Pengalaman Saya Menjadi Seorang Blogger Selama 1 Tahun

10 Likes 2 Comments
menjadi seorang blogger

Menjadi seorang blogger sebenarnya butuh keberanian yang luar biasa. Mengapa? Karena anda dituntut untuk terus aktif membuat artikel sementara anda menggantungkan semua artikel yang di tulis itu pada sesuatu yang tak pasti.

Mengapa itu tidak pasti? Karena sematang apapun rencana anda, semaksimal apapun metode yang anda terapkan, sesempurna apapun target yang ingin dicapai pada akhirnya bergantung pada mesin pencari.

Sebenarnya, sudah cukup lama saya ingin menulis artikel tentang ini, sebagai penyemangat bagi anda, terlebih untuk blogger pemula agar melihat blogging itu dari sudut pandang yang lain.

Kalau misalnya selama ini anda membuat blog dengan tujuan mendapatkan penghasilan konstan, kini tidak lagi.

Atau mungkin, tujuan anda ngeblog agar anda terlihat keren karena bisa menunjukan minat anda, kemampuan menulis atau supaya terlihat bisa edit HTML, kini berubah.

Intinya, sudut pandang ini tidak menekankan pada satu sisi blogging saja tetapi semua sisi. Mulai dari awal buat blog, teknisnya, konten artikelnya, risikonya, penghasilannya dan lain sebagainya.

Sekilas, kalau anda lihat judul diatas pasti anda menerka-nerka kalau saya akan pamer penghasilan saya selama setahun menjadi blogger di postingan ini.

Kalau begitu, mindest anda juga perlu diperbaharui. Karena, durasi waktu tidak dapat dijadikan tolok ukur penghasilan seorang blogger.

Saya pun punya harapan sama seperti yang anda terka itu. Namun apalah daya, terkadang ada usaha yang mengkhianati hasil.

Usaha ini karena tidak dilakukan dengan benar, seimbang dan matang. Karena memang, tujuan awal saya ngeblog adalah untuk memposting tulisan-tulisan saya yang amburadul.

Selama setahun menjadi seorang blogger, apa yang saya dapat?

Ada banyak hal yang saya dapatkan baik secara langsung ataupun tidak langsung. Sebagian besar hal yang saya dapat itu adalah pengalaman.

Pengalaman suka duka menjadi seorang blogger. Dimana merintis blog dari awal dengan tulisan-tulisan acak, banyak yang typo, tidak SEO Friendly dan lain sebagainya.

Kemudian, pengalaman menyenangkan selanjutnya adalah sensasi saat pertama kali diterima Google AdSense.

Baca Juga : 8 Hal Yang Harus Diatasi Jika Ingin Jadi Blogger Yang Sukses

Termasuk juga perasaan saat melihat ada peningkatan trafik di blog setelah melakukan evaluasi secara menyeluruh pada setiap artikel saya.

Agar lebih rinci, saya sudah menjabarkan pengalaman-pengalaman yang saya dapat selama setahun menjadi seorang blogger antara lain:

a. pengalaman tidak langsung
  • Belajar bagaimana menulis artikel yang baik dan benar
  • Menghargai karya orang lain
  • Merasakan bagaimana rasanya mulai menghasilkan uang dari AdSense lewat iklan, influencer atau lewat jualan backlink
  • Tahu bagaimana harus memajemen konten
  • Dan yang paling penting adalah belajar mencintai proses
  • Dan lain sebagainya
b. Pengalaman tidak langsung
  • Terkoneksi dengan blogger lain entah itu di grup Facebook, WhatsApp atau Telegram
  • Menerima ilmu dan masukan dari blogger lain begitu juga sebaliknya
  • Bisa membantu blogger lain meskipun terbatas
  • Tidak cepat putus asa
  • Dan lain sebagainya

Disisi lain, ada beberapa hal yang harus saya korbankan selama menjadi seorang blogger. Suka duka ini pasti dirasakan oleh hampir seluruh blogger, misalnya:

  • Sering mengorbankan waktu tidur [sering tidur late]
  • Kadang insomnia gara-gara mikirin blog
  • Waktu bergaul dengan teman-teman jadi berkurang
  • Sering mengurung diri di kamar
  • Dan seterusnya

Meski demikian, ada banyak hal yang saya dapatkan selama setahun menjadi blogger. Seperti yang saya sebut diatas, hal yang paling penting yang saya dapatkan itu adalah soal Pengalaman.

Awal cerita menjadi seorang blogger profesional

Pada pertengahan agustus tahun 2018 lalu saya membeli domain pertama saya di Niagahoster. Domain tersebut gunakan di blog saya sebelumnya, yang sudah tidak saya perpanjang karena berbagai alasan.

Dengan kata lain, pada bulan tersebut secara tidak langsung menjadi awal karir saya sebagai blogger yang profesional meskipun tidak full time.

Selama menggunakan domain tersebut, saya lebih cenderung mengejar kuantitas. Mungkin karena terpengaruh oleh masukan blogger sebelumnya yang menyarankan agar memperbanyak konten.

Jadi, kata ini saya artikan sebagai kuantitas. Padahal, yang paling penting adalah kualitas. Coba lihat blog-blog populer dengan sedikit konten tapi populer seperti milik mas sugeng.

Blog tersebut memperoleh ribuan viewers setiap bulan meskipun hanya memiliki sedikit konten. Karena mas sugeng menawarkan kualitas dan bukan kuantitas.

Saya juga sering tidak konsisten menggunakan template. Kadang seminggu sudah saya ganti, kadang dua minggu. Yang paling lama adalah tiga bulan.

Yang mungkin, gara-gara ketidakonsistenan ini membuat blog saya gagal menjadi seorang blogger selama setahun.

Selama 3 bulan pertama, saya mendaftarkan blog saya tersebut ke Google Adsense, namun tak pernah diterima. Lebih dari 10 kali saya mengajukan permohonan kembali namun semuanya berujung penolakan.

Ogah dengan keadaan ini, saya kemudian membeli salah satu template yang dijual oleh Mas Ginanjar [Rin Takanashi] lewat grup Facebook AdSense secret Indonesia pada bulan oktober 2018 seharga Rp. 150.000,-

menjadi seorang blogger

Saya sebenarnya berani membeli akun AdSense yang masih fresh tersebut karena uang yang saya gunakan bukanlah uang pribadi.

Melainkan uang yang saya dapatkan saat menjadi finalis lomba blog yang dilaksanakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Saya sendiri pada waktu itu berangkat ke Jakarta untuk mendapatkan nomine.

Waktu demi waktu berlalu, saya kemudian mendaftarkan kembali blog tersebut sampai akhirnya diterima pada tanggal 9 november 2018.

menjadi seorang blogger

Pada waktu diapprove AdSense saya menggunakan template gratisan milik Mas Juni. Meskipun hanya template gratisan tapi pengunjung blog saya tersebut terus meningkat dari waktu ke waktu.

Memasuki bulan Januari 2019, trafik blog saya sudah mentok di angka 500/day, meski hanya bertahan selama satu bulan.

Meskipun ada peningkatan trafik namun penghasilan yang didapat masih gitu-gitu aja. Di dashboard AdSense penghasilan saya selama 2 minggu sekitar 1.000-2.000. Tidak lebih dari angka itu.

Saya pun mencari-cari artikel tentang cara meningkatkan pendapatan dari AdSense. Semakin sering saya membaca artikel semakin saya sadar bahwa cara paling utama untuk meningkatkan penghasilan adsense ada pada trafik.

Baca Juga : Daftar Situs Penyedia Gambar Gratis

Sialnya lagi, di sela-sela usaha untuk mengoptimalkan pendapatan AdSense, dengan pengunjung yang sudah konsisten, seminggu kemudian penghasilan saya jebol.

Dalam dua minggu, penghasilan blog saya hanya berkisar 600-700 perak. Viewers pun terjun bebas bak hujan.

Ada apa? ternyata dua hari yang lalu saya mengganti template blog saya, lagi. Selain itu juga, artikel saya yang paling banyak dikunjungi pun saya edit.

Sebenarnya bukan edit sih tetapi melengkapinya. Dengan menghilangkan kata yang typo, melengkapi gambar referensi, mengedit tag heading dan link artikel.

Yang paling terakhir ini adalah alasan sesungguhnya mengapa trafik blog saya down. Karena saya mengganti link artikel paling populer tersebut dengan link baru.

Dengan kata lain, artikel yang populer tersebut sudah menjadi broken link meskipun saya sudah redirect, namun trafik tidak kembali lagi.

Melakukan evaluasi besar-besaran

Karena hal ini saya sempat vakum selama beberapa minggu menjadi seorang blogger. Pada awal maret 2019, saya kembali dan mulai melakukan evaluasi besar-besaran terhadap blog saya tersebut.

Salah satunya adalah memilih template yang cocok dan sesuai dengan gaya saya. Akhirnya pilihan itu jatuh pada template buatan bung Rully, DETIKCOY.

Meski akhirnya saya menyesal sendiri karena template itu banyak minusnya. Lagi pula, meskipun tampilannya bagus, loadingnya oke namun ada kode tersembunyi di bagian footer yang menjengkelkan.

Sialnya lagi, awal Maret 2018, akun AdSense saya ditangguhkan. Alasannya karena klik iklan sendiri. Meskipun bukan dalam artian saya sendiri.

Karena pada waktu itu, adik saya yang masih kecil meminjam laptop saya untuk bermain game. Namun karena laptop saya itu masih terkoneksi dengan internet, entah kenapa, ia sudah sampai di blog saya.

Ia lalu mengklik sembarangan termasuk juga iklan yang nongol yang akhirnya membuat akun AdSense saya ditangguhkan.

Sialnya lagi, sebulan kemudian, akun AdSense saya di nonaktifkan dengan alasan yang sama. Sial benar memang!

menjadi seorang blogger

Saya kemudian berkomitmen untuk membuat blog baru, membeli domain baru dan memulai semuanya dari awal. Blog baru tersebut adalah blog yang sedang anda buka saat ini.

Dulunya, sebelum migrasi ke WordPress saya menggunakan template Kompi Flexible dari Kompi Ajaib. Karena menurut saya template ini sangat cocok untuk tujuan saya ngeblog.

3 hal yang harus dilakukan sebagai blogger

Berbekal dari pengalaman pahit yang saya alami, saya kemudian berkomitmen untuk membuat blog yang benar-benar blog.

Artinya, di blog saya yang baru tersebut, saya gak boleh sembarangan lagi buat konten. Disisi lain, saya juga berkomitmen untuk konsisten pada satu template.

Nah untuk anda yang baru pemula dalam dunia blogging, atau sementara mengembangkan blognya, ada beberapa tips yang bisa saya bagikan kepada anda. Antara lain:

1. buat konten yang berkualitas meskipun tidak panjang

Hal yang pertama adalah konten. Konten is the king. Oleh karena itu, buatlah konten yang berkualitas bagus.

Konten yang berkualitas itu gak harus konten yang panjang. Yang penting anda bisa menulis konten dengan gaya santai, melengkapinya dengan referensi tambahan serta memiliki batasan panjang konten.

Misalnya, panjang konten disetiap artikel saya adalah 600 karakter. Itu sudah cukup. Di blog ini, rata-rata konten saya memiliki panjang 500 karakter.

2. Konsisten pada satu template

Faktor nilah hal yang membuat saya gagal selama setahun menjadi seorang blogger. Oleh karena itu, jika anda masih pemula, carilah tempate yang menurut anda cocok.

Kalau punya uang, anda bisa membeli template dari Kompi Ajaib, Mas Sugeng, Igniel atau Arlina. Template-template buatan mereka rata-rata sangat khas dan menarik.

Membeli template dapat membantu anda untuk konsisten menggunakan satu template saja. Kalaupun ada update terbaru, biasanya sampai 6 bulan, maka silahkan update.

Tapi yang jelas, pilihlah satu template. Dan pertahankan template tersebut dari waktu ke waktu agar anda tidak kehilangan trafik.

3. Mengoptimalkan blog

Pengoptimalan blog sebenarnya mengacu pada dua poin yang sudah saya singgung diatas. Agar lebih teknis, baiknya anda mengoptimalkan konten blog anda.

Caranya? Dengan membuat artikel-artikel yang ramah SEO, rajin riset kata kunci, dan selalu evaluasi perkembangan blog anda dari waktu ke waktu.

Selama beberapa bulan sebelum blog saya di banned, penghasilannya sangat sedikit. Lihat gambar dibawah ini:

menjadi seorang blogger

Lalu berapa banyak pengunjung yang saya dapatkan selama satu tahun? Lihat foto dibawah ini

Penutup

Seperti yang saya sebutkan diatas, menjadi seorang blogger butuh keberanian luar biasa. Karena disini anda harus mengorbankan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu.

Yang dikorbankan adalah waktu dan aktivitas nyata sementara yang didapatkan itu adalah sesuatu yang sifatnya sibernatik.

Disisi lain, setiap blogger pasti punya pengalaman yang berbeda-beda. Mungkin, pengalaman yang saya dapatkan ini adalah yang paling miris diantara yang miris.

Oleh karena itu, anda boleh jadikan pengalaman saya ini sebagai pelajaran berharga bagi anda, terlebih yang baru terjun ke dunia blogging dengan mimpi besar.

Demikian artikel tentang pengalaman saya menjadi seorang blogger selama 1 tahun. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

2 Comments

    1. Dulunya pakai blogger gan, seminggu terakhir migrasi ke wordpress.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *