Ibu Tak Perlu Khawatir! Begini Cara Obati Ruam Kulit Pada Bayi

6 Likes Comment
ruam kulit pada bayi

Ada beberapa cara obati ruam kulit pada bayi yang bisa dilakukan oleh Ibu. Tetapi, sebelum mengobati ada baiknya ibu mengetahui apa saja penyebab ruam kulit.

Ruam kulit pada bayi sebenarnya adalah hal lumrah yang sering dialami oleh bayi. Ada banyak alasan mengapa bayi terkena ruam dan banyak cara mengobatinya.

Salah satu penyebabnya karena kulit bayi yang sensitif, pempers yang digunakan atau keringat yang tidak keluar dengan baik lewat pori-pori.

Ruam kulit ini biasanya berupa bintil-bintil berwarna merah pada kulit yang terkadang menjadi penyakit kulit dan sering dialami oleh anak-anak karena peluh atau keringat.

Warna kemerah-merahan ini hampir terdapat di seluruh bagian tubuh bayi. Namun bagian tubuh bayi yang dominan terkena ruam adalah bagian leher dan perut.

Oleh karena itu, sebagai ibu, anda harus mengetahui apa yang menjadi penyebab ruam kulit bayi sebelum akhirnya mengambil langkah-langkah yang perlu untuk mengobatinya.

Meski dalam banyak kasus ruam kulit bayi ini dikarenakan oleh keringat namun ada baiknya anda memperhatikan pemakaian popok bayi, karena popok juga bisa menyebabkan ruam kulit bayi.

Ruam popok sering dialami oleh bayi dan terjadi di daerah sekitar kemaluan, lipatan paha dan perut bagian bawah.

Penyebab Ruam Pada Kulit Bayi

Penyebab utama kulit pada bayi adalah pori-pori bayi yang tersumbat dan mengakibatkan keringat tidak dapat keluar. Bayi yang mengalami ruam kulit ini biasanya dikarenakan kelenjar keringat yang belum sempurna.

Menurut Profesor Pediatrik dan dermatologi dari Universirty of California, Lewrence F. Eichenfiled mengatakan bahwa penyebab ruam pada kulit bayi yang paling utama dikarenakan pakaian yang dikenakan. Dan ini juga menjadi alasan utama mengapa bayi berkeringat atau tidak.

Eichenfiled juga menjelaskan bahwa sirkulasi udara atau kondisi udara yang buruk ditempat bayi berada juga ikut berkontribusi menyebabkan ruam kulit.

Kondisi udara yang buruk dapat mengakibatkan suhu dalam ruangan menjadi panas. Apalagi jika bayi menggunakan pakaian hangat dan berlapis-lapir saat berada didalam ruangan.

Saat suhu panas, tubuh akan berkeringat. Kondisi ini tidak saja dialami oleh bayi, tetapi juga orang dewasa. Apalagi jika bayi menggunakan mantel tebal maka keringat tidak akan keluar dengan sempurna.

Dengan demikian, keringat akan mengalir ke jaringan kulit disekitar kelenjar panggul dan memicu ruam kulit dan bahkan dalam beberapa kasus membuat kulit iritasi.

Gejala ruam kulit bayi

Bayi yang mengalami ruam kulit biasanya berada di area tertutup seperti pada pinggang bagian atas, area genital, ketiak dan juga lutut sehingga membuat bayi tidak nyaman.

Jika ini terjadi pada bayi anda, itu berarti anda harus memperbaiki pola perawatan si kecil mulai dari pakaian yang dikenakan sampai pada kualitas ruangan.

Anda juga bisa menggunakan kipas angin atau AC karena dua alat ini dapat membantu mengurangi panas dalam ruangan yang menyebabkan bayi berkeringat.

Namun, apabila ruam kulit pada bayi ini disertai dengan gejala-gejala seperti bayi lemas, rawel, muntah-muntah, kulit terlihat pucat, kaku pada bagian leher dan anggota tubuh lainnya, terkadang bayi tidak responsif, maka ibu perlu berkonsultasi langsung ke dokter.

Karena gejala tersebut merupakan gejala awal Meningitis. Yang merupakan penyakit radang pada selaput otak atau tulang belakang yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur.

Lalu bagaimana cara menghilangkan ruam kulit pada bayi? Ada beberapa cara yang dapat membantu mengurangi ruam kulit.

Cara mencegah ruam kulit bayi

Biasanya, ruam kulit  bayi ini akan hilang dalam beberapa hari. Namun, ada beberapa cara yang dapat membantu bayi menjadi lebih nyaman. Sebagai berikut:

1. Menurunkan suhu dalam rumah

Usahakan untuk menggunakan AC atau kipas angin yang bisa menurunkan suhu dalam ruangan tempat bayi berada sehingga ruangan itu terasa lebih sejuk dan nyaman.

2. Kenakan pakaian yang nyaman pada bayi

Selanjutnya adalah usahakan dalam kondisi tertentu, seperti siang hari dimana saat itu sedang panas terik, untuk mengganti pakaian bayi dengan pakaian dari bahan yang lebih tipis agar bayi tidak gerah dan berkeringat.

3. Pakailah lotion khusus untuk bayi

Beberapa lotion bayi dapat membuat kulit bayi terasa lebih sejuk karena efek yang diberikan. Disarankan untuk menggunakan lotion bayi yang membantu mencegah ruam kulit pada bayi.

Selain tiga cara diatas, usahakan juga untuk selalu menempatkan bayi di kamar dengan kondisi udara yang lebih baik.

Dan usahakan untuk tidak membasahi bagian tubuh bayi yang terkena ruam dan jaga agar tetap kering sekaligus hindari menggunakan pakaian yang terlalu sempit atau ketat.

Cara diatas hanyalah upaya untuk mencegah ruam kulit terjadi pada bayi. Sebenarnya, jika bayi anda sudah terkena ruam, ada beberapa cara alami untuk mengobatinya.

Cara obati ruam kulit pada bayi

Meski ruam pada kulit hanya berlangsung dalam beberapa hari, namun tetap perlu di obati sekaligus mencegahnya di kemudian hari. Berikut beberapa cara alami untuk mengobati ruam kulit bayi, antara lain:

1. Menggunakan bubuk cendana

Campur bubuk cendana dengan air mawar kemudian oleskan campuran ini ke bagian tubuh bayi secara merata. Disarankan untuk mengoleskannya dibagian tubuh yang terkena ruam.

2. menggunakan lidah buaya

Lidah buaya dapat memberikan efek kesejukan pada kulit. Untuk mengobati ruam kulit dengan lidah buaya, silahkan campurkan daun lidah buaya dengan air mawar karena diyakini mampu menyembuhkan ruam pada si kecil.

3. Lemon

Lemon diyakini memiliki nutrisi yang mampu mengendalikan minyak berlebih pada kulit akibat keringat. Oleskan pada bagian tubuh bayi yang terkena ruam dengan lemon untuk mengobatinya.

Penutup

Terkadang, ruam kulit dikenal dengan nama bintik merah pada kulit si kecil. Secara umum, ruam kulit bayi tidaklah berbahaya.

Namun apabila disertai dengan gejala menengitis seperti diatas, sebaiknya ibu langsung berkonsultasi ke dokter anak terdekat.

Demikian artikel tentang Cara Alami Obati Ruam Kulit Bayi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *