5 Tips Meningkatkan Loading Blog Yang Lemot

7 Likes Comment
meningkatkan kecepatan situs web dan blog

Meningkatkan loading blog sebenarnya merupakan salah satu langkah untuk mengoptimasi blog dan konten di mesin pencari. Karena, loading blog berkolerasi penting untuk SEO.

Ini juga berkontribusi besar pada pengalaman pengguna saat mereka mengunjungi blog Anda sendiri. Jadi, sebenarnya tidak diperlukan ilmu khusus untuk memahami seberapa penting waktu buka situs web dan mempertahankan lalu lintas pada blog kita sendiri.

Saat ini, kecepatan situs web bergantung pada faktor lain seperti server web, jenis OS (Sistem Operasi), Efisiensi pengkodean, ukuran database, gambar, CSS dan lain sebagainya.

Semua ini mungkin agak membingungkan bagi webmaster dan blogger baru dengan latar belakang keilmuan non teknis. Jadi, meskipun tidak punya basic keilmuan seperit diatas tenang saja, saya hadir untuk mempersingkat waktu pembelajaran itu.

5 Tips Sederhana Untuk Meningkatkan Loading Blog Yang Lemot

Nah berikut saya 5 tips sederhana untuk mengingkatkan kecepatan situs web dan blog. Apa saja tipsnya? Ini dia daftarnya.

Perlu juga anda ketahui, cara ini berlaku untuk penguna Blogger atau WordPress. Untuk anda yang menggunakan platform lain, silahkan sesuaikan saja.

1. Periksa kecepatan Server [Jika blog sudah di hosting sendiri]

Kecepatan server adalah paling utama disini. Terlebih lagi, jika situs web anda tersebut sudah di hosting sendiri atau jika anda menggunakan WordPress self-hosting.

Jadi meskipun usaha dan waktu yang anda keluarkan untuk meningkatkan kecepatan blog yang lemot, tetpai tetap saja lambat mungkin ini disebabkan oleh server.

Sebenarnya, untuk mengecek kecepatan server ini anda menggunakan tools online untuk memeriksa waktu respon server seperti Bitcacha.

Perhatikan juga, beberapa alat berbeda dari pengujian waktu buka halaman web karena ini biasanya mengisolasi suatu halaman sebelum memeriksa atau hanya memeriksa kecepatan server saja.

Baca Juga : Cara Mudah Mengetahui Postingan Yang Belum Terindeks Google

Idealnya, Anda harus memiliki web host dengan kecepatan server 200 MS. Sementara, pada segi kontrol kecepatan server Bitcatcha, peringkat hanya ada tiga yakni A dan B atau setidaknya C.

Jika secara konsisten Anda memperoleh peringkat lebih rendah dari ini, Anda harus mempertimbangkan lagi untuk beralih ke penyedia hosting web yang sedang digunakan dan juga penggunaan hosting web bersama, pertimbangan ini untuk VPS dan dedicated serves hosting.

2. Memeriksa jaringan pengiriman konten atau CDN [Jika menggunakan CDN]

Jika konten didalam blog anda berbahasa Inggris atau bisa diakses oleh seluruh wilayah di dunia, maka tentu saja ada latensi data yang terjadi saat pengunjung datang dari wilayah geografis yang jauh dari server.

Oleh karena itu, banyak orang yang menggunakan CDN. CDN atau Content Delivery Network bekerja dengan cara menyebarkan pusat data pada beberapa server di lokasi geografis yang jauh lalu menghubungkannya.

Baca Juga : 7 Alasan Mengapa Orang-Orang Menggunakan CDN Untuk Blog Atau Situs Web Mereka

Dengan demikian, pengunjung dari lokasi yang berbeda akan dilayani dengan database konten dari server yang berbeda tergantung pada kedekatan server tersebut. Ini biasanya akan mengurangi waktu respon server dan mempengaruhi kecepatan situs web tersebut.

3. Optimalkan gambar dan file yang ada pada konten

Gambar dan media memakan lebih banyak bandwidth dibanding dengan konten berbasis teks. Karena itu, semakin banyak media yang digunakan oleh sebuah situs web maka semakin lambat pula pemuatan situs itu.

Jadi, cara paling mudah untuk meningkatkan kecepatan situs web adalah dengan file media dengan ukuran minimal. Kalau memungkinkan, gunakanlah file media dengan ukuran kecil atau tidak lebih dari 500kb.

Baca Juga : 8 Hal Yang Harus Anda Perhatikan Sebelum Migrasi Ke WordPress

Anda pun bisa menggoptimalkan gambar tersebut menggunakan WpSmush; ini adalah alat yang menurut saya bagus karena selain meminimalkan ukuran gambar juga bisa menghapus semua informasi tambahan terkait dengan gambar yang digunakan seperti tanggal, lokasi dan perincian teknis lain.

Hal ini Ini membuat gambar lebih ringkas, ringan dan bisa mempengaruhi waktu pengiriman dari server. Atau, anda bisa menggunakan plugin Lazzy Load yang bisa meminimalkan waktu download gambar sehingga kecepatan loading blog meningkat.

4. Kompres data berukuran besar

Anda juga bisa mengurangi waktu yang diambil dalam transmisi data dari server web Anda ke browser pengunjung dengan mengompresinya. Untuk tujuan ini, Anda dapat menggunakan alat kompresi gzipuntuk mengompres gambar serta datanya.

Baca Juga : 5 Jenis Traffic Blog Atau Website Yang Harus Dimaksimalkan Oleh Blogger

Ini bisa mengopres berbagai jenis data seperti media, Javascript, Stayle Sheet dan lain sebagainya. Saat file ini terkompresi dan mencapai browser pengunjung, mereka akan dikompresi lagi sebelum disajikan kepada pengunjung blog atau situs web anda.

5. Manfaatkan cache browser

Pengaturan cache browser biasanya ditentukan oleh pengguna diakhir dari situs web tersebut tetapi Anda bisa mengganti pengaturan ini sejauh hal itu tidak bertolak belakang dengan pedoman situs web atau server yang digunakan lewat pengaturan cache server Anda sendiri.

Baca Juga : Idealnya, Satu Orang Punya Berapa Blog?

Caching browser dari sisi server dapat digunakan untuk memberi tahu kepada browser pengguna berapa lama waktu untuk menyimpan dan menyajikan file web yang sama sebelum file itu direfresh kembali. Dengan demikian, waktu buka halaman akan meningkat secara substansial.

Penutup

Semua tips yang disebutkan diatas sangat sederhana dan dapat dicapai dengan sedikit ketrampilan teknis saja. Kecepatan situs web atau blog sangat penting untuk tetap mempertahankan lalu litas sekaligus mendatangkan pengunjung baru ke situs web atau blog kita sendiri.

Idealnya, orang-orang hanya bisa bertahan kurang lebih 12 detik untuk menunggu loading blog jika lebih dari itu mereka akan pergi dan mungkin tidak akan kembali lagi ke situs web atau blog Anda tersebut.

Demikian artikel tentang 5 tips sederhana meningkatkan loading blog yang lemot. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *