Hati-Hati! Ini 6 Penyebab Blog Di Blacklist Oleh Google

6 Likes Comment
Mengapa Situs Web Anda Di Blacklist

6 Penyebab Blog Di Blacklist Oleh Google – Semua blogger menginginkan agar blog atau situs web yang mereka kelola bisa muncul di hasil pencarian Google. 

Kalau sudah muncul, berarti orang-orang sudah bisa mengaksesnya. Bonusnya adalah apabila postingan tersebut berada di halaman pertama pencarian.

Untuk mesin pencari seperti Bing dan Yahoo pembahasan soal ini mungkin agak berbeda. Namun, kalau ditelaah lebih lanjut, poin-poin pentingnya hampir sama.

Yang berarti, dalam artikel ini hanya akan diulas penyebab-penyebab blog tidak muncul di Google meskipun sudah memiliki banyak postingan.

Jika tidak muncul di Google, meskipun semua langkah sudah anda ambil, seperti mendaftarkannya ke Search Console, Analytics dan lain sebagainya ada kemungkinan blog atau situs web tersebut telah di blacklist oleh sistem Google.

Google sendiri telah menjadi salah satu Search engine dan perusahaan startup terbesar dan paling populer di dunia. Untuk search Engine, pangsa pasarnya mencapai 60-an persen dari pangsa pasar pencarian website di Dunia.

Baca Juga : 10 Layanan Google Yang Harus Anda Maksimalkan Sebagai Blogger

Selain itu, beragam produk gratis dan berbayar yang mereka buat, seperti Gmail dan Youtube semakin menambah popularitas perusahaan dari Amerika Serikat ini.

6 Penyebab Blog Di Blacklist Oleh Google

Lalu, apa saja penyebab utama mengapa blog di banned oleh Google? Secara umum ada 6. Nah berikut disajikan artikel tentang 6 penyebab blog di Blacklist oleh Google. Apa saja penyebabnya? Berikut artikelnya untuk anda.

1. Adanya tautan [backlink] dari atau ke situs web spam atau p*rno

Soal tautan spam dan p*rno telah dilarang keras oleh Google. Hal ini tidak mengherankan, sebab dua situs atau tautan semacam ini dianggap tidak sesuai dengan peraturan Google dan yuridis dari sebagian besar zona.

Jika anda sementara membangun tautan untuk blog atau situs web anda, sebaiknya perhatikan hal ini. Jangan-jangan, ada tautan yang mengarah atau masuk ke situs web terlarang tersebut.

Baca Juga : Cara Mudah Menerapkan SEO di Postingan Blog

Lantas, bagaimana cara mendeteksi kalau ada tautan masuk atau keluar yang mengarah ke dua jenis situs diatas? Ada beberapa cara untuk mendeteksinya.

Pertama, menggunakan Google Search Console. Soal ini, saya sudah mengulasnya pada salah satu artikel saya yang berjudul Cara Blokir Backlink Spam Yang Masuk.

Untu melihat apakah backlink tersebut spam atau tidak, silahkan buka secara manual situs tersebut. Apabila sebagian besar konten memposting artikel promosi dan tidak berguna, atau mengandung konten p*rnografi, silahkan blokir saja.

Dan ingat, jangan pernah sesekali menautkan situs web anda ke situs semacam itu. Juga, jangan pernah menggunakan tools khusus untuk memperbanyak tautan karena biasanya mengandung tautan dari situs-situs terlarang diatas.

2. Menjual dan membeli tautan berbayar

Selain tautan dari situs terlarang, menjual dan membeli tautan juga sebenarnya dilarang. Meskipun praktik ini sering dilakukan oleh Blogger, karena dianggap sebagai salah satu sumber penghasilan.

Ada beberapa blog populer yang menjual tautan, dengan harga yang murah hingga yang mahal. Salah satunya adalah blog Mastimon.

Dan ternyata, tautan semacam ini sangat dibenci oleh Google. Biasanya, setelah Google mengetahui praktik yang anda lakukan, akan anda sanksi yang diberikan. Yang paling sial adalah di blacklist di mesin pencarian Google.

Google sendiri pernah mengatakan hal ini. Begini katanya, “Anda ingin tautan saya untuk memperoleh trafik. Benar-benar baik, tetapi apakah berdampak pada peringkat di SERPS? Jawabannya Tidak”.

Baca Juga : Cara Buat Konten Yang Ramah SEO

Yang berarti, praktik jual beli tautan tidak akan menaikan peringkat blog anda. Malah, blog anda bisa di blacklist di mesin telusur dan mungkin dibanned oleh AdSense.

3. Menggunakan boot untuk menambah atau mengedit postingan secara otomatis

Nah ini juga paling dibenci oleh Google. Meskipun cara kerja Google berdasarkan boot, namun mereka juga tidak suka, termasuk boot yang dirancang untuk mengedit atau menambah konten atau postingan secara otomatis.

Baca Juga : 7 Cara Memantau Dan Melacak Hasil SEO

Kegiatan semacam ini akan dicap sebagai pelanggaran oleh Google. Jika kedapatan, Google akan memberikan sanksi yang keras seperti blacklist.

Google juga melarang pencarian otomatis dengan tujuan mengubah hal tersebut menjadi tag, kategori dan lain sebagainya. Karena itu, sebaiknya hindari penggunaan boot semacam itu.

4. Memodifikasi file Robots.txt

Robots.txt adalah entri masuk bagi semua mesin telusur, termasuk Google. Sebelum boot search engine seperti Google melakukan crawling ke blog anda, ia terlebih dahulu melewati file robots.txt dan membaca perintah yang ada didalamnya.

Proses crawling juga dilakukan berdasarkan file dari robots.txt. Jadi, file ini, meskipun sederhana fungsinya sangat penting bagi sebuah blog.

Namun terkadang, karena iseng atau sengaja, ada beberapa blogger yang memodifikasinya. Padahal, mengubahnya bisa berakibat fatal.

Dengan adanya perubahan pada file robots.txt maka secara langsung akan mengubah cara kerja boot mesin pencari dalam melakukan crwaling.

Secara umum dan normal, file robots.txt adalah sebagai berikut:

User-agent: Mediapartners-Google

Disallow:

User-agent: *

Disallow: /p/about.html

Disallow: /p/contact.htmlAllow: /

Sitemap: https://www.paulipu.com/sitemap.xml

Setiap baris diatas berisikan perintah. Misalnya, user agent berisi perintah untuk mediapartners crawling, yang hanya diizinkan oleh Google. Disallow berisikan perintah untuk tidak mengcrawling halaman [p] yang terdapat pada blog.

Oleh karena itu, sebaik mungkin menghindari pengeditan pada robots.txt karena bisa berbahaya bagi mesin telusur anda.

5. Konten duplikat yang kualitasnya rendah

Hukuman paling tragis bagi blog yang terindikasi konten duplikat adalah di blacklist dari mesin telusur. Yang berarti, Google juga benci setengah mati pada konten duplikat.

Karena memang, setiap bagian di dunia ini sifatnya unik atau satu-satunya. Begitu juga dengan konten yang anda sajikan didalam blog.

Baca Juga : Jual Foto Anda di 5 Situs Ini Dan Dapatkan Honor Jutaan Rupiah

Artinya, bukan hanya Google yang menginginkan hal tersebut, tetapi juga para pengguna. Apalagi, konten yang disajikan tersebut, penggunaan kata dan teksnya menarik.

Duplikat konten sendiri dapat dengan mudah di deteksi. Biasanya, akan terlihat dibawah hasil pencarian mesin telusur [dalam beberapa kasus].

Selain duplikat konten, hal lain yang bisa membuat blog di blacklist adalah konten yang berkualitas rendah. Dan ini berbeda dengan konten duplikat.

Apa itu konten berkualitas rendah?

Dalam pengkategorian konten, Google menentukan dua jenis konten yakni konten yang berkualitas tinggi dan konten yang berkualitas rendah.

Ada beberapa ciri konten yang berkualitas rendah, antara lain:

  • Artikelnya pendek dibawah dari 250 kata [tidak termasuk konten untuk anak-anak dan news atau konten berita]
  • Menahan informasi
  • Tidak ada gambar referensi
  • Mengandung konten duplikat
  • Dll

Yang berarti, konten berkualitas rendah tidak memiliki manfaat apa-apa bagi pengguna. Jadi, jika anda menulis diartikel hanya untuk meningkatkan jumlah artikel dalam blog sementara konten yang disajikan itu memiliki kualitas rendah, jangan heran kalau blog anda sulit ditemukan di Google.

6. Fooling Search Engine Bots (Cloaking)

Soal hal ini, Matt Cutts, kepala Tim Spam Web Google sudah menjelaskan pada salah satu videonya di Youtube. Silahkan tonton videonya dibawah ini:

Udah ngerti gak? Kalau belum ngerti itu tidak apa-apa. Karena, Matt berbicara dalam bahasa Inggris. Intinya, dalam video itu dijelaskan bahwa penyelubungan berarti menampilkan konten ke boot search engina sementara konten yang disajikan berbeda.

Misalnya begini. Anda membuka sebuah situs web dengan judul 100+ produk makanan khas olahan dari Sulawesi Utara, sementara yang ditampilkan hanya 5 produk saja maka dapat diartikan sebagai cloaking.

Baca Juga : Cara Memasukan Sitemap Di Google Search Console

Hal ini bisa membuat pengunjung kecewa dan akan berusaha untuk tidak mengunjungi situs web tersebut. Sebab, bisa saja, ia mencari detail produk xyz, yang tidak ada dalam daftar tersebut.

Selain itu, pengunjung juga akan merasa dirinya ditipu karena penyelumbungan semacam ini. Dan, usahakan jangan pernah lakukan hal-hal semacam ini.

Penutup

Setiap blogger tentu menginginkan agar artikelnya didalam blog bisa diakses dengan mudah, pengunjungnya juga akan merasa puas dan lain sebagainya.

Tetapi, dengan semakin banyaknya situs web yang dibuat, banyak blogger juga yang masih bersikap nakal dan sewenang-wenang.

Untuk mengatasi hal ini, google telah mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu sekaligus untuk melindungi pengguna dari praktik-praktik semacam ini.

Nah demikian artikel tentang 6 penyebab blog di blacklist oleh Google. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *