Mau Pelajari SEO? Baca Dulu 5 Faktanya Disini

5 Likes Comment
pelajari SEO

Mau Pelajari SEO? Baca Dulu 5 Faktanya Disini – Dalam setiap proses pembelajaran SEO, ada yang namanya pengantar. Fungsi pengantar ini sangat penting karena bertujuan untuk membentuk pemahaman anda tentang apa itu SEO dan bagaimana cara menerapakannya di blog.

Salah satu model pengantar ini adalah dengan memperkenalkan fakta-fakta menarik seputar SEO seperti yang akan dibahas pada artikel ini.

SEO hingga kini tetap menjadi suatu ilmu yang tak pasti. Selain tidak pasti, SEO sifatnya dinamis dan terus berubah seiring dengan perkembangan yang ada.

Oleh karena itu, meskipun anda sudah tahu cara kerja SEO dan bagaimana menerapkannya di blog, pengetahuan itu wajib di upgrade, karena bisa saja pengetahuan itu sudah basi dan tak lagi berguna.

SEO juga bergantung penuh pada logaritma yang diterapkan oleh Search Engine. Ketergantungan ini semakin besar manakala logaritma tersebut sudah bekerja dengan model artificial intelligence.

SEO juga memiliki banyak macam dan biasanya disesuaikan dengan tujuan penggunaannya. Misalnya, untuk bisnis bisa menerapkan SEO marketing, untuk bisnis lokal bisa memanfaatkan SEO lokal dan lain sebagainya.

Semua tujuan ini punya cara kerja yang yang hampir mirip, hanya saja penerapannya yang terkadang berbeda meski semuanya tetap mengandalkan konten didalamnya.

Kata konten yang saya maksud disini merujuk pada artikel, video, audio, produk bisnis dan semua hal yang bisa di posting di internet.

Oleh karena itu, jika anda ingin mempelajari tentang SEO dan ingin agar proses pembelajaran itu lebih terstruktur, sebaiknya baca dulu 5 fakta yang akan diulas dalam artikel ini.

Mau Pelajari SEO? Baca Dulu 5 Faktanya Disini

Lalu apa saja fakta yang harus diketahui sebelum mempelajari soal SEO? Secara umum ada 5 fakta. Berikut artikelnya untuk anda.

1. Soal konten duplikat atau copas

Bagi pemula yang ingin mempelajari tentang SEO pasti pernah bertanya, bagaimana jika seandainya di blog saya terdapat konten duplikat?

Misalnya, ada kalimat atau kata-kata tertentu yang teridentifikasi copas? Apakah akan mendapatkan penalti atau hukuman dari google? Apakah juga konten duplikat itu berdampak pada peringkat blog saya di mesin telusur?

Jawabannya untuk semua pertanyaan ini adalah tidak. Alasannya sederhana, Google pernah menyebut bahwa konten duplikat tidak akan dapat hukuman atau penalti hanya tidak akan di prioritaskan di SERPs [search engine results pages].

Untuk lebih jelas, anda bisa simak pernyataan dari Matt Cuts, evaluator kualitas pencarian Google dibawah ini. Begini bunyinya:

Peringkat terendah akan diberikan apabila semua atau hampir semua konten utama (MC) pada halaman yang ada disalin dengan sedikit atau tanpa waktu, usaha, keahlian, kurasi manual dan tidak memberi nilai tambah bagi pengguna. Halaman tersebut harus diberi peringkat terendah, sekalipun halaman itu memberikan kredit ke sumber artikel.

Dari pernyataan ini, saya kemudian mengambil kesimpulan bahwa konten duplikat atau konten salinan tidak akan mendapat penalti dari Google. Karena tidak ada kata penalti disitu. Yang berarti, Google memiliki perlakuan yang berbeda bagi konten duplikat tersebut.

Satu-satunya hal yang harus dikhawatirkan apabila anda sudah menggunakan Google AdSense. Mungkin, jika di halaman anda terlalu banyak duplikat, bisa saja anda dapat surat putus dari AdSense [dalam beberapa kasus].

Jika anda masih belum percaya hal ini coba tonton video Andrey Lipaatsev. Lipaatsev ini ahli ahli Google dibidang evaluator kualitas pencarian. Dalam video tersebut ia mengatakan kalau konten duplikat tidak akan mendapat hukuman dari Google.

Namun, satu hal yang harus diketahui adalah, konten duplikat bukanlah solusi jangka panjang untuk memperoleh peringkat yang lebih baik di SERPs.

Baca Juga :  Cara Mudah Menerapkan SEO Di Postingan Blog

Alasan mengapa Google tidak memberi hukuman untuk konten duplikat tersebut cukup beragam salah satunya karena tidak seluruh konten duplikat sifatnya manipulatif atau menyesatkan.

Oleh karena itu, sebaiknya anda menggunakan tag kanonik di blog untuk memberikan sinyal ke Google tentang konten yang di sukai pembaca, sembari memastikan bahwa konten tersebut aman dari duplikasi.

Satu hal lagi yang harus diketahui adalah, meskipun konten anda bukan konten duplikat alias konten original, namun bukan berarti konten tersebut termasuk konten yang unik.

Konten yang unik ini berbeda dengan konten original. Begitu juga dengan konten asli berbeda dengan konten duplikat.

Oh iya, konten yang unik itu yang bagaimana? Yang mengandung informasi kebaharuan, gaya penulisan yang mudah dipahami, tidak rewerite atau mengutip artikel dari blog lain dan seterusnya.

Apabila ada blog lain yang mengutip artikel anda tanpa izin, anda bisa meminta Google menghapusnya lewat fitur pada Copyright Act atau DMCA.

2. Tidak semua mesin pencari menggunakan backlink sebagai dasar untuk memperoleh peringkat di SERPs

Apa mungkin blog saya bisa page one tanpa backlink? Jawabannya bisa. Namun, anda harus mendaftarkan ke Yandex. Yandex sendiri merupakan salah satu search engine terbesar dan terpopuler di Rusia.

Daripada jauh-jauh membahas Yandex, mending lihat ke depan. Google dan mesin telusur lainnya mulai mengarah ke sana, ditambah lagi dengan hadirnya kecerdasan buatan dalam logaritma search engine.

Pada dasarnya, teknik ini bertujuan untuk mendefinisikan kembali kata kunci yang paling relevan dengan kueri pencarian sembari mempertimbangkan kualitas, nilai spam dan otoritas halaman.

Untuk Yandex, metode pengukurannya akan unik. Dimana halaman diidentifikasi terlebih dahulu oleh logaritma kontra black hat SEO sebelum memberikan peringkat pada sebuah laman.

Di Google, Yahoo dan Bing untuk saat ini masih menggunakan backlink sebagai faktor peringkat halaman. Dengan kata lain, sampai saat ini, backlink masih menjadi nilai tertinggi untuk memperoleh peringkat di SERPs.

Jika tak percaya, silahkan baca pernyataan Matt Cuts, perwakilan Google dibidang Evaluator Kualitas pencarian. Begini katanya:

Kami tidak memiliki versi seperti yang dipaparkan ke publik, tetapi kami telah melakukan eksperimen seperti itu secara internal […] kami telah menerapkan beberapa ide untuk mematikan relevansi backlink dan, setidaknya untuk saat ini, relevansi backlink masih sangat membantu dalam hal memastikan bahwa kami mengembangkan penelusuran terbaik, paling relevan, dan paling topikal.

Namun kedepannya, backlink mungkin sudah tidak relevan lagi. Karena, dari pernyataan diatas, pengujian sudah dilakukan secara internal.

Dari berbagai penelitian tentang kemungkinan ini, salah satunya yang dilaporkan oleh News Scientist pun mengatakan hal yang sama. Karena sudah saatnya bagi mesin telusur untuk memberikan peringkat berdasarkan fakta dan bukan backlink.

Ini berarti, kedepannya nilai otoritas domain dan kualitas artikel secara kumulatif akan menjadi unsur pertama untuk memperoleh peringkat di halaman pertama SERPs.

3. Featured Snipped tidak berdampak signifkan pada peringkat laman keseluruhan

Cuplikat kaya atau featured Snipped pertama kali muncul sebagai pratinjau pada Google serps tahun 2009 lalu. Di Indonesia sendiri, featured Snipped baru populer beberapa tahun terakhir.

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan blogger terkait dengan halaman kaya ini adalah apakah cuplikan tersebut berdampak langsung pada peringkat sebuah situs di Google?

Jawabannya tidak. Banyak pakar SEO yang juga mendukung jawaban ini. Karena pada dasarnya cuplikan kaya tersebut hanya berperan untuk menambahkan informasi ke daftar pencarian dan tidak mempengaruhi peringkat laman secara keseluruhan.

Di Forum Bantuan Webmaster, Google juga mengamininya. Yang berarti, mitos yang disebut oleh blogger lain seputar featured Snipped keliru.

Jadi, soal ini saya pikir sudah jelas. Jadi, kalau ada yang bertanya apakah cuplikan kaya atau featured snipped bermanfaat pada SEO secara langsung silahkan jawab saja tidak.

Hanya saja, cuplikan kaya membantu pemilik blog untuk meraih lebih banyak pengunjung blog atau situs web secara organik dan pada akhirnya otoritas halaman, otoritas domain, bouncing rate dan lain sebagainya anak naik.

4. Hanya 2 situs berbasis konten yang masuk 10 besar situs paling sering dikunjungi di dunia

Situs berbasis konten yang masuk 10 situs paling di kunjungi di dunia adalah Wikipedia dan Youtube. Sementara, situs lain merupakan search engine, platform e-commerce, situs berita, media sosial dan lain sebagainya.

Data ini tidak terlalu mengherankan, mengingat popularitas situs itu di seluruh dunia. 8 dari 10 situs diatas hanyalah penyedia konten yang diambil dari orang lain lalu disajikan pada orang lain.

Fakta ini ternyata mengarahkan pakar SEO pada satu pertanyaan penting lain yakni Apakah kegunaan lebih penting daripada konten? Jawabannya iya.

Sebagai contoh Google, yang kini menjadi search engine terbesar di dunia tidak populer karena konten yang disajikan atau backlink yang mereka peroleh tetapi karena banyaknya interaksi pengguna.

Melihat fakta ini, lantas ada satu pertanyaan penting lain yang juga mendesak dijawab yaitu apakah konten masih menjadi raja?

Untuk menjawab ini tidaklah mudah. Bagi blogger kecil, konten masih menjadi raja. Namun bagi blog atau situs web besar, jawabannya ada pada interaksi pengguna.

Interaksi itu bisa terjadi lewat guest post, komentar atau bouncing rate pengguna. Semua ini adalah jenis interaksi dasar yang sangat dibutuhkan oleh blog atau situs web baik kecil atau besar.

5. Kecepatan laman memiliki kontribusi besar terhadap perolehan peringkat di Google

Fakta ini sudah tidak terbantahkan lagi. Mengingat, saat ini manusia sudah memasuki era yang serba cepat.

Dimana, pengiriman pesan yang sudah terjadi secara real time, termasuk juga interaksi antar orang, jaringan data seluler yang makin kencang serta latensi situs web.

Semua ini dipengaruhi oleh perubahan perilaku pengguna yang selalu ingin terburu-buru dan tidak ingin membuang-buang waktu saat berselancar di internet.

Dalam berbagai survey, diketahui pengunjung hanya bisa menunggu waktu buka selama 12 detik saja. Jika lebih dari itu, mereka akan meninggalkan situs tersebut dan tidak akan pernah kembali.

Ini belum lagi banyak pengguna yang membuka sebuah laman situs menggunakan perangkat mobile, yang mungkin mereka lebih tidak toleran lagi pada situs yang loadingnya lambat.

Semua hal ini merujuk pada waktu fisik yang dibutuhkan seseorang saat membuka konten di internet. Karena itu, konten-konten tersebut harus disajikan dengan cepat dan instan.

Waktu loading juga adalah hal yang terus diperhatikan oleh Google dan kecepatan laman ini juga terhubung ke setiap pengoptimalan situs entah itu SEO marketing, SEO lokal, Voice search dan lain sebagainya.

Untuk mengatasi hal ini, beberapa waktu lalu Google meluncurkan Accelerated Mobile Pages [AMP] atau halaman seluler yang dipercepat.

Fitur ini pada dasarnya bekerja dengan cara memanfaatkan cache Google agar waktu buka laman dapa dipersingkat. Bahkan, dengan fitur ini, laman situs dapat terbuka kurang dari 3 detik.

Penutup

Belajar tentang SEO itu tidaklah mudah dan selalu dinamis. Begitu juga dengan fakta-fakta yang akan saya ulas diatas.

Mungkin saja, semua fakta-fakta tersebut sudah tidak relevan lagi 1 atau 2 tahun ke depan. Karena itu, akan terus saya perbaharui.

Demikian artikel tentang 5 fakta yang harus diketahui terlebih dulu jika ingin pelajari SEO. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *