Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Menginstal Aplikasi di Smartphone

4 Likes Comment
menginstal aplikasi

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum menginstal aplikasi di Smartphone mulai dari izin aplikasi, persyaratan pengguna hingga hal-hal teknis lain.

Di Indonesia, banyak pengguna media sosial dan pengguna aplikasi yang belum menganggap penting privasi dan data pengguna. Padahal ini adalah salah satu hal yang harus dijaga dengan ketat oleh setiap orang.

Tentu anda tidak mau kan percakapan anda dengan pacar, orang tua dan mungkin kolega anda dibaca oleh orang lain. Atau, foto dan video anda dilihat dan di tonton oleh orang lain.

Sebagai contoh, saat mereka menggunakan layanan pengiriman pesan instan WhatsApp atau Telegram hingga membuka medsos seperti Facebook dan IG atau saat menginstal aplikasi lewat KiosiOS atau Google Play.

Setiap aplikasi dan layanan mempunya ketentuan dan syarat penggunaan. Ketentuan dan syarat ini berkaitan dengan izin aplikasi, hak, dan ketentuan teknis lain.

Sehingga, saat terjadi komplain atau masalah yang berkaitan dengan hukum syarat ini bisa dijadikan dasar dan acuan untuk bisa bagi developer.

Mungkin masih hangat dalam ingatan anda soal kasus Cambrigde Analytics yang menyeret Facebook beberapa waktu lalu. Kasus ini bermula dari bocornya data pengguna Facebook saat menggunakan aplikasi yang dirancang secara khusus oleh Cambrige Analytics untuk memperoleh data pengguna di seluruh dunia.

Begitu juga dengan layanan seperti Google dan Apple yang juga sering menghadapi masalah serupa. Setelah kasus Cambrige Analytics, Google juga mendapatkan denda dari Komisi Persaingan Usaha di Eropa karena hal yang nyaris sama.

Baca Juga : 5 Bahaya Saat Menggunakan FaceApp

Meski kasus yang dialami oleh Google lebih kepada persaingan iklan dan monopoli yang mereka lakukan. Tapi, jabarannya tetap melibatkan data pribadi pengguna.

Dari sini semakin jelas bahwa data pribadi sangat penting untuk dijaga. Sebab, data pribadi lebih tinggi dari sekedar penggunaan aplikasi atau klaim kinerja perangkat.

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum menginstal Aplikasi

Umumnya, aplikasi baik yang dibangun untuk Android, iOS, Tablet, Laptop dan lain sebagainya membutuhkan izin akses dari pengguna agar bisa bekerja maksimal.

Izin akses ini berkaitan dengan penggunaan salah satu atau sebagian sumber daya perangkat. Misalnya, penggunaan kalender, kamera, galeri, buku telepon, sms dan lain sebagainya.

Sebagai contoh, jika anda menggunakan aplikasi Grab, aplikasi ini membutuhkan 4 izin agar bekerja dengan baik mulai dari lokasi real time, pintasan layar utama, mulai di latar belakang sekalipun anda menutup aplikasi dan kamera.

Baca Juga : Cara Memperbaiki Android Yang Rusak Terkena Air

Atau mungkin izin facebook. Facebook menggunakan izin seperti lokasi untuk bisa menampilkan iklan yang relevan di platformnya. Izin kamera dan galeri untuk mengakses atau membuka kamera hingga mungkin beberapa ketentuan lain seperti perpesanan dalam aplikasi Messengger.

Nah kira-kira begitu fungsi izin dari sebuah aplikasi. Lalu hal-hal apa saja yang harus diperhatikan sebelum menginstal aplikasi? Mungkin ada banyak hal. Tapi, umumnya ada 5 hal yang harus diperhatikan, antara lain:

1. Perizinan

Diatas sudah disinggung tentang masalah ini. Perizinan adalah hal paling pertama yang harus diperhatikan sebelum menginstal Applikasi.

Mislanya, saat anda selesai menginstal aplikasi Go-Jek, saat anda membuka aplikasi mereka akan meminta data-data seperti nama dan nomor telepon jika anda pengguna baru.

Setelah itu anda akan diarahkan untuk mengaktifkan lokasi smartphone anda saat ini. Dengan demikian, para Driver Go-Jek akan lebih mudah menemukan lokasi anda saat anda menggunakan layanan anda.

Baca Juga : Cara Menggunakan 4 WhatsApp Sekaligus di Satu Android

Ada beberapa aplikasi yang menggunakan izin berlebihan saat ini misalnya, FaceApp. Ini merupakan salah satu aplikasi yang mampu mengubah wajah menjadi tua atau lebih mudah.

Aplikasi buatan Wireless Lap ini cukup populer dikalangan masyarakat terlebih bagi pengguna media sosial seperti Instagram dan Facebook.

Mengapa berlebihan? Sebab saat akan menginstal FaceApp, aplikasi ini meminta banyak izin mulai dari galeri, kamera, browser dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, setelah menginstal aplikasi, anda harus memperhatikan perizinan ini. Jika ada yang sudah melewati batas normal untuk tujuan aplikasi, ada baiknya jangan memberi izin akses.

2. Unduh dari Vendor Resmi

Ada banyak vendor resmi aplikasi saat ini. Misalnya, Google dengan Google Play, iPhone dangan toko iOS, Windows dengan windows Store dan lain sebagainya.

Setiap penyedia platform ini memiliki protokol keamanan sendiri dan memiliki syarat tertentu agar aplikasi bisa dipajang di toko aplikasi seperti yang disebutkan ditas.

Baca Juga : 7 Aplikasi Kesehatan Paling Terpercaya di Indonesia

Sebagai contoh, Google Play, mereka memiliki perlindungan antivirus dan malware langsung ke Aplikasi saat hendak akan di instal. Dengan perlingunan macam ini maka tentu saja aplikasi yang terinstal harus bisa bebas dari Malware dan virus.

Oleh karena itu, jangan pernah menginsal aplikasi dari luar penyedia resminya. Kalau memungkinkan, anda juga bisa melihat dan mengunduh aplikasi dari penyedia resmi dan bukan dari toko aplikasi.

Disamping itu, jangan tertipu dengan penampilan dan juga kemampuan aplikasi sebab bisa jadi ini dijadikan celah untuk melanggar privasi dan data-data pribadi anda.

3. Gunakan pemindaian antivirus Cloud

Saat hendak menginstal aplikasi di Android, mereka memiliki dua lapis kemanan. Pertama, saat hendak menginstal aplikasi di Android, kedua saat aplikasi akan digunakan maka ia akan dipindai terlebih dahulu.

Dua model pemindaian ini sebenarnya adalah model antivirus cloud. Antivirus cloud Ini berfungsi untuk memindai dan menemukan virus dan malware di perangkat anda, seperti di Smartphone dan Laptop.

Baca Juga : 13 Cara Mudah Buka Situs Web Yang Terblokir

Salah satu keunggulan antivirus cloud ini adalah pemindaian secara langsung dari cloud atau jaringan server, sehingga tidak perlu update dan virus-virus terbaru bisa dideteksi dengan cepat.

Jika aplikasi gagal dipindai, maka aplikasi tersebut biasnaya tidak akan bisa dugunakan karena sistem telah memblokadenya. Jika terjadi sebaliknya berarti aplikasi cukup aman digunakan.

Namun bukan berarti aplikasi tersebut benar-benar aman atau mungkin sangat aman. Ingat, tidak ada sistem yang benar-benar aman. Seaman apapun aplikasi tersebut tetap perlu disempurnakan.

Dan juga patut diingat, usahakan untuk menggunakan aplikasi yang terpercaya. Salah satu aplikasi yang terpercaya adalah dengan menawarkan update minimal sebulan sekali. Update ini bertujuan untuk menyempurnakan aplikasi dan menutup celah keamanan.

4. Baca ketentuan dan syarat penggunaan

Banyak ketentuan dan syarat penggunaan yang tidak dibaca oleh pengguna. Padahal ini adalah suatu yang sangat penting. Dengan membaca syarat penggunaan ini anda akan mengetahui hak-hak anda dan hak developer saat menggunakan aplikasi.

Baca Juga : 6 Aplikasi Terbaik Buatan Anak Negeri

Ada bebrapa aplikasi yang mengambil hak pengguna. Sebagai contoh, FaceApp memiliki hak atas foto yang anda ambil di Aplikasi tersebut. Jadi, mereka bisa mengkomersialkannya.

Karena itu, meskipun foto-foto tersebut adalah buatan anda sendiri tapi hak bukan pada anda. Hak kepemilikan foto juga terlihat saat melihat foto tersebut. Dimana, dibagian bawah aplikasi terdapat watermark FaceApp.

5. Gunakan aplikasi seperlunya saja

Ini juga penting. Beberapa pengguna saat ini berani mengubah program, mere-built aplikasi atau mengubah packagenya dengan tujuan keluwesan.

Padahal, hal ini adalah sesuatu yang ilegal. Jika developer tahu, mereka bisa menuntut anda karena mengubah, mengganti atau mungkin merusak hak cipta orang lain tanpa persetujuan.

Untuk menghindari hal-hal seperti ini terjadi, ada baiknya anda menggunakan aplikasi seperlunya saja. Misalnya, menggunakan Grab untuk mengatar anda ke tempat kerja dan bukan memodifikasinya untuk nuyul atau untuk nembak sesama driver. Pada intinya, gunakanlah aplikasi sesuai dengan tujuan penggunaan.

Penutup

Ada jutaan aplikasi yang tersedia saat ini, entah yang baru dibangun, sudah dibangun dan siap digunakan. Setiap aplikasi memiliki tujuan penggunaan yang berbeda-beda.

Dan, tidak semua aplikasi dibangun oleh developer dengan tujuan yang baik. Sebab, bisa saja aplikasi tersebut telah disusupi celah, bug dan malware yang bisa mengacam data-data anda, mencuri informasi atau mungkin menghancurkan hardware perangkat.

Oleh karena itu, ada baiknya anda mengetahui aplikasi yang anda install sebelum benar-benar menggunakannya. Demikian artikel tentang 5 hal yang harus diperhatikan sebelum menginstal aplikasi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *