Inilah 7 Tempat Paling Kotor Di Pesawat

4 Likes 2 Comments
tempat paling kotor di pesawat

Setidaknya, ada 7 tempat paling kotor di Pesawat. Tempat terkotor ini hampir selalu disentuh oleh penumpang saat naik pesawat sehingga menjadi sarang mikroba dan bakteri.

Mode transportasi menggunakan pesawat telah menjadi salah satu sarana perjalanan paling popular digunakan manusia.

Hampir sebagian besar masyarakat dunia pernah menggunakan alat transportasi yang satu ini baik untuk bepergian jarak dekat maupun jarak jauh.

Karena menjadi alat transportasi paling popular beberapa dari anda mungkin tidak memperhatikan bahwa meskipun pesawat terlihat bersih namun sebenarnya tempat tersebut adalah tempat terkotor yang ada di pesawat.

Hal ini tidak mengherankan karena dalam beberapa laporan, maskapai penerbangan hanya membersihkan meja nampan, selimut, bantal dan majalah sekali saja dalam kurun waktu beberapa bulan.

Didalam pesawat juga terdapat overhead bin, sandaran tangan, jendela, dan meja kecil. Tempat-tempat tersebut merupakan tempat-tempat paling sering disentuh penumpang.

Dengan kata lain, ditempat-tempat tersebut terdapat kuman dan mikorba yang bisa menjangkit kepada orang lain termasuk anda. Resiko terjangkit akan sangat tinggi apabila anda membawa membawa bayi anda di dalam pesawat.

7 Tempat Paling Kotor Di Pesawat

Menurut Travelmath, bandara dan pesawat terbang lebih kotor ketimbang tempat-tempat yang paling banyak disentuh di rumah anda.

Lalu tempat-tempat mana saja yang paling kotor di pesawat? Terdapat 7 tempat. Berikut daftarnya:

1. Majalah atau koran

tempat paling kotor di pesawat
via foxnews.com

Rata-rata pesawat menyiapkan majalah atau koran kepada setiap penumpang di depan tempat duduk. Jika dibandingkan dengan selimut atau bantal, Majalah dalam pesawat adalah yang paling kotor.

Hal ini karena selimut dan bantal adalah dua benda yang dapat di cuci secara rutin namun tidak demikian majalah.

Terkadang, majalah-majalah tersebut tidak diganti dalam beberapa bulan. Sehingga, majalah tersebut menjadi barang yang hampir selalu di sentuh oleh penumpang.

Baca Juga : Benarkah Memelihara Hewan Saat Hamil Beresiko Terhadap Janin?

Akibatnya, majalah tersebut menjadi tempat berkumpulnya kuman dan mikroba sampai diganti dengan majalah baru oleh pihak maskapai.

Jika majalah dalam pesawat terlihat sudah robek sana sini, kusut dan lain sebagainya, baiknya anda tidak menyentuhnya lagi. Karena itu menjadi pertanda bahwa majalah tersebut sudah digunakan oleh banyak orang sebelum anda.

Selain itu juga, The Huffington Post pernah melaporkan bahwa hampir 30% penumpang pesawat tidak mencuci tangan setelah pergi ke kamar kecil. Yang berarti, ada kemungkinan setelah ke kamar kecil mereka langsung mengambil majalah tersebut.

Sebagai gantinya, anda bisa membawa buku bacaan sendiri dari rumah baik berupa novel, buku karangan atau buku-buku lain yang bias menjadi teman anda selama berada di pesawat.

2. Jendela Pesawat

jendela pesawat
via bungkul.com

Dalam sebuah tes yang dilaporkan oleh Majalah Time mengenai berapa lama bakteri seperti MRSA dapat bertahan pada benda-benda yang biasanya ditemukan didalam kabin hasilnya mencengangkan.

Para peneliti menentukan bahwa bakteri tersebut bisa bertahan selama tiga hari di bawah jendela yang letaknya tepat berada di siku anda jika anda duduk di dekat jendela.

Baca Juga : Kenali Bahaya Distamper Pada Hewan Peliharaan

Dengan kata lain, bakteri tersebut punya waktu yang cukup untuk menginfeksi sejumlah penumpang selama penerbangan berlangsung.

Selain itu, dalam catatan The New York Times disebutkan kalau jendela pesawat tidak menghalangi sinar UVA yang kemudian dikaitkan dengan masalah kanker kulit, penuaan dan kerutan dini.

Jika ada tempat yang paling bagus didalam pesawat tentu saja berada ditengah-tengah atau dibagian pinggir, jauh dari jendela pesawat agar terhindar dari kontaminasi bakteri dimaksud.

3. Toilet pesawat

kamar mandi pesawat
via thrillist.com

Drexel Medicine memperingkatkan bawah toilet pesawat adalah salah satu tempat paling non-higenis di pesawat karena menjadi tempat berkembang biaknya bakteri seperti E. Coli.

Hal ini tidak mengherankan karena biasanya toilet pesawat sering digunakan oleh hampir 50 penumpang sekali perjalanan.

Baca Juga : 5 Hewan Dengan Bulu Paling Lebat Di Dunia

Jika anda menggunakan kamar kecil di pesawat, seperti saran dari Drexel Medicine, baiknya anda membawa tisu desinfektan dan pembersih tangan sendiri.

Selain itu, cobalah untuk tidak bersentuhan langsung dengan handuk atau kertas yang ada disitu termasuk juga dudukan toilet dan keran.

Ingat juga untuk menutup kamar kecil setelah menekan germy flush. Juga, baiknya anda kenakan sepatu saat ke kamar kecil.

4. Selimut dan Bantal

selimut dan bantal di pesawsat
via beritagar.id

Tempat paling kotor di pesawat selanjutnya adalah selimut dan Bantal. Sekalipun kabinnya dingin tetapi bakteri dan kuman tetap bisa tinggal dan berkembang biak disitu.

Biasanya, pramugari membagikan barang-barang seperti ini untuk digunakan oleh penumpang dan anda tidak tahu kapan bantal atau selimut tersebut terakhir dibersihkan.

Bisa saja satu bulan atau dua bulan sebelumnya. Yang berarti, ada penumpang lain sebelum anda yang pernah menggunakan bantal dan selimut yang sama.

Baca Juga : 7 Penemuan Obat Yang Mengubah Dunia

Dengan kata lain, anda tidak dapat menentukan berapa banyak penumpang yang mengantuk, ngiler dan menggunakan bantal serupa sebelum anda menggunakannya.

USA Today melaporkan bahwa hanya aman menggunakan selimut dalam pesawat apabila masih tertutup dengan plastik.

Jika anda ingin sekali menggunakan selimut dan bantal selama penerbangan berlangsung baiknya anda membawanya sendiri dari rumah.

Dengan begitu, anda tidak menggunakan selimut yang telah digunakan oleh orang lain yang mungkin sudah kotor.

5. Seat belt atau sabuk pengaman

seat belt airplane
via videoblocks.com

Memang sih, peran sabuk pengaman sangat penting untuk anda. Namun, berdasarkan laporan dari Travelmoth, bersama beberapa ahli mikrobiologi untuk mengambil sampel dari lima bandara dan empat pesawat komersial lain guna memperkirakan total populasi bakteri per inci persegi.

Mereka menemukan bahwa sabuk pengaman Gesper mengandung lebih dari 230 unit bakteri pembentuk koloni per inci persegi.

Baca Juga : Penemuan-Penemuan Yang Mengubah Dunia Kedokteran

Sementara, dalam catatan USA Today, sebagian besar maskapai penerbangan menyewa layanan pembersih pihak ketiga yang lebih fokus untuk pembersihan yang cepat.

Sebagai alternatif, anda bisa menggunakan pembersih tangan dan hindari menyentuh wajah anda setelah menggunakan sabuk pengaman.

6. Flush button yang terdapat di toilet

flush button airplane
via businessinsider.com

Travelmath memastikan bahwa tombol flush yang terdapat pada toilet pesawat mengandung 265 unit bakteri pembentuk koloni per inci persegi, yang lebih banyak dibanding gesper sabuk pengaman di pesawat.

Oleh karena itu, disarankan untuk menyentuh tombol atau pegangan tersebut dengan handuk atau kertas. Dan baiknya anda tidak menyentuh mata anda setelah bersentuhan dengan tombol tersebut.

Jika perjalanan anda menggunakan pesawat tidak memakan waktu yang lama baiknya anda menggunakan kamar kecil yang ada di bandara. Dengan demikian, anda bisa menggunakan air bersih untuk mencuci tangan setelah menggunakan toilet.

7. Meja Baki ditempat duduk

tempat terkotor di pesawat
via netmedia.co.id

Mungkin ini tidak terlalu mengejutkan bagi anda. Para peneliti dari Travelmath juga menemukan bahwa semua permukaan meja baki yang mereka uji di pesawat dan bandara mengandung jumlah unit bakteri pembentuk koloni tertinggi per inci persegi yakni 2.155.

Ditambah lagi penelitian yang dilakukan oleh Auburn University yang menemukan bahwa bakteri dapat bertahan hingga tiga hari diatas meja baki plastik.

Baca Juga : 8 Fakta Mengenai Pekerja Tambang Yang Harus Kamu Ketahui

Memang, beberapa maskapai membersihkan meja baki setiap malam. Namun, seperti yang dikatakan seorang pramugari di Business Insider, bahwa kain yang digunakan untuk membersihkan meja baki di pesawat adalah kain yang sama sampai meja baki tersebut selesai dibersihkan. Yang berarti, dari baris pertama dibersihkan sampai baris ke-35 kainnya tetap sama.

Meja baki juga sering digunakan sebagai tempat untuk menempelkan permen karet atau dalam beberapa kasus, digunakan oleh penumpang untuk mengganti popok bayi.

Dengan kata lain, meja baki pesawat adalah tempat paling kotor yang ada di Pesawat karena koloni bakteri yang terdapat di atas permukaannya.

Penutup

Menggunakan pesawat untuk bepergian bisa menjadi alternatif untuk anda yang ingin melakukan perjalanan jarak jauh dan ingin cepat sampai.

Dibalik reputasinya sebagai mode transportasi higenis tidak berarti pesawat menjadi tempat yang paling aman dari bakteri.

Jika anda bepergian menggunakan pesawat, baiknya anda menghindari tempat-tempat yang telah disebutkan dibagian atas untuk menghindari kontaminasi mikroba.

Nah demikian artikel tentang 7 tempat paling kotor yang ada di Pesawat. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

You might like

2 Comments

  1. Ga sekalian lo tulis jangan duduki kursinya krn telah di duduki oleh ratusan penumpng tiap harinya artikel kok ga bermanfaat🙄

  2. Sekalian lg jngan naik pesawat karena sdh sering di gilir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *