Perbedaan antara Sitemap.xml dan Sitemap.html

3 Likes Comment
perbedaan antara sitemap.xml dan sitemap.html

Perbedaan antara Sitemap.xml dan Sitemap.html – Mungkin anda sudah pernah mendengar tentang kata sitemap ini. Dan anda tahu bahwa sebuah situs web/blog wajib memiliki sitemap.

Tapi, saya yakin, ada sebagian dari anda yang mungkin belum paham fungsi dan juga jenis-jenis sitemap.

Banyak dari anda yang belum tahu perbedaan antara dua hal ini, meski anda sudah akrab sekali dengan sitemap. Seperti juga namanya, site dan map, yang menunjukan pemetaan situs web anda. Tapi bukan dalam artian pemetaan, melainkan dalam arti list atau daftar.

Jika anda masih bingung perbedaannya, baca artikel ini sampai habis. Sebab disini akan membahas dua jenis sitemap disitus web, dan fungsi dari sitemap itu sendiri. Oke, here we go!

Apa itu sitemap/peta situs?

Sebenarnya ada beberapa jenis peta situs ataus fitemap yang berbeda, seperti misalnya yang anda visualisasikan di didalam blog anda sendiri dan juga yang tidak anda visualisasikan, melainkan hanya terbaca melalui boot mesin telsuru seperti Google, Bing, dan Yahoo.

Sitemap/peta situs adalah sebuah jenis file yang berisikan daftar artikel anda yang dapat dibaca oleh Boot mesin telusur dan pengguna.

Semua artikel anda disatukan dalam daftar file, yang memudahkan pengeindeksan dan memudahkan pencarian pengguna.

Baca Juga : Cara memasukan sitemap di WordPress

Sebenarnya, pengertian peta situs ada beragam, tapi semuanya mengacu pada pengertian diatas. Google sendiri mengartikan peta situs sebagai:

File dimana anda memperoleh daftar halaman web dari situs anda untuk memberi tahu Google dan mesin pencari lainnya tnetang organisasi konten di situs web anda. Perayap mesin telusur seperti Googlebot membaca file untuk mempermudah proses perayapan.

Jadi, peta situs itu cukup penting untuk sebuah blog/situs web. Peta situs ini akan memberi tahu Google tetang konten yang anda miliki.

Baca Juga : Situs Penyedia Gambar Gratis di Internet

Setelah itu, mari beralih ke jenis-jenis sitemap. Ada dua jenis sitemap yang perlu anda ketahui, yakni sitemap.xml dan sitemap.html

Sitemap.xml

Sebagaimana pengertian diatas, bahwa sitemap adalah daftar jenis konten didalam blog, diikuti ekstensi .xml menunjukan bahwa halaman didalam blog anda berisikan kode-kode khusus yang mempermudah proses crawling yang dilakukan oleh Google.

Jenis sitemap ini akan mengcrawl semua detail yang ada di halaman anda, mulai dari data-data tanggal, kapan di publikasikan, kapan terkahir di modifikasi, siapa pembuatnya, apakah ini valid, apakah ini berbahaya, apakah ini menerapakn SEO yang baik dan lain sebagainya.

Baca Juga : Cara Daftarkan Blog WIX Di Google Search Console

Semua data-data itu diindeks oleh Google sebagai data-data awal untuk memasukannya ke dalam basis data mereka, untuk kemudian ditampilkan kepada pengguna apabila ada kata kunci/kueri yang terkait dengan URL yang anda masukan didalam sitemap tadi.

Untuk itu, usahakan agar anda menerapkan strategi SEO yang baik sebelum mempublikasikan konten anda. Mengapa? Sebab, URL pertama ini adalah URL yang akan dijadikan Google atau mesin perayap lain sebagai dasar untuk penargetan.

Baca Juga : Cara Buat Konten Yang Ramah SEO

Maksudnya apa ya? Maksudnya adalah, bahwa URL yang anda masukan itu, sangat wajib untuk sudah diterapkan metode-metode SEO. Dan jelas, jenis sitemap ini sangat penting untuk SEO. Mengapa? Karean Google atau mesin pencari lainnya bisa memberi anda lalu lintas yang organik, ke situs web anda.

Intinya, jenis sitemap ini berisikan semua data-data didalam situs anda, data-data internal itu mulai dari halaman, artikel, dan lain sebagaimnya. Termasuk juga soal property lain, misalnya robots.txt, ads.txt, deskripsi blog, tag robot khusus dan sebagainya.

Sitemap.html

Berbeda dengan sitemap.xml, sitemap.html biasnya hanya berisikan daftar artikel didalam blog anda tidak termasuk halaman dan juga data-data tambahan lain di blog. Misalnya, jika anda melihat sitemap blog saya, ini adalah jenis sitemap.html

Baca Juga : Mengapa Sitemap Perlu Di Perbaharui Setiap Kali Ada Perubahan Di situs Blog Kita?

Untuk membuat sitemap.xml, saya sudah ulas diartikel saya sebelumnya tentang cara memasukan sitemap di Google Search Console. Anda juga dapat membaca artikel saya tentang cara memasukan sitemap di WordPress. Sementara, untuk artikel cara membuat sitemap sitemap.html, saya akan membahasnya di lain kesempatan.

Apakah sebuah blog butuh sitemap?

Jawabannya iya. Mengapa? Berdasarkan penjelasan diatas berarti anda sudah tahu betapa pentingnya situs web memiliki sitemap kan? Meski sebenarnya, Google belum pernah mengkonfirmasi bahwa keberadaan sitemap mempercepat proses pengindeksan artikel. Apalagi jika situs web anda adalah situs web besar dengan ribuan konten didalamnya.

Nah demikian artikel tentang perbedaan antara sitemap.xml dan sitemap.html. Jika anda punya masukan terkait dengan postingan ini, silahkan tinggalkan di kolom komentar. Semoga bermanfaat!

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *