis hanya berdasarkan beberapa kriteria tertentu saja, seperti misalnya:

  • Mengganti kata-kata tertentu diawal, tengah atau akhir paragraf dengan arti yang sama. Seperti kata mengganti diganti dengan kata diubah. Ini bererti kita hanya mengubah kata-kata tertentu saja dengan makna yang mirip.
  • Menempatkan kalimat tertentu, atau paragraf tertentu saja dibagian awal dan akhir kalimat
  • Melengkapinya dengan data-data tertentu atau mengganti kata tertentu agar SEO

Tetapi ini semua tentu saja akan membingungkan kita, sebab kata-kata atau data-data tersebut belum tentu akurat. Orang-orang mengunjungi mesin telusur karena ingin memperoleh informasi baru, mendapatkan sudut pandang baru, cara baru, metode baru dan lain sebagainya.

Baca Juga : Cara Agar Bisa Menulis Tiap Hari

Dan para pengunjung tidak akan betah pada artikel-artikel yang sama saja, itu-itu saja, bahkan walalupun artike itu menyajikan hal baru. Tetapi kalau gaya penyajiannya gak baru, tentu sama saja kan. Karena itulah artikel ini saya buat. Berikut beberapa tips untuk membuat artikel yang 100% bebas plagiat. Apa saja itu? Ini dia tipsnya.

1. Memasukan sudut pandang

Kebanyakan para rewriter hanya mengganti 2-5 kata saja untuk setiap paragraph. Tetapi bagaimana jkika paragraph tersebut hanya terdiri dari 5 kata saja? Tentu mereka hanya akan mengganti satu kata saja. Ini sama saja kan, tidak ada nilai kebaharuan didalamnya.

Nah oleh karena itu, jika anda ingin menganti paragraph tertentu, usahakan agar anda mengganti secara keseluruhan. Topiknya sama, tetapi cara penyajiannya saja yang berbeda. Misalnya, anda ingin mengganti paragraph tentang :

Cara membuat artikel rewrite yang 100% bebas plagiat maka anda bisa menggantinya dengan kalimat tips ampuh rewrite artikel yang tidak akan terkena plagiarisme. Perhatikan dua kalimat itu, ini membahas hal yang sama tetapi menyajikan cara pandang yang berbeda. Inilah yang saya maksud sebagai mengganti sudut pandang.

Baca Juga : Cara Mudah Menerapkan SEO Didalam Postingan Blog

Saat ini banyak sekali tools untuk mengecek plagiarism, tetapi kebanyakan tools itu hanya berdasarkan perintah identic yang sama, jadi misalnya dalam kalimat cara membuat artikel rewrite yang 100% bebas plagiat anda tinggal menganti kata cara dengan tips, maka kalimatnya akan menjadi, tips membuat artikel rewrite yang 100% bebas plagiat. Maka silahkan cek hasilnya, sudah bebas plagiarism.

Tools seperti ini memang memiliki kelemahan, dan tidak dapat mengukur berbdasarkan kata-kata identic menyeluruh atau per 3 kata, jadi memiliki kelemahan. Tetapi jika anda sudah memasukan sudut pandang, sudah pasti bebas plagiarimse 100%.

2. Menambahkan, mengurangi dan melengkapi

Ini disebut sebagai 3M dan sangat umum dalam dunia kepenulisan. Jika ada suatu artikel yang anda rewrite, maka usahakan ada nilai tambah dari artikel tersebut selain lolos plagiat. Nilai tambah itu tentu saja dengan cara menambahkan kalimat-kalimat tertentu, referensi, mengurangi kalimat yang tidak sesuai dengan sudut pandang anda, dan melengkapinya.

Anda bisa melengkapi dengan data-data tertentu, metode-metode tertentu dan yang paling penting, anda bisa menambahkan dengan gaya bahasa sehari-hari anda agar lebih mudah dibaca dan dimengerti.

Baca Juga : Cara Mengukur Kecepatan Loading Blog

Jangan lupa, kalau artikel itu rewrite, masukan juga sumber-sumber referensi. Tetapi masukan saja referensi yang berupa kalimat pernyataan. Jika sudah demikian, maka sudah pasti artikel anda akan lebih bernilai ketimbang artikel aslinya.

3. Jangan sadur kalimat lengkap

Ini juga cukup penting. Setiap kalimat ditandai dengan tanda titik [.] dan agar artikel anda lolos plagiarism, jangan sadur sautu kalimat mentah-mentah. Metode penyadurannya seperti yang disebutkan di bagian pertama diatas.

Baca Juga : Daftar Situs Penyedia Gambar Gratis

Kalau anda menyadur kalimat lengkap, misalnya itu adalah sautu wawancara maka anda bisa menyertakan sumbernya. Atau kalau itu merupakan sumber dari suatu informasi, maka sebutkan siapa yang mengatakannya dan kapan dikatakan.

4. Sampaikan secara langsung apa maksud dari tulisan anda

Ada banyak blogger saat ini yang menahan informasi, menyajikannya dalam dua bagian hingga tiga bagian. Tetapi usahakan agar anda jangan melakukan hal ini. Mengapa? Sebab menahan informasi akan membuat orang tidak betah dengan blog anda.

Apalagi kalau blog anda sebagian besar kontennya adalah konten rewrite, maka siap-siap saja konten tersebut tidak akan diprioritaskan oleh Google. Untuk itu, artikel yang tidak menahan informasi biasanya konten yang disajikan lebih panjang dan lebih lengkap.

Baca Juga : Dampak Terlalu Sering Berganti Template

Jika ada artikel yang hendak anda rewrite, bisa saja berarti artikel tersebut adalah artikel yang kurang lengkap, kurang berisi namun inforamsi yang ditawarkannya memiliki nilai kebaharuan atau masih sedikit yang membahasnya.

5. Lebih baik rewrite artikel bahasa Inggris

Sah-sah saja sih kalau anda merewrite artikel berbahsa Indonesia, tetapi untuk memperoleh tempat diperingkat pertama Google tampaknya sangat sulit. Meski dalam beberapa kasus ada beberapa artikel copas, rewrite yang nangkring diperingkat pertama pencairan Google.

Tapi selalu ingat, orang-orang yang rewrite dan lain sebagainya, dan memperoleh peringakt di SERPS sifatnya hanya sementara saja dan gak akan bertahan lama. Karena itu, agar peringkat anda bisa bertahan lama anda bisa melakukan rewrite artikel berbahasa Inggris.

Baca Juga : Tips Sebelum Membeli Template Blog

Begini teknisnya, silahkan cari artikel berbahasa inggris yang sesuai dengan niche anda, terjemahkan ke bahasa Indonesia dan tulis ulang. Perbaiki bahasanya, ejaanya, dan kata-kata tertentu agar lebih familiar. Jangan lupa bumbuhi sumber dari artikel tersebut.

Selain bahasa Inggris anda juga bisa mencari artikel-artikel berbahasa lain dan tulis ulang. Misalnya dari bahasa-bahasa yang kurang umum, yang mengandung informasi tambahan lain yang lebih relevan dan bernilai.

6. Jika anda rewrite artikel berbahasa Indonesia

Kalau anda rewrite artikel bebahasa Indonesia baiknya anda menerapkan metode 1 yang sudah dibahas dibagian atas. Ini bertujuan untuk membebaskan kalimat-kalimat yang identic dari kalimat sumber. Dan usahakan agar setengah diantaranya diganti sinonimnya.

Misalnya, dalam suatu kalimat ada 20 kata, 10 diantaranya dapat anda ganti agar benear-benar bebas plagiat. Jangan kira menggunakan tools seperti SmallSEOTools dan skornya sudah 100% unik, sudah berarti bahwa artikel itu bebas plagiat.

Baca Juga : 4 Hal Penting Yang Harus Dilakukan Oleh Blogger

Gak! Jangan harap. Lagian itu tools gratis, dan hanya dapat mengidentifkasi berdasarkan metode pencarian awal saja. Itu berarti, SmallSEOTools hanya bisa mengindentifikasi yang konten dari internet berdasarkan perintah tertentu, dan tidak dapat mengindentifkasi karakter awal tertentu seperti […], “…” dan lain sebagianya.

7. Usahakan agar buat konten yang original saja

Meskipun anda artikel rewrite 1500 karakter, tapi pada akhirnya kalau boot google mengidentifikasi hal ini maka sudah tentu peringkat anda akan lama-lama turun. Lebih baik menulis artikel original meskipun hanya 500 karakter saja daripada rewrite 1500 artikel.

Baca Juga : Cara Menulis Konten Yang Baik Dan Benar

Mengapa? Sebab ada kepuasan tersendiri yang anda dapatkan disana, apalagi saat artikel original buatan anda itu sudah di baca oleh banyak orang. Senang bukan main!

Nah itu dia keuntungannya buat artikel orisinal. Suar lelah anda akan benar-benar terasa beda dibanding buat artikel rewrite apalagi yang copas sana-sini.

Dan kalau anda benar-benar mau ngebolog sudah pasti anda akan membuat konten-konten yang original. Demikian artikel tentang tips buat artikel rewrite yang 100% original atau bebas plagiat. Semoga artikel ini bermanfaat!

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *